Namaku Diana

Namaku Diana
saudara kembar.


__ADS_3

seperti di siram air es, tubuh Reno membeku, matanya tak berkedip memandang wajah gadis muda yang ada di hadapannya ini.


"tuan Reno? Anda tuan Reno benar?"


"iy_iya,saya Reno anda...?" ucapan gadis itu membuyarkan keterpakuan Reno.


"oh,saya july Jhonson, dari Jhonson corp.investor baru, untuk bergabung di BLUE SKY" gadis itu mengulurkan tangannya untuk bersalaman dengan Reno. dengan ragu Reno menyambut uluran tangan gadis yang memperkenalkan dirinya bernama July Jhonson.


mereka pun bersalaman, gadis itu tetap menampilkan senyum menawannya pada Reno, membuat Reno tetap membisu masih dengan keterkejutan nya.melihat rupa wajah yang mirip tak ada cela seperti.


*Diana? kenapa wajah gadis ini mirip dengan Diana?"hampir semua nya mirip Diana? yang membedakan nya hanya suara nya saja, kalau suara Diana halus dengan aksen Jawa timur nya.sedangkan gadis yang mirip Diana yang ada di depan nya ini sedikit cempreng, sungguh tak enak di dengar di telinga, apakah ini kembaran gadis yang dia cintai itu?


eh,kembar? apa Diana punya kembaran? batin Reno terus bergejolak dengan hati dan pikiran nya.Reno berpikir, tidak mungkin ada manusia di dunia ini ada yang wajah nya mirip identik. kalau bukan saudara kembar.Reno benar benar tidak percaya apa yang di lihat nya sekarang ini.


"oh,oke, mari kita bicarakan bisnis kita,nona...July?"ucap Reno sedikit canggung karena


rasanya Reno merasa jengah memanggil gadis yang sangat mirip Diana dengan memanggil nya July. wajah itu mirip mantan kekasih nya.sedangkan dia harus memanggil dengan nama lain.


Reno berasa seperti sedang bersandiwara saja.tapi Reno sadar, kalau yang di hadapannya ini bukan mantan kekasih nya, melainkan orang lain yang mirip wajah nya saja.walaupun sulit untuk menerima.Reno berusaha mengendalikan emosi dan perasaan nya di depan gadis ini.


"baik lah kalau begitu, silahkan"


gadis itu menjulur kan tangan nya ke arah sofa yang tersedia di cafe x itu., mempersilakan Reno untuk duduk,Reno pun mengangguk lalu duduk di sofa dengan posisi saling berhadapan.

__ADS_1


"baik, sekali lagi saya perkenalkan diri saya" ucap gadis itu dia ambil minuman dari gelas yang berbentuk seperti tube itu dengan minuman rasa strawberry smooth yang ada di hadapannya dan menyesap nya perlahan. Reno kembali terkejut melihat rasa minuman yang di minum sang investor baru nya yang mirip wajah nya dengan Diana bernama July Jhonson.


strawberry smooth? rasa yang sama, yang di sukai oleh Diana.apakah ini hanya kebetulan saja? pikir Reno seperti itu.


"oh maaf, saya sangat haus" ucap July sedikit terbata, karena sedikit canggung,Reno menatap sedemikian rupa wajah nya.lalu dia meletakkan gelas minuman nya.dan menyenderkan tubuhnya senyaman mungkin dengan satu kaki nya di angkat dan di tumpu di kaki satunya, tampak anggun.


"nama saya July Jhonson, dan ini yang bersama saya assisten saya, Robert,kami dari Jhonson corp, yang akan menjadi investor anda dalam pembangunan dua tower 10 lantai. apartemen yang berada di daerah pantai x, dan aku di sini, ingin mengetahui dan memastikan apakah saya layak untuk berinvestasi di perusahaan besar anda, dan proyek anda ini" jelas July berbicara dengan sangat lugas.


Reno diam, dan mendengar kan penjelasan dari July dengan seksama.masih menatap tajam gadis yang ada di depan nya ini.karena saat ini yang dia rasakan, ingin mentertawakan diri nya sendiri, karena takdir sangat kejam pada dirinya.


karena pergi dirinya ke negara kangguru ini, untuk bisa menjauhi dan melupakan semua kenangan manis dirinya bersama Diana.di negri kangguru ini,Reno mencoba melupakan semua, dan kembali menata hati nya yang sakit.


tapi apa ini? takdir malah mempertemukan dirinya dengan seorang gadis yang wajah nya sangat mirip, bahkan seperti tidak ada perbedaan di seluruh wujud gadis ini, dengan Diana bila dia tidak bicara dan bergerak, seakan dirinya benar benar berhadapan dengan mantan kekasih nya itu.dan tentu saja semua keadaan ini membuat perjuangan Reno ingin melupakan kenangan nya bersama Diana akan sia sia.karena July akan terus berhubungan dengan nya.karena kerja sama dalam hal bisnis.


"seperti nya proyek yang anda tawarkan pada saya cukup menarik, dan menguntungkan untuk kedua belah pihak.kalau begitu saya setuju untuk ber investor di proyek anda ini, untuk kelanjutan semua legalitas nya, besok saya akan datang ke kantor anda, karena saya juga akan mendiskusikan kembali keputusan saya ini dengan papah saya selaku komisaris"


"baik, kalau begitu, besok kabar, dan kedatangan nona July,di perusahaan saya.dan saya rasa pembicaraan kita saat ini sudah cukup" Reno berdiri dari duduknya.begitu juga dengan July melihat Reno berdiri.


"saya permisi" ucap Reno dengan suara tegasnya.dan di anggukan oleh July.jangan lupa, dengan senyum manis nya terpampang di wajah cantik nya.membuat darah Reno mengalir lebih deras di dalam tubuh nya.dan dia benci perasaan itu kembali hadir di tubuhnya.


dengan langkah lebar nya Reno meninggalkan sang investor yang membuat hati nya resah.


"Jhon hari ini aku langsung pulang ke apartemen saja, Aku tidak ingin ke kantor lagi" ucap Reno setelah dia berada di dalam mobil sedan mewah berwarna hitam itu yang melaju meninggalkan area cafe tadi.dan kali ini Reno duduk di kursi mobil yang ada di samping Jhonatan asisten sekaligus sahabat nya.

__ADS_1


Jhonatan mengetahui kisah cinta Reno dengan Diana.dan dia juga mengerti, kalau boss sekaligus sahabatnya ini kalau sudah pindah duduk nya di kursi depan, di samping dirinya pasti saat ini Reno dalam mode sebagai sahabat nya, bukan sedang mode sebagai bos nya, alias pengen curhat pada dirinya.dan Jhonatan bersiap menjadi pendengar yang baik bagi sang Romeo.


"apa kah ini berkaitan dengan investor berwajah mantan kekasih mu itu Ren?"tanya Jhon


Reno menyandarkan kepalanya di sandaran kursi mobil yang ada di samping Jhon lalu dia melonggarkan dasinya serta membuka dua kancing kemejanya, seolah ingin bernafas lega karena kejadian tadi sangat membuat dadanya terasa sesak.


"aku seperti nya sedang berjalan di tempat Jhon"ucap Reno lirih


Hahaha... tiba-tiba saja Reno tertawa lepas tapi terdengar getir di telinga Jhonatan karena itu bukan tawa lucu, tetapi Reno seperti sedang mentertawakan diri sendiri.karena seperti nya tuhan sedang kembali memporak porandakan hatinya lagi.


"relax bro, kendalikan emosi mu, bersikap lah profesional,kita butuh dana ini untuk proyek mu itu" Jhonatan berusaha menenangkan sahabat nya itu, walaupun itu mungkin sulit.


"tapi kenapa aku harus bertemu wajah yang pernah mengisi hati ku? dan parah nya lagi aku akan selalu bertemu dengan dia Karena dia investor yang aku butuhkan" ucap Reno emosi.


BRAKK!


"ah sial! sial!"


Reno menggebrak dasboard mobil nya, dan membuat kaget pria berwajah bule yang sedang mengemudi kan mobil, Jhonatan sangat kaget dengan reaksi berlebihan bos nya yang sedang mode seorang sahabat nya yang sedang curhat.


"


"

__ADS_1


to be continued.


__ADS_2