MY LOVE STORY IS ALWAYS FOREVER Season2

MY LOVE STORY IS ALWAYS FOREVER Season2
MY LOVE STORY FOREVER ALWAYS season2 episode#66 "Malam terakhir liburan"


__ADS_3

Happy reading guys!"


Setelah menunggu selama kurang lebih satu jam datanglah makanan yang di pesan Dokter Hasan diantar beberapa pelayan restoran hingga memenuhi meja makan mereka berempat.



Khardha,Dokter Wahyu & istrinya Dokter Selvi kembali melongo melihat begitu banyak makanan di hadapan mereka sekarang.


"Kenapa kalian semua diam,gak lapar? Ayo cepat makan!"Seru Dokter Hasan menyadarkan mereka semua.


"Ya udah lah beb, mending kita makan aja daripada mubazir diliatin terus, mumpung cacing di perut udah nagih juga! Kita juga butuh tenaga extra untuk menambah stamina melewati malam yang panjang!" Dokter Wahyu langsung memasukkan udang,kepiting, cumi,kerang & ikan ke piring nya.Dokter Selvi juga melakukan hal yang sama tanpa mengatakan apapun lagi.


Dokter Hasan yang sejak tadi sudah memakan lobster & kepiting duluan mulai bingung melihat istrinya yang diam saja menatap makanan di hadapan nya.Dia pun akhirnya bertanya.


" Kamu kenapa sayang? Dari tadi cuma ngeliatin makanan nya aja? Gak laper?"Menatap kearah istrinya dengan kening berkerut.


" Rasanya aku udah kenyang liatin makanan sebanyak ini sayang!"Sahut Khardha seraya menutup mulutnya.


" Kamu kenapa Khardha enek ya liat makanan nya?" Dokter Selvi memperhatikan Khardha yang mengeluarkan keringat di seluruh wajah nya.


Dokter Hasan langsung menghentikan aktivitas makannya ketika mendengar Dokter Selvi menegur istrinya.Setelah mencuci tangannya & membersihkan mulutnya dia langsung menggeser posisi duduknya agar lebih dekat lagi dengan istrinya.


" Sayang kamu kenapa? Ada yang sakit ya?"Dokter Hasan memegang tangan istrinya menyentuh keningnya & juga lehernya.


Gak panas kok! ada apa dengan istriku? Tapi malam ini tepat enam bulan pasca operasi cesarnya kemarin. Jangan-jangan dia hamil lagi!"Batin Dokter Hasan sangat girang kemudian langsung memeluk istrinya & menggendong tubuhnya,memutar nya dengan mensejajarkan wajahnya dengan perut istrinya kemudian menciuminya.


" Apa yang kamu lakukan sayang? Turunin aku sayang! Kepala ku tambah pusing!"


" Ada apa dengan Dokter Hasan beb? Kenapa dia melakukan euforia kayak gitu?"Dokter Selvi menatap heran dengan tingkah sahabat suaminya itu.


" Aku juga gak tau beb? Mungkin dia lagi menang lotre kali!"Dokter Wahyu asal bicara.


" Sayang pliss! Turunkan aku!"Khardha benar-benar seperti orang mabuk perjalanan di perlakukan suaminya seperti itu.


Melihat wajah istrinya yang terlihat sangat memelas Dokter Hasan langsung menurunkan nya.


Brukk...Khardha langsung jatuh terduduk diatas pasir ketika Dokter Hasan melepaskan pelukannya.


" Astagfirullah al azdim! Sayang kamu gak papa kan?"Berjongkok mensejajarkan posisi nya dengan istrinya yang nampak tertunduk di depannya.

__ADS_1


" Aku tuh tambah pusing gara-gara kamu sayang! Aku juga laper tau! Tapi kamu gak ngerti,malah asyik makan sendiri!" Khardha mendengus kesal.


" Terus kamu maunya apa sayang?"Menangkup wajah istrinya.


" Aku gak bisa ngupas kulit lobster sama kepitingnya sayang,kamu malah asyik makan sendiri!Makanya aku kenyang liatin kamu makan!" Khardha menatap jengah kearah suaminya.


"Hahaha, kenapa kamu gak bilang dari tadi sayang!" Dokter Hasan tergelak mendengar pengakuan polos istrinya.


" Kok kamu malah ketawa sich? Senang ya liat aku keliatan bodoh!" Ketus Khardha dengan menatap tajam suaminya.


"Enggak sayang aku cuma merasa lucu aja dengar pengakuan kamu! Ya udah yuk kita makan lagi!" Meraih tangan istrinya agar berdiri & kembali ke meja makan.


"Kalian ini drama banget ya! yang suami kelihatan girang banget, si istri malah terlihat ngambek!" Sindir Dokter Wahyu dengan membuang kulit kepiting ke piring Dokter Hasan.


Dokter Hasan & Khardha hanya cuek saja mendengar ocehan Dokter Wahyu.Mereka berdua membersihkan tangan kemudian menikmati kembali makan malam nya. Kali ini dengan sabar Dokter Hasan mengupas kulit lobster & kepiting untuk menyuapi istrinya juga dirinya sendiri,sedangkan Khardha menyuapi nasi, ikan serta sayurannya.


" Kalian berdua selalu aja bikin aku ngiri dech!"Dokter Selvi menaruh tangannya diatas meja untuk menyangga dagunya, seraya menatap kearah Dokter Hasan & Khardha yang asyik makan dengan saling menyuapinya satu sama lain.


" Beb emang nya kamu juga mau kayak mereka?Itu kan kayak anak kecil atau orang sakit beb!" Dokter Wahyu ikut melakukan hal yang sama seperti istrinya.


" Tapi mereka sweet banget beb!"Dokter Selvi melirik suaminya.


" Kamu sich orang nya gak romantis!"Dokter Selvi memajukan bibirnya.


"Kalau tau aku gak romantis kenapa kamu mau nikah sama aku?"Dokter Wahyu mengintimidasi istrinya dengan menatap lekat kedalam matanya.


" Kan aku udah cinta dan sayang sama kamu & juga susah move on dari cinta pertama ku!"Menatap suaminya intens.


" Makasih ya beb!" Dokter Wahyu mencium kening istrinya & menyentuh bibir nya.


Mereka pun akhirnya berciuman dihadapan Dokter Hasan & Khardha yang masih sibuk menghabiskan makanan nya.


" Sayang aku udah kenyang kita jalan-jalan dulu yuk! Sekalian nurunin kolesterol dalam tubuh sehabis makan banyak barusan." Dokter Hasan meraih tangan istrinya.


" Terus yang bayar ini semua siapa?"Khardha mengerutkan keningnya.


" Dokter Wahyu!"Seru Dokter Hasan membuyarkan keintiman pasangan pengantin baru itu.


"Whatttttt!"Dokter Wahyu & Dokter Selvi terkejut bersamaan.

__ADS_1


" Kan lo sendiri kemarin yang mau gue maafin,jadi ya dengan cara ini permintaan maaf lo gue terima!" Dokter Hasan langsung berlalu pergi menggandeng tangan istrinya setelah mengatakan semua itu.Tanpa memperdulikan kekesalan sahabat nya.


" Ishhh, kita di kerjain Dokter Hasan beb!Aku kira kemarin dia minta traktir hal yang wajar aja,eh gak taunya bikin tekor aku malam ini!"Dokter Wahyu menjedotkan kepala nya ke meja.


" Sabar ya beb!"Dokter Selvi mengusap kepala suaminya.


*****


"Sayang kita habiskan malam terakhir liburan ini dengan ngapain ya asyiknya?"Melirik istrinya yang asyik melihat pantulan rembulan di air laut.



"Cukup dengan berjalan bersamamu di pantai menikmati indahnya pemandangan yang ada didepan mata kita ini!" Itu sudah cukup bagiku sayang!" Sahut Khardha dengan bergelayut manja di lengan suaminya.


" Hanya ini? Yakin gak mau yang lain? Shopping misalnya!" Dokter Hasan menghentikan langkah nya & menatap kearah istrinya dengan mengangkat satu alisnya.


Dia heran dengan istrinya selama menikah dengan nya dari awal pernikahan sampai sekarang tidak pernah mau diajak belanja di luar kebutuhan rumah tangga.


" Kenapa kita harus menghamburkan uang untuk sesuatu yang tidak penting sayang, dirumah kan cuma ada bi Tutik,dia juga gak mungkin mengharapkan oleh-oleh dari kita."Sahut Khardha dengan kembali mengajak suaminya berjalan menyusuri pantai dibawah indah nya cahaya rembulan malam ini.


" Tapi aku kan pengin beliin kamu sesuatu buat kenang-kenangan kita selama liburan + honeymoon disini sayang." Dokter Hasan menghentikan langkah lagi.


" Memangnya ada yang istimewa disini?"Khardha mengerutkan keningnya.


"Ya siapa tau aja ada sayang,yuk kita jalan ke tempat orang jual souvenir disini!"Menarik tangan istrinya untuk menyebrang jalan menuju ke toko souvenir.


Setelah sampai di toko yang berjejer menjual berbagai macam produk souvenir khas daerah sana Dokter Hasan tiba-tiba sakit perut & minta izin ke toilet kepada istrinya.


" Sayang aku mau ke toilet dulu ya, kamu pilih aja dulu mana yang kamu suka di toko ini,jangan ketempat lain, nanti aku susah nyari nya!" Pintanya dengan memegangi kedua bahu istrinya.


Khardha pun menganggukkan kepalanya.Dokter Hasan kemudian berlalu pergi mencari toilet umum.


Ketika asyik melihat-lihat souvenir yang terpajang tiba-tiba ada yang menarik tangan Khardha.


Siapakah dia? Tunggu up selanjutnya ya!


Bersambung...


Mohon doa & dukungan nya terus ya reader melalui vote yang banyak, like yang tiada henti, komen yang selalu membangun, koin seikhlasnya bila berkenan. Salam sayang selalu dari author Khardha love. Jangan lupa untuk selalu bahagia dalam menjalani kehidupan yang hanya sesaat ini.

__ADS_1


__ADS_2