Namaku Diana

Namaku Diana
tatapan penuh arti.


__ADS_3

"kamu lelah sayang?"


Adrian merangkul mesra bahu istrinya hari ini Adrian dan Diana sedang berada bandara Adisucipto Yogyakarta untuk menjemput mamah ayu beserta kakak nya Devan dari Jakarta sehabis menghadiri acara pernikahan anak Om nya.dari Jakarta sengaja mamah nya tidak langsung pulang karena ingin menemui anak gadis nya yang sudah lama tidak dia temui.apa lagi semenjak Diana di kabarkan hamil.


Diana tersenyum menoleh ke Adrian


"tidak, malah aku tidak sabar untuk bertemu dengan mamah ayu, aku kangen sudah lama tidak bertemu dengan mamah" ucap Diana antusias


seraya meminum sebotol air mineral yang ada di tangan nya.


Adrian mengacak lembut surai milik istrinya itu dengan sayang.


"iya, tapi seharusnya tadi kamu tunggu di rumah ajah,biar aku saja dengan pak Aryo yang jemput mamah dan mas Devan" Adrian menatap khawatir pada istrinya yang sedang hamil trimester pertama yang tentu saja masa masa rawan kehamilan.


"kamu jangan berlebihan mas.. aku tidak apa-apa kok" ucap Diana meyakinkan Suami. dengan manja dia merangkul erat lengan kekar suami nya dan menyandarkan tubuhnya pada bahu Lebar milik suaminya.


Adrian hanya tersenyum tipis melihat tingkah istrinya.


"jam berapa jadwal kedatangan pesawat yang membawa mamah mu sayang?" tanya Adrian


Diana melihat tampilan waktu di layar ponselnya.


"menurut jadwal setengah jam lagi"jawab Diana


Adrian mengangguk pelan.


"kalau begitu aku mau ke toilet dulu sayang, kamu tunggu di sini ya, nggak apa-apa kan?"


"iya"


"jangan kemana-mana sayang"


Adrian berdiri.


"iya mas... seperti ninggalin anak kecil saja sudah sana, kalau mau ke toilet nanti kebelet" gerutu Diana melihat sikap Adrian yang konyol menurut nya.


Adrian terkekeh geli.dan akhirnya berjalan menuju toilet meninggalkan istrinya di kursi yang berjejer yang ada di bandara tempat kedatangan.


rame nya hilir mudik orang di bandara setelah pemerintah melonggarkan peraturan persyaratan untuk berpergian dengan pesawat situasi di bandara kembali sedikit ramai dari biasanya.


Adrian yang baru saja keluar dari toilet berjalan dengan mata fokus dengan ponsel di tangan nya mendapat pesan dari Brandon karena kurang hati-hati nya dia berjalan hingga menabrak seseorang


"auch! suara dari wanita yang tertabrak itu.


"maaf tidak sengaja"ucap Adrian seraya mengangkat wajahnya ke seorang wanita yang dia tabrak dengan tidak sengaja. dan ketika pandangan Adrian bertemu dengan wanita itu

__ADS_1


"sayang kok di sini? tadi kan aku bilang tunggu.apa kamu mau ke toilet juga?"Adrian kaget ternyata yang di tabrak nya Diana? sedangkan wanita yang dia tabrak itu hanya diam menatap heran Adrian.


"jangan sembarang panggil orang ya pak, sayang, sayang.emang aku istri mu ha?" protes wanita itu.dan tentu saja ucapan wanita yang dia kira Diana malah membuat Adrian tertawa kecil.


"ya ampun sayang.. kenapa sih kamu,ya sudah kalau kamu mau ke toilet aku tungguin di sini ya" dengan Santai nya Adrian berucap tanpa rasa.


sebaliknya dengan wanita itu malah terlihat kesal dengan sikap Adrian yang sok kenal parah nya lagi manggil dirinya dengan sebutan sayang.


"bapak jangan kurang ajar ya, saya tidak kenal anda"ucap wanita itu ngotot. dan ketika Adrian tersadar dengan penampilan wanita yang ada di hadapannya ini yang dia kira Diana berbeda dengan pakaian yang di pakai istrinya, Adrian memperhatikan penampilan wanita itu.dia pun kaget karena seingat nya Diana tidak memakai pakaian seperti wanita yang ada di depan nya.wanita ini memakai kaos polos bewarna pink berbalut jakcet denim bewarna biru serta celana jeans sebagai bawahan nya.sedangkan Diana memakai longdress di bawah lutut dengan motif bunga Kamomil bewarna putih dan bersemu hijau.


deg.


Adrian diam mencoba mencerna keadaan yang ada di hadapannya apakah.. Adrian sedang menebak nebak di pikiran nya.


sedangkan wanita itu nampak kesal jelas terlihat di wajah nya.


"Jully"


di tengah situasi yang membingungkan itu tiba tiba gadis itu tatapan mata nya tertuju ke belakang tubuh Adrian ke suara yang memanggil namanya.karena posisi Adrian yang membelakangi asal suara itu dan hati nya berdebar karena dia sepertinya mengenali suara itu.


"hai" gadis itu yang ternyata Jully melambai tangan nya sambil tersenyum ke arah suara berat itu bersamaan dengan itu Adrian menoleh dengan wajah yang masih kebingungan.dan ketika dia melihat ke arah suara tersebut.


"Reno!?"


ucap Adrian kaget bukan main ternyata sesuai dengan tebakan tadi kalau suara itu adalah suara Reno.


begitu juga dengan Reno pria itu terkejut karena yang sedang bicara dengan Jully adalah kakak lelaki nya.


"sedang apa kamu di sini ha? dan ini... ucapan Adrian tertahan balik menatap heran Jully.


"Jully?" ucap Adrian masih dengan wajah bingung nya.


Reno dan Jully baru saja mendarat di jogja.jully yang kebelet mau ke toilet sedangkan Reno mengambil koper koper bawaan mereka di kompayer.


"oh, ini yang namanya Adrian suami dari mantan kekasih mu Diana?" ucap Jully tanpa beban.


yang tentu saja membuat kedua pria itu menampilkan raut wajah yang berbeda karena ucapan Jully tadi.


"siapa kamu? Reno, kamu mengenal nya? kenapa wajah ini seperti Diana?"


tanya Adrian


deg


tiba-tiba saja pikiran Adrian langsung konek.

__ADS_1


"kamu saudara kembar Diana?"


tanya Adrian langsung menebak.


gadis itu tersenyum tipis menatap Adrian.


"seperti nya begitu tapi aku masih ingin membuktikan nya.


"kenapa bisa bersama mu Reno? apa kamu...?"


Reno tertawa kecil mendengar ucapan Adrian dan mengangkat kedua bahunya.


"mungkin ini sudah takdir ku kak, ketemu dengan rupa yang sama"ucap Reno santai


Adrian diam dia menatap dalam adik nya itu.


"mas" mereka bertiga menoleh bersamaan ke arah suara yang terdengar lembut itu.


dan kali ini Adrian langsung menghampiri wanita yang memanggil nya dan langsung memeluk erat seperti takut kehilangan.


"sayang, maaf aku lama ya"ucap Adrian lembut lalu melepas pelukannya.dan menggandeng tangan istrinya.


Diana tertegun melihat siapa yang ada di depan nya yang tadi sedang bicara dengan suaminya.


"Reno? dan ini?" ucap Diana kaget


Diana dan Jully saling pandang dengan tatapan tidak berkedip.


sedangkan Reno menatap Diana dengan tatapan penuh arti dan kerinduan pada wanita yang berhasil membuat hidup nya jungkir balik.


sikap Reno yang seperti itu tentu saja tidak lepas dari pengawasan Adrian.membuat pria tampan 30 tahun itu merasa tidak senang melihat Reno menatap istrinya sedemikian rupa.sadar mendapatkan tatapan tajam dari sang kakak nya Reno tersenyum kaku menggaruk tengkuknya yang tidak gatal dan mengalihkan pandangan nya ke arah lain.


Diana berjalan mendekati Jully


"kamu, Aniara?" tanya Diana ragu


Jully tersenyum menatap lekat wajah Diana.


"ya, itu nama ku sebelumnya sebelum aku di panggil Jully"


Diana menutup mulutnya dengan satu tangan nya tak percaya ternyata wanita cantik yang mirip dengan wajah ini adalah benar benar saudara kembar nya.


di saat keempat orang yang bertemu dengan segala rasa masing-masing mereka rasakan.


terdengar pengumuman dari pengeras suara kalau pesawat yang di tumpangi oleh mamah ayu dan Devan akan mendarat.

__ADS_1


"


to be continued..


__ADS_2