MY LOVE STORY IS ALWAYS FOREVER Season2

MY LOVE STORY IS ALWAYS FOREVER Season2
MY LOVE STORY FOREVER ALWAYS season2 episode#73 " Di bandara"part3


__ADS_3

Happy reading guys!"


Khardha yang mendengar suara seseorang yang sangat familiar di telinganya akhirnya mendongakkan kepalanya.


" Kak Hendrik!" Seru Khardha saking terkejutnya.


" Khardha!" Lirih Hendrik seakan tidak percaya dia bisa berbicara lagi dengan Khardha, setelah kejadian kenangan buruk dua tahun yang lalu.


Kalau reader mau tau cerita selengkapnya silahkan baca episode 39 yang judulnya kenangan buruk.


Flashback on


Hendrik adalah Tuan Choi yang selama ini menyuruh bi Tutik untuk menjadi mata-mata dan menjaga Khardha untuknya.Hendrik Choi adalah nama panjangnya, sama dengan marga yang seharusnya melekat pada nama Khardha Sahara Ahmad Choi,dia adalah kakak sepupu Khardha yang sangat terobsesi untuk mendapatkannya.


Hendrik Choi berprofesi sebagai pengusaha garmen yang sangat sukses baik dalam maupun luar negeri.Dia berwajah tampan, kulit putih,hidung mancung, mata yang sendu & senyuman yang menawan. Sebenarnya banyak wanita di luaran sana yang menginginkannya,namun sayang dia hanya mencintai gadis kecil yang dulu selalu mengekornya kemana-mana.Dia adalah cinta pertamanya, dari umur sepuluh tahun sampai sekarang usianya sudah dua puluh lima tahun.Cinta yang bertepuk sebelah tangan namun dia tidak pernah berhenti untuk berjuang.


Khardha kamu pasti akan aku miliki nantinya Sayang, apapun yang terjadi aku akan selalu ada untukmu, batinnya dengan tersenyum penuh arti menatap foto-foto Khardha di handphonenya.


Setelah berhasil menyabotase cctv dirumah Dokter Hasan & Khardha tempo hari, dia langsung memerintahkan anak buahnya juga orang-orang suruhannya untuk menggeledah rumah tersebut, dia menemukan rekaman pembicaraan Khardha & Dokter Hasan ketika merencanakan liburan + honeymoon mereka di negara XX.Hendrik Choi segera menyusul kesana namun sialnya dia tidak bisa menemukan Khardha & suaminya, karena mereka sudah dalam perjalanan pulang. Dengan segera dia kembali mengerahkan seluruh anak buahnya & orang-orang suruhan nya melacak keberadaan Khardha,sampai akhirnya dia berpura-pura baik kepada Dokter Hasan dengan meminjamkan charger hpnya.


Sebab niatnya sebenarnya hanyalah untuk melihat Khardha dari dekat secara langsung dan bisa bertegur sapa dengannya.


" Maafkan atas kesalahanku yang dulu pernah...," Hendrik tidak bisa melanjutkan kata-katanya karena kenangan buruk itu benar-benar membuatnya sangat frustasi.


" Sudahlah Kak lupakan saja semuanya, anggap itu tidak pernah terjadi, karena aku sudah memaafkan Kakak & berusaha mengubur kenangan itu sedalam-dalamnya. Aku harap Kakak juga melakukan hal yang sama. Lupakan aku Kak,karena aku bukan wanita yang sepantasnya kamu cintai, kita itu sepupu yang mempunyai garis keturunan yang sama dari kakek, jadi tidak seharusnya Kak Hendrik merasakan perasaan yang tidak lazim itu," ucap Khardha dengan menekankan setiap kata-katanya sambil memalingkan wajahnya kearah lain, berusaha menahan butiran bening yang hampir jatuh disudut matanya.


Hendrik hanya terdiam tidak bisa mengeluarkan suaranya lagi. Sebab apa yang dikatakan Khardha semuanya adalah benar.Namun dia sudah lama tidak perduli dengan hubungan keluarga yang mengalir dari darah mereka.


Apapun yang kamu katakan aku tidak akan pernah menyerah untuk mendapatkanmu, dan aku akan selalu mencintaimu seumur hidupku," batinnya dengan beranjak kemudian pergi dari hadapan Khardha.


Dokter Hasan mulai terusik dalam tidurnya karena merasa ada air yang menetes di wajahnya.Dia segera beranjak duduk dan memperhatikan istrinya yang bergetar seperti berderai airmata.


"Kenapa kamu menangis Sayang?" Dokter Hasan menangkup pipi istrinya.

__ADS_1


" Aku cuma kelilipan Sayang," jawab Khardha dengan mengerjapkan matanya.


Dokter Hasan mendekatkan wajahnya kemudian meniup mata istrinya yang tampak merah.Namun Khardha malah menutup matanya.


" Buka matamu Sayang, gimana debunya mau keluar kalau kamu memejamkan matamu seperti itu," ucap Dokter Hasan sambil mencubit pipi istrinya dengan gemas.


" Sayang lepasin, sakit tau!" Khardha menepis tangan suaminya sambil memajukan bibir bawahnya.


" Mulutnya jangan seperti itu Sayang, bikin aku tambah gemes tau pengin langsung cium kamu," ucapnya lagi dengan memajukan wajahnya.


" Ishhh, selalu aja kayak gitu!" Sinis Khardha langsung beranjak dari duduknya kemudian keluar dari musholla, yang hanya tinggal mereka berdua yang ada disana, makanya Dokter Hasan berani menggoda istrinya.


"Tungguin Sayang, jangan terlalu cepat jalannya, kamu kan habis drop tadi," Dokter Hasan meraih tangan istrinya kemudian menggandengnya.


Sekitar satu jam pasangan suami istri itu memutari area bandara untuk mencari koper mereka siapa tahu ada yang mengamankannya. Namun hasilnya tetap nihil akhirnya Khardha berjongkok untuk melepaskan lelahnya dengan nafas yang terengah-engah.


" Kamu sudah capek Sayang, kita duduk dulu yuk!" Ajak Dokter Hasan dengan menuntun istrinya duduk di bangku yang banyak berjejer di setiap sudut bandara itu.


" Sayang aku sangat haus," ucap Khardha dengan memegangi tangan suaminya.


Khardha yang merasa benar-benar lelah hanya memejamkan matanya, sambil menunggu suaminya membawakan air minum untuknya. Dia tidak menyadari bahwa ada orang yang mendekatinya, kemudian membekapnya dengan sapu tangannya, yang sudah diberi obat bius.Orang itu dengan santai nya menggendong tubuh Khardha ala bridal style & langsung membawanya ke pesawat jet pribadi yang sudah standby sedari tadi.


" Cepat jalankan pesawat ini!" Perintahnya kepada pilot yang juga sudah standby ditempatnya.


Aku akan membawamu pergi jauh dari semua orang yang mengenalmu Sayang," gumam orang itu sambil mengusap kepala Khardha.


*****


Dokter Hasan terkejut ketika sampai di bangku yang ditempati istrinya tadi,karena bangku nya sudah kosong, dia melempar begitu saja minuman yang baru dibelinya. Kemudian berlari tak tentu arah mencari istrinya di bandara itu.Dia bertanya kepada setiap orang yang lewat & berlalu lalang disana namun hasilnya tetap sama,dia kehilangan jejak istrinya.Dia terduduk disudut pintu keluar masuk bandara sambil mengacak-acak rambutnya karena frustasi tidak tahu harus kemana lagi mencari istrinya.


Kamu ada dimana Sayang, aku sudah bilang tunggu aku jangan kemana-mana, tapi kenapa sekarang kamu menghilang begitu saja.Apa salah dosaku Sayang sehingga kamu meninggalkan aku disaat seperti ini?Batinnya sangat frustasi.


Tiba-tiba ada seseorang yang berdiri didepannya kemudian menepuk pundaknya.

__ADS_1


" Ngapain lo disini bro?" Tanya orang itu sambil membungkukkan badannya.


Dokter Hasan mendongakkan kepalanya & langsung berdiri kemudian memeluk orang itu.


" Tolongin gue bro istri gue hilang," ucapnya dengan bibir bergetar menahan tangis.


" Kok bisa kalian kan tadi selalu sama-sama?"Dokter Wahyu benar-benar bingung sambil menjaga jarak dengan sahabatnya itu,karena merasa risih harus berpelukan sesama laki-laki ditempat umum takut dikira jeruk makan jeruk.


Dokter Hasan menceritakan semua kejadian yang dialaminya dari awal sampai akhir kepada Dokter Wahyu sahabatnya itu. Dokter Wahyu mendengarkan dengan seksama sambil mengajak Dokter Hasan berjalan menuju koper mereka yang di letakkan disamping istrinya.


" Beb kalian bertemu dimana & mana Khardha?" Tanya Dokter Selvi dengan mengerutkan keningnya menatap keduanya bergantian.


" Khardha hilang Beb," jawab Dokter Wahyu sambil duduk disamping istrinya.


" Apaaaa!" Teriaknya Dokter Selvi sangat terkejut.


Hingga Riki,Dokter Rasyid Rina & Rika langsung menolehkan kepalanya kebelakang mendengar jeritannya.


"Ada apa dengan kak Selvi? Kenapa dia sampai berteriak?" Dokter Rasyid bertanya pada Riki yang ada disebelahnya.


" Iya,apa yang terjadi ya?"Riki ikut bertanya sambil mengetuk- ngetukkan telunjuknya di dahinya.


"Palingan juga kabar yang mengejutkan tentang Khardha!" Sinis Rina sambil tersenyum mengejek.


"Apaaaa!" Teriak Riki,Rika & Dokter Rasyid bersamaan.


Kira-kira apa yang terjadi selanjutnya ya?


Berikan masukan dong reader, melalui komentar kalian yang bisa menjadi inspirasi buat aku melanjutkan cerita ini.


Bersambung...


Mohon doa dan dukungannya terus ya melalui vote, like ,komen,koin nya,agar aku tetap semangat melanjutkan cerita ini.

__ADS_1


Terimakasih banyak atas semuanya,maaf jika aku telat up karena kesibukan dunia nyataku yang harus ku utamakan terlebih dulu.salam sayang selalu dari author Khardha love.


__ADS_2