MY LOVE STORY IS ALWAYS FOREVER Season2

MY LOVE STORY IS ALWAYS FOREVER Season2
MY LOVE STORY FOREVER ALWAYS season2 episode #39 " KENANGAN BURUK"


__ADS_3

Happy reading guys !"


Flashback on


Hendrik adalah sepupu laki-laki Khardha, yang sudah sangat dekat dengan nya, sejak mereka masih kecil,mereka selalu berdua kemana pun & dimana pun berada ,baik saat bermain, di sekolah bahkan kadang sampai tertidur bareng di ruang tamu nenek nya ,karena kelelahan sehabis belajar bersama ,ataupun bermain bareng layak nya anak kecil seusia mereka, hampir setiap waktu mereka habiskan berdua,namun karena mengikuti kedua orang tuanya pindah ke kota Bjm,Hendrik yang waktu itu baru berumur sepuluh tahun & Khardha lima tahun terpaksa harus berpisah."


Hendrik sangat sedih harus pergi kala itu,dia hanya diam seribu bahasa ,melihat Khardha kecil yang menangis meraung tidak mau ditinggal kan oleh nya,namun dia berjanji dalam hati untuk menemui Khardha lagi & membawanya pergi bersama nya nanti."


Akhirnya saat mobil ayahnya harus pergi menjauh menyusuri jalanan kampung yang masih berupa tanah merah yang di timbun pasir & batu kerikil kala itu ,Hendrik hanya menatap keluar jendela memperhatikan lalu lalang kendaraan yang hilir mudik ,dengan pikiran nya sendiri tentang Khardha yang dia tinggal kan."


Dua belas tahun kemudian Hendrik kembali ke kampung halaman tempat kelahiran nya."


Dia yang sudah lulus kuliah menyelesaikan S1 nya & bekerja di perusahaan ayah nya sebagai direktur disana,semakin yakin bahwa Khardha pasti akan menerima nya."


Dari awal dia berencana pulang kampung,memang berniat untuk menemui Khardha yang sudah sangat lama dia rindu kan & mengisi setiap relung hatinya selama ini,sehingga dia tidak sedikitpun menoleh ke wanita lain yang selalu berusaha menggoda nya.''


Sedangkan Khardha sendiri hanya menganggap nya seorang kakak sepupu, tetapi berbeda dengan Hendrik yang sudah punya perasaan lebih pada adik sepupu nya itu sejak dulu, ketika mereka harus berpisah oleh jarak & waktu ,perasaan itu semakin tumbuh ketika adiknya Lina yang sudah menikah terlebih dulu darinya ,mengirimkan foto-foto Khardha yang semakin cantik memakai kebaya modern berwarna pink membalut tubuh ideal nya, berjejer saat menjadi pendamping mempelai wanita ."


" Aku sangat merindukan kamu Khardha !"


*Menatap layar hpnya yang berisi foto -foto terbaru Khardha


"Tahu kah kamu bahwa aku juga sangat mencintaimu, dan aku tidak ingin kamu dimiliki oleh orang lain,karena hanya aku yang bisa membahagiakan kamu sejak dulu."


*Gumam nya sepanjang jalan sambil terus tersenyum sumringah menatap walpaper hp nya yang ada foto Khardha ."



Setelah sampai di depan rumah orang tua Khardha & rumah neneknya yang memang bersebelahan, Hendrik turun dari mobil nya,namun apa yang di bayangkan nya untuk memberi kejutan kepada Khardha ,malah sebaliknya dia yang sangat terkejut saat melihat Khardha pergi bersama orang lain dengan wajah sangat cerianya."


" Siapa laki-laki yang bersama Khardha itu ?"


*Batinnya


" Assalamualaikum kak !"


" Kok gak langsung masuk,malah bengong disini ?"


*Sapa Lina adiknya dengan menepuk lengan kakaknya


" Siapa laki-laki yang bersama Khardha tadi ?"


*Memicing kan mata nya


" Maksud kakak Riki ?"


*Menatap heran pada kakak nya yang baru datang langsung bertanya pacarnya Khardha


" Oh jadi Riki namanya !"Ada hubungan apa dia sama Khardha ?"


*Berjalan masuk kerumah nenek nya


" Dia kan pacar nya Khardha kak !" Emang nya kenapa ?"


*Mengikuti kakak nya dari belakang


" Aku gak suka lihat Khardha dekat dengan laki-laki lain !"


*Langsung mengungkapkan kekesalan nya


" Loh memang nya apa hak kakak berkata seperti itu ?"


*Semakin bingung dengan sikap kakak nya


" Karena aku mencintai nya & akan menjadi kan nya pendamping hidupku !"


*Langsung menyampaikan keinginan nya ,karena dia memang tidak suka berbasa basi


" Kakak gak salah ?" Kita kan sepupuan !"

__ADS_1


*Mengerut kan kening nya


" Tidak !" Karena aku sudah mengenal nya lebih dulu daripada orang lain, sebab itulah hanya aku yang berhak atas dirinya."


*Menatap tajam adiknya


" Itu namanya bukan cinta kak tapi obsesi !"


*Berusaha menasehati kakak nya


" Aku tidak perduli,karena aku sangat mencintai Khardha !" Aku akan langsung melamar nya hari ini juga kepada om Ahmad & tante Hana !"


*Beranjak dari duduk nya mau kesebelah rumah orang tua Khardha


" Sebaiknya jagan dulu ka !" Kakak harus minta persetujuan Khardha dulu ,ajak dia bicara secara baik-baik, dengan begitu kakak akan tau bagaimana perasaan Khardha ke kakak !"


* Meraih tangan kakaknya untuk mencegah nya


" Baiklah malam ini aku akan bicara kepada nya."


* Kembali duduk sambil menumpuk satu kakinya kekaki yang lain


*****


Malam hari nya setelah selesai sholat isya & makan malam bersama dirumah orang tua Khardha,Hendrik mengajak nya duduk di halaman belakang rumah nenek mereka, yang terdapat pondok kecil,beratapkan daun rumbia , untuk bernaung & berteduh apabila memasak diluar rumah atau sekedar melepaskan penat sehabis bekerja di ladang maupun di sawah."


Diterangi sang rembulan malam yang bersinar sangat indah karena malam ini adalah tepat malam ke empat belas bulan purnama ,kedua insan yang saling merindukan namun berbeda rasa itu saling menatap satu sama lain & mulai bercengkrama."


" Kak Hendrik tadi siang datang kok gak langsung menemui aku dulu ?"


**Menatap lembut & t*ersenyum manis


" Gimana aku mau menemui kamu,tadi siang ketika aku datang kamu langsung pergi dengan laki-laki !" Siapa dia ?" pacar kamu ?"


*Menatap tajam & berusaha mengintimidasi nya


" He ,he ,maaf ya kak ,aku gak tau & gak menyangka kalau mobil warna merah yang berhenti di depan rumah itu tadi punya kakak!"


kakak sepupu nya itu


" Sebenarnya aku pulang kampung cuma buat ketemu sama kamu, tapi kamu sungguh mengecewakan aku Khardha !"


**Menatap dengan tatapan yang sulit diartikan*


" Maksud kakak apa ?"


* Berusaha memahami kata-kata kakak sepupu nya


" Aku cinta sama kamu & ingin melamar kamu Khardha !"


*Langsung mengungkapkan perasaan nya


" Tapi kita kan sepupu kak ,tidak seharusnya kakak berkata seperti itu !"


*Berusaha mencairkan suasana canggung yang dirasakan nya


" Aku tidak perduli Khardha , aku benar-benar cinta sama kamu & kamu harus menerima aku !"


*Mulai menunjukkan ke egois an nya


" Tapi kak ,aku hanya menganggap kamu kakak sepupu aku gak lebih !"


" Kalau begitu mulai dari sekarang kamu harus menghilangkan anggapan mu itu!"


*Mendorong tubuh Khardha & menindihnya dengan bertumpu dengan kedua kakinya


" Lepasin aku kak,jangan gila seperti ini !"


*Berusaha mendorong tubuh Hendrik yang mencoba melecehkan nya

__ADS_1


" Aku memang sudah tergila-gila sama kamu Khardha sejak dulu sampai sekarang !"


*Tersenyum smirk


" Jangan kak,aku mohon jangan lakukan ini kepada ku !"


*Memberontak dengan menggelengkan kepalanya


Plakk..."


Hendrik memukul pipi Khardha dengan keras untuk melampiaskan emosi nya."


" Kamu sudah berani menolak ku Khardha, jadi jangan salah kan aku berlaku kasar kepada mu !"


* Memegangi tangan Khardha agar tidak memberontak lagi & mendekatkan wajahnya bermaksud untuk menciumnya


" Kak Hendrik sadarlah !" Hiks, hiks ..."


*Khardha masih berusaha memberontak sambil menangis hingga tanpa sadar dia menendang ************ nya


"Auwhhhhhhh...."


*Hendrik terpental kesamping sambil memegangi ***********


" Maafin aku kak Hendrik !"


*Batinnya


Khardha melompat & berhasil lari dari kungkungan Hendrik,kemudian berjalan menuju rumahnya seolah tidak terjadi apa-apa."


" Kamu kenapa dek ?''


*Ibunya Merlin heran menatap adiknya yang terlihat kacau


" Aku gak papa kak !"


*Berusaha menyembunyikan apa yang terjadi


" Tapi kenapa pipi kamu merah & rambut kamu berantakan ?"


*Mengerutkan keningnya


" Aku tadi gak sengaja tersandung dan jatuh kak !"


*Memberikan alasan nya


*****


Keesokan hari nya Hendrik berpamitan pulang kepada semua orang ,kecuali Khardha


dia hanya mengurung diri dikamar sejak kejadian tadi malam,dia keluar kamar hanya untuk mandi ,berwudhu & makan ,dia yang biasanya selalu ceria dan banyak omong menjadi pendiam secara tiba-tiba, semua itu tidak luput dari perhatian semua yang ada di rumah, mereka juga heran kenapa Khadha tidak mau mengantar kan kepergian Hendrik."


Hendrik sendiri sebenarnya sangat menyesal karena sudah memperlakukan orang yang dicintai nya dengan kasar & hampir melecehkan nya, namun saat ingin minta maaf langsung kepada Khardha dia tidak berani lagi takut di tolak mentah-mentah oleh Khardha."


Khardha sendiri sebenarnya sudah menunggu permintaan maaf secara langsung dari mulut kakak sepupu nya itu,tapi untuk menemui nya secara langsung dia masih trauma dengan kejadian tadi malam."


Hingga akhirnya Hendrik pulang dengan membawa kembali "KENANGAN BURUK" untuk dirinya dan Khardha."


Flashback off


BERSAMBUNG...."


Mohon doa dan dukungannya terus ya guys melalui


Vote yang banyak


Like yang tiada henti


Komen yang membangun

__ADS_1


Koin seikhlas nya


Dari kalian semua nya yang sudah setia mampir ke karya author ini ,semoga selalu jadi bacaan favorit kalian ya & stay terus episode selanjutnya😊


__ADS_2