
Happy reading guys!"
Ketika kekasih halal yang dimabuk cinta itu masih menikmati indahnya sunset di senja hari,tiba-tiba datang seseorang yang dengan keusilan dan kekonyolannya menyergap mereka, dengan menutup kepala keduanya menggunakan sarung pantai, berwarna pink dengan motip pohon kelapa yang melambai.
Orang itu langsung mendorong dengan kuat
pasangan suami istri itu ke laut yang airnya sudah mulai naik alias pasang.Tiba-tiba ada gelombang laut yang langsung menggulung tubuh keduanya.
" Beb apa yang kamu lakukan? Coba kamu lihat seperti nya Khardha tidak bisa berenang!Cepat tolong dia!" Dokter Selvi tidak habis pikir dengan kekonyolan suaminya yang pasti membahayakan orang lain.
" Iya beb,aku minta maaf! Itu Dokter Hasan sudah bisa menyelamatkan istrinya sendiri!" Tunjuknya ketika melihat Dokter Hasan yang menggendong istrinya sendiri ke arah mereka menuju gazebo tepi pantai itu.
"Gimana keadaan Khardha? Dia gak papa kan?" Dokter Wahyu merasa sangat bersalah dengan tindakan konyol nya.
Dokter Hasan dengan kondisi basah kuyupnya tidak memperdulikan ucapan sahabat nya itu, dia hanya berusaha fokus memberi pertolongan CPR kepada istrinya dengan menekan dadanya & memberikan nafas buatan untuknya.Setelah beberapa kali mengulangi semua itu, barulah Khardha sadar kemudian memuntahkan air yang masuk ke paru-parunya.
" Syukurlah sayang kamu sudah sadar!"Dokter Hasan langsung merengkuh tubuh istrinya.
"Maafin gue bro! Gue gak bermaksud mencelakai lo berdua! Tadinya gue cuma mau bercanda tapi akhirnya malah seperti ini! Gue nyesel banget bro!" Dokter Wahyu ikut memeluk punggung Dokter Hasan dari belakang.
"Bercanda lo gak lucu tau! Jauh-jauh dech lo sana! Risih gue di peluk sama lo!" Dokter Hasan masih tidak bisa menerima maaf dari sahabatnya itu.
" Sayang aku mohon maafin Dokter Wahyu ya! Dia kan sahabat kamu, aku gak mau kalian bermusuhan hanya gara-gara aku!" Pinta Khardha dengan menggenggam tangan suaminya.
" Iya Dokter Hasan aku juga minta maaf atas nama suamiku! Dokter Selvi menepuk pundak Dokter Hasan.
" Bro lo gak mau maafin gue? Gue janji gak ngulangin lagi! Suer dech!" Dokter Wahyu mengangkat tangan nya di depan Dokter Hasan.
" Gue bakal maafin lo tapi ada syaratnya!"Dokter Hasan menarik kerah baju Dokter Wahyu dari belakang bagaikan menarik telinga kucing.
Dengan terpaksa Dokter Wahyu mengikuti nya bagai hewan peliharaan yang harus patuh kepada majikannya.Kemudian dia mengajak Dokter Wahyu ketempat yang agak sepi untuk merencanakan sesuatu.
" Ok! Nanti bakal gue atur & siapkan semuanya malam ini juga!"Dokter Wahyu menepuk bahu Dokter Hasan dengan tersenyum penuh arti
" Gak usah malam ini,malam terakhir aja! Ketika kita semua mau pulang dari tempat ini!"Pinta Dokter Hasan sebagai syarat permintaan maaf diterima.
Mereka berdua pun kembali menghampiri istri mereka masing-masing & berjalan beriringan menuju penginapan.
__ADS_1
" Aku gendong lagi ya sayang kaki kamu kan masih sakit!" Dokter Hasan menatap istrinya yang berjalan sambil menahan sakit & wajah yang masih pucat karena tenggelam tadi.
" Gak usah sayang aku gak papa kok!" Ucap Khardha sembari berusaha berjalan tegap,namun itu malah menambah perih di jari kakinya, hingga kembali berdarah.
" Gak usah memaksakan diri sayang!"Dokter Hasan langsung menggendong istrinya ala bridal style, di depan semua orang yang ada di lobi menuju kamar tempat mereka menginap.
Khardha hanya bisa menahan malu atas perlakuan suaminya dengan menyembunyikan wajah nya di dada bidangnya.
" Wah kamu liat tuh,Dokter Hasan so sweet banget ya!" Dokter Selvi merasa iri melihat pasangan suami istri yang selalu romantis itu.
" Kamu juga mau kayak gitu beb?" Dokter Wahyu mengedipkan satu matanya, kemudian menggendong tubuh istrinya menuju kamar mereka yang tinggal beberapa langkah lagi.
*****
Setelah sampai di dalam kamar Dokter Hasan langsung mengajak istrinya mandi di dalam bathtub yang sudah di isi nya terlebih dulu dengan air hangat dan cairan sabun aroma terapi.
"Sayang kita berendam dulu sebentar ya!"Pintanya sembari menggendong kembali istrinya yang duduk disofa yang ada di kamar itu.
Khardha hanya menganggukkan kepalanya & tersenyum manis dengan mengalungkan tangannya di leher suaminya.
Setelah masuk dalam kamar mandi & melucuti pakaian mereka satu-persatu, Dokter Hasan duduk dibelakang istrinya dengan memijat ********nya.
" Kamu gak capek sayang?Kita kan sudah melakukan nya tadi siang!" Khardha menolehkan kepalanya kearah suaminya.
" Aku gak pernah capek untuk menyentuh kamu sayang,karena itu selalu membuatku bahagia!"Bisiknya dengan menggigit kecil telinga istrinya.
" Tapi aku yang capek sayang, lemes juga kamu tau kan aku tadi habis tenggelam?"Kesal Khardha kemudian beranjak menuju shower untuk membersihkan diri nya.
Dokter Hasan mengekornya dengan memeluk pinggang istrinya dari belakang.Dibawah guyuran air shower Khardha hanya diam seribu bahasa.Merasa diacuhkan istrinya Dokter Hasan pun akhirnya meminta maaf.
" Sayang maafin aku ya,aku cuma ingin bercanda dengan kamu sayang,masa kayak gitu aja marah sich?" Membalikkan badan istrinya agar menghadap ke arah nya.
" Aku gak marah sama kamu sayang, aku cuma bingung aja harus bagaimana menanggapi semua keinginan kamu walaupun itu cuma bercanda."Khardha memejamkan matanya menghindari tatapan suaminya.
"Aku minta maaf sayang, gak seharusnya aku becanda dalam kondisi kamu yang masih lemah setelah kejadian tadi,lebih baik kita mandi sampai bersih dulu,habis ini baru kita sholat terus makan malam,lalu bobo!" Dokter Hasan menggelitik istrinya agar mau tersenyum lagi.
*****
__ADS_1
Di kamar pengantin baru.
Setelah melakukan kegiatan yang selalu di lakukan pengantin baru bila berdua di kamar,Dokter Selvi kembali mengajak suaminya bercengkrama.
" Beb kamu curiga gak sich dengan Rasyid ketika menatap Khardha kemarin?" Mengelusi pipi suaminya dengan lembut.
" Maksud kamu apa sich beb? Aku gak ngerti?"Dokter Wahyu mengerutkan keningnya.
" Kayak nya Khardha dech cinta pertama nya Rasyid! Aku liat caranya menatap Khardha beda banget loh!" Menatap serius pada suaminya.
" Mungkin juga sich! Soalnya dia langsung kelihatan marah waktu Dokter Hasan memperlakukan istrinya dengan mesra dihadapan kita." Memainkan jarinya di wajah istrinya.
" Jadi menurut kamu kita harus ngapain untuk membantu Rasyid supaya gak jones & galon lagi?" Meminta pendapat suaminya.
" Gimana kalau kita jodohkan dengan Dokter Jasmine! Aku perhatikan kayak nya mereka cocok dech beb!" Dokter Wahyu membayangkan sesuatu yang konyol lagi.
" Dokter Jasmine? Siapa dia?" Dokter Selvi mulai curiga dengan tingkah suaminya.
" Dia itu Dokter yang cantik,kulitnya putih, rambutnya pirang,bibir nya sensual,bodynya aduhai, tapi..."Dokter Wahyu sengaja tidak melanjutkan kata-katanya karena melihat ekspresi istrinya yang sudah menatapnya dengan tajam.
" Tapi apa?"Dokter Selvi mendengus kesal.
Dokter Wahyu malah tertawa melihat istrinya kesal kepada nya yang memuji wanita lain,padahal dia ingin meneruskan ucapan nya.
" Gak lucu tau! Kamu selalu aja becanda disaat yang gak tepat!" Ketus Dokter Selvi kemudian beranjak kekamar mandi & menutup pintu dengan kuat.
Dokter Wahyu langsung mengejar istrinya & mengetuk pintu kamar mandi.
" Beb maafin aku ya! Jangan marah dong Beb!Masa pengantin baru kayak kita harus marahan sich,gak asyik dong Beb!" Dokter Wahyu berusaha membujuk istrinya.
Niat cuma bercanda tapi akhirnya menjadi petaka,jadi hati-hatilah dengan yang namanya
bercanda harus tahu situasi dan kondisi juga.
Iya gak reader?
Assalamualaikum,maaf ya semuanya aku sering telat up,sebab aku lagi sibuk merevisi " MY LOVE STORY FOREVER ALWAYS season1"
__ADS_1
Agar secepatnya bisa dapat kontrak dari NT
Tapi jangan pernah bosan memberikan dukungannya ya melalui vote yang banyak, like yang tiada henti, komen yang membangun, koin seikhlasnya bila berkenan.