
Diana menjadi was-was tetiba Reno sudah berdiri di depan nya menghalangi jalan nya.
"tolong menyingkir aku mau lewat" ucap Diana datar tanpa menatap Reno.
Reno tertawa kecil melihat tingkah Diana.pria itu tetap tak bergeser.
"apa wajah ku menjijikkan sampai kamu bicara tidak mau melihat ku Ana?"
"terserah apa pendapat mu, tolong menyingkir Reno,, aku mau lewat"
ucap Diana lebih menekankan ucapan nya dan lagi-lagi tatapan nya lurus tanpa ke arah Reno.
"CK, apa berarti kamu masih mencintai ku Ana? sehingga kamu tidak mampu memandang wajah ku?" sahut Reno tanpa dosa.
Diana menghela nafasnya kasar lalu perlahan bola matanya mengarah ke wajah Reno.
"pede sekali kamu, apa kah layak diri mu aku pertahankan HH!? seperti nya tidak, karena kamu tidak layak mendapatkan rasa yang pernah aku punya untuk mu, dan semua itu sudah hilang tak berbekas.jadi tolong jangan terlalu percaya diri"
ucap Diana sarkas
Reno tersenyum getir mendengar ucapan Diana.
bagaimana kalau aku masih mencintai mu nama mu masih tersimpan rapi di hati ku Ana"
"tolong menyingkir Reno!" ucap Diana sedikit berbisik alih-alih tidak ingin membahas soal perasaan. karena rasanya dia sangat malu karena setiap orang yang lewat di situ pasti memperhatikan interaksi Diana dan Reno.
"kalau aku tidak mau gimana?"
tantang Reno tetap tidak mau menyingkir.
"astaga Reno..mau mu apa si? kamu tidak sadar kita jadi perhatian orang yang lewat sini ha?!" Diana meradang.
"aku tidak perduli. persetan! dengan tatapan orang biarkan saja" ucap Reno tak kalah sengit nya.
"Reno!"
pria itu malah tersenyum lebar melihat sikap Panik Diana.
__ADS_1
"aku akan mendekati Aniara"
Diana melebarkan matanya menatap tajam ke arah Reno
"apa? jangan kamu dekati Aniara kalau hanya sebagai pelampiasan saja Reno, aku tidak akan membiarkan nya" sungut Diana.
"kenapa? bukan kah itu adil buat ku? aku tetap mendapatkan wajah yang sama walaupun sifat yang berbeda tapi cukup lah untuk menghibur diri ku. aku akan berimajinasi kalau Aniara itu adalah kamu mungkin setiap aku menyentuh kembaran mu itu" ucap Reno enteng nya.
"aku benar-benar kecewa pada mu Reno, apakah sebejat itu sikap mu ha?!"
"kata-kata mu salah Ana bukan aku sebejat apa, tapi sebesar apa aku mencintaimu, menyayangi mu.itu pertanyaan yang benar"
Diana diam menatap nanar Reno
masih tidak percaya dengan keras nya niat Reno.
"gila kamu Reno!!" maki Diana.
Reno tergelak mendengar ucapan Diana.
"gila? barang kali seperti itu, tapi tepat nya aku tergila-gila pada mu sayang" ucap Reno lalu pria itu melangkah maju mendekati Diana melihat Reno melangkah mau tak mau Diana melangkah mundur.
"Reno mau apa kamu?"
"entah lah, aku hanya mengikuti kata hati ku yang berkata..Reno menahan ucapan nya lalu sedikit membungkuk kan badannya dan mencondongkan tubuhnya ke arah Diana lalu..
"hati ini berkata aku tidak bisa melupakan mu barang sedetik pun Ana" ucap Reno berbicara pelan dengan satu tangan nya menepuk nepuk dada sebelah kiri nya.
wajah Diana memerah karena saking paniknya ingin rasanya dia menjerit kalau saja tidak malu.
"Reno, ingat.aku ini istri kakak mu, dan sekarang aku sedang mengandung anak nya.. tolong lupakan semua perasaan mu pada ku, semua orang pasti punya masa lalu yang mungkin sulit untuk di lupakan, cari lah wanita yang lebih baik dari ku pasti banyak"ucap Diana terus berusaha menghindari Reno yang terus saja melangkah maju sedangkan dia melangkah mundur sesekali dia menoleh ke belakang khawatir tersandung sesuatu dan jatuh.dan benar saja apa yang di khawatirkan Diana benar-benar terjadi.wanita itu tak sengaja menabrak sebuah tong sampah dan
Brugh!
Aaa.. pekik Diana kaget dan
Refleks Diana menghindari nya hingga tubuh nya oleng dan terhuyung ke samping
__ADS_1
"astaga Ana!!"
Reno yang melihat itu dengan cepat langsung menyambar tubuh Diana yang akan jatuh ke samping.dan pria itu berhasil menarik tubuh mungil Diana agar tidak terjatuh Diana jatuh ke pelukan Reno nafas Diana tersengal sengal karena ketakutan
sejenak dia lupa dengan siapa dia di peluk,Diana membenamkan wajahnya di dada bidang Reno dengan mata yang masih terpejam.
Reno sesaat tertegun karena tidak percaya dia sedang mendekap tubuh Diana dan parah nya lagi Diana membenamkan wajahnya di dada nya.bolehkah saat ini Dirinya bahagia walau sebentar karena bisa menyentuh tubuh gadis pujaannya walaupun dengan cara yang tak terduga.
di toko, Ayu gelisah karena Diana tak kunjung kembali dari toilet, apa lagi Reno pun tidak ada di dalam toko.
Aniara yang mengerti kegelisahan mamah nya.
"aku akan menyusul kak Diana mam"
"pergilah, mamah sangat khawatir"
ucap Ayu dengan wajah tampak khawatir.Aniara mengangguk lalu pergi keluar menuju ke arah toilet walaupun dia tidak tahu di mana letak toilet.setelah dia bertanya dengan satpam mal akhirnya Aniara berjalan menuju toilet yang terdekat dari tempat dia berdiri.
"ah, itu dia toilet nya kenapa Diana lama sekali apa dia keliling mal karena bosan?" gumam Aniara.terus melangkah ke toilet yang sudah nampak di depan matanya.
ketika dia tiba di area toilet tepat nya di lorong arah ke toilet perempuan.langkah nya terhenti karena apa yang dia lihat di depan matanya. sejenak dia diam tapi beberapa menit kemudian gadis itu melangkah cepat menghampiri Diana yang sedang di dekap Reno?
"kak Ana?" tegur Aniara dan sontak Diana dan Reno menoleh ke arah sumber suara tersebut yang ternyata Aniara sudah berdiri di belakang tubuh Reno.
Diana yang baru menyadari posisi nya sangat terkejut dan langsung saja melepaskan diri dari dekapan Reno tubuh nya bergetar karena sangat malu karena kedapatan dalam dekapan Reno oleh Aniara walaupun gadis itu expresi nya biasa saja tapi tetap saja Diana sangat malu takut kembaran nya itu berpikir macam-macam.
tanpa bicara lagi Diana berlalu dari hadapan Reno dan menarik tangan Aniara.
"ayo Aniara"
Aniara mengangguk dan tersenyum kemudian mengikuti langkah Diana tapi sebelum itu dia menoleh ke belakang tepat nya ke Reno yang masih berdiri diam memandangi punggung Diana Aniara tersenyum miring menatap sekilas ke Reno.
"move on bro!" ucap Aniara ke arah Reno tanpa suara lengkap dengan senyum mengejek pria tampan itu.sedangkan Reno hanya diam. manatap dingin Aniara.
"awas kamu Aniara, kamu akan dapat balasan dari ku untuk sikap mu itu" gumam Reno tak terima harga diri nya di senggol oleh seorang gadis yang berwajah sama dengan gadis pujaannya.
*
__ADS_1
to be continued..