Namaku Diana

Namaku Diana
bab_6. bukan karena dirimu


__ADS_3

***


Kemudian Adrian menarik pelan tangan Diana yang sedari tadi diam memperhatikan interaksi nya dengan mamah nya.


"oh ya mam perkenalkan ini Diana" Adrian mengenal kan Diana ke mamah nya.


" Hallo tante..saya Diana " ucap Diana memperkenalkan diri nya. mengulurkan tangan kanannya, sambil sedikit membungkukkan badan nya tanda menghormati.


" hai Diana, saya Eva, mamahnya Adrian"


jawab eva meraih uluran tangan Diana sambil mata cantik wanita paruh baya itu menelisik penampilan Diana dari atas kebawah, membuat Diana yang menyadari itu menjadi jengah.


kemudian..


" cantik " jawab Eva menatap Diana dengan senyuman teduhnya.


" sejak kapan kapan kamu mengenal nya Adrian?" tanya Eva .


Karena baru kali ini Adrian mengajak seorang gadis di acara keluarga nya. dan menurutnya Diana wanita yang di anggap spesial oleh Adrian batin Eva


" kenalnya sudah lama mom, tapi baru dekat nya baru sebulan ini" jelas Adrian


" benar kah? kamu sudah lama mengenal nya Adrian? kenapa mamah tidak mengetahui nya?"


jawab Eva menatap heran pada putra nya.


kemudian Adrian mendekati mamahnya dan berbisik


" nanti aku jelasin mom, yang penting sekarang momy cukup dukung Adrian saja oke!"


ucap Adrian berbisik di telinga momy nya


" iih kamu ini ada ajah ulahnya, sudah bukan waktu nya kamu bercanda dengan hidupmu tau!" ucap Eva sambil menjewer kuping putra sulungnya yang sudah berumur 27 tahun masa yang sudah sepantasnya untuk berumah tangga, Adrian meringis sakit di jewer kuping nya oleh momy nya.


Diana tersenyum melihat tingkah anak dan ibu itu.


" oh iya Diana, Adrian mempunyai dua adik satu laki laki satunya lagi perempuan, sayang yang lelaki punya pekerjaan sendiri sendiri jadi terpaksa adik kedua nya, thalia yang membantu bisnis ayahnya" jelas Eva ke Diana


" oh seperti itu tante" sahut Diana


" tapi adik lelaki nya belom Dateng ya? kemana itu anak belum sampai juga" ucap Eva tiba tiba teringat anak lelaki yang satunya belum juga tiba.


di saat mereka sedang asik bercengkrama, tak lama kemudian terdengar suara mesin mobil memasuki halaman parkir rumah itu.dan terlihat seorang wanita cantik Dan seorang lelaki tampan turun dari mobil mewah itu, berjalan memasuki rumah menuju ruang tamu


" hello everyone, selamat malam maaf terlambat !" ucap pria itu sehingga semua nya menoleh ke arah nya termasuk Diana.


betapa kagetnya Diana melihat siapa pria yang baru saja datang itu, Dan pria itu pun sama terkejut nya dengan Diana hingga diam sesaat,


tak lama kemudian dia pun berusaha menutupi keterkejutan Nya dan kembali Santai.

__ADS_1


" akhirnya kamu datang Reno" kali ini ayah nya yang menyapanya kemudian Reno memeluk ayahnya Rudi .


ya ternyata lelaki itu adalah Reno, putra ketiga dari Rudi Rubiandro Abimanyu.


Reno datang bersama tunangannya Jessica


" hallo Om Rudi apa kabar nya " sapa Jessica dengan suara khas nya yang mendayu manja.


" ah baik Jessica, bagaimana kabar ayah dan ibu mu?" sambung Rudi


" baik om" jawab Jessica


" baik lah silahkan bergabung Jessica" ucap Rudi ayah Reno.


" terimakasih, Om " jawab Jessica tersenyum manis.


kemudian Reno yang dari tadi merasa penasaran kenapa Diana bisa ada di sini di acara keluarga nya, dia pun mencari Diana. diam diam tanpa yang lain tau untuk menemui Diana yang ada di taman samping rumah itu ,Diana memang pergi ke taman yang terdapat di samping rumah itu sengaja menghindar untuk menghilangkan kegugupan nya. karena keberadaan Reno.


lelaki yang sudah menorehkan luka yang dalam pada hati nya.dan terasa sakit di rasa.


"Diana?" Reno memanggil Diana pelan


Diana pun yang sedang duduk di bangku taman sambil memegang segelas orange jus menoleh ke sumber suara yang memanggil namanya. dan sontak saja dia kaget melihat siapa yang memanggil nya.lalu Diana berdiri dan berjalan ke sisi lain untuk berjalan menghindari Reno yang datang mendekati nya.tapi tangan Reno lebih cepat langsung menyambar tangan Diana Dan menahannya.


" tunggu! kenapa kamu di sini Diana?" tanya Reno


" yang jelas bukan karena dirimu Reno!" sambung Diana


" kamu jangan bercanda Diana, aku serius bertanya kepada mu!" suara Reno setengah berbisik tetapi penuh penekanan.sambil tangan nya yang masih mencekal tangan Diana.


" lepaskan tangan ku, kau menyakiti ku! nanti ada yang melihat ini , aku tidak mau keluarga mu salah paham!


apa lagi tunangan mu yang cantik itu"


Reno kemudian menyadari tangannya masih mencekal lengan Diana dengan sangat kencang kemudian Reno melepaskan lengan Diana. karena saking kencangnya hingga terlihat merah berbekas.sampai Diana mengusap usap pergelangan tangannya yang terasa sakit karena cekalan tangan Reno.


" maafkan aku.. terlalu keras memegang lengan mu tadi" ucap Reno lirih.


di pandangi nya wajah gadis itu, gadis yang jauh di lubuk hati nya masih tersimpan cintanya untuk gadis yang ada di hadapannya sekarang ini.tapi keadaan yang menuntut nya untuk melepaskan gadis itu.


" kamu belum menjawab pertanyaan ku tadi Diana" kembali Reno bertanya


" pertanyaan yang mana?" sahut Diana ketus.


Reno mendengus nafas nya kasar


" kenapa kamu ada di rumah keluarga ku?


dengan siapa kamu kesini?" tanya Reno penuh penekanan

__ADS_1


" Diana datang kesini dengan aku" tiba tiba saja Adrian datang dan menyela di tengah pembicaraan serius antara Diana dan Reno, tentu saja Diana dan Reno terkejut dengan kedatangan Adrian yang tiba-tiba muncul.


dan Reno pun tidak kalah terkejutnya dengan jawaban kakak sulung nya itu.


menurutnya bagaimana Adrian kakak nya itu bisa mengenal Diana dan membawanya ke rumah keluarga mereka, sedangkan Reno saja belum pernah membawa Diana kerumah keluarga mereka bahkan mengenalkannya dengan orang tua nya.


Adrian pun berjalan mendekati Diana


Dan meraih tangan Diana


" ayo masuk kedalam, ngapain kamu di sini? dingin kan" ucap Adrian lembut sambil menggosok gosok telapak tangan Diana yang terasa dingin karena angin malam


Reno mengepalkan tangannya kencang melihat pemandangan yang yang ada di hadapannya itu


Diana pun menjadi canggung.


" ayo masuk" ucap Adrian dan menuntun Diana ke dalam untuk bergabung kembali dengan keluarga nya


sedangkan Reno terpaku melihat itu, dengan segala pikirannya yang berkecamuk dalam kepalanya.kemudian diapun masuk menyusul


mereka pun bergabung dengan keluarga nya dan Reno sendiri berusaha Menetralkan dirinya dengan adanya keberadaan Diana di tengah keluarga nya,apa lagi Adrian kakak tersayang nya yang membawa nya kesini . sungguh dia tidak mau merusak acara pertemuan keluarga nya ini.walaupun dengan susah payah dia menahan gejolak di hati dan pikiran nya.


"Adrian " tiba-tiba saja opa nya datang menyapa bersama wanita cantik nan anggun mendekati Adrian


" ya opa ,ada apa?" jawab Adrian sopan


" perkenalkan ini citra Adiguna, anak dari tuan Raditya Adiguna pemilik usaha Adiguna corporindo ucap opa


" Hai" jawab Adrian singkat Dan datar.


" hai Adrian" jawab Citra menatap Adrian penuh minat.


" baik lah opa aku mau mengantar kan pulang GADIS KU.. dulu , karena sudah malam tidak bagus kan bawa anak gadis orang sampai larut malam!" ucap Adrian penuh penekanan


" permisi opa" kemudian Adrian pun berlalu meninggalkan opa nya Dan wanita itu


mendengar Adrian mengatakan kata Wanita ku! rasa nya Terasa panas terdengar di telinga citra dan dadanya terasa sesak.


sedangkan opa nya terlihat di raut wajahnya sangat marah karena cucu sulungnya itu terlihat melawan nya.


memang di antara ketiga bersaudara itu Adrian lah yang susah di atur , dan di arahkan.adrian memilih kehidupan nya sendiri yang tidak mau terkekang oleh peraturan keluarga nya.


setelah mereka berpamitan dengan semua anggota keluarga nya ,Adrian pergi meninggalkan rumah mewah keluarga nya itu dan mengantar kan Diana pulang ke kos kosan nya.


"


"


" T B C.

__ADS_1


__ADS_2