Namaku Diana

Namaku Diana
Bab_35 barang bekas?


__ADS_3

Adrian berdiri dengan tangan kanan nya memegangi perutnya yang terasa sedikit mulas karena tendangan keras dari Reno.


cuih!!


Reno melepeh cairan bening dari mulut nya menatap tajam kakak tertua nya itu.


' apa calon istri mu? buang jauh jauh keinginan mu itu kak!! Diana itu kekasih ku,, Milik ku!, selama nya tetap milikku cam kan itu!!"


" Reno!! apa kamu waras ha!!?


dia milik mu!? Hahaha.. Adrian tertawa mencemeh " ayolah Reno,, Adik ku sayang.. apakah kamu sudah amnesia ha?! gadis itu sudah lama berpisah dari mu dan sekarang dia calon istri ku brother!


kamu itu sudah bertunangan dengan Jessica,, Diana calon istri ku!" telunjuk Adrian menunjuk lurus ke arah Diana yang masih duduk di atas ranjang dengan wajah nya yang terlihat ketakutan.


kali ini Reno yang terkekeh mendengar ucapan Adrian


" apa kah kamu suka dengan barang bekas dari ku kak?"


" jaga mulut mu Reno!! Diana itu bukan barang yang kau bilang bekas! dan perlu kamu tahu,, aku sudah mengenal Diana jauh sebelum kamu bertemu dengan nya,, Aku sudah jatuh cinta dengan nya sejak tiga tahun yang lalu.. tapi sayangnya aku harus kembali ke London untuk menyelesaikan pendidikan ku.. hingga Aku dengar dia menjalin hubungan dengan mu,, saat itu aku mundur.. dan mengalah, karena pria itu adalah kamu, Adik ku. tapi rupanya takdir berkata lain kau, dengan mudah nya melepaskan dirinya..tentu, kesempatan itu tidak aku sia sia kan untuk masuk ke kehidupan Diana.. mendapatkan kembali cinta ku. gadis yang selama ini aku tunggu. dan kau tahu?! seperti nya tuhan memihak ku,,mamah dan papah bahkan menjodohkan Aku dengan Diana lihat!, sekarang aku akan menikah dengan nya! jadi hilang kan keinginan mu untuk kembali pada Diana.. terima takdir mu brother!"panjang lebar Adrian bercerita berusaha memberikan penjelasan kepada Reno, senyum tersungging di bibir Adrian lalu pandangan nya tertuju ke arah Diana


" kemarilah Ana!" titah Adrian ke Diana.gadis itu pun beringsut hendak turun dari ranjang.


" diam di situ Ana!! urusan kita belum selesai sayang, aku akan membereskan kekacauan yang telah mengganggu kegiatan kita tadi"kontan saja gertakan Reno membuat Andini kembali diam tidak berani bergerak untuk turun dari ranjang badan nya bergetar hebat karena takut. Reno menatap tajam ke arah Diana dengan seringai terhias di wajah pria itu dia merasa puas karena gadis itu menurut. tampak nya dia tidak mau peduli dan tidak menganggap penjelasan Reno tadi, malahan cerita dari kakaknya itu membuat hati nya sakit, tidak terima. lalu tanpa bicara lagi dengan cepat Reno maju ke arah Adrian lalu...


Bug!


Reno gerak cepat menghantam telak wajah Adrian dengan tinju tangannya


Adrian yang tidak menyangka mendapatkan serangan tiba-tiba dari Reno jadi terhuyung ke samping, tapi pria itu masih tetap berdiri.


melihat Reno kembali hendak melayangkan tinjunya ke arah nya.dengan sigap Adrian mengelak, memiringkan kepalanya ke samping, bersamaan itu juga dia membalas dengan menghajar Reno ke arah tengkuk nya saking kerasnya pukulan Adrian ke tengkuk Reno hingga membuat adik lelakinya itu tersungkur ke depan hingga jatuh telungkup


" berhenti Reno! cukup sudah! aku tidak mau tangan ku ini menghajar mu lagi" lirih Adrian berusaha menyadarkan Adik nya itu.


Reno bergerak, bangkit berdiri dengan tertatih menatap nanar Adrian


" kamu sudah melewati batas kak"

__ADS_1


" apa, aku sudah melewati batas?! bukan nya kamu yang sudah melewati batasan mu Reno?!


kamu telah berusaha memperkosa calon istri ku, kakak ipar mu!"


" aku mencintai nya!"


Adrian terkekeh geli mendengar ucapan Reno yang terlalu mendrama


"cinta? apa seperti itu bentuk cinta mu pada Diana ha?! dengan merampas kesucian nya begitu ha!?"


Reno terdiam sesaat pandangan nya nanar menatap Adrian.


" karena aku tidak mau dia di miliki oleh lelaki lain,,dia milikku!"


" cara mu ingin memiliki itu licik!! tidak seperti lelaki sejati"


" aku tidak peduli!"


" cukup,, berhenti kalian.. aku sudah tidak tahan dengan semua ini!"


tiba tiba saja Diana teriak lalu gadis itu turun dari ranjang, dan berlari ke arah pintu keluar kamar itu tanpa lagi mempedulikan kedua kakak beradik yang sedang berdebat karena dirinya.


langkah Adrian terhenti, Adrian tampak berbicara pelan pada kedua lelaki yang berdiri di depan pintu kamar itu.


"tahan Dia jangan sampai adik kesayangannya ku keluar dari kamar ini, ingat! dia bukan lawan yang remeh,dia hampir sama dengan ku" Adrian bicara pada kedua temannya yang datang bersama nya tadi yang sedari tadi berdiri di depan pintu kamar.


" oke siap,, serahkan pada ku" salah satu teman Adrian menepuk pundak pria itu. dan Adrian pun tersenyum tipis lalu dia kembali berlari ke arah luar mengejar Diana.


dan ketika Reno hendak ikut menyusul Diana dan Adrian ke luar di hadang oleh kedua teman Adrian yang sudah siap menghadapi Reno.


" menyingkir kalian dari hadapan ku!"


Reno menghardik kedua lelaki yang menghalanginya untuk keluar.


Hahaha.. jangan terburu buru tuan muda, kamu tidak akan kemana-mana.. kita akan ngobrol santai di sini " lalu salah satu lelaki itu menutup pintu kamar itu.


"aku tidak ada urusan dengan kalian!! cepat menyingkir,, jangan halangi aku atau kalian akan menyesali nya!"

__ADS_1


" menyesali nya? benar kah?" kedua pria tinggi besar itu saling pandang kemudian mereka tergelak.


" kamu memang lelaki tamak Reno,, mengambil sesuatu yang bukan lagi milik mu!" ucap salah satu pria besar itu menatap dingin Reno.


"tidak usah ikut campur dengan urusan ku!"


****


Adrian mengejar Diana yang berlari ke arah luar


" Diana berhenti!!" Adrian berteriak memanggil Diana yang terus berlari, gadis itu tidak memperdulikan panggilan Adrian,dia terus melangkah cepat tanpa menoleh ke belakang.


melihat Diana terus berlari akhirnya Adrian mempercepat larinya, dengan langkah lebar nya tidak sulit untuk mengejar Diana dan...


"sweaty berhenti" Adrian berhasil menyusul langkah Diana dan menarik tangan Diana sehingga tubuh gadis itu terpental berbalik menabrak dada Adrian refleks, Pria itu langsung memeluk erat tubuh Diana.


AAWW.. Diana menjerit kaget lalu gadis itu menangis di pelukan Adrian


" tenang Sweaty,, kamu aman sekarang.. jangan takut aku bersama mu" Adrian mengusap lembut surai milik Diana dan mengecup nya.


" Aku takut Adri,, mengapa jadi seperti ini.. karena aku, kamu dan adik mu bermusuhan bahkan saling baku hantam" lirih diana gadis itu terus menangis dalam dekapan Adrian.


" tidak sweaty,, kamu jangan bicara begitu.. ini semua bukan salah mu! aku hanya mempertahankan apa yang menjadi milik ku dalam hidup ku ini,, dan kamu adalah hidup ku " dengan lembut Adrian berusaha membuat Diana nyaman.dan gadis itu merenggang kan pelukan nya menatap sendu wajah Adrian. kini mereka saling menatap dalam diam, tatapan mata yang penuh arti.


" aku mencintai mu Adri" lirih Diana gadis itu memandangi wajah lelaki tampan yang ada di hadapannya yang berhasil membuang rasa cinta nya pada Reno.pada akhirnya dia dengan tenang bisa mengatakan bahwa dirinya mencintai lelaki tampan yang bernama Adrian Nicholas Abimanyu. tentu saja ungkapan jujur Diana itu membuat Adrian terpaku menatap tajam Diana,ada rasa yang mendobrak jiwanya hingga membuat dirinya diam terpaku merasakan darahnya mendesir hebat mendengar ucapan Diana.dengan wajah berbinar Adrian menangkup kedua pipi gadis itu menatap dalam wajah cantik Diana.


" apa kah benar yang kamu katakan tadi sweaty ?" ucap Adrian pelan nafasnya menyapu hangat wajah Diana.dengan malu gadis itu mengangguk pelan, senyuman manis terulas di wajah gadis berparas cantik nan ayu itu.


" katakan lagi Sweaty,, aku ingin mendengar nya lagi"


"ih apaan sih kamu,, kamu tidak tuli kan Adri!" wajah Diana terlihat merona seperti tomat matang lalu wajah nya kembali di benamkan di dada bidang Adrian.dan itu membuat Adrian tertawa pelan, pria itu menundukkan kepalanya lalu mengecup sekilas kening Diana.


aku sangat bahagia Ana,, akhirnya hati mu berlabuh ke pada ku.bathin Adrian berteriak karena bahagia.


lalu dia pun melepaskan pelukannya pada Diana.


" ayo kita pulang ke rumah mu, kita tinggalkan tempat ini, yang memberikan kenangan luka untuk mu" ucap Adrian lembut menatap lekat wajah calon istri nya itu.

__ADS_1


Diana pun mengangguk pelan


*** T B C ***


__ADS_2