
Happy reading guys!"
Setelah menempuh perjalanan yang biasanya memakan waktu tiga puluh menit, karena Dokter Hasan melajukan mobilnya dalam kecepatan tinggi hanya memerlukan waktu lima belas menit sudah sampai di depan rumah nya. Diapun segera membuka pintu pagar nya sendiri karena selalu membawa kunci cadangan nya, agar tidak merepotkan istrinya bila dia terpaksa harus pulang larut seperti sekarang ini.Sesudah membuka pintu pagar & memasukkan mobilnya ke garasi,dia pun membuka kunci pintu depan rumahnya,ketika masuk kedalam dia menemukan istrinya tertidur di sofa sambil memeluk boneka Doraemon nya. Dengan berjalan perlahan dia mendekat dan menghampiri istrinya kemudian berjongkok dihadapan nya, dia menyibakkan rambut yang menutupi wajah istrinya & menyisipkan ke telinganya juga mencium kening nya.
Maafkan aku sayang karena sudah membuat mu menunggu lama,hingga kamu ketiduran disini, lain kali aku akan mengabari kamu terlebih dahulu bila aku akan lembur seperti sekarang ini ,agar kamu tidak usah menunggu ku disini lagi,batinnya.
Setelah itu diapun menggendong istrinya menuju kamarnya dilantai dua,kemudian membaringkan tubuhnya diatas kasur ranjang king size mereka yang sekarang sprei sudah berganti dengan gambar karakter Doraemon.
Sekarang tidurlah yang nyenyak sayang, aku mau membersihkan diri dulu baru menemani mu,gumamnya dengan membelai rambut istrinya.
Dia pun segera melepaskan pakaian nya & menuju kamar mandi.Seusai mandi dia mengambil baju piyama nya kemudian merebahkan diri disamping istrinya dengan memiringkan tubuhnya dan mendekapnya,tidak terasa karena sangat lelah dengan segala aktivitas nya hari ini, diapun akhirnya terlelap dengan posisi seperti itu.
Namun saat waktu menunjukkan pukul 01:30 Khardha terbangun ketika merasakan perut nya sakit melilit,diapun segera bangun berlari menuju kamar mandi & mendudukkan dirinya diatas closed untuk pup,cukup lama dia berada disana sambil terus memuntahkan seisi perut nya,setelah selesai dia kembali berbaring diatas kasur nya, namun tiba-tiba dia merasakan mules lagi & lagi sampai akhirnya dia harus bolak-balik kamar mandi kemudian pingsan disana karena dehidrasi.
Dokter Hasan pun akhirnya terbangun ketika mendapati istrinya sudah tidak ada disamping lagi, dia langsung mencari istrinya dengan memanggil.
" Sayang kamu ada dimana sayang ?"Beranjak menuju kamar mandi karena mendengar gemercik air dari sana.
Tok...tok...tok...Dokter Hasan mengetuk pintu kamar mandi.
" Sayang apakah kamu ada didalam ?"Menempelkan telinga nya ke daun pintu.
Diapun kembali duduk di tepian ranjang nya, sembari menunggu istrinya keluar namun selang waktu hampir setengah jam tidak ada tanda-tanda istrinya akan keluar kamar mandi. Dia kembali beranjak menuju kamar mandi & mengetuknya.
Tok...tok...tok..." Sayang kenapa kamu lama banget di dalam ?" Aku udah kebelet pipis dari tadi,kamu ngapain aja didalam ?" Mulai meninggikan intonasi suara nya.
Karena tidak ada jawaban dari dalam dia pun mendobrak pintu kamar mandinya & menemukan istrinya tidak sadar kan diri dengan posisi duduk .
"Astagfirullah sayang, kenapa kamu bisa kayak gini." Menggendong istrinya keluar kemudian membaringkan tubuhnya kembali diatas kasur.
Dia segera masuk kamar mandi untuk menuntaskan hajad nya terlebih dulu,setelah selesai dia mengambil gaun tidur yang baru di dalam lemari untuk istrinya kemudian memakaikan baju nya.
__ADS_1
Sayang kenapa kamu bisa pingsan di kamar mandi ?" Gumamnya dengan mengusap kepala & mencium kening istrinya, kemudian beranjak untuk melaksanakan sholat sunnah tahajjud.
Dokter Hasan sengaja membiarkan istrinya terlelap cukup lama,hingga waktu menjelang subuh baru dia membangunkan nya.
" Sayang bangun sayang ." Membelai wajah istrinya.
Namun dia merasakan suhu tubuh istrinya meningkat.
Astagfirullah al azdim kamu demam sayang !"
Beranjak turun ke bawah mengambil wadah & mengisinya dengan air untuk mengompres istrinya. Setelah kembali keatas dengan segera dia meletakkan handuk kecil yang sudah di basahi di kening istrinya.
Jangan bikin aku khawatir sayang, kalau kamu sakit kayak gini,gimana aku bisa tenang meninggalkanmu saat aku bekerja,batinnya seraya menatap dengan intens wajah istrinya yang terlihat pucat .
Khardha terbangun ketika mendengar suara sayup-sayup kumandang azan subuh dari speaker mesjid di depan komplek perumahan,dia berusaha beranjak namun suaminya tidak mengizinkannya.
" Jangan memaksakan diri sayang, kamu sekarang lagi sakit,lebih baik sholat sambil berbaring saja ya." Menahan bahu istrinya agar tetap berbaring ditempat nya
" Sayang aku minta maaf ya ,tadi malam lupa memberi kabar bahwa aku ada operasi mendadak maka nya aku pulang telat,kamu gak marah kan sayang ?" Mengusap kepala istrinya dengan lembut & mengecup kening nya.
Khardha hanya mengerjapkan matanya karena masih sangat lemah untuk membuka suara nya.
" Kita sholat subuh berjamaah ya sayang, sebentar aku ambilkan mukena kamu. Beranjak mengambil peralatan sholat istrinya.
Sesudah selesai sholat berzikir & berdoa Dokter Hasan kembali menghampiri istrinya. Dia kembali memeriksa kondisinya dengan menempelkan stetoskop di dada istrinya,mencek tekanan darahnya dengan tensimeter,membuka matanya & mulut nya.
Kondisinya semakin lemah dan tidak stabil,aku harus secepatnya membawanya ke Rumah sakit, batinnya.
Dia segera berganti baju & menyiapkan keperluannya juga istrinya kemudian menggendong istrinya ala bridal style ke bawah menuju mobilnya, bi Tutik yang mau menyiapkan sarapan diatas meja pun menegurnya.
" Tuan kenapa dengan Nona ?" Apa yang terjadi dengan nya ?" Menatap dengan kening berkerut kearah majikannya.
__ADS_1
" Dia sakit aku harus secepatnya membawanya ke Rumah sakit bi." Kalau bibi mau ikut silahkan tapi kalau tidak juga tidak apa-apa." Ucapnya sambil berlalu menuju mobilnya.
" Saya nanti menyusul saja ya Tuan naik taksi, sekarang saya belum siap-siap, sekalian nanti saya bawakan makanan buat Tuan & Nona sebab saya sudah masak dari tadi." Ujarnya memberi alasan dengan mengikuti langkah Dokter Hasan dari belakang.
" Ya sudah terserah bibi saja ,tapi ingat kunci semua pintu sebelum pergi." Duduk di belakang kemudinya kemudian menghidupkan mesin mobilnya dan melajukan ke jalan raya menuju Rumah sakit, tidak lupa dia menghubungi Dokter Wahyu untuk mengontrol kondisi kandungan istrinya,karena sangat khawatir takut berpengaruh dengan janinnya saat sakit seperti ini.
Tut...tut...tut....panggilan langsung terhubung.
📱Dokter Hasan : Assalamualaikum bro,lo ada dimana sekarang ?" Menggunakan headset nya agar bisa fokus mengemudi.
📱Dokter Wahyu : " Waalaikumsalam wr....wb...gue masih di rumah , emang nya kenapa lo pagi-pagi gini udah nelpon gue?" Baru bangun tidur & masih mengumpulkan nyawanya.
📱Dokter Hasan : " Maaf gue udah bangunin lo pagi-pagi, gue cuma mau mengontrol kandungan istri gue,dia sekarang sakit kondisi nya lemah dan gue takut berpengaruh dengan kandungan nya." Melirik istrinya yang dibaringkan nya di kursi penumpang di sampingnya.
📱Dokter Wahyu :" Astagfirullah al azdim,istri lo sakit apa, kok bisa sampai begitu ?"Terduduk & terlonjak kaget langsung sadar sepenuhnya.
📱Dokter Hasan : " Dia demam, tekanan darahnya menurun,seperti nya dia juga dehidrasi mungkin tadi malam dia terkena diare,sebab dia gue temukan pingsan di kamar mandi." Mengusap wajahnya sendiri dengan satu tangannya.
📱Dokter Wahyu :" Lo udah bawa dia ke Rumah sakit kan ?" Mengambil handuknya untuk menuju kamar mandi.
📱Dokter Hasan :" Iya ini gue lagi di jalan menuju Rumah sakit." kembali fokus kejalanan karena kondisi jalan yang mulai ramai dengan lalu lalang kendaraan, yang berebut menuju tempat tujuan nya masing-masing.
📱Dokter Wahyu :" Ya udah, nanti kita ketemu di Rumah sakit, gue mau mandi & siap-siap dulu." Melangkah masuk kamar mandi.
Tutttttttttttt....panggilan terputus.
Kamu harus kuat sayang demi anak kita,batinnya dengan mengelus perut istrinya.
Bersambung..."
Mohon doa dan dukungan nya terus ya reader
__ADS_1
melalui Vote, like, komen,koin dari kalian yang selalu setia mengikuti up dariku,agar aku selalu semangat menulisnya, salam sayang selalu dari author Khardha love.