
"aku mencintainya mam,,rasa cinta ini ternyata belum terhapus dari hati ku" ucap Reno lirih menatap nanar mamah Eva.
Eva terdiam,dia sudah tidak terkejut lagi.Eva sudah mengetahui dari maya Adiknya mamah Eva bahwa Diana adalah mantan kekasih putra bungsunya . mendengar pengakuan Reno yang telah menjalin hubungan dengan Diana.
"kenapa kamu tidak kasih tau ke mamah kamu punya hubungan dengan Diana Reno"
"itulah salah ku mam,, yang membuat aku menyesal Sekarang"
"kenapa?" tanya mamah Eva penasaran
"karena Diana yang meminta nya, dan dengan bodohnya aku menuruti keinginan nya agar hubungan ini tidak di ketahui oleh kedua belah pihak"
"kenapa Reno!"kembali Eva bertanya
Reno terdiam sesaat dia tertunduk, dan pria tampan itu mengangkat wajahnya, menatap mamah Eva, pria tampan yang wajahnya sudah babak belur akibat di hajar habis habisan oleh papah Rudi itu pun tertawa getir.
sedangkan Eva menatap wajah putra bungsunya itu dengan tatapan sendu, sebagai seorang ibu dia bisa merasakan penderitaan yang sedang di rasakan putra bungsunya itu.
"karena Diana tidak mau menikah muda mam,, dia masih ingin menyelesaikan kuliah terlebih dahulu dan masih ingin hidup mandiri karena kalau kedua orang tua nya mengetahui Diana punya seorang kekasih,pasti mereka menyuruh Diana untuk segera menikah dan itu yang mereka inginkan pada Diana.. mempunyai seorang suami yang bertanggung jawab atas dirinya sepenuhnya. dan Diana tidak menyukai pandangan orang tua nya itu. dan Aku menyetujui Nya karena buat ku itu tidak masalah.. asal kami selalu bersama"
"tapi bukankah setelah menikah Diana masih bisa kuliah benar kan?!"
"menurut Diana itu melelahkan.. kuliah sambil mengurus suami, sekaligus mengurus rumah tangganya,Diana ingin fokus dengan kuliah nya sampai selesai, baru setelah nya dia mau menuruti keinginan kedua orang tua nya untuk menikah"
"lalu kenapa kamu bisa putus dengan Diana Reno..." mamah Eva tambah penasaran dengan hubungan Reno dengan Diana.
__ADS_1
"karena aku mengkhianati nya'lirih Reno tersenyum getir tercipta di wajah nya.
"apa!! kenapa bisa?! bukan kah kamu mencintai nya Reno.. lihat sekarang diri mu?!" Eva menatap tajam Reno rasanya dirinya di buat pusing dengan cerita cinta putra bungsunya yang sangat rumit itu.
"aku mengkhianati cinta nya hanya demi karier dan ambisi ku mam,, Aku ingin membuktikan kepada mamah dan papah bahwa aku bisa berdiri sendiri dengan apa yang aku pilih untuk masa depan ku, tanpa harus bergantung pada harta orang tua!"
hati mamah Eva berdenyut perih mendengar ucapan anak bungsu nya itu.
"tapi nak.. harta orang tua mu ini memang di cari untuk di miliki anak anak nya.. untuk masa depan anak anak nya..kau tahu itu" eva menatap rapuh Reno,mata tua itu berkaca-kaca.tanganya yang sudah terlihat menua membelai lembut wajah tampan nan kokoh milik Reno putranya.
"maafkan Reno mam.. Aku terlalu serakah,,tapi apa aku tidak berhak memperbaiki dan ingin memulai nya lagi dari awal?!" Reno meraih kedua tangan mamah nya.
"maksud mu?" tanya Eva
"Reno!!" ucap Eva sedikit teriak. Eva langsung melepaskan tangan nya dari genggaman Reno.tatapan Eva yang tadi teduh, sekarang berubah menjadi tajam menatap Reno.
"apa yang ada dalam pikiran mu ha? apa kamu seegois itu? dan apa Diana mau kembali menerima mu setelah pengkhianatan mu? dan apa kata orang tua Diana terhadap keluarga kita? dan satu yang perlu kamu mengerti,Diana itu bukan barang.. yang bisa di oper kesana dan kemari..!" serentetan ucapan Eva berusaha menyadarkan Reno yang masih saja Keukeh ingin memiliki Diana.Reno terdiam sejenak berusaha mencerna setiap perkataan mamahnya.
"aku masih sangat mencintainya mam...
"cukup Reno! kamu sudah bertunangan dengan Jessica.. apa kamu juga mau melepaskan gadis itu hanya demi keinginan mu sendiri?! tanpa memikirkan perasaan yang lain nya ha?! kamu jangan egois Reno...!"
"aku tidak begitu mencintai nya mam,, Aku terpaksa bertunangan dengan Jessica,, tapi ternyata hati ku masih ada Diana" ucap Reno memohon pada Eva agar dia bisa kembali dengan Diana.memang dia merasa egois tapi keinginan nya ingin bersama Diana dan memiliki nya kembali, sanggup menjadikan dirinya egois dan serakah.
"ya Tuhan Reno.. sadar nak.. kamu jangan seperti ini"lirih Eva tidak percaya kalau putra bungsunya itu sangat serakah, tanpa memperdulikan perasaan orang lain yang akan terluka karena keinginan nya itu.
__ADS_1
lalu dengan raut wajah yang terlihat kesal Eva bangkit dari duduknya beranjak meninggalkan Reno yang masih duduk di sofa dengan wajah memelas nya.
"mam"panggil Reno pelan ke Eva.dan eva berhenti, menoleh ke arah Reno
Eva menatap kesal ke arah Reno. dia merasa frustasi dengan tingkah Reno yang susah di kendalikan.lalu Eva membalikkan badannya berjalan menuju arah pintu keluar ruangan itu.dan sebelum nya Eva melirik ke arah suaminya yang sedari tadi duduk,diam mendengarkan percakapan antara istri nya dengan putra bungsunya itu.wanita paruh baya yang masih terlihat cantik itu hanya tersenyum miris menatap suaminya.lalu eva pun keluar dari ruangan itu.
"mam!!" teriak Reno memanggil mamah nya yang keluar dari ruangan itu tanpa menoleh dan memperdulikan teriakan Reno memanggil nya.
"cukup Reno! cukup dengan drama mu ini!" ucap papah Rudi seketika Reno terdiam tidak lagi bersuara.
"tiga hari lagi kamu akan tinggal di Australi untuk mengurus perusahaan keluarga yang di sana. kamu akan tinggal di sana"
Reno membulat kan matanya karena terkejut dengan permintaan papah Rudi. "apa papah ingin membuang ku?"
"jaga bicaramu Reno,,mana ada orang tua membuang anaknya dengan menyuruh memegang perusahaan keluarga nya!!" Rudi kembali di buat emosi dengan ucapan Reno.
"lalu apa namanya ini? papah menyuruh ku keluar dari negri ini. alih alih memegang perusahaan papah yang di sana, padahal aku sudah mandiri di sini.. tanpa embel-embel harta dan nama keluarga!" suara Reno meninggi merasa keberatan dengan keputusan papah nya yang menyuruh nya tinggal di Australi dan memegang perusahaan keluarga yang di sana.
"Hahaha.. Rudi tertawa lepas mendengar ucapan Reno.
"mandiri ha katamu?! dengan mengorbankan cinta mu dan kini kamu menyesali nya begitu?" ucap Rudi sarkas menatap sinis putra bungsunya. Reno terdiam menatap nanar papah nya itu.
"pokoknya aku tidak mau ada bantahan lagi!! tiga hari lagi kamu harus pergi ke Australi, dan tinggal di sana untuk memegang perusahaan papah,, dan pembicaraan kita selesai sampai di sini, papah tidak mau mendengar penolakan dari mu.jadilah anak yang penurut kali ini Reno" suara Rudi mulai Pelan tidak lagi terdengar keras.
\*\*\* ***T B C*** \*\*\*
__ADS_1