
Sesaat aku membuka mata, aku berada di sebuah ruangan, ada sebuah meja dan kursi di depan ku. Tidak jauh dari meja ada layar transparan yang menunjukkan tulisan 'Tes tahap ketiga di mulai!' di bawah tulisan itu ada angka yang menunjukkan menit 40 yang terus di hitung mundur.
Aku duduk di kursi kosong, menghadap satu-satunya meja yang tepat berada di depan ku. Di atas meja, ada selembar kertas berisikan soal-soal yang berhubungan dengan sihir. Dan di bagian atas kertas, ada instruksi untuk menjawab pertanyaan dengan tepat... Sepertinya tes tahap ketiga adalah tes tertulis.
Ini tidak terduga, aku pikir akan ada tes gila lain nya yang di sediakan oleh panitia. Untunglah kali ini tes nya sama seperti tes masuk pada umum nya.
Mengambil pensil yang juga tersedia di atas meja, di samping lembar soal, aku menjawab pertanyaan satu persatu.
***
__ADS_1
'Selamat anda lulus! Anda berhasil menjawab semua pertanyaan dengan benar!'
Saat waktu di layar transparan menunjukkan 1 menit. Aku berhasil menjawab semua pertanyaan. Setelah aku selesai, layar transparan kemudian menunjukkan ucapan selamat pada ku.
Aku langsung menyandarkan diri ku dengan lesu di sandaran kursi. Walaupun aku berhasil menjawab semua pertanyaan dengan benar. Aku tidak ada tenaga untuk merayakan hasil tes ku. Pertanyaan yang di sediakan sangatlah sulit, aku hampir saja menghabiskan waktu yang diberikan untuk menjawab semua pertanyaan. Ini bukanlah pertanyaan yang harus di tanyakan kepada anak SMP yang baru lulus! Ini sudah setara dengan pertanyaan tingkat perguruan tinggi!
Terlepas dari semua keluhan ku, aku senang aku berhasil. Semua usaha yang kulakukan tidak sia-sia, dan juga aku senang karena tidak membebani orang tua ku dengan biaya sekolah ini yang mahal. Aku mengucapkan rasa syukur ku kepada entitas yang mengatur dan menciptakan dunia ini.
"Aku senang kau juga lulus Mira."
__ADS_1
Natasha, seorang gadis yang baru saja ku kenal beberapa menit yang lalu menyapa ku dengan senyum lebar di wajah nya. Fakta kalau ia ada di sini, itu menandakan ia juga berhasil lulus semua tes.
"Aku juga senang bisa melihat mu lagi Natasha." Kata ku membalas perkataan nya.
Seorang wanita berambut merah yang berdiri di antara para guru di atas panggung, maju sedikit kedepan dari barisan para guru. Ia kemudian berbicara pada kami dengan senyum puas di wajah nya.
"Selamat atas kelulusan kalian! Kalian adalah orang yang terpilih dari ribuan orang yang dapat memasuki akademi paling bergengsi di dunia ini! Sebagai kepala sekolah akademi ini, saya ingin mengatakan kalau kalian boleh berbangga diri atas prestasi kalian!"
Saat wanita berambut merah itu mengungkapkan fakta kalau ia adalah kepala sekolah dari akademi sihir, para peserta langsung berbisik dengan suara kecil. Walaupun mereka berbisik dengan suara kecil, tetapi karena jumlah bisikan itu sangat banyak, dan tempat kami berada sekarang ini lumayan hening, itu menyebabkan suara bisikan mereka terdengar. Seketika membuat keheningan ruangan ini menghilang.
__ADS_1
"Diam!" Dengan satu kata dari kepala sekolah, ruangan kembali menjadi hening. "Ehem... Sekali lagi saya ucapkan selamat. Kami pihak akademi akan menentukan kelas kalian berdasarkan hasil tes yang telah kalian jalani. Untuk yang mendapatkan nilai sempurna akan di tempatkan di kelas A, untuk mendapatkan nilai yang lebih tinggi dari nilai rara-rata akan di tempatkan di kelas B, dan untuk yang berhasil lulus dengan nilai pas-pasan akan di tempatkan di kelas C. Fasilitas kelas tergantung dari kelas yang kalian masing-masing tempati. Untuk pengumuman penempatan kelas akan di umumkan besok lusa. Selagi kelas kalian belum di tentukan, kalian boleh beristirahat untuk memulihkan tenaga kalian di rumah masing-masing, atribut akademi akan kami kirimkan ke alamat rumah kalian."
Kepala sekolah yang tidak ku ketahui nama nya, menyelesaikan pidato nya. Kami semua pun di perbolehkan pulang ke rumah masing-masing.