My Antagonist Life Reancarnation

My Antagonist Life Reancarnation
Bab 2 : 12


__ADS_3

"Nona Annie, sangat hebat. Anda bisa mengingat semuanya. Itu bisa di katakan bahwa ada puluhan wajah tak di kenal oleh mu, dan Anda mengingat semuanya, sungguh menakjubkan."


"Bahkan Anda tahu yang mana dari mereka masih ada, atau pun sudah tidak ada." Puji salah satu anggota wanita yang ada di sana.


"Benar, bagaimana bisa Kau melakukannya? Jangan-jangan pria yang mengetuai organisasi yang menyuruh mu untuk mengingat semua itu." Curiga Mitsuka sambil menunjuk lembut ke arah Annie, namun tidak dengan wajahnya yang mengerut.


"Kurasa itu bukan lah faktornya. Apakah Aku benar?" Timpal Zui yang di balas anggukan kecil oleh Annie.


"Benar. Aku seperti ini karena mengidap sindrom yang di sebut Hyperthymesia."


"Apa itu? Kedengarannya sedikit aneh? Hyper?" Anggukan kecil kembali di berikan oleh Annie namun dalam arti lain.


"Hyperthymesia, adalah kondisi otak yang bisa jadi kelebihan, kekurangan dan ketakutan ku. Kondisi ini membuat otak sedikit aneh. Dia membuat otak seseorang yang mengidap kondisi itu mengingat seluruh detail kehidupan yang mereka alami."


"Apakah itu kelainan?" Tanya Naguro.


"Bukan. Ini sindrom. Sindrom Hyperthymesia adalah kondisi di mana seseorang mengingat sebagian besar hal yang di alaminya, baik itu detail terkecil sekali pun."


"Begitu ya. Aku baru tahu ada yang seperti ini." Ucap anggota lain yang ada di sana.


"Benar. Anda seperti anak ajaib saja." Timpal anggota lainnya lagi.


'Sepertinya Aku terlalu banyak bicara. Seharusnya Aku diam saja tadi, hal seperti ini kelihatannya belum ada di dunia ini.'


'Tapi, bagaimana pria itu bisa tahu tentang sindrom ini? Apakah Dia sudah meneliti hal-hal seperti ini? Mungkin saja.' Ucap Annie dalam hati.


"Benar. Aku juga baru tahu tentang hal ini. Padahal Kami sudah bersama dalam waktu yang lama." Ujar A-02 yang berada di meja sebelah Kami.


Saat ini sudah lewat beberapa hari sejak mereka menulis laporan tentang penelitian dan biodata anak-anak tersebut.


Mereka, pria yang menenangkan, para pilar dan sekumpulan anak-anak di dua chapter sebelumnya tengah menyantap makan siang mereka dengan para anggota lain yang ada di sana.


"Tapi.. bukan kah organisasi ilegal ini juga meneliti sihir langsung dari Kalian. Pada umumnya orang-orang akan di ketahui memiliki sihir sejak umur 5 tahun karena itu umur yang matang. Sedangkan Nona Annie baru berumur 4 tahun. Jadi bagaimana dengan penelitian sihir untuk Nona Annie?"


"Dia tidak seperti Kami yang sudah memiliki sihir. Dia di teliti dengan sebuah metode khusus. Kami juga tidak tahu apa yang di lakukan pria itu, yang pasti itu di lakukan di sebuah ruangan khusus, yang selalu di jaga ketat meski sudah di kunci dengan pintu yang entah lah apa namanya." Jelas A-06 panjang lebar.


"Lalu, di mana orang-orang dewasa yang lainnya?"


"Jika Kalian bertanya, 'ke mana para orang-orang dewasa yang ikut di culik?' Padahal ada banyak, tapi sekarang hanya tersisa sekian? Maka jawaban dari Kami adalah mati." Potong A-03 dengan santainya. Mereka yang mendengar hal itu pun tersentak juga terkesiap.


'Hebatnya. 03 yang di kenal jarang berbicara dingin, kini di tampilkan.' Pikir Annie dengan Sweatdrop rianya. "Tapi, itu memang benar adanya." Ujar Annie.


"Aku melihat hal itu dengan mata kepala ku sendiri. Baik hanya gambar atau pun praktek langsung yang di lakukan pria tersebut. Mereka di siksa seperti Kami, tapi cara mereka lebih kasar lagi."


"Mereka terluka di biarkan saja, jika Kami pasti langsung di sembuhkan. Mereka para orang yang sudah dewasa memiliki hanya satu opsi, yakni sebagai 'produk gagal' secara langsung. Karena ada sebuah kemungkinan besar bagi mereka untuk lebih memberontak. Dan otak mereka sudah matang."

__ADS_1


"Tidak seperti Kami. Opsi Kami masih banyak. Jadi, setengah jadi, selesai, siap pakai, atau pun gagal. Sebenarnya masih banyak lagi pilihan kami, tapi Aku tidak tahu apa lagi itu."


"Kami memiliki kemungkinan yang sangat kecil untuk memberontak. Karena kami masih dalam perkembangan pikiran."


"Meski kenyataannya, beberapa di antara itu ada yang mencoba memberontak di 'kesempatan dalam kesempitan'." Jelas Annie panjang lebar.


"Maksud Anda.. itu adalah diri mu sendiri, kan, Nona Annie?" Tanya pria yang menenangkan itu. Annie pun hanya diam sambil menghabiskan makanan di hadapannya secara perlahan.


Namun sepertinya pria yang menenangkan itu tahu bahwa, smirk kecil tersungging di bibir kecilnya itu.


Kesunyian melanda? Tidak, karena mereka masih membicarakan hal-hal yang mereka inginkan, meski ada yang merespon kata-kata pria itu, mereka nampak langsung tak peduli. Mungkin mereka juga merasakan sunggingan kecil tersebut.


Mereka terus melanjutkan pembicaraan mereka, dengan Annie yang memutuskan untuk hanya menyimak pembicaraan basa-basi mereka yang hanya untuk mengisi suasana.


Dan sepertinya juga ia kapok karena tidak sengaja membicarakan hal yang sudah bukan bagian dari dunianya lagi.


[Author POV end]


...****************...


Sudah beberapa hari sejak Aku memberi tahukan biodata Kami. Atau lebih tepatnya biodata anak-anak itu.


Aku juga secara tidak sengaja membicarakan hal tentang ilmu kedokteran di kehidupan ku sebelumnya. Seharusnya Aku memang diam saja seperti biasanya.


Untuk saat ini lebih baik lupakan dulu.


Saat ini yang Ku lakukan adalah membuat surat izin untuk setiap keluarga dan negara masing-masing mereka.


Sekali lagi, karena hanya Aku yang tahu masing-masing biodata mereka, hanya Aku sendiri yang berkutat dengan tulisan yang penuh tata krama ini.


Yang lain? Mereka sedang melakukan berbagai macam tugas. Jika ku bilang, tugas mereka bisa di anggap lebih sulit dari ku.


Terlebih pria menenangkan itu.


Dia adalah Pemimpin klan ini. Dengan beberapa tetua di sampingnya. Banyak yang di lakukan selama beberapa minggu terakhir ini.


Ada beberapa alasan utama yang membuat diri ku mau repot-repot membantu mereka.


Pertama.


Mereka adalah penyelamat kami. Jika tidak ada mereka, kami entah bagaimana keluar dari ruang pengap penuh dengan bau yang tidak mengenakan, seperti bau darah, obat-obatan atau semacamnya.


Kedua.


Meski Aku mempunyai dua ras besar di dunia ini, kekuatan mereka tidak akan cukup untuk membuat semua orang meninggalkan dunia mengerikan di sana.

__ADS_1


Kekuatan mereka masih dalam perkembangan. Tidak akan bisa langsung kuat hanya dengan sekali menghirup udara nyata.


Terlebih beberapa orang yang cukup dan kuat melawan ratusan orang yang berada di tempat itu, memiliki persentase kecil untuk menang. Terlebih lagi mereka dan kami jika di gabungkan, akan lebih banyak halangan untuk tim kami. Beban maksud ku.


Ketiga.


Dengan membantu mereka Aku bisa membuat sebuah keuntungan besar untuk klan besar yang di anggap kecil ini. Sehingga setidaknya Aku bisa membalas budi sedikit.


Jika ada hal yang lebih bisa ku bantu saat di terima oleh klan terkenal ini pada waktunya, maka Aku bisa membalas budi lebih dari sekedar catatan saja.


Keempat.


Adalah sebuah alasan yang menyangkut akhir pengasingan ku, atau apa lah itu Aku lupa. Dengan membantu mereka, mereka akan memikirkan dengan cepat apakah Aku cocok menjadi salah satu anggota mereka.


Terutama, mungkin saat di akademi nanti Aku terpilih. Terlebih mereka mengenal ku sebagai anak jenius di tempat penyiksaan itu.


Hehe~ Jadi dengan otak ku yang cukup ini bisa membuat pertimbangan job besar.


Kelima.


Ketika Aku yang kemungkinan besar hanya akan luntang-lantung di jalanan, klan ini bisa menjadi job untuk ku berpenghasilan demi makan dan hidup.


Sehingga aku yang tua hanya perlu duduk di kursi goyang sambil mengelus kucing di pangkuan. Dengan uang yang ku kumpulkan untuk selama Aku menpensiunkan diri.


Aku tidak suka foya-foya jadi ada alasan bagaimana uang itu bisa terkumpulkan, kan?


Baiklah..


Waktunya bekerja keras!


Maafkan Aku yang memang berniat memanfaatkan klan ini ya.. Tuan-tuan dan nyonya-nona~


...----------------...


Catatan kecil.


Note: Sindrom Hyperthymesia (Hyperthymesia Sindrome) atau sering disebut juga sebagai highly superior autobiographical memory/HSAM.


Sindrom ini masih belum di ketahui faktor penyebabnya, para ilmuwan masih menyelidiki kasus ini, namun ada sedikit kesimpulan yang terbuat, yakni dari beberapa faktor kuat, seperti dari faktor genetic.


Lalu, dari sisi faktor biologist, orang dengan pengidap Hyperthymesia kemungkinan memiliki Hyperactive di bagian otak tertentu, seperti amigdala.


Studi lain menunjukkan bahwa orang tersebut mengalami peningkatan aktivitas di berbagai daerah otak, seperti pada bagian lobus parietal superior dan inferior.


Sementara dari perspective psychologist, ilmuwan menyiratkan bahwa orang-orang yang memiliki Hyperthymesia secara obsesif memikirkan pengalaman mereka sebelumnya, memikirkan peristiwa-peristiwa tersebut secara teratur sehingga membantu memperkuat kemampuan untuk mengingatnya. Namun semua kesimpulan pastinya masih dalam perkembangan.

__ADS_1


Lalu, secara etymology julukan Hyperthymesia di serap dari istilah yunani yaitu hyper yang berarti berlebihan atau terlalu banyak, dan thymesis yang berarti mengingat atau mengenangkan.


[Author: Ok. Terima kasih sudah membaca novel ini. Lalu yang catatan kecil gak baca, no problem. Karena ilmu yang satu ini kelihatannya mungkin susah di pahami. Tapi Author cuma mau berbagi sedikit ilmu kok. Apa lagi kalau ilmu itu sudah Author pahami. Hehe ^~^]


__ADS_2