
Adrian kesal campur khawatir dengan sikap Diana yang terlihat plin plan, memang Adrian sadar Diana belum lama habis patah hati terkhianati cinta nya oleh kekasihnya. yang parah nya lagi pria yang menyakiti nya itu adalah adik lelaki nya sendiri yaitu Reno.
jadi dia harus benar-benar bersabar agar hati dan perasaan Diana hanya tertuju hanya untuk diri Adrian seorang.
Orang tua Adrian sore itu langsung pamit pulang ke Magelang.sedangkan Adrian yang tadi nya di suruh menginap satu malam oleh keluarga Diana dengan alasan biar mengenal lebih dekat.tapi Adrian menolak dengan alasan dia ada urusan pekerjaan dengan teman nya yang ada di Surabaya. padahal bukan itu yang menjadi alasan Adrian menolak untuk tinggal semalam di kediaman keluarga Bagas Suryadipa. alasan nya karena dia merasa risih saja dan tidak merasa leluasa.
Adrian lebih memilih mencari hotel bintang lima yang berada di kota itu yang tidak jauh dari kediaman keluarga Bagas Suryadipa. agar dia bisa bertemu Diana di luar.
...pinter juga akal si babang Adrian.....
****
" apa?! papah dan mamah pergi ke Surabaya untuk menjodohkan kak Adrian dengan anak gadis sahabat papah yang bernama Diana Rahaniayu?" Reno terkejut dengan apa yang di dengar nya dari kedua orang tua itu kalau kakak nya Adrian di jodohkan dengan Diana yang ternyata anak dari sahabat papah Rudi.
" iya, kenapa apa kamu tidak setuju ha?!" ucap papah Rudi merasa heran dengan anak bungsu nya itu yang terlihat gusar mendengar perjodohan kakak nya Adrian dengan Diana.
" kenapa harus dengan gadis itu pah?" wajah Reno menatap melas
" why not? Diana itu gadis yang baik dan tentunya dari keluarga yang baik dan sudah papah kenal, bukan nya kamu Sudah bertunangan dengan Jessica? kenapa kamu ini ?"
" apakah kak Adrian setuju dengan perjodohan ini pah?" Reno merasa penasaran.
" tentu saja kakak mu itu menyetujui perjodohan kali ini,, dan papah juga tidak menyangka respon kakak mu itu, seperti nya juga kakak mu sudah mengenal gadis itu dan menyukainya" ucap papah Rudi bahagia karena kali ini Adrian setuju dengan perjodohan ini bahkan terlihat sudah mengenal dan menyukai anak gadis sahabat nya itu.
Reno terduduk lemas dengan kedua tangannya meremas rambut nya. dadanya nya merasa sesak. kenapa harus dengan kak Adrian? kenapa harus dengan Diana?
ada perasaan tidak rela kalau Diana harus bersama dengan kakak nya Adrian.
__ADS_1
" dan Minggu depan papah akan kembali ke Surabaya untuk menentukan hari baik pernikahan kakak mu Adrian"
Reno tambah kaget mendengar ucapan papah Rudi.
" menikah? secepat itu pah?" ucap Reno dengan wajah kusut .
" iya papah tidak mau lama lama menunda kesendirian kakak mu yang usianya sudah cukup untuk mempunyai seorang istri dan memberikan cucu pada keluarga Abimanyu ini, tambah biar gak kelayaban jauh lagi,, karena kalau kakak mu itu sudah ada istri hidup nya akan teratur karena ada yang mengawasi nya!" ucap papah Rudi mengingat tingkah putra sulungnya itu yang gak betah menetap di satu tempat saja, dengan hobby fotografi nya.
" mau kemana kamu?" tanya papah Rudi melihat Reno bangkit dari duduknya berjalan keluar dari tempat kerja papah Rudi.
" kekamar istirahat!,, kepala ku pening rasanya!" dengan langkah gontai Reno melangkah menuju kamar nya yang berada di lantai dua .
" Reno? kenapa kamu kok wajah mu kelihatan kacau begitu?" sapa mamah Eva menatap Reno dengan kedua alisnya bertaut, berpapasan dengan putra bungsunya itu di ruang tengah rumah nya dengan wajah kusut.
" ah tidak apa-apa kok,, memang nya kenapa dengan ku? sudah ya mam, Reno mau ke kamar dulu mau istirahat" ucap Reno tersenyum agar terlihat baik-baik saja.walaupun tersenyum paksa.
" iya mamahku sayang... Reno baik baik saja!" ucap Reno lagi dengan semangat meyakinkan mamahnya.
lalu pria tegap nan tampan itu berlalu dari hadapan mamahnya yang masih dengan wajah nya yang penuh rasa khawatir menatap punggung putra bungsunya itu berlalu dari hadapan nya. karena sebagai mamah nya eva bisa merasakan kegelisahan pada diri putra nya itu.
di dalam kamar Reno.
" aku harus menemui Diana di Surabaya" gumam Reno yang sedang merebahkan tubuhnya di atas ranjang nya. " kenapa aku jadi begini? kenapa rasanya aku tidak rela Diana di miliki oleh lelaki lain dan sialnya dia kakak lelaki ku! ah sial, sial!!" Reno bicara sendiri tangan kekar itu meninju bantal yang ada di samping nya berkali-kali, melampiaskan emosi nya.
duh bang sakit bantal nya di tinjuin...
***
__ADS_1
pagi pagi sekali Reno sudah rapi dan menenteng sebuah tas lumayan besar isi beberapa helai baju.Reno benar benar mewujudkan niat nya untuk pergi ke Surabaya menemui Diana yang sedang berada di sana di rumah keluarga nya. Reno turun dari lantai atas menuruni undakan anak tangga menuju meja makan untuk sarapan, di situ sudah ada mamah Eva yang sedang menyiapkan sarapan untuk papah Rudi.
" kamu pagi pagi begini sudah rapih mau kemana Ren?" ucap mamah Eva menatap heran Reno yang terlihat Rapih dan siap untuk pergi karena mamah Eva juga tatapan nya tertuju ke tas yang berada di atas kursi makan yang berada di samping Reno. dan di pastikan isinya adalah pakaian.
sedangkan Reno terlihat cuek dan tetap melahap sarapan pagi nya tanpa memperdulikan tatapan heran mamah Eva.
" kamu mau pergi kemana Ren? seperti nya mau berpergian jauh?" selidik mamah Eva.
" iya mam,, Reno ada temu klien di Surabaya "
" oh ya,,jauh sekali? lama seperti nya!" ucap mamah Eva santai tapi penuh selidik alias kepo berat....
" ya seperti nya begitu,, Reno beberapa hari di sana di Surabaya, Karena seperti nya klien Reno yang satu ini kasus nya bikin menguras energi" sahut Reno santai dan memang Reno berusaha bersikap biasa agar mamahnya itu tidak kepo berlanjut.
Reno pun bangkit dari duduknya setelah menuntaskan sarapan pagi nya.
" baik lah mam Reno berangkat dulu ya" lalu Reno meraih tangan mamah Eva dan mencium punggung tangan mamahnya dengan penuh hormat.
" hati hati di jalan nak,, semoga kamu bisa menghadapi klien mu itu dengan baik dan menyelesaikan pekerjaan mu dengan baik pula" ucap mamah Eva memberikan semangat serta Restu kepada putra bungsunya itu.
Reno terpaksa harus berbohong ke pada mamanya walaupun sebagian dia tidak berbohong, karena benar dia akan pergi ke Surabaya tapi bukan untuk menemui klien tapi Reno akan menemui Diana, mantan nya yang sebentar lagi akan berganti statusnya naik tingkat sebagai kakak ipar nya. sungguh di luar dugaan dan itu membuat nya tambah kacau,, karena sebenarnya dia punya sebuah Rencana untuk dirinya dan mantan nya itu. dia ingin kembali bersama Diana. karena sejujurnya dia tidak bisa lepas dari Diana walaupun sudah mengorbankan apa saja untuk melepaskan cinta nya bersama Diana. dan ternyata itu membuat nya tersiksa.
"
"
" T B C.
__ADS_1