
" apa kamu kesini untuk fiting baju pernikahan mu juga Reno?" Adrian merasa terganggu dengan sikap Reno yang terus saja menatap lekat ke arah Diana.
" hm?' apa ? ah tidak,," sahut Reno sedikit terbata karena kakak nya Adrian yang tiba-tiba bertanya, memecah fokus nya ke Diana.
" Aku kesini mengantar Jessica untuk mengambil gaunnya yang di pesan di butik ini,, dan kebetulan Tante maya teman kecil mamah nya Jessica" lagi jelas Reno ke Adrian.
" oh ya,, see.. sweaty! dunia mu memang benar-benar sempit !" seloroh Adrian menatap Diana dengan satu alisnya terangkat.
sedangkan Diana hanya menghendikan kedua bahunya merespon ucapan Adrian.
gadis itu berusaha bersikap biasa saja.
" baik lah Ana kamu bisa ikut tante,,ayo.. bukan kah kamu kesini buat fiting baju pernikahan mu?" tante maya lalu berjalan menuju sebuah ruangan khusus yang terhubung dengan ruang kerja nya dan . gadis itu mengikuti langkah Tante maya
yang sedari tadi hanya berdiri mendengar kan pembicaraan para pasangan muda yang ada di ruangan nya itu.
"kamu juga Adrian! ikut tante" langkah Tante maya terhenti, lalu menoleh ke arah Adrian meminta pria itu untuk ikut bersamanya.
Adrian pun beranjak dari duduknya lalu melangkah menuju ruangan yang di tuju tante maya untuk fiting baju pernikahan nya dengan Diana.
sedangkan Reno hanya bisa menatap tajam kearah mereka, dengan rahang nya yang mengeras.
" sayang,, kapan kita menentukan pernikahan kita?!" Jessica dengan manjanya merangkul bahu Reno.
" tunggu kak Adrian menikah dulu!" wajah Reno terlihat datar menjawab singkat.
dan Reno pun beranjak dari duduknya berjalan keluar dari ruangan kerja tante maya.
" mau kemana kamu Ren?" Jessica ikut bangkit dari duduknya mengikuti Reno.
" nyari udara segar!" ucap Reno yang terus berjalan ke arah teras butik tanpa memperdulikan Jessica yang berlari kecil mengikuti langkah lebar Reno.
" tunggu aku Ren... cepet banget sih jalan nya! aku kan pake highkil sayang,, jadi gak bisa jalan cepat" protes Jessica karena Reno berjalan sangat cepat.bukan nya Reno berjalan cepat, itu karena postur tubuh Reno yang tinggi tegap sehingga langkah nya pun lebar.
__ADS_1
sraakkk..
Reno menarik kasar kursi yang ada di teras butik tante maya, lalu di hempaskan bokong nya di kursi itu,ada empat kursi tunggal yang mengitari meja kecil yang ada di teras.
kemudian tak berselang lama Jessica ikut duduk di samping Reno.
"kenapa kamu Reno? kok duduk di sini sih,,di sini kan panas.. enak di dalam adem" gadis itu menatap kesal ke arah tunangan nya. tangan nya membenarkan rambutnya yang berantakan karena tertiup angin.
" kalau begitu kamu gak nyaman di sini, kenapa kesini?!"dengan sikap acuhnya Reno memakai kacamata hitam nya yang tadi tergantung di kantong depan kemeja putih nya. hal hasil wajah tampan nya lebih terpampang nyata berkali lipat dengan kacamata hitam bertengger di atas hidung mancung nya.
saat ini sebenarnya hati Reno sedang marah karena melihat Diana datang bersama Adrian Kakak nya.
*aku sangat menyesali karena telah melepaskan mu Diana.. batin Reno.
"ah sial !!! umpat Reno terdengar pelan. merasakan kebodohan nya yang telah melepaskan cinta nya ke pada Diana hanya untuk sebuah ambisi serta jabatan.
Jessica menatap tajam ke arah Reno. wanita itu memperhatikan sikap Reno yang aneh menurut nya.
" kalau begitu aku masuk ke dalam,, aku tidak mau menemani mu di sini,, melihat tingkah mu yang aneh pula!" ucap Jessica dengan ketus lalu wanita itu beranjak dari duduknya , berjalan kembali masuk ke dalam Butik, meninggalkan Reno sendiri duduk di teras butik tante maya.
di ruangan lain di dalam butik tante maya.
Adrian keluar dari ruang pas dengan memakai stelan jas tuxedo hitam dengan terlihat sangat gagah dan tampan pria dengan tinggi 184 cm itu tampak lebih sempurna dengan balutan busana pria itu.
tak lama Diana pun keluar dari kamar pas dengan memakai gaun pengantin yang sangat indah, berbahan sutra kualitas tinggi, yang tidak terlalu lebar, pas di badan Diana yang ramping dan berisi. dengan tinggi badan Diana yang 170 cm untuk ukuran wanita Asia sudah termasuk standar. baju pengantin yang di kenakan Diana terlihat sederhana model nya tidak banyak bentuk, dengan hiasan di Titian bagian leher berhiaskan berlian dan bertebaran batu sworsky di keseluruhan gaunnya itu.
sedangkan Adrian terpaku menatap tajam ke arah Diana yang terlihat sangat cantik dengan pakaian pengantin yang di pakai nya.
lalu Adrian perlahan melangkah mendekati Diana. Diana pun sama, terpesona dengan ketampanan Adrian yang memakai tuxedo hitam lengkap dengan dasi kupu-kupu nya. mereka saling menatap satu sama lain.
Adrian terus melangkah dan ketika dia berada di hadapan Diana. pria itu mendekatkan wajahnya ke arah telinga Diana hingga pipi Diana dan Adrian menempel.
dan itu membuat Diana meremang merasakan hembusan hangat nafas Adrian yang bicara pelan di telinga nya.
__ADS_1
" kamu sangat cantik sweaty... aku sudah tidak sabar menunggu saat kamu berada... ucapan ADRIAN terjeda di tarik nya wajah nya lalu menatap lekat gadis itu dengan senyum Devils nya. Diana ngerenyit kan dahinya menatap heran dengan sikap Adrian yang aneh.
"maksudmu apa Adri?" Diana penasaran dengan ucapan Adrian yang terpotong itu.
Adrian hanya mengulum senyum, tidak menjawab pertanyaan Diana dan itu membuat Diana kesel di buatnya.
" sebaiknya kamu buruan ganti baju saja,, karena aku bisa gak tahan melihat kamu memakai baju pengantin ini" perkataan Adrian tambah gak jelas membuat Diana bingung.
" maksudmu apa Adri..... ucap Diana dengan nada sedikit di tekan. dan mencekal lengan kokoh Adrian karena pria itu hendak melangkah pergi. Adrian tersenyum simpul melihat Diana mencekal lengan nya karena penasaran dengan ucapannya.
"kamu tahu Ana?" Adria menatap kekasihnya itu dengan tatapan nakal.
"ya!!" Diana di bikin sengit oleh Adrian.
"karena aku tidak tahan,, ingin menggendong mu, bawa ke kamar pengantin untuk malam pertama kita sweaty" Adrian menatap lekat DIana
kontan saja wajah Diana merah merona dengan ucapan Adrian yang terdengar fulgar.
"Adrian Nicholas Abimanyu... dasar kamu....
spontan Diana mencubit pinggang keras Adrian
pria itu pun tergelak dan..
cup
Adrian mengecup sekilas bibir seksi milik Diana lalu pria itu pun berlalu dari hadapan Diana dan masuk kembali ke dalam kamar pas untuk mengganti pakaian nya.
Diana menatap gemas Adrian yang melangkah cepat masuk ke dalam kamar pas.
gadis itu pun sama, masuk kembali ke kamar pas untuk mengganti pakaian nya.
"dasar pria!! umpat Diana sambil berjalan kedua tangannya repot mengangkat gaunnya yang panjang. tak lama ada dua orang pegawai butik datang untuk membantu nya berganti pakaian dan ikut membantu Diana mengangkat gaunnya yang panjang kebelakang.
__ADS_1
"
". * T B C*