MY LOVE STORY IS ALWAYS FOREVER Season2

MY LOVE STORY IS ALWAYS FOREVER Season2
MY LOVE STORY FOREVER ALWAYS season2 episode #40 " MEDICAL CHECK UP"


__ADS_3

Happy reading !"


Keesokan hari nya sehabis sholat subuh Dokter Hasan menghampiri istrinya, yang duduk di tepi ranjang sambil memegangi perutnya."


" Sayang perut kamu kenapa ?"


*Duduk disamping istrinya & ikut mengelus perutnya


" Aku laper sayang !"


*Menoleh kepada suaminya


" Kamu mau sarapan apa sayang ?"


*Mengusap kepala nya


" Aku pengin makan nasi kuning sayang !"


*Menampilkan wajah imut nya


" Ya sudah siap-siap yuk !" Kita sekalian ke Rumah Sakit untuk Medical check up ya!"


*Tersenyum manis pada istrinya


" Buat apa kita Medical check up sayang ?"


*Mengerutkan kening nya


" Untuk minta rekomendasi biar kita bisa secepatnya balik ke Bjm !"


*Menggenggam tangan istrinya


" Berarti kita bakalan cepat pulang dong ?"


*Menatap suaminya intens


" Iya sayang,aku harus secepatnya ke Rumah Sakit LDN ,buat mengurus pemindahan tugas ku disana !"


*Tersenyum penuh arti


" Rumah Sakit LDN ?" Siapa nama pemilik Rumah Sakitnya sayang ?"


*Mengangkat satu alisnya


"Profesor Dokter Johansyah sayang !"Memang nya kenapa ?"


*Menatap istrinya heran


" Seperti nya dia kakak sepupu aku dech sayang !"


*Menopang wajah nya dengan satu tangan


" Kok sepertinya ?" Memang nya kamu gak pernah ketemu dengan nya ?"


*Ikut menopang wajah nya sambil menatap wajah cantik istrinya


" Iya sayang, aku cuma tau namanya aja, tapi gak pernah ketemu sebelum nya dengan dia!"


*Tersenyum menatap suaminya yang mengikuti tingkah nya


" Kamu sendiri tau dia punya Rumah sakit dari siapa sayang ?"


*Mendekat kan wajah nya ke muka istrinya


" Oh itu,begini ceritanya sayang!" Almarhum bapak aku itu pernah melakukan operasi prostat & batu ginjal disana tapi gak di bolehkan bayar oleh pemiliknya alias gratis, sebab yang punya Rumah sakit itu keponakan beliau, anak dari saudara tiri beliau."


" Saudara tiri ?" Memang nya kakek punya istri yang lain selain nek Wan ?"


*Berbaring di pangkuan istrinya


" Iya nek Wan istri kedua dari kakek Thai Lan Choi ,jadi bapak itu anak ketiga kakek ,walaupun pertama menurut semua orang, karena nek Wan lebih dikenal daripada nenek Nainai istri pertama kakek !"


*Mengusap kepala suaminya


" Oh gitu ceritanya, pantesan istriku ini cantik kayak orang china !"


*Bangun & mencium pipi istrinya


" Kamu juga mirip orang korea sayang !"


*Mencium bibir suaminya sekilas


Namun Dokter Hasan malah menarik tengkuk istrinya untuk memperdalam ciumannya & ******* bibir istrinya dengan penuh gairah sampai hampir kehabisan nafas barulah dia melepaskan nya."


" Nanti kita kesiangan sayang!"Kenapa ciuman kamu sangat menuntut lebih sich ?"


*Menatap suaminya dengan kening berkerut


" Aku rindu banget pengin bercinta dengan kamu sayang !"


*Membawa istrinya kedalam pelukan nya


" Iya tapi kita kan mau jalan sayang,nanti kita kesiangan loh !"


*Mendongakkan wajah nya menatap wajah suaminya


" Iya dech,tapi malam ini boleh ya ?"


*Melepaskan pelukan nya & menangkup pipi istrinya


" Aku gak bisa janji sayang, aku masih takut


dengan kandungan ku yang masih lemah !"


*Menatap sendu kepada suaminya


" Ya sudah kalau itu alasan nya, aku juga gak mau menyakiti kamu & anak kita sayang !"


*Kembali mendekapnya


" Maafin aku ya sayang, aku juga sebenarnya rindu banget dengan sentuhan kamu !"


*Membenamkan kepala nya di dada bidang suaminya

__ADS_1


" Gak papa sayang,aku bisa tahan kok,yang penting kamu jangan menggoda aku ya !


*Menciumi puncak kepala istrinya


" Aku kan gak bermaksud menggoda kamu sayang, cuma kamu nya aja yang sering tergoda kalau liat aku !"


*Memajukan bibir nya kedepan,tidak terima atas tuduhan suaminya


" Iya aku akui,kamu memang selalu membuat aku bergairah sayang !"


*Semakin mengeratkan pelukan nya


" Udah ah,kalau membahas ini terus kapan kita berangkat nya !"


**Melepaskan diri dari pelukan suaminya,kemudian beranjak menuju lemari bajunya."


Khardha pun memilih baju berwarna merah*


" Aku pakai baju ini aja ya sayang ?"


*Meminta pendapat suaminya



" Terserah kamu aja sayang ,yang penting kamu nyaman memakai nya & gak usah dandan terlalu cantik," nanti banyak yang melirik kamu,"karena aku gak suka itu, "kamu hanya boleh tampil cantik di hadapan aku."


"Iya dech suamiku sayang, kalau begitu kamu pakai baju merah juga ya, biar kita couple sayang!"


"Mengambilkan baju untuk suaminya


" Ok,sayang !"


* Memakai nya dengan tersenyum



Setelah berpakaian & bersiap-siap


suami istri itu pun keluar kamar untuk berpamitan dengan ibu,kakaknya,Merlin juga adiknya,yang duduk di meja makan sambil memakan sarapan mereka."


" Kalian mau kemana,"pagi-pagi sudah rapi aja?"


*Menatap mereka berdua dari atas kebawah


" Kami mau mengurus surat keterangan kesehatan buat pulang ke Bjm bu !"


*Jawab Khardha sambil mencium punggung tangan ibunya


" Memang nya,kapan kalian mau balik ke Bjm?"


*Menatap anak menantunya dengan sedih


" Inshaallah besok lusa bu !" Sebab saya harus bekerja di Rumah Sakit lagi ,kami kan juga sudah hampir satu bulan disini, jadi kami harap ibu bisa ikhlas melepaskan kami ya !"


*Mencium punggung tangan mertuanya


" Ya sudah ,berangkat sana gih,nanti kalian berdua kesiangan!"


" Kalian gak mau sarapan dulu ?"


*Menatap adiknya dengan kening berkerut


" Nanti kami sarapan di jalan aja kak !"


*Tersenyum sambil cipika cipiki


"Assalamualaikum..."


"Waalaikumsalam wr...wb..."


Mereka pun berangkat menggunakan mobil Nissan Juke warna merah Dokter Hasan,menyusuri jalanan kampung yang belum terlalu ramai menuju ibukota kabupaten, namun tiba-tiba saat sudah hampir sampai ke Rumah Sakit Khardha merasakan mual yang tidak bisa di tahan nya lagi, dia pun menepuk lengan suaminya agar menghentikan laju mobilnya,'' kemudian bergegas keluar dari mobil tanpa menunggu suaminya turun membukakan pintu mobilnya."


Hoek...Hoek..."


Dokter Hasan pun dengan sigap turun memijit pelan tengkuk istrinya."


" Sayang kamu gak papa kan," kalau kita teruskan perjalanan nya ?"


Khardha pun mengangguk setelah mengeluarkan seisi perut nya di tepi jalan di bawah pohon akasia yang rindang, didepannya terhampar sawah yang menghijau seluas mata memandang,dan disana juga ada bendungan yang mengalir cukup deras untuk pengairan sawah-sawah disekitarnya."


" Sayang pemandangan disini sangat indah ya!''


*Menatap istrinya dengan tersenyum manis seraya membukakan pintu mobilnya


Khardha pun menanggapi nya hanya dengan senyuman manisnya, sembari duduk di kursi penumpang dengan menyandarkan kepalanya ,yang mulai berdenyut-denyut lagi dari sehabis sholat subuh tadi ,cuma di paksa nya aja untuk ikut suaminya, agar semua urusan cepat selesai."


Karena dia tidak ingin membuat suaminya selalu khawatir & kembali mengurungkan niat nya, untuk pulang kembali ke Bjm,sebenarnya dia juga sudah tau alasan kenapa suaminya harus risign di Rumah Sakit yang dulu."


Sebab dia memang mempunyai indera keenam yang banyak orang tidak mengetahui nya, sehingga bisa membaca pikiran orang lain & melihat alam ghaib serta makhluk astral yang kadang menampakkan wujud nya di hadapan nya."


" Seandainya hari ini kita tidak ada urusan, aku pasti ajak kamu jalan-jalan sayang!"


*Memasang kan sabuk pengaman istrinya


" Kamu baik-baik aja kan sayang?"


*Menyentuh kening & leher istrinya yang tampak pucat


Khardha kembali hanya mengangguk kan kepala nya, sambil memejamkan matanya, karena malas melihat makhluk astral ,yang tiba-tiba menyeringai di hadapan nya, namun dia membatin untuk mengusir makhluk itu."


"*Kamu jangan coba-coba mengganggu kami,karena kamu pasti akan menyesal berurusan dengan ku !"


"Aku tidak takut dengan mu manusia, aku hanya menginginkan bayimu !"


" Kamu tidak berhak dengan anak ku, dan aku tidak akan pernah memberikan nya kepada mu!"


" Aku akan mengambilnya dengan paksa!"


" Jangan harap kamu bisa!"


Akhirnya Khardha pun mulai bergelut dengan makhluk itu ,dengan di bantu oleh nenek moyang nya yang selalu siap melindungi cucu buyut nya, bila dalam keadaan seperti ini*."


Sedangkan Dokter Hasan sendiri hanya mengira istri nya tertidur ,seraya memegangi perutnya,sambil terus fokus mengemudikan mobilnya."

__ADS_1


Khardha terlihat mengeluarkan keringat di seluruh tubuh nya, untuk mempertahankan anak yang dikandungnya,namun makhluk itu tetap bersikeras berusaha mengambilnya, Khardha pun segera membacakan ayat suci Alquran, untuk mengakhiri perjuangan nya, yang benar-benar sudah membuat nya, kehilangan tenaga lahir batin," akhirnya makhluk itu pun hilang lenyap begitu saja, setelah mendengar ayat-ayat Allah."


Makhluk tak kasat mata itu memang tidak takut bila di lawan dengan kekerasan, namun dia akan lari terbirit-birit bila sudah di bacakan ayat-ayat suci Alquran tentang kekuasaan Allah swt."


Setelah sampai di area parkiran Rumah Sakit,


dan memarkir mobilnya dengan benar, Dokter Hasan membangunkan istrinya."


" Sayang,bangun sayang,kita langsung ke bagian lab dulu baru sarapan ya," karena kalau kita melakukan medical check up


tidak boleh makan & minum air yang berwarna dulu selama 8 sampai 10 jam sayang !"


*Mengusap lembut kepala istrinya & mengambil tisu untuk mengelap keringat di wajahnya


Namun Khardha masih terlihat lemas dengan wajah pucat nya, kemudian membuka mata nya."


" Iya sayang !"


*Tersenyum menatap wajah tampan suaminya yang sangat dekat dengan nya


" Kamu baik-baik aja kan sayang ?"


*Membukakan sabuk pengaman istrinya


" Iya aku gak papa kok !'


*Membelai wajah suaminya


" Tapi kenapa kamu banyak mengeluarkan keringat seperti habis olahraga aja dech sayang !"


*Tersenyum sambil mengelap keringat istrinya lagi


" Iya tadi aku olahraga buat mempertahankan anak kita sayang,oops !"


* menutupi mulut nya


*K*hardha keceplosan dengan omongan nya sendiri, sehingga membuat tanda tanya di otak suaminya


" Maksudnya ?"


*Menatap istrinya dengan kening berkerut


" Eh,gak papa sayang, aku cuma salah ngomong aja tadi,maksud aku anak kita pengin cepat pulang ke Bjm kerumah papah nya,biar papah gak usah menahan hasrat nya lebih lama lagi !"


**Tersenyum semanis mungkin agar suaminya tidak bertanya lagi & be*rusaha mengelabui suaminya agar tidak menanyakan hal yang barusan di ucapkannya."


" Beneran nich seperti itu ?


*Menaik turunkan alisnya nya


" Iya papah sayang !"


*Menirukan suara anak kecil


" Anak kita apa mamah nya yang pengin ?"


**Berbisik di telinga istrinya dengan suara yang menggoda & sengaja meniupnya


Khardha pun menggigit bibir nya saat merasa kan hembusan nafas suaminya yang membuat nya merinding*."


Senjata makan tuan." batinnya


" Udah ah sayang,lupain aja !" Ayo kita turun."


*Berusaha membuka pintu mobil sendiri namun masih terkunci


" Iya sayang,tapi aku tagih nanti ya !"


* Tersenyum penuh kemenangan kemudian


turun & membukakan pintu mobil untuk istrinya."


Mereka pun masuk ke bagian pendaftaran untuk medical check up.Sesudah antri & masuk keruangan laboratorium Rumah Sakit, mereka melakukan serangkaian test medis yang di bantu oleh petugas & hasilnya akan di dapat kan nanti sore."


Setelah selesai mereka pun menuju kantin Rumah Sakit & memesan nasi kuning juga teh hangat sesuai keinginan Khardha."


" Sudah kenyang sayang, mau nambah lagi ?"


*menatap istrinya dengan tersenyum melihat nya makan dengan lahapnya


" Gak usah sayang aku udah gak sanggup lagi!"


* Menggelengkan kepalanya


" Ya udah kalau begitu kita pulang yuk,tapi nanti di jalan kita singgah keklinik Dokter Selvi ya buat memeriksa kandungan kamu !"


*Meraih tangan istrinya & menggandengnya


menuju parkiran mobil


" Iya sayang,terserah kamu aja !"


"Tersenyum penuh arti


**Bersambung..."


Maaf** aku telat up ya guys, kemarin lagi sibuk dengan dunia nyata ku."


Kalian tetap setia kan menunggu up terbaru dari aku,tapi jangan lupa dukungannya ya!"


Dengan :


Vote yang banyak


like yang tiada henti


komen yang membangun


koin seikhlas nya


Semoga selalu jadi bacaan favorit kalian ya!"


Salam sayang dari author Khardha Love 😘

__ADS_1


__ADS_2