
Adrian yang baru saja mendapatkan mood booster nya.wajah nya nampak secerah cerah nya, lain dengan Diana yang terlihat lelah.kemudian Adrian melajukan mobilnya perlahan, keluar dari area parkiran supermarket.
"kita pulang sayang..." teriak Adrian nampak nya rasa kekhawatiran nya saat ini akan hubungan rumah tangga nya, membuat pria tampan itu menjadi spaning.
"aneh banget kamu mas" cibir Diana.melihat sikap suaminya itu.
"aneh apa nya sayang..aneh, karena aku terlalu menyayangi mu"
Adrian tertawa pelan, satu tangan nya mengacak lembut Surai milik istrinya itu.
lalu pandangan nya kembali fokus pada jalanan.
setelah itu tak ada suara yang bicara dalam perjalanan pulang di dalam mobil nya, Adrian menoleh ke arah Diana, ternyata kekasih hati nya itu sudah terbang ke alam mimpi.
Adrian tersenyum tipis.tapi perlahan senyuman itu menghilang dari wajah nya.raut wajah nya terlihat masam.
"sial! aku harus cepat cepat membereskan wanita jahanam itu, ini semua karena emosi ku yang tidak bisa aku kendalikan, aku tidak mau ja**Lang menghancurkan hubungan kita sayang" gumam Adrian
pikiran Adrian menerawang kejadian waktu bertemu seseorang.
flashback on.
Rudi, Adrian,serta Brandon sedang ada di kantor Adrian.mereka nampak tengah mendiskusikan urusan yang sangat penting.Adrian duduk di kursi kebesaran nya, nampak serius mendengarkan pembicaraan Rudi dan Brandon yang duduk di depan nya yang terhalang oleh meja kerja nya.
"bagaimana Adrian? apa kamu bisa mengurus nya?"
Rudi menanyakan kesanggupan Adrian untuk menyelesaikan masalah pembelian tanah yang rencananya untuk di bangun pabrik baru, tetapi ternyata tanah itu masuk tanah sengketa.banyak beberapa pihak, mengklaim bahwa tanah itu milik mereka, sedang kan pihak BLUE SKY sudah membeli nya langsung pada orang yang mengaku ahli waris yang shah.
"aku akan mencoba menghubungi teman ku pap, seorang pengacara handal yang biasa mengurus urusan pertanahan"
"bagus kalau begitu, papah ingin urusan tanah ini cepat selesai, karena kita sudah membayar tanah itu pada ahli waris nya"
"baik pap, nanti malam aku sudah bikin janji dengan teman ku itu"
"Brandon, kamu ikut Adrian" ucap Rudi ada nada khawatir di ucapan nya itu.secara Adrian baru terjun mengurusi urusan perusahaan besar nya.maka itu Rudi meminta Brandon yang sudah lebih mengerti situasi perusahaan nya,agar mendampingi Adrian.
"baik boss" sahut Brandon tegas.
lalu Rudi pun berdiri.
__ADS_1
"aku serahkan urusan ini pada mu Adrian" pinta Rudi wajah nya nampak serius menatap Adrian.
"baik pap"
setelah Rudi pergi dari ruangan itu.
Adrian melihat ponselnya karena ada pesan masuk.kedua alisnya bertaut tak kala membaca pesan singkat itu.
Brandon yang melihat expresi Adrian seperti itu, jadi tanda tanya di hati nya
"kenapa boss?"
"kenapa Harlan meminta kita ketemuan di tempat karaoke? bukan kah awal nya kita janjian di sebuah cafe x tempat biasa kita nongkrong?"
ucap Adrian merasa heran dengan teman nya itu.
"terus bagaimana boss? apa kita batalkan pertemuan nya?" tanya pria ganteng berambut gondrong yang di kuncir kuda itu dengan tatapan tajam nya.
"tidak usah, tetap kita temui saja, nggak masalah buat ku, hanya di karaoke saja kan"
lalu Adrian melirik jam tangan rolex nya.kemudian berdiri.
"ayo kita berangkat"
Adrian tiba di sebuah tempat karaoke di daerah x seperti yang sudah di janjikan.Adrian masuk kedalam tempat tersebut, betapa kagetnya ternyata yang dia masuki ini, bukan tempat karaoke biasa,tapi hampir sama dengan club malam.
"sialan! Harlan! kenapa dia minta ketemuan di tempat seperti ini" umpat Adrian. bukan nya merasa suci, tapi rasanya, dia sudah tidak ada minat untuk mendatangi tempat seperti ini.karena sudah tidak ingin berurusan dengan yang lembab.
Adrian dan Brandon di bimbing oleh salah seorang pria berbadan besar, memasuki sebuah ruangan private VIP.dan ketika mereka sudah berdiri di depan pintu ruang VIP itu..
"tuan Adrian silahkan masuk,anda sudah di tunggu di dalam" ucap pria bertubuh besar itu, tapi ketika Brandon hendak ikut masuk ke dalam di halangi oleh tangan kekar pria itu.
"maaf,anda tidak boleh masuk, anda tetap di sini, hanya tuan Adrian yang boleh masuk ke dalam"
rahang Brandon menegang, menatap tajam ke arah pria besar itu, dan ketika Brandon tetap ingin masuk.
"nggak apa-apa Bran, aku akan masuk sendiri, kamu tunggu di sini" Adrian berusaha mengalah.
"tapi boss?" protes Brandon dengan wajah was was nya. tapi Adrian mengedipkan matanya memberi kode pada Brandon kalau dia baik baik saja.dengan terpaksa, akhirnya Brandon membiarkan Adrian masuk ke dalam ruangan private VIP itu.
__ADS_1
setelah berada di dalam, Adrian sempat kaget, tapi dengan cepat dia menetralkan wajah nya agar terlihat biasa saja, karena di dalam sudah ada Harlan, dan seorang pria berpenampilan perlente, dengan Dua orang gadis berpakaian seksi dan manja, tapi bukan itu yang bikin Adrian kaget, dia terkejut karena salah satu gadis itu adalah Jessica mantan kekasih Reno Adiknya.
gadis itu menyapa Adrian dengan suara yang di buat manja.
"hai kakak ipar... apa kabar nya"
"Jessica? kenapa kamu ada di sini?"
bukan nya menjawab, gadis itu malah tertawa.
"aku di sini karena kita sudah bikin janji bukan?" sahut Jessica manja.lalu Jessica berdiri, berjalan mendekati Adrian, dan langsung memeluk erat tubuh Adrian.dan tentu saja membuat Adrian kaget bukan main, atas tingkah menjijikkan Jessica.Adrian langsung mendorong keras tubuh Jessica, membuat tubuh gadis itu hampir jatuh kalau saja tidak di pegang oleh Harlan yang refleks berdiri menangkap tubuh Jessica.
"hei bro.. tenang.. jangan kasar begitu dekat seorang gadis" ucap Harlan dengan entengnya.
"apa maksud mu semua ini Harlan?! kenapa Jessica ada di sini? dan kau Jessica! jangan bertingkah menjijikkan!" ucap Adrian menatap nyalang pada Harlan dan Jessica.
"pantas saja,Adik ku Reno, lebih memilih kembali dengan masa lalu nya, karena wanita yang bersama nya tak lebih wanita murah!"
"Adrian!!" pekik Jessica tidak terima dengan ucapan Adrian yang merendahkan diri nya.
"apa? benar bukan ucapan ku ini? kalau tidak, kamu tidak akan ada di tempat seperti ini?!"
wajah Jessica merah padam lalu dengan cepat dia mendekati Adrian, dan langsung memeluk serta mencium bibir Adrian,tapi sebelum gadis itu mencoba mencium bibir Adrian, Jessica berteriak memanggil teman nya.
Leona, sekarang!!" teriak Jessica seperti memberi kode pada gadis yang satu nya lagi yang berada bersama nya di situ, dan langsung tanpa di pinta dua kali gadis yang bernama liona itu, mengeluarkan ponselnya, lalu mengarahkan nya ke arah Jessica yang akan mencium Adrian.jessica seperti orang kesetanan,terus bergerak mencoba mencium bibir Adrian, tapi yah, tentu saja itu tidak berhasil, Adrian dengan terpaksa mendorong keras tubuh Jessica dan kali ini hingga terjungkal, tubuh Jessica membentur meja yang di atas nya banyak botol minuman, sehingga botol minuman itu jatuh berserakan ke lantai, menimbulkan suara berisik yang sangat keras, hingga terdengar sampai keluar, beruntung pintu ruangan itu tidak tertutup sempurna, sehingga suara keributan itu terdengar oleh Brandon.
pria berambut gondrong itu terkejut dengan suara keributan yang berasal dari dalam ruangan karaoke VIP itu, dan tanpa menunggu dua kali, Brandon langsung merangsek masuk, walaupun sempat terhalang oleh dua pria besar yang menjaga pintu itu, tapi dengan keahlian bela diri yang mempuni,serta di dukung tubuh Brandon yang tinggi besar, dengan mudah nya dia melumpuhkan kedua lawan nya itu.hingga dengan cepat Brandon langsung masuk ke dalam.
"what the hell!!" teriak Brandon.
mata nya terbuka lebar.
dan benar saja rupanya Adrian sudah dalam keadaan setengah sadar karena di saat dia di Repot kan oleh Jessica,satu teman nya lagi menyuntikkan sesuatu ke tubuh Adrian, hingga pria itu sekarang sudah setengah sadar, sedang di apit oleh kedua wanita berpakaian seksi salah satu nya Jessica.
"
"
to be continued.
__ADS_1
hai mom's and sis,
...terimakasih sudah mampir ke cerita saya ini,di tunggu like n comen nya ya 😊***....