
Happy reading guys!"
Ketika mentari siang ini mulai terik menerpa
kehidupan dibumi,Khardha berteduh dibawah
pohon mangga di taman belakang rumah nya,dia menunggu kedatangan bi Tutik yang berjanji membuatkan bumbu untuk asinan yang sangat di inginkan nya hari ini,membayangkan nya saja sudah hampir menetes air liurnya apalagi kalau sudah memakannya.
Untung saja Dokter Hasan orang yang sangat suka menanam pohon yang sangat bermanfaat dan menghasilkan seperti sekarang ini,sehingga saat istrinya mengalami ngidam seperti saat ini ,dia tidak perlu repot untuk membeli buah-buahan segar yang bisa langsung di petiknya dari pohon,sebab di taman belakang rumahnya itu, bukan hanya berbagai macam bunga yang ada disana ,disamping nya juga ada kebun yang tertata apik dengan banyaknya pohon mangga berbagai jenis,dari mangga gedong, arum manis,manalagi & juga jambu kristal serta jambu air merah.
Khardha pun memetik beberapa buah mangga & jambu yang di ingin kan nya, sambil menunggu bi Tutik datang menghampiri nya.
menunggu cukup lama Khardha pun kembali masuk kedalam rumah nya.
" Bi , Bi Tutik lagi ngapain aja kok lama ?"Ujarnya sambil berjalan menuju dapur, namun dia tidak menemukan sosok bi Tutik disana.
Kemana bi Tutik ya ?" batinnya sembari mengedarkan pandangannya ke sekeliling rumahnya.
Dia pun kembali memanggil asisten rumah tangga nya yang baru itu ,dengan berjalan menyusuri setiap sudut rumahnya.
" Bi,bi Tutik ,bibi dimana ?" panggil nya terus menerus ,hingga saat mengarah ke kamar pribadi nya yang terbuka pintu nya, dia menyaksikan bi Tutik lagi memandangi foto pernikahan nya sambil termangu dengan memegangi sapu ditangan nya.
" Bibi ngapain liatin foto pernikahan ku sampai segitunya ?" Berjalan mendekat kearah pembantunya itu.
" Ehhh,Non Khardha !" Serunya terkejut dengan kedatangan majikannya yang tiba-tiba.
" Saya pangling banget liat foto Non sama Tuan kok beda banget ya ?" Masih menatap foto yang berukuran 61cmx91cm itu cukup lama.
Aneh kok fotonya gak ada mesranya seperti keseharian mereka saat ini ya?" apa mereka menikah karena di jodohkan ?'' batinnya.
" Bibi kok bengong disini,aku kan dari tadi nungguin bibi di taman belakang rumah." Tersenyum memperhatikan ekspresi bi Tutik yang masih terpaku di tempat nya.
" Bi,ayo kita turun ke bawah ." Ajak nya sembari menarik tangan bi Tutik.
" Ehh, iya Non sebentar saya beresin nyapu sama ngepel nya dulu ya." Sahut bi Tutik sembari melanjutkan pekerjaan nya.
" Ok bi,biar aku yang ganti sprei nya."Mengambil sprei baru di dalam lemarinya.
Bi Tutik memperhatikan aktivitas Khardha & sekeliling kamar itu sambil tersenyum karena melihat sprei juga karpet bulu yang ada disana bergambar karakter Doraemon.
__ADS_1
Setelah selesai mengganti sprei nya Khardha duduk di tepian ranjang nya untuk beristirahat sebentar karena merasa capek sehabis mengelilingi rumahnya mencari bi Tutik tadi & mengganti sprei barusan.
" Bi Tutik kenapa senyam-senyum ?"Mengerutkan keningnya merasa heran.
" Enggak papa Non,bibi cuma merasa lucu aja
sama Non Khardha,masa wanita lembut, cantik,& sudah berumah tangga seperti Non,sukanya Doraemon." Kembali tersenyum merasa benar-benar lucu & menggemaskan menurutnya.
" Ohh ternyata cuma karena itu, kirain ada yang aneh sama aku." Ikut tersenyum baru menyadari apa yang di sampaikan oleh pembantu nya.
" Aku itu memang dari kecil sudah suka banget sama karakter Doraemon bi,dirumah ibu dulu juga aku mengoleksi apapun yang bergambar & berbentuk Doraemon, kalau sekarang mungkin aku lagi ngidam karakter Doraemon." Terkekeh menertawakan dirinya sendiri.
" He he,mungkin juga sich Non,ya sudah yuk kita turun kebawah bibi sudah selesai ngepel & bersih-bersih nya." Berjalan keluar kamar mendahului majikannya.
" Iya bi,sebentar aku mau kekamar mandi & sholat zuhur dulu." Teriak Khardha dari kamarnya sembari berjalan menuju kamar mandi yang ada dalam kamarnya itu.
Sehabis dari kamar mandi,berwudhu & menunaikan sholat zuhur Khardha turun kebawah menghampiri bi Tutik di dapur yang sibuk membuat bumbu asinan juga mempersiapkan bahan-bahan untuk memasak makan siang.
" Non Khardha mau bibi masakin apa untuk makan siang ?" Menatap Khardha dengan kening berkerut.
" Bibi gak usah masak aja ya, kayaknya suamiku juga gak pulang kerumah untuk makan siang,aku juga gak selera makan nasi,lauk pauk ataupun sayuran, aku cuma pengin makan asinan itu aja sekarang." Ujarnya sambil terus menelan ludah nya sebab sudah ngiler banget melihat bumbu yang di buat bi Tutik.
" Tapi nanti Non Khardha sakit kalau melewatkan makan siang,itu yang di bilang Tuan Dokter sama saya Non." Menatap sendu kearah Khardha.
" Bibi gak usah khawatir,dia juga gak mungkin marah kok kalau tau aku sendiri yang gak mau makan." Tersenyum seraya memegang tangan bi Tutik.
Setelah selesai membuat bumbu mereka berdua pun berjalan menuju taman belakang & duduk di bawah pohon mangga yang rindang dengan menggelar tikar bergambar karakter Doraemon.
Dengan semangat Khardha mengupas memotong buah mangga & jambunya,sedang kan bi Tutik mengambil air minum kedapur.
Ketika selesai memotong buahnya & ingin langsung memakannya tiba-tiba hpnya berbunyi menandakan ada panggilan masuk.
Tut...tut....tut....
Dengan terpaksa dia menaruh kembali buah yang sudah hampir masuk ke mulut nya itu, kemudian dia melihat layar hpnya ternyata panggilan video call dari suaminya.Dia pun segera menggeser tombol hijau di hpnya.
📱Dokter Hasan :" Assalamualaikum sayang !" Kamu sudah makan belum ?" Sapa nya dengan tersenyum manis menatap istrinya dari balik kamera.
📱Khardha:" Waalaikumsalam wr...wb...,ini baru aja mau makan." Sahut Khardha sambil menyuap kembali buah yang ada di samping nya.
📱Dokter Hasan :" Kamu makan apa sayang, kok di bawah pohon mangga ?" Mengerutkan keningnya, heran istrinya ada di belakang rumah sendirian.
📱Khardha :" Asinan !" Serunya sambil mengarahkan kamera hpnya.
__ADS_1
📱Dokter Hasan :" Tapi itukan pedas banget sayang, nanti magg kamu kumat loh,kenapa gak makan nasi aja sich sayang ?" Menatap istrinya dengan menggelengkan kepalanya.
📱Khardha :" Aku males makan nasi sayang, penginnya cuma mau makan ini." Tersenyum penuh arti.
📱Dokter Hasan :" Jangan terlalu banyak makan nya sayang, nanti kamu sakit perut terus diare gimana ?'' Berusaha menasehatinya.
📱Khardha :" Kamu tuh selalu aja gitu,masa aku di doain sakit sich !" Sinis Khardha memalingkan wajahnya kearah lain.
📱Dokter Hasan :" Aku tuh bukan doain kamu sakit sayang ,cuma mau ngingetin kamu jangan makan berlebihan,masa gitu aja marah sich sayang ?" Memijit keningnya sendiri karena pusing menghadapi sikap istrinya yang semakin sensitif saat hamil.
📱Khardha :" Ya udah, kamu sendiri sudah makan belum?" Masih dengan nada sinis nya.
📱Dokter Hasan :" Ini sebenarnya aku mau makan siang bareng kamu sayang, walaupun cuma bisa lewat video call,soalnya hari ini aku dapat shift siang dari jam 13:00 sampai jam 19:00 nanti malam." Menatap sendu kearah istrinya lewat kamera hpnya.
📱Khardha : " Maafin aku ya sayang,aku udah marah & ngecewain kamu." Menunduk sedih menyembunyikan air mata nya.
📱Dokter Hasan :" Iya gak papa kok sayang,aku udah maafin kamu sebelum kamu minta maaf." Tersenyum kembali menatap istrinya .
📱Khardha :" Ya udah cepat sekarang kamu makan gih,nanti malah Dokter nya yang sakit."
Membalas senyuman suaminya yang sangat menawan.
📱Dokter Hasan :" Iya sayang , jangan tutup video call nya ya sebelum aku selesai makan."
Mulai menyuap makanan nya seraya menatap layar hpnya
📱Khardha :" Ok sayang !" Serunya sambil terus memegangi hpnya dengan tangan kirinya sedang kan tangan kanannya mengambil asinan disamping nya kemudian memakannya dengan sangat nikmat.
Bi Tutik yang menyaksikan langsung kemesraan mereka berdua walaupun berjauhan sangat bahagia, karena sudah menganggap Khardha seperti anaknya sendiri.
Dari awal bi Tutik mengenal Khardha lewat cerita Tuan Choi yang memang sudah di rawatnya dari kecil,begitu penasaran dengan orang nya,sampai akhirnya dia bertemu langsung dengan sosok seorang wanita yang sangat di cintai Tuannya itu.
Baru beberapa hari ini aku mengenal mu secara langsung Nona,aku mulai mengerti kenapa Tuan Choi ingin sekali mendapatkan mu,karena kamu terlalu indah untuk dilupakan,sampai suamimu sendiri selalu merindukan mu,batinnya.
Bersambung....."
Mohon doa & dukungannya terus ya reader, dengan cara :
Vote yang banyak
Like yang tiada henti
Komen yang selalu membangun
__ADS_1
Koin seikhlas nya
Dari kalian semuanya yang selalu setia menunggu up terbaru dari ku,terimakasih atas kesetiaan nya,salam sayang selalu dari author Khardha love.