
apa yang menjadi kehancuran Jessica adalah balasan dari Reno dari bentuk kekecewaan Reno yang telah melepaskan cinta Diana karena terjebak dengan permainan Jessica.
walaupun sakit, Reno mencoba membayar kesalahannya dengan melindungi Diana dari Jessica dengan caranya sendiri akibat kesalahan nya.Reno berharap ada cinta lain yang menjadi pelipur hati nya.entahlah, apakah dirinya sangat naif atau terlalu terobsesi oleh Diana karena pengkhianatan nya seolah dia ingin menegaskan, apa yang terjadi adalah karena dia merasa terjebak tanpa menyadari itu adalah sebagian dari ambisi nya.
di kediaman keluarga Jhonson frederic.
Jully turun dari lantai dua menapaki anak tangga rumah besar dan mewah di mana dia di asuh dan di besarkan dengan segala kemewahan dan kasih sayang kedua orang tua angkat nya. sedari umur satu tahun oleh keluarga Jhonson frederic dan Elma Viera.
tanpa orang bertanya pun tahu kalau Jully pasti bukan anak asli dari kedua pasangan suami istri tersebut.tentu saja karena wajah Asia yang Jully miliki saat kontras dengan wajah kedua orang tua angkat nya yang berwajah bule.
Jully berjalan menuju ruang kerja Jhonson.
Jully mengetuk pelan pintu kerja orang tua angkat nya itu.
tok
tok
"masuk"
suara bariton terdengar dari dalam ruangan itu.
Jully memutar handle pintu, membuka pintu ruang kerja Jhonson
dan masuk ke dalam nya.
tampak lelaki berumur 65 tahun dengan wajah yang berwibawa duduk di kursi besar di balik meja kerja nya menatap lurus ke arah Jully.
"ada apa dear?" ucap Jhonson pelan
Jully tersenyum. jalan mendekati sebuah sofa tunggal yang ada di depan meja kerja jhonson.kemudian duduk.
"aku ingin ke Indonesia pap" ucap Jully to the poin.
Jhonson tampak terkejut namun dengan cepat pria tua tapi masih terlihat gagah itu menetralkan wajah nya dari keterkejutan nya. berusaha bersikap santai di depan Jully.
"mau apa kamu ke Indonesia dear?"
Jhonson mencoba bertanya,dan menepis dugaan yang ada di kepala nya.
__ADS_1
"aku ingin liburan" jawab Jully singkat
"benarkah? hanya liburan?"
selidik Jhonson.
"apa papah berharap ada yang lain nya?" kali ini Jully menatap Jhonson dengan wajah serius.
Jhonson hanya mendengus merespon ucapan Jully.
"kenapa pap? apakah papah keberatan dengan rencana ku ini?
apa ada sesuatu yang akan papah katakan pada ku?" Jully mencoba memancing
"maksud mu?"
Jully tidak menjawab ucapan Jhonson tapi tampak gadis itu duduk gelisah, wajah nya memerah seperti menahan sesuatu dalam diri nya.
"kenapa kamu dear?"
Jhonson tambah heran dengan sikap Jully yang tak jelas.
"papah, apa aku boleh bertanya? tapi tolong jawab dengan jujur"
"apa yang akan kamu tanyakan hm?"
"apa papah tahu siapa orang tua asli ku?" dengan sedikit takut Jully bertanya perihal orang tua asli nya
Jhonson diam, pertanyaan Jully membuat nya kaget sekaligus was was karena cara dia mendapatkan Jully adalah hasil dari ke egoisan nya karena cintanya pada istrinya Elma yang menderita karena kehilangan anak nya yang baru berusia satu bulan di lahir kan, anak nya meninggal karena penyakit penyempitan saluran pernapasan atau di sebut
bronkospasme. Elma yang tidak bisa mengandung lagi karena kandungan nya bermasalah berujung pengangkatan sel indung telur nya sehingga otomatis wanita itu tidak bisa mengandung lagi untuk mempunyai anak.tentu saja hal tersebut membuat Elma tertekan bagi nya itu adalah penderitaan yang tiada akhir nya sebagai seorang wanita, tidak bisa mengandung lagi untuk keturunan keluarga Jhonson.
Elma mengalami depresi berat, hingga menjalani perawatan di rumah sakit jiwa,tapi Jhonson tidak rela melihat istrinya di rawat di rumah sakit jiwa tersebut seperti seorang ke pe kesakitan.akhirnya dengan kuasa dan uangnya Jhonson membawa pulang istrinya dan memilih merawat nya di rumah dengan memakai tenaga ahli. usaha Jhonson tidak sia sia.perlahan depresi istrinya pulih, walaupun terkadang kambuh dan itu sangat meresahkan.bila Elma melihat seorang anak bayi perempuan maka dia akan berusaha merampas nya karena menurut nya itu adalah anak nya.
hingga tragedi yang terjadi pada 24 tahun yang lalu di mana Jhonson mengajak istri nya bersantai di botanic garden Sidney.
flashback on.
sebuah mobil mewah berwarna hitam berhenti di botanic garden suasana nya yang lumayan sejuk karena banyak pepohonan serta beberapa macam bunga-bunga yang tertata rapi, sungguh sangat memanjakan mata cocok untuk sekedar bersantai bersama keluarga atau mungkin dengan pasangan.
__ADS_1
Jhonson frederic seorang pengusaha terkenal di kota itu bahkan mungkin di negara nya.keberhasilan nya di dunia bisnis.menjadikannya salah satu orang yang di segani di dunia nya maupun di pergaulan nya.
turun dari mobil mewah nya bersama istri tercinta nya Elma Vierra.
Jhonson yang habis pulang dari rumah sakit untuk cek up Elma secara berkala.ketika mereka melewati taman ini Elma ingin bersantai di taman itu dengan alasan jenuh.karena sehari-hari nya Hanya terkurung di rumah besar mewah milik nya.dengan terpaksa Jhonson meneruti keinginan istrinya.walaupun tahu ini adalah sesuatu yang sangat berisiko.jhonson tahu kondisi istrinya sudah stabil.tapi tidak di pungkiri juga kalau dirinya masih khawatir sewaktu-waktu istrinya bisa saja kumat terdorong dari kondisi sekitar nya.itu yang di katakan Dokter.
Elma nampak tersenyum bahagia melihat suasana taman yang memang saat ini tidak terlalu ramai karena bukan weekend.
"kamu senang sayang?" tanya Jhonson karena melihat istrinya terus saja tersenyum memandangi sekeliling nya.
"iya, aku sangat senang terima kasih kamu menuruti keinginan ku frederic"
ucap Elma dengan senyum mengembang di bibirnya.
tapi baru saja Jhonson merasa tenang dengan kondisi istri nya yang kelihatan nya baik baik saja.
dia merasa was-was karena tatapan Elma terkunci pada seorang pasangan suami istri yang sedang membawa dua orang anak balita di dua buah stroller.yang seperti nya itu mereka orang Asia, bukan penduduk asli.jhonson memegang kedua bahu istrinya.
"lihat bunga-bunga itu sayang bukan kah itu sangat indah?" Jhonson berusaha mengalihkan perhatian istrinya itu tapi Elma tidak memperdulikan ucapan suaminya.
dan itu menambah kekhawatiran Jhonson.
"ayo sayang kita duduk di sana, seperti nya tempat itu nyaman"
dengan sedikit memaksa Jhonson merangkul bahu istrinya mengajak nya berjalan ke arah timur tempat dia berdiri ke sebuah bangku kayu yang ada di pinggiran kolam mungkin semacam telaga.
Elma menurut saja walaupun langkah nya terasa berat karena sedikit tertahan.belum jauh Elma dan Jhonson berjalan, tiba-tiba saja taman yang tadi nya damai di kejutkan dengan teriak kan seorang lelaki yang di kejar oleh dua orang polisi yang berakhir dengan drama penyanderaan yang di lakukan oleh lelaki yang sedang di kejar oleh dua polisi tersebut
suara teriakan perempuan yang di Sandra itu, membuat orang yang sedang berada di taman tersebut Panik dan banyak berlari menjauh.
di tengah kepanikan tersebut Jhonson lengah Elma lepas dari pengawasan nya.dan entah apa yang terjadi berikutnya Jhonson yang datang dengan supir serta asisten nya panik mencari istri nya yang menghilang entah kemana.
"Mac! Andrew, cari cepat istri ku, kita berpencar! teriak Jhonson
"baik tuan" sahut kedua pria itu bersamaan.
dan bersamaan dengan itu Jhonatan mendengar teriakkan histeris seorang wanita dari arah yang tadi dia lihat membawa dua buah stroller berisi dua orang balita.berteriak kalau anak nya yang satu hilang.
wajah Jhonson pias, tiba-tiba saja dia teringat dengan istrinya yang tadi terus saja menatap ke arah dua bayi tersebut.
__ADS_1
"
to be continued...