MY LOVE STORY IS ALWAYS FOREVER Season2

MY LOVE STORY IS ALWAYS FOREVER Season2
MY LOVE STORY FOREVER ALWAYS season2 episode#67 " Bertemu lagi"


__ADS_3

Happy reading guys!"


"Heyy lepasin!"Seru Khardha ketika seseorang menarik tangannya.


Orang itu langsung melepaskan tangan Khardha yang di peganginya.Kemudian tersenyum manis hingga menampakkan barisan gigi putih nya.


"Siapa kamu?" Khardha menatap bingung kearah orang yang menarik tangannya tadi.


"Kamu lupa ya sama aku?"Tunjuk nya pada dirinya sendiri.


Khardha semakin bingung dibuat nya.Dia menatap wanita cantik dihadapan nya dari atas kebawah.Namun tetap saja dia tidak mengingat siapa orang yang terlihat sok kenal sok dekat didepan nya saat ini.Khardha pun menganggukkan kepalanya.


"Ya udah kita kenalan lagi! padahal dulu kita pernah ketemu & berkenalan juga loh!"Ujarnya kemudian menyebutkan namanya.


" Namaku Rika adiknya Riki cowok yang selalu bikin kamu merasa istimewa bila sedang bersamanya!" Rika berucap dengan tersenyum penuh arti.


Rika adiknya Riki yang dulu pernah ketemu di undangan pernikahan sahabat Riki.Batin Khardha.


" Kamu sama siapa kesini?"Khardha mengerutkan keningnya memandang kepada Rika.


"Aku sama kak Riki!" Ujarnya seraya menunjuk orang yang baru saja datang & ikut berdiri disamping nya.


"Riki!"Khardha sangat terkejut bertemu lagi saat ini dengan mantan nya.


"Apa kabar yank? Kok cuma sendiri? Suami lo mana?" Riki terlihat santai ketika menyapa Khardha dengan memasukkan kedua tangan nya ke saku celananya.


Sejak dipantai tadi aku sudah mengamatimu dari jauh yank,bahkan sejak pernikahan Dokter Wahyu & Dokter Selvi kemarin.Hanya kamu saja yang tidak menyadari keberadaan ku,mungkin karena kamu sudah melupakan aku, sehingga kamu begitu menikmati hidup dengan suamimu. Aku akan berusaha ikhlas yank,asalkan kamu bisa bahagia walaupun tidak denganku. Batin Riki berusaha menetralisir perasaannya.


Khardha terpaku menatap Riki yang terlihat biasa saja bertemu lagi dengannya.


"Heyy! Kok bengong? Nanti kesambet loh yank!" Riki melambaikan tangannya didepan wajah Khardha.


" Aku harap kamu jangan panggil aku dengan sebuah yank lagi Ki! Aku gak mau suamiku salah paham dengan pertemuan kita ini!" Pinta Khardha kemudian membalikkan badan nya untuk menjauh dari mantannya itu.


" Tunggu Khardha!"Rika Mengejar langkah Khardha & menghalanginya dari depan.


" Ada apa lagi?"Khardha mengerutkan keningnya menatap heran dengan apa yang dilakukan adik mantannya itu.


"Khardha asal lo tau aja ya,kak Riki itu gak bisa move on dari lo,di dinding kamarnya masih terpajang foto lo yang sebesar poster itu ,makanya sengaja gue ajak dia liburan kesini sekalian menghadiri pernikahan kakak sepupu gue,agar bisa ngelupain lo,eh gak taunya malah bertemu lagi sama lo disini!"Rika menatap sinis kearah Khardha dengan melipat tangan di dadanya.

__ADS_1


"Maafin aku Rika,aku juga gak tau kalau kalian ada disini!" Khardha memalingkan wajahnya kearah lain untuk menutupi kegundahan nya saat ini takut suaminya akan datang & salah paham.


Riki berjalan menghampiri Khardha & Rika yang sekarang jadi pusat perhatian orang-orang yang mulai berkerumun mendekati mereka.


"Sudah Rika jangan mencari keributan disini!"Riki menarik tangan adiknya kemudian meminta maaf kepada Khardha.


" Maafin adik gue yank! Gue juga minta maaf karena sudah mengganggu lo dengan pertemuan kita yang tidak di sengaja ini!"Ucapnya dengan menatap intens kearah Khardha yang masih terpaku di tempat nya.


"Ngapain sich kakak minta maaf sama dia! Seharusnya dia yang minta maaf sama kakak!Karena dia udah ninggalin kakak nikah dengan orang lain!"Teriak Rika tidak terima dengan perlakuan Riki yang menyeretnya keluar dari toko souvenir.


"Cukup Rika! Berhenti menjelek-jelekkan Khardha! Karena kamu tidak tau pasti alasan kenapa dia harus menikah dengan orang lain!"Riki terpaksa membentak adiknya agar berhenti berteriak dan mengeluarkan kata-kata yang buruk tentang mantan terindah nya itu.


*****


Dokter Hasan segera berjalan menghampiri istrinya seolah-olah dia baru datang dan tidak mengetahui kejadian tadi.Walaupun sebenarnya dia sudah memperhatikan dari jauh bagaimana reaksi istrinya ketika bertemu lagi dengan mantannya itu.Dan dia sangat bersyukur ternyata istrinya sangat menghargai pernikahannya & selalu menjaga hatinya untuk nya sekarang.


"Sayang sudah dapat apa yang kamu inginkan?" Mengusap kepala istrinya dengan lembut.


"Aku gak mood lagi sayang, kita kembali ke kamar aja ya, kepala ku pusing,udah ngantuk juga." Pinta Khardha dengan menatap sendu kearah suaminya.


Dokter Hasan menghela nafasnya kemudian menganggukkan kepalanya.Setelah berjalan kurang lebih tiga puluh menit mereka sampai di depan lobi penginapan. Ternyata mereka bertemu lagi dengan Riki & Rika yang duduk santai di sofa seraya memainkan handphone nya,disana juga ada Dokter Rasyid yang terlihat akrab dengan keduanya.


Kenapa istriku seperti memperhatikan mereka?"Batin Dokter Hasan dengan mengerutkan keningnya merasa ada yang dipikirkan istrinya.


Tiba-tiba dari belakang ada yang mengagetkan mereka berdua.


"Heyy bro kemana aja lo berdua? Enak bener lo ya habis kenyang langsung ninggalin kita!"Seru Dokter Wahyu dengan mencekal tangan pasangan suami istri itu.


"Lepasin tangan lo dari tangan istri gue!"Teriak Dokter Hasan tidak terima istrinya di pegang oleh orang lain walaupun itu sahabat nya sendiri.


Sehingga mengundang perhatian banyak orang di lobi itu tidak terkecuali Rika,Riki & Dokter Rasyid.


"Ok,sorry bro! Sekarang udah gue lepasin! Jangan ngegas gitu dong,santai aja kali!"Dokter Wahyu langsung merangkul bahu Dokter Hasan & menuntunnya duduk di sofa yang ada disana.Dokter Selvi juga melakukan hal yang sama kepada Khardha.


Suasana hening sejenak.Dokter Selvi memecah keheningan dengan mengajak bicara Rika & Riki adik sepupunya yang juga ada disana.


"Heyy kok pada diam?"Riki sama Rika kalian besok juga ikut pulang kan?" Dokter Selvi menatap kakak & adik itu bergantian.


"Iya kak,mamah sama papah juga sudah nelpon terus menyuruh kami segera pulang!"Sahut Rika tanpa mengalihkan pandangan nya dari layar hpnya.

__ADS_1


" Riki kata ayahku kemarin kamu sudah punya calon istri dan pernah kamu kenalin sama beliau, tapi kenapa sekarang kamu belum nikahin dia juga?"Menatap heran kearah Riki.


Deg


Jantung Riki seperti berhenti berdetak seketika mendengar pertanyaan yang di ajukan oleh Dokter Selvi kepada nya.


Khardha yang sedari tadi menghindar dari tatapan Riki kepada nya ikut menjadi serba salah.Dia akhirnya berinisiatif untuk pergi saja dari sana.


" Permisi ya aku sudah ngantuk mau kekamar duluan." Pamit Khardha menghindari suasana canggung yang dia rasakan.


"Aku juga pamit dulu mau menemani istriku,dia tidak bisa tidur kalau tidak ada aku disamping nya!" Dokter Hasan segera merangkul pinggang istrinya & membawa nya pergi dari hadapan mereka.


Dia sengaja mengatakan itu untuk menyadarkan Riki & Rasyid bahwa Khardha hanyalah milik nya sekarang.Sebab semenjak mereka duduk saling berhadapan Riki & Rasyid selalu mencuri pandang kepada istrinya.Dan semua itu benar-benar membuat nya merasa sangat muak,namun dia berusaha meredam emosi nya untuk menghindari pertengkaran yang pasti akan menyakiti hati istrinya.


Setelah sampai dikamar Khardha langsung masuk kamar mandi untuk membersihkan diri nya.Sedangkan Dokter Hasan langsung melepaskan kemeja nya melempar nya begitu saja kelantai untuk melampiaskan kekesalannya, dengan masih menggunakan celana panjang berwarna hitam & bertelanjang dada dia mengambil buku diary istrinya.Dari dalam tas obat-obatan yang selalu dibawa nya kemana saja.Untuk jaga-jaga siapa tahu penyakit istrinya kumat tiba-tiba. Dia dulu menemukan diary itu tanpa sengaja di dalam laci nakas kamar istrinya di rumah mertuanya. Dia menyandarkan punggung nya di kepala ranjang & mulai membacanya.Namun sesekali dia melirik kearah pintu kamar mandi,agar tetap waspada bila istrinya keluar secara tiba-tiba dari sana.



a


Ternyata istriku benar-benar banyak sekali mantan nya dulu,belum lagi yang tidak pernah


menyatakan cinta nya.Apa aku termasuk pria yang sangat beruntung bisa menikahi nya?Mungkinkah dia akan selalu setia kepadaku nanti nya? Kenapa perasaan ragu ku ini muncul secara tiba-tiba? Apakah karena aku terlalu cemburu atau karena aku yang sangat takut untuk kehilangannya?" Ya Allah semoga aku & istriku selalu istiqomah dalam membina keluarga yang sakinah mawaddah warahmah.Batin


"Ya muqollibal quluub tsabbit qolbi' alaa diinik" Artinya: Wahai engkau Zat yang dapat membolak balikan hatiku atas agama-Mu.


Semoga apapun yang terjadi tidak akan bisa menggoyahkan iman kita dengan mengamalkan doa ini.


Ceklek...bunyi pintu kamar mandi terbuka Khardha menatap heran dengan suaminya yang tidak memakai baju juga memegangi buku yang sangat di kenali nya.


"Kamu lagi ngapain sayang?" Khardha memicingkan matanya.


Dokter Hasan sangat terkejut mendengar teguran dari istrinya.Sebab dia tidak menyadari kehadirannya karena sangat asyik membaca diary istrinya itu.


Bersambung...


Kira-kira Khardha marah gak ya diary nya di baca suaminya?


Nantikan episode selanjutnya.

__ADS_1


Jangan lupa vote,like, komen, koin nya ya!


__ADS_2