Namaku Diana

Namaku Diana
kangen banget.


__ADS_3

"iya mam, Aku akan berusaha mempertahankan apa yang sudah aku miliki sakarang ini, dan menjaga nya dengan semua cinta yang aku punya untuk suami ku,dan keluarga yang sedang kami bangun ini" ucap Diana tersenyum menatap Eva.


"semoga bahagia sayang" balas Eva.


setelah Adrian memutuskan untuk menerima untuk memegang perusahaan keluarga nya.


untuk saat ini Diana dan Adrian tinggal bersama di rumah kedua orang tua di Magelang.


"seperti nya aku akan pulang ke Surabaya dulu mam, aku ingin menemui orang tua aku" Diana meminta izin pada Eva untuk menemui ayahnya dan mamah ayu di Surabaya untuk menanyakan perihal Aniara, yang katanya itu saudara kembar nya.Diana ingin tahu kebenaran cerita nya dari Mamah nya langsung.


"baik lah, silakan kamu bicara pada suami mu Dulu Ana"


"iya mam, aku akan bicara dahulu dengan Adrian"


mereka pun masuk ke dalam rumah.Diana masuk ke dalam kamar nya untuk beristirahat, dia merasakan tubuh nya akhir akhir ini merasa tidak nyaman, kepala nya sering pusing.


setelah membersihkan tubuh nya.


Diana merebahkan tubuh nya di atas ranjang.memejamkan matanya ingin tidur, walaupun masih jam tujuh malam, terbilang masih sore,tapi rasanya kepala nya terasa berat hingga dia memutuskan untuk berbaring saja.


tok


tok


suara ketukan pintu kamar nya di ketuk dari luar.


"ya?" teriak Diana menanyakan siapa yang mengetuk pintu kamar nya, karena Diana enggan bangun dari berbaring nya.


"saya bi asih,di suruh nyonya untuk memanggil non, buat makan malam"


"nanti saja bi, aku akan menunggu suami ku pulang saja" sahut Diana


"baik non, kalau begitu saya permisi"


"ya" balas Diana.lalu kembali dia mencoba memejamkan matanya.hingga akhirnya wanita cantik itu terlelap juga.


jam sebelas malam perlahan pintu kamar itu terbuka.rupanya Adrian baru saja pulang dari kerja nya.wajah lelahnya jelas tergambar di wajah nya.pria itu melangkah mendekati istrinya yang sudah terlelap di atas ranjang.Adrian lalu berjongkok di di sisi ranjang menghadap ke arah Diana. wajah lelah Adrian menatap sendu istrinya.kemudian di belai mesra nya pipi lembut nan kenyal milik istrinya itu perlahan.

__ADS_1


"maafkan aku sayang, aku terlalu malam pulang, kamu pasti menunggu ku ya?" ucap Adrian pelan.kemudian dia mengecup lembut kening istrinya itu lama.lalu berdiri, berjalan ke arah kamar mandi, untuk membersihkan tubuh nya yang sudah sangat lengket dan berdebu.


20 menit Adrian baru keluar dari dalam kamar mandi, merendam dirinya di bathtub dengan air hangat.


masih dengan memakai bathrob nya.Adrian merangkak naik ke atas ranjang baring di sisi istrinya dengan posisi Diana yang tidur miring, Adrian memeluk tubuh istrinya dari belakang. wajah nya di dusek dusek ke tengkuk leher istrinya,menghidu aroma tubuh istrinya, yang menentramkan hatinya.


satu tangan nya perlahan menelusup ke balik bagian depan baju istrinya, mencari benda kembar, bulat dan kenyal,di remas nya lembut benda bulat kembar itu.sedangkan satu tangan nya lagi meraba intens di pinggul istrinya dengan gerakan turun naik.


Adrian terus melakukan kegiatan itu sesekali dia menyesap kulit mulus tengkuk leher istrinya.hingga sang empu menggeliat dan terdengar suara lenguhan dari mulut Diana.dan itu membuat Adrian semakin men jadi menjelajah seluruh tubuh istrinya dengan sentuhan tangan nya.


karena sentuhan tangan Adrian yang semakin menjadi jadi, membuat DIana menggeliat bangun, perlahan dia membuka matanya dan merasakan tubuh nya sedang di ***** oleh suaminya.setelah nyawanya sudah kumpul kembali karena habis berkelana di alam mimpi.


"mas" lirih Diana dengan suara masih serak karena baru saja terbangun dari tidurnya.


"hm" hanya gumaman pelan terucap dari mulut Adrian dengan tatapan mata yang sudah penuh gairah.


"kamu baru pulang?'


"hm" kembali Adrian hanya menjawab pertanyaan istrinya dengan gumaman nya.


"issh..di tanya jawab nya begitu ajah sih? mas? lepas ah!" merasa kesal, dengan suaminya itu,Diana kemudian mencoba melepaskan tangan Adrian yang masih aktif *****,in tubuh nya.dan berbalik menghadap ke Adrian mata yang sayu itu menatap lurus ke wajah Adrian.


"kenapa baru pulang jam segini? malem banget sih,mas"


akhirnya Adrian menghentikan kegiatan nya, walaupun terpaksa.lalu dia menarik tubuh istrinya ke dalam pelukannya,mendekap erat.


"maafkan aku sayang, karena beberapa hari ini urusan kantor sangat padat, karena mungkin semua baru serah terima, jadi aku sedikit ekstra untuk mengimbangi nya"


jelas Adrian, mengharap istrinya mengerti dengan keadaan di pekerjaan Nya.


"iya aku tahu, tapi jadi nya waktu kamu berkurang untuk ku"


"iya,maaf ya, mungkin kalau semua keadaan perusahaan sudah aku kuasai, Aku bisa mengatur waktu untuk kamu" jawab Adrian lembut.lalu mengecup lembut kening istrinya itu.


"sayang"


"apa?"

__ADS_1


"aku kangen banget sama kamu, sudah tiga hari ini, aku selalu pulang malam dan pulang larut malam, kamu sudah tertidur lelap tidak tega ingin mengganggu tidur kamu,tapi sekarang kayanya aku sudah tidak bisa menahan nya"


"menahan apa?" sahut Diana polos.


'menahan, menginginkan kamu"ucap Adrian dengan suara yang mulai memberat.membuat Diana meremang, darah nya mendesir mendengar suara Adrian yang terdengar seksi di telinga Diana.


"boleh ya?" pinta Adrian


"bukan kah kamu cape mas?"


"untuk urusan yang satu ini sih, mas punya tenaga cadangan sayang, boleh ya?"


ucapan Adrian membuat Diana tersenyum geli.dan akhirnya Diana pun mengangguk.membuat Adrian kesenangan, hingga dia langsung membalikkan badannya di atas tubuh istrinya dan mengukung nya.


tanpa bicara lagi Adrian mulai dengan mencumbu istri nya dengan Liar dan rakus nya, seperti orang yang sudah lama tidak bertemu.dia terus menyelusuri setiap inci lekuk tubuh istrinya dengan tangan dan lidah nya.


membuat Diana merintih dalam kenikmatan akibat sentuhan yang di berikan oleh suaminya.hingga akhirnya Adrian membawa istrinya ke permainan inti, untuk mereguk kenikmatan dunia yang hanya dia dapat dari pasangan halal nya.suara deritan ranjang yang keras, mengiringi suara de_sa_han Diana dan juga membuktikan betapa liar nya Adrian menjajah tubuh istrinya itu.


hingga terdengar suara erangan dari kedua nya tanda pelepasan yang sempurna dari akhir pergulatan panas kedua insan berlainan jenis itu.


hingga tubuh Adrian ambruk di atas tubuh istrinya.sesaat di biarkan tubuh nya tetap berada di atas tubuh istrinya dengan penyatuan nya yang belum lepas, masih ingin menikmati sisa sisa kenikmatan nya.


"awas mas! berat!" Diana mendorong tubuh Adrian dari atas tubuh nya.


Adrian pun menghempaskan tubuhnya ke samping tubuh istrinya sambil terkekeh pelan.


"terimakasih sayang, kamu sudah melayani ku dengan baik, nikmat sekali rasa mu"puji Adrian membuat Diana tersenyum malu.


Adrian pun menarik tubuh istrinya itu ke dalam pelukannya.


"


"


***To be continued.


like n comen nya ya mom's

__ADS_1


terimakasih sudah mampir ke cerita saya 😊***


__ADS_2