Namaku Diana

Namaku Diana
wanita sableng.


__ADS_3

Harlan yang sedang di kantor nya yang malam itu masih sibuk dengan pekerjaan nya.dia merasa pusing dengan ultimatum dari asosiasi pengacara yang memberikan peringatan pada dirinya.yang di nilai telah melanggar peraturan sebagai seorang pengacara.yang akhirnya dia mendekati Jessica yang dia kenal sebagai kekasih nya Reno teman se profesi nya.dia mendekati Jessica karena beranggapan bisa membantu nya lepas dari sangsi profesi.karena papah Jessica adalah salah satu Hakim terpandang di kota tempat dia tinggal.maka itu sewaktu Adrian yang dia kenal baik karena kakak Reno. meminta bantuan Harlan untuk mengurus sengketa tanah perusahaan nya.Harlan dengan senang hati membantunya.


tapi sial nya.jessica mengetahui kalau Harlan akan membantu Adrian.


karena putus nya hubungan Jessica dengan Reno.wanita itu beranggapan Reno meninggalkan dirinya itu karena Diana karena Reno masih mencintai gadis itu.jessica sakit hati Dengan Reno yang memutuskan hubungan dengan nya.dan semakin membenci Diana.jessica menganggap DIana lah yang penyebab dari semua nya.


maka Jessica menggunakan Harlan untuk menghancurkan kebahagiaan Diana, dengan menjebak Adrian lewat Harlan.karena tidak ada pilihan lain, Harlan akhirnya dengan terpaksa mengikuti permainan Jessica untuk menjebak Adrian pada malam itu.


tapi ternyata semua nya di luar rencana nya.semua hancur tanpa di duga,malah Jessica yang hancur.dengan beredar nya video skandal Jessica dengan seorang pejabat daerah.demikian juga dengan Harlan.izin kerjanya sebagai seorang pengacara terancam di cabut.


apalagi dia dan Jessica beranggapan semua kehancuran nya karena ulah Adrian yang sengaja balas dendam.pada mereka berdua.


jam lima sore Harlan mendapat telepon dari Jessica untuk menemui nya di sebuah club malam.awalnya Harlan sudah tidak mau meladeni Jessica, tapi lagi lagi wanita itu mengancam dirinya.yang membuat Harlan tidak bisa berbuat banyak saat ini.


"ah,sial! kenapa wanita itu masih saja menghubungi ku! mau apa lagi dia"


Harlan geram karena Jessica masih saja menghubungi dirinya.


akhirnya dengan terpaksa Harlan keluar dari kantor nya pergi ke tempat yang sudah di sebutkan oleh Jessica.


Harlan tiba di sebuah club malam yang bernama STAR NIGHT pusat kota M. sebuah club mewah mungkin untuk orang yang berduit saja yang bisa ke club ini.


tiba di depan pintu club Harlan di hadang dengan dua orang pria berbadan besar, tinggi berpakaian t-shirt ketat bewarna hitam hingga tampak otot otot tubuh mereka tercetak jelas karena saking ketatnya t-shirt yang mereka pakai.


"tunjukkan kartu anggota anda tuan"ucap salah satu orang berbadan besar yang menjaga pintu club itu datar menatap dingin Harlan.


"aku kesini karena di undang oleh nona Jessica"jawab Harlan.berusaha tenang.

__ADS_1


kedua pria besar itu saling pandang.


mereka sudah mengenal siapa itu Jessica dan memang wanita itu sedang ada di dalam club.


"baik lah silakan"akhirnya Harlan di biarkan masuk ke dalam club tersebut.dengan modal hanya menyebutkan nama Jessica.


Harlan memasuki sebuah lorong panjang yang gelap hanya ada beberapa lampu kecil yang menerangi lorong panjang tersebut, sudah terdengar dentuman keras suara musik.yang membuat kepala Harlan Berdenyut karena pusing dengan suara musik yang sangat keras itu.


Harlan tertegun ketika sampai pada ruangan besar di mana banyak manusia yang sedang dugem menggoyang tubuh dan kepala nya di altar luas yang ada di dalam club tersebut.Harlan berjalan perlahan terus masuk menerobos orang orang yang sedang asik berdugem ria.


mata Harlan mengedar ke setiap sudut ruang clubing tersebut mencari keberadaan Jessica.


"sialan! mana wanita itu,, bikin aku pusing saja"umpat Harlan karena lelah matanya mencari keberadaan jessica.tak lama pandangan Harlan terkunci di lantai dua yang terbuka sehingga bisa di lihat dari lantai satu.


Jessica duduk di pinggir dekat besi pembatas. sedang asik memegang segelas minuman yang pasti nya Harlan tebak itu minuman beralkohol


setelah Harlan mencapai ke tempat Jessica.Harlan berdiri di hadapan Jessica menatap tajam wanita yang kelihatan nya sudah mabuk.


Jessica mendongak kan wajah nya ke arah Harlan yang berdiri di depan nya.


wanita itu tersenyum kecut melihat kedatangan Harlan.


"akhirnya kamu datang Harlan, duduk lah sini!" Jessica menepuk nepuk tempat duduk yang ada di sebelah nya.meminta Harlan agar duduk di sebelah nya. pria itu menurut dan duduk di samping Jessica.


"kamu terlalu banyak minum jes"ucap Harlan memandangi setiap gerakan Jessica yang menurut nya sangat sensual.sehingga beberapa kali Harlan menelan saliva nya karena penampilan Jessica dengan pakaian yang sangat terbuka.sehingga mengekspos beberapa bagian tubuh nya.yang membuat setiap pria normal yang melihat nya pasti menahan nafas nya.


"sialan!!! aku akan hancurkan kamu Adrian!! kamu telah menghancurkan

__ADS_1


hidup ku!!" Jessica yang sudah di bawah pengaruh alkohol terus memaki menyebut nama Adrian.dengan pandangan nya yang nanar.


ketika Jessica hendak menenggak minuman nya dengan cepat Harlan mengambil gelas minuman itu dari tangan Jessica.


"cukup Jessica! kamu sudah banyak minum, kamu mabuk!" sentak Harlan. pria itu meraih gelas minuman Jessica.


"berikan minuman ku Harlan!"teriak Jessica dengan tatapan nanar nya.


"tidak, kamu sudah terlalu banyak minum ayo kita keluar dari tempat ini Jessica"


Harlan meraih tubuh Jessica untuk berdiri.


"lepasin aku, ngapain kamu ha?!"


"bukan kah kamu yang menyuruh ku datang ke sini? sekarang kamu bilang begitu, dasar wanita sableng!" maki Harlan merasa kesal dengan tingkah Jessica yang menurut nya sudah merepotkan nya.Harlan menyeret paksa jessica.yang terus saja mulut nya bicara tak karuan, memaki serta mengumpat menyebut nama Adrian dan Diana.


pria itu terus melangkah menuju lantai bawah dengan merangkul kuat tubuh jessica.yang dalam keadaan mabuk.


"merepotkan!" sungut Harlan dengan wajah yang kesal.terus membawa Jessica sampai ke parkiran menuju mobil nya.


"Diana..!!! kamu harus hancur jal_la_ng!!" racau Jessica terus berteriak walaupun sekarang sudah ada di dalam mobil Harlan.


dengan susah payah Harlan memasang seatbelt untuk Jessica yang sudah tak karuan penampilan nya.membuat pria itu berusaha mati Matian menahan hasrat nya karena penampilan Jessica yang menggoda hasrat nya sebagai lelaki normal.


dan ketika Harlan akan melaju kan mobil nya.tiba tiba saja Jessica memutar tubuhnya ke arah Harlan dan menaikkan ke dua kaki nya ke atas dasboard mobil dengan posisi mengangkang Jessica yang memakai dress pendek di atas pahanya.maka tak ayal lagi dress nya itu melorot ke bawah hingga tampak lah benda segitiga pengaman bewarna merah milik Jessica.


"

__ADS_1


to be continued..


__ADS_2