MY LOVE STORY IS ALWAYS FOREVER Season2

MY LOVE STORY IS ALWAYS FOREVER Season2
MY LOVE STORY FOREVER ALWAYS season2 episode#44 " Terkejut"


__ADS_3

Happy reading guys !"


Belum sempat menyebutkan nama orang yang dicarinya ,tanpa mereka sadari Dokter Hasan sudah membuka pintu mobilnya ,untuk mereka karena sudah sampai di depan rumahnya."Mobilnya pun sudah terparkir dengan benar di garasi rumahnya."


'' Sayang kamu masuk duluan sama ibu ?"


*Mengerutkan keningnya


" Nama saya Tutik Tuan muda !"


*Tersenyum manis


" Ajak bu Tutik masuk kedalam sayang, aku mau mengambil koper kita di dalam bagasi mobil dulu."


*Menatap lembut kearah istrinya


" Iya sayang ,mari bu kita masuk duluan."


*Khardha pun turun sambil memapah ibu Tutik


" Baik non terimakasih."


Khardha membuka pintu depan rumahnya, kemudian menyuruh ibu Tutik duduk di sofa ruang tamu,sesudah itu dia langsung pergi ke dapur merebus air untuk membuat teh hangat buat tamunya, dia & suaminya."


Dokter Hasan masuk kedalam rumah sambil menenteng koper nya & tidak lupa mengucapkan salam."


" Assalamualaikum..."


" Waalaikumsalam salam wr....wb...."


" Kemana istri saya bu ?''


*Mengernyitkan dahinya memandang ke arah sofa."


" Seperti nya di dapur Tuan !"


*Menunduk dengan hormat


" Ohhh,kalau begitu sebentar saya tinggal keatas dulu ya bu."


*Tersenyum ramah


" Iya silahkan Tuan."


*Mengangguk kan kepala nya


Dokter Hasan naik kelantai dua rumahnya ,masuk ke kamar pribadinya untuk menaruh koper & mandi ,karena merasakan badannya yang sangat gerah juga lengket,setelah hampir seharian menyetir karena terjebak macet & mengikuti acara reuni istrinya."


Sementara itu Khardha yang sudah selesai membuat teh hangat & membawa beberapa cemilan, yang sengaja dibelinya di jalan tadi saat singgah di mesjid sekalian menunaikan sholat zuhur& ashar,segera menemui bu Tutik di ruang tamu."


" Silahkan di minum & dimakan sajian ala kadarnya ini bu."


*Tersenyum kemudian duduk berhadapan dengan tamunya."


" Terimakasih Non,seharusnya Non gak usah repot seperti ini ."


*Merasa sungkan


" Gak repot kok bu,cuma ini juga yang ada,soalnya kami baru pulang dari kampung jadi belum sempat masak."


*Tersenyum ramah


" Iya Non gak papa ini juga lebih dari cukup."


*Membalas senyuman Khardha


" Oh ya tadi ibu bilang mau mencari seseorang,siapa namanya bu ?"


*Menatap dengan kening berkerut


" Namanya Tuan Choi Non !"


*Berusaha menjelaskan


" Tuan Choi ?"


*Mengernyitkan dahinya


Kok seperti aku kenal dengan nama itu ya,batinnya."


" Pekerjaan nya apa bu ?"


*Semakin penasaran

__ADS_1


" Dia seorang pengusaha garmen


*s**asirangan* Non !"


* Menatap Khardha dengan tatapan yang sulit diartikan


" Nama panjangnya siapa bu ?"


*Berusaha mengintimidasi


" Saya cuma kenal nama itu Non !"


*Berusaha menutupi identitas orang yang dicarinya."


*Maaf Non saya tidak boleh mengutarakan dengan gamblang nama Tuan muda saya, batinnya."


Tidak lama Dokter Hasan turun & duduk disamping istrinya,padahal sebelum menuruni tangga tadi ,dia tidak sengaja mendengar percakapan bu Tutik dengan istrinya."


Dia bingung melihat ekspresi istrinya yang seperti sudah mengenal nama orang yang disebutkan bu Tutik tadi."


" Sayang kamu gak mau mandi & ganti baju dulu ?"


*Duduk disamping istrinya


" Tentu saja mau sayang, kamu temani bu Tutik dulu ya sekalian obati kaki nya."


*Beranjak menuju kamarnya


" Iya sayang, pelan-pelan aja naik tangganya ya,hati-hati juga masuk kamar mandinya!"


*Mengekori kepergian istrinya dengan matanya."


" Iya sayang,aku ngerti kok !"


*Berhenti sebentar kemudian menerus kan langkah nya."


" Sini saya obati dulu kaki ibu."


*Mengambil kotak p3k nya kemudian berjongkok meraih kaki ibu Tutik


" Gak usah Tuan,saya bisa mengobati Sendiri kaki saya.'


*Mencegahnya dengan memundurkan kakinya."


*Kembali duduk disofa nya


" Saya juga tidak tau harus kemana Tuan,soalnya orang yang saya cari seperti nya sudah pindah dari sini !"


*Berusaha mengelabui


" Kalau ibu tidak keberatan,ibu bisa tinggal disini sementara waktu, sebab saya lagi mencari asisten rumah tangga , buat menemani istri saya selama bekerja."


*Menatap dengan serius


" Saya sangat berterima kasih Tuan sudah mengizinkan saya tinggal disini,saya berjanji untuk mengerjakan tugas saya dengan baik."


*Tersenyum sumringah merasa misinya berhasil


" Ya sudah kalau begitu , mari saya antar ke kamar belakang biar ibu bisa istirahat."


Beranjak dari duduknya ,*kemudian melangkah menuju kamar pembantu yang memang sudah lama tersedia."


Waktu dulu masih sendiri dia merasa tidak memerlukan pembantu ,karena masih bisa mengerjakan semuanya sendiri baru sekarang setelah dia berumah tangga & istrinya hamil ,dia harus membuat istrinya jangan sampai kelelahan karena akan berakibat buruk dengan kehamilannya.''


Mungkin bagi sebagian orang dia terlalu over protektif terhadap istrinya, namun itulah Dokter Hasan yang selalu berusaha membahagiakan istrinya dalam bentuk&kondisi apapun,sekuat semampu nya,dia akan selalu berusaha*."


" Panggil saya bi Tutik saja Tuan !"


*Mengikuti langkah Dokter Hasan


" Ok bi Tutik ,selama bibi disini tolong masak yang sehat dan higienis sesuai selera istri saya, karena dia sekarang sedang hamil muda & sering ngidam yang aneh-aneh,jadi usahakan bibi bisa mengikuti kemauannya, selama saya dirumah ataupun saat saya sedang bekerja."


" Siap Tuan muda ,saya akan selalu berusaha menuruti semua keinginan Nona Muda."


*Mengangguk kan kepala nya."


" Bibi juga akan saya berikan gaji setiap bulan nya, jadi jangan khawatir saya akan memanfaatkan bibi selama tinggal disini."


*Menekankan setiap kata-katanya."


" Iya Tuan,saya tidak pernah berpikiran seperti itu,malah saya sangat berterima kasih Tuan sudah baik hati menampung saya disini."


*Tahu diri akan posisi nya

__ADS_1


" Baiklah kalau begitu, silahkan bibi istirahat dulu ,untuk hari ini kalau mau masak kita sama-sama pergi belanja ke super market."


*Tersenyum penuh arti


" Baik Tuan muda !"


*Mengangguk kan kepala nya


"Saya permisi dulu !"


* Berlalu pergi"


" Iya silahkan Tuan !"


Dokter Hasan pun kembali masuk kekamar nya & mendapati istrinya yang baru keluar dari kamar mandi dengan hanya menggunakan handuk melilit dada nya,dengan berjinjit dia berusaha mengejutkan istrinya."


Khardha tersenyum melihat bayangan suaminya di balik cermin, namun dia pura-pura tidak tau ,dia malah sengaja menggoda suaminya dengan melepaskan handuknya begitu saja & memakai daleman nya dengan santai nya."


Dokter Hasan yang awalnya ingin membuat istrinya terkejut malah dia yang terpaku seraya menelan salivanya,melihat pemandangan yang sangat menggoda nya, seketika jantungnya berdegup lebih kencang,


darah pun seperti mengalir lebih cepat ke kepala nya, diapun berjalan lebih cepat kearah istrinya yang baru selesai memakai bra & cd nya kemudian langsung menggendong nya."


" Kamu sudah membangunkan singa jantan yang sedang kelaparan sayang, jadi jangan salahkan aku jika memakan mu saat ini juga !"


* ujarnya seraya membaringkan tubuh istrinya di ranjang & mulai menciumi nya dengan sangat lembut,Khardha pun hanya bisa pasrah dengan apa pun yang dilakukan suaminya ,hingga perutnya berbunyi minta di isi ,membuat Dokter Hasan terpaksa menghentikan aksinya sebelum sampai ke intinya."


Krucuk....krucuk..."


" Kamu laper sayang ?"


**Mengelus perut istrinya yang sedikit buncit."


Khardha pun hanya mengangguk kan kepalanya*



'' Ya sudah kita mandi dulu yuk,kita makan di luar sekalian belanja kebutuhan dapur."


" Iya sayang,aku pengin makan kepiting sama cumi-cumi, boleh gak ?"


" Iya tentu aja boleh sayang, yang penting mamah sama baby nya selalu sehat !"


*****


Setelah selesai bersiap-siap mereka pun akhirnya berangkat menuju mall terdekat yang baru saja di buka kembali setelah lumayan lama di tutup akibat pandemi covit -19,tidak lupa mereka berdua mengajak bi Tutik untuk membantu mereka nantinya membawa belanjaan ."


" Kita makan dulu di restoran seafood itu ya sayang, kamu kan udah laper dari tadi."


*Merangkul pinggang istrinya


" Iya sayang, kakiku juga udah mulai pegel nich,berjalan dari parkiran kelantai 4 ini."


*Menatap suaminya dengan sendu


" Ya udah ,nanti aku pijitin dirumah."


*Bisiknya lembut dengan suara yang menggoda istrinya."


Mereka pun masuk ke area restoran seafood yang ada di mall itu,& sengaja memilih kursi juga meja yang di pojokan,namun tanpa sengaja Khardha bertabrakan dengan seorang laki-laki yang tersenyum sangat manis kepada nya."


" Astagfirullah al azdim,maaf tidak sengaja, ujarnya tanpa memperhatikan orang itu,kemudian segera menyusul suaminya yang sudah duduk terlebih dulu,sebab dia tadi izin sebentar ke toilet."


" Ahh, tidak apa-apa Nona cantik, ujar orang itu yang pura-pura tidak mengenal nya."


Terimakasih bi Tutik kamu sudah sukses ditahap awal menjalankan misi dariku,untuk bisa masuk ke kehidupan rumah tangga mereka, setelah ini bersiaplah untuk menerima kejutan selanjutnya sayang,batinnya dengan tersenyum smirk."


Penasaran dengan orang yang berusaha merusak kebahagiaan mereka?"


Stay terus episode-episode selanjutnya ya😊


**Bersambung....."


Jangan lupa dukungannya ya reader berikan


Vote yang banyak


Like yang tiada henti


Komen yang selalu membangun


Koin seikhlasnya


Dari kalian semuanya yang selalu setia menunggu up terbaru dari aku**

__ADS_1


__ADS_2