MY LOVE STORY IS ALWAYS FOREVER Season2

MY LOVE STORY IS ALWAYS FOREVER Season2
MY LOVE STORY FOREVER ALWAYS season2 episode #49 "Rindu"


__ADS_3

Happy reading guys!''


Jika hanya berada dekat dengan mu


Aku bisa menghilangkan rasa rindu ku


Aku akan selalu berusaha membuatmu


Bahagia saat berada disisi ku


Itulah ego & asa ku yang selalu


Merindukanmu wahai kekasih hatiku


Yang ditakdirkan Allah untuk menjadi makmumku


Hanya karena tugas & kewajibanku


Aku terpaksa meninggalkan mu


Bukan untuk waktu yang lama


Tapi hanya untuk sementara waktu


Agar rindu itu selalu ada


Dan membelai indah saat kita berjumpa


🌿By Dokter Hasan Setiawan Sp.PD🌿


*****


Seandainya dengan menunggu mu


Membuatku bisa melupakan


Semua asa dan egoku


Kuharap kau selalu datang untuk menghiburku


Di dalam indah nya bahtera rumah tangga yang berlayar indah di samudra hatiku


Aku tidak bisa memberikan yang terbaik untukmu wahai kekasih halal ku


Namun aku selalu berusaha membuatmu bahagia dalam desah nafas kehidupanmu.


Cinta ku tidak seperti kisah novel mula benci jadi rindu


Karena aku mencintaimu karena Allah sang maha cinta yang memberikan


Anugerah terindah dalam rahimku.


🌿By Khardha Sahara🌿


Tanpa terasa setelah menghabiskan asinan yang dibuat nya bersama bi Tutik tadi, Khardha merasa mengantuk karena kekenyangan, juga semilir angin yang bertiup di bawah pohon rindang ditengah teriknya panas matahari,membuat nya tidak bisa menahan kantuknya lagi, diapun akhirnya merebahkan tubuhnya & tertidur disana .


Bi Tutik yang melihatnya pun enggan untuk membangunkan nya, sehingga tanpa disadarinya ada seseorang yang membunyikan bel dari luar.


Ting....tong...ting...tong..." suara bel terus menerus di tekan tanpa berhenti.


Bi Tutik pun keluar memeriksa siapa gerangan orang yang membunyikan bel terus-menerus itu.


Diapun mengintip sebentar keluar,namun saat melihat orang yang ada dibalik pintu pagar dia langsung terkejut.Orang itu mengenakan pakaian serba hitam dari atas sampai kebawah & sengaja membuka kacamata hitam nya saat bi Tutik menatapnya.


" Cepat buka pagar nya bi !" Seru orang itu dengan nada tinggi.


" Tapi Tuan di rumah ini banyak cctv." Sahut bi Tutik dengan suara lirihnya.

__ADS_1


" Aku tidak perduli, aku sangat merindukan nya bi." Ujar orang itu dengan suara serak seperti ingin menangis.


" Jangan masuk Tuan, saya tidak mau Tuan muda mendapat masalah.'' Ucap bi Tutik merasa iba dengan orang itu.


" Aku mohon bi,kali ini saja biarkan aku masuk kedalam untuk melihatnya." Ujarnya dengan melembutkan suaranya.


" Tapi Tuan bagaimana caranya agar tidak ketahuan ?" Bi Tutik sangat prihatin dengan orang itu.


" Aku juga tidak tau bi,aku hanya ingin melihat wajah nya secara langsung itu saja." Lirihnya lagi dengan menundukkan kepalanya.


" Saya akan memberikan foto terbaru Nona sekarang juga Tuan." Bi Tutik memberikan solusinya.


" Baiklah bi aku tunggu foto & kabar terbaru darinya." Orang itu mengalah kemudian berlalu pergi menuju mobilnya.


*****


Kenapa aku bertindak bodoh hanya karena merindukannya, apakah ini cinta atau obsesi ku semata, tapi aku benar-benar ingin memilikinya seutuhnya, batinnya kemudian membenturkan kepalanya keatas kemudinya.


Untuk menghilangkan stres nya dia pun memutar lagu favorit nya di audio mobilnya.


Sahara,kasihku


Kau menyinari ruang hidupku


Syahdu nya bersama mu


Mengenang dihatiku Sahara


Sahara,sayang ku


Mengukir indah nya bersamamu


Jalinan rasa rindu


Memburu dihatiku Sahara


O-o-o-oh Sahara....


Siramilah rasa rindu


Andai engkau dapat mengerti


Betapa ku menyayangi


Dan bila pada suatu hari nanti


Engkau dapat ku miliki


Takkan pernah aku lepaskan


Dirimu Sahara


O-o-o-oh Sahara....


Khardha Sahara aku tidak perduli jika dirimu hanya cinta & obsesi untuk ku,aku selalu berharap suatu hari nanti dirimu benar-benar dapat ku miliki seutuhnya.Walaupun sekarang hanya bisa dalam mimpiku,aku berharap tidak usah terbangun lagi,batinnya sambil melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.


*****


Setelah cukup lama Khardha tertidur di atas tikar Doraemon nya di bawah pohon mangga nya,dia pun mulai membuka mata nya kemudian beranjak masuk kembali kerumah nya, dan berpapasan dengan bi Tutik didapur yang sedang memasak kue untuknya.


"Maaf Non bibi tadi tidak tega membangunkan Non yang tertidur diluar."Menatap kearah Khardha yang terlihat mengusap wajah bangun tidurnya.


" Gak papa bi aku juga gak sadar lagi tadi ketiduran di belakang, saking enaknya menikmati suasana disana,he he." Terkekeh menertawakan dirinya sendiri.


" Bibi lagi bikin apa ?" Menengok ke panci tempat mengukus kuenya.


" Pais waluh Non kue khas Banjarmasin."Menutup kembali pancinya kemudian duduk di kursi meja makan menunggu kuenya matang.

__ADS_1


" Ya sudah aku mau mandi & sholat ashar dulu ya bi.'' Berlalu menuju lantai atas kamarnya.


" Iya Non." Menatap punggung Khardha yang berjalan tanpa menoleh lagi.


Dandan yang cantik ya Non,biar aku bisa memberikan foto Non Khardha kepada Tuan Choi untuk mengobati kerinduannya,batin bi Tutik.


Setelah masuk kedalam kamarnya Khardha pun segera mandi,berwudhu & menunaikan kewajibannya untuk menghadap sang pemilik segalanya.


Seusai sholat ashar Khardha pun kembali turun ke bawah untuk menikmati kue pais waluh kuning atau di sebut juga dengan nama lainnya Nagasari labu kuning.Dan inilah penampakan nya.



" Non ini kuenya sudah siap santap,silahkan di cicipi tapi masih panas banget loh Non." Bi Tutik menyajikan diatas meja saat Khardha datang menghampiri nya.


" Tolong bawa ke teras aja ya bi aku mau menyiram bunga di depan." Sahut Khardha sambil berlalu pergi menuju taman bunga mawarnya.


Bi Tutik pun membawa kan kue & dua gelas teh hangat untuk menemani Khardha bersantai sore di pekarangan rumahnya.Tidak lupa dia mengabadikan foto Khardha yang sangat bahagia melihat bunga mawar merah nya yang mekar & mendekat untuk mencium wanginya.



Non Khardha memang selalu cantik dalam keadaan apapun,batinnya sambil tersenyum kemudian segera mengirimkan fotonya ke hp Tuan Choi .


Ketika menerima nontifikasi pesan di hpnya Tuan Choi segera membukanya, sembari tersenyum menatap layar hpnya yang terdapat foto terbaru Khardha.


Aku semakin merindukanmu sayang,batinnya kemudian mengecup foto Khardha.


*****


Di tempat lain setelah mengemban tugas dihari pertama nya Dokter Hasan langsung di perintah kan untuk melakukan operasi kepada pasien nya malam itu juga ,membantu Dokter rekan sejawatnya, sebab banyak pasien yang harus segera di tanganinya.


Dia pun berkutat di ruangan operasi dengan ditemani beberapa Dokter, perawat laki-laki dan wanita yang membantunya.


foto sumber dari gogle



Hampir lima jam sudah mereka melakukan operasi kepada pasien yang menderita penyakit komplikasi Diabetes, ginjal,jantung & hipertensi sebab tekanan darah pasien yang tidak stabil begitu juga dengan denyut jantungnya terlihat dari monitor sangat tidak memungkinkan untuk meneruskan tindakan operasi,namun mereka tetap sabar berusaha semaksimal mungkin.Dokter Hasan & tim medis nya sudah mengerahkan seluruh kemampuan mereka, akan tetapi Allah berkehendak lain, pasien meninggal ditengah-tengah operasi.


Sehingga membuat keluarga pasien sangat bersedih & menangis meraung-raung.


Dokter Hasan pun berjalan dengan gontai keluar dari kamar operasi menuju ruangannya, diapun sebenarnya sangat terpukul karena operasi yang di lakukan nya kali ini gagal untuk menyelamatkan hidup pasien nya.


Ya Allah ampunilah aku & tabahkanlah keluarga pasien yang meninggal itu, doanya dalam hati sambil menelungkup kan wajah nya diatas meja.


Drettt....dretttt....dretttt...hpnya bergetar karena dari tadi dia nonaktifkan & masih dalam mode silent saat mengaktifkan kembali.


Dia pun mengambil hpnya & melihat banyak pesan juga puluhan kali panggilan tak terjawab dari istrinya,kemudian membuka pesannya satu persatu diantara nya isi pesannya.


📲 Sayang kamu pulang jam berapa?"


📲 Sayang kamu sudah makan apa belum?"


📲 Sayang aku laper, tapi aku gak mau makan kalau gak sama kamu !"


📲 Sayang aku rindu !"


📲 Sayang kenapa kamu tidak membalas pesan ku?"


📲 Sayang angkat telpon ku !"


Saat dia ingin melakukan panggilan balik kepada istrinya tiba-tiba baterai hpnya lowbat & akhirnya mati.Diapun bergegas membereskan semua nya, kemudian keluar dari ruangannya menuju area parkiran khusus karyawan Rumah sakit. Mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi , sebab jalanan juga sudah mulai lengang karena jam sudah menunjukkan jam 24:00 tengah malam. Dia hanya berharap bisa secepatnya pulang kerumah untuk bertemu dengan istrinya, yang sudah pasti khawatir serta menunggunya.


Bersambung...."


Mohon doa & dukungan nya terus ya reader,melalui, vote, like, komen,koin dari kalian semuanya yang setia mampir ke karya ku ini,semoga selalu bisa menghibur kalian ya,salam sayang selalu dari author Khardha love.


Maaf jika aku telat up,karena aku tidak bisa menentukan berapa lama aku menulis dalam satu episode, sebab dunia nyata ku juga butuh perhatian dariku.

__ADS_1


__ADS_2