Namaku Diana

Namaku Diana
maaf kan Reno.


__ADS_3

"benar-benar penuh perjuangan serta halangan untuk bisa bersama mu sayang, kini aku lah yang berada di sisi mu, mendapatkan mu seutuhnya" bisik Adrian suaranya terdengar parau. sayup-sayup terdengar di telinga Diana yang baru saja memejamkan matanya,belum benar-benar pulas tidur nya sehingga dia masih mendengar ucapan suaminya. hingga bibir nya melengkung indah mendengar kata mesra suaminya, matanya enggan terbuka,di biarkan terpejam, merasakan lembutnya belaian lembut di pipinya, dan tak lama Adrian pun menyusul Diana tertidur pulas, dengkuran halus dari nafas kedua insan itu pun terdengar tanda terbawa nya mereka di peluk mimpi.


#####


pagi menjelang di kediaman keluarga Rudi Abimanyu.di kamar Reno.


nampak dua pelayan keluarga Abimanyu sedang membantu mamah Eva mengepak dua buah koper besar yang berisi baju baju Reno serta barang pribadi milik Reno,


hari ini Reno akan berangkat ke Australi dengan penerbangan jam 11 siang nanti.Reno duduk di pinggir ranjang memperhatikan mamahnya yang sedang sibuk menyiapkan barang barang bawaan nya.


"sudah lah mom, jangan terlalu banyak bawa baju nya, nanti aku bisa beli lagi di sana.. biarkan saja baju baju ku yang sudah lama, jangan di bawa, sepertinya mommy benar benar mau mengusir ku dari keluarga ini. sampai sampai barang-barang ku tak tersisa di sini" keluh Reno karena baju dan barang pribadi nya hampir semua di masukkan ke dalam koper.


mamah Eva melirik ke arah Reno, lalu bangkit dari duduknya dan berjalan ke arah Reno yang duduk di tepi ranjang.


wanita paruh baya itu kemudian duduk di samping Reno, menghadap ke arah putra nya.di rangkum nya pundak lebar nan kokoh milik sang putra, di tepuk tepuk pelan pundak itu, seperti seorang ibu yang sedang menenangkan anak nya yang sedang merajuk.terulas senyuman teduhnya di wajah tua nya menatap sendu sang putra bungsunya itu.


"sembarangan kamu bicara, siapa yang mau mengusir mu, kamu itu tetap anak mamah,putra dari seorang Rudi Abimanyu, akan tetap seperti itu tidak ada yang berubah.biarlah yang sudah berlalu cukup di simpan kalau perlu di singkirkan, kalau hanya membuat langkah hidup mu menjadi berat,tatap lah masa depan mu, jangan kamu buang sia sia masa muda mu untuk menginginkan sesuatu yang sudah di luar jangkauan mu, buat orang tua mu bangga, buktikan itu untuk diri mu terutama"


ucapan mamah Eva mampu membuat hati seorang lelaki yang bernama Reno dika Abimanyu terenyuh,mata nya Terasa panas, tak kuasa menahan gejolak yang membuat nya sesak, hingga akhirnya Reno merubah posisi duduk nya dan langsung memeluk mamahnya itu.


"maafkan Reno mom, sudah bikin kecewa kalian semua" dan tak lama Reno melepaskan pelukannya pada mamah nya.mereka saling tatap dan tersenyum.


"iya, mamah sudah memaafkan kamu sayang" tangan kanan eva menepuk pelan pipi putranya itu.

__ADS_1


"tuan muda, waktu kita berangkat"


pak Danu pria usia 45 tahun supir pribadi keluarga Abimanyu datang, berdiri di depan pintu kamar Reno, yang akan mengantar kan Reno ke bandara.


Reno dan eva beranjak dari duduknya


"baik lah mom seperti nya aku akan berangkat sekarang"


"pergilah Reno, mamah tidak bisa ikut mengantar mu ke bandara, Ayah mu yang akan mengantar mu"


Reno mengangguk


"iya mam, tidak masalah" Reno dan Eva berjalan menuju keluar dari kamar menuju ke bawah di sana sudah ada Rudi duduk di sofa ruang tengah menunggu mereka. melihat kedatangan Reno dan istrinya Rudi pun berdiri.


"siap pah,ayo kita berangkat"


Rudi tersenyum tipis menatap putra bungsunya itu.lalu kedua lelaki beda usia itu pun berjalan keluar dari rumah megah itu menuju sebuah mobil Mercedes Benz warna hitam legam yang terparkir di halaman luas rumah mereka.Danu membukakan pintu mobil belakang penumpang untuk kedua majikan nya itu, mereka pun masuk ke dalam mobil di ikuti oleh Danu membuka pintu bagian kemudi.setelah mereka berada di dalam mobil, kaca mobil di turunkan. Reno tersenyum sekedar menguatkan hati nya di depan kedua orang tua nya terutama mamahnya.dia melambai kan tangan nya ke arah mamahnya yang berdiri di tak jauh dari mobil dengan matanya yang berkaca-kaca Eva membalas lambaian tangan Reno.


'aku pergi mam! doa kan aku agar aku baik baik saja di sana!" pinta Reno sedikit berteriak ke Eva.


wanita paruh baya itu tersenyum, mengangguk


"pasti,baik baik lah kamu di sana Reno" balas Eva.lalu perlahan mobil yang membawa Reno ke bandara yang di antar Rudi papah nya.keluar dari pekarangan rumah besar itu.

__ADS_1


Eva masih diam berdiri memandangi perginya mobil yang membawa putra bungsunya hingga hilang dari pandangan matanya.


####


satu bulan sudah pernikahan Adrian dan Diana berjalan, mereka masih tinggal di rumah keluarga Diana.


di dalam kamar pasangan yang baru sebulan menikah.di sore hari dan kebetulan hari Minggu, jadi para penghuni ada di rumah semua.kerja di kantor memang libur,tapi tidak dengan kegiatan panas yang sedang terjadi di salah satu kamar yang berada di lantai dua rumah itu.


"mas... aku.. aahh.. pingin..ahh lirih desah DIana. dia merasakan akan kembali mendapatkan pelepasan nya yang sekian kalinya. Adrian tersenyum bangga, melihat istrinya yang berada dalam kukungannya itu akan mendapatkan pelepasan nya lagi.


sedangkan diri nya masih betah memacu tubuhnya di atas tubuh istrinya, dengan mata nya yang sayu menggoda menatap dirinya.dan itu membuat Adrian semakin liar bergerak memacu diri nya.


"sebentar lagi sayang..aaagh Geraman nikmat keluar dari mulut Adrian yang masih saja memacu tubuhnya di atas tubuh istrinya itu


"sebentar lagi sayang,,kita lepas bersama, Adrian menatap dengan sorot matanya yang menggelap tertutup gairah, terus bergerak dan akhirnya, erangan panjang terdengar dari kedua nya. tangan Diana meraih pundak Adrian dan memeluk erat tubuh kekar suami nya itu. karena ledakan dahsyat yang keluar dari tubuh nya.tentu saja Adrian membalas pelukan erotis dari istrinya bahkan Adrian memeluk tubuh istrinya tak kalah erat nya, di rangkul nya tubuh polos istri nya itu masih merasakan, sisa-sisa kenikmatan yang mereka dapatkan dari pelepasan yang luar biasa rasanya tadi.tanpa melepaskan penyatuan nya Adrian masih berada di atas tubuh istrinya itu.nafas mereka berdua pun masih tersengal-sengal karena pergulatan panas mereka.keringat membasahi sekujur tubuh polos pasutri itu


"mas nyingkir, berat ah" Diana mendorong tubuh Adrian yang masih betah di atas tubuh nya dengan posisi masih memeluk tubuh polos nya.Adrian mendaratkan kecupan


manis di bibir Diana.setelah itu dia melepaskan penyatuan nya dari tubuh istrinya perlahan sehingga kedua nya merasakan efeknya mata mereka terpejam merasakan nikmat sekilas tadi.Diana menutup mulutnya dengan tangan nya karena sempat sempat nya keluar suara lenguhan dari mulut nya.


"kenapa sayang? masih ketinggalan ya rasa enak nya" goda Adrian tersenyum mesum.


"issh, sok tahu kamu" wajah Diana merah merona karena malu cubitan kecil pun singgah di lengan besar Adrian.

__ADS_1


\*\*\* ***TBC*** \*\*\*


__ADS_2