
melihat sang putra mahkota sudah tidak berdaya karena terkekang oleh dua wanita penyihir.dan dua makhluk rawa berjakun.membuat Brandon membelalakkan matanya, darah nya terasa mendidih.
"BANGSAT!! apa yang kalian sedang lakukan ha?!!"
suara bariton Brandon mengglegar memenuhi ruangan kedap suara itu.
keempat orang yang ada di ruangan itu sama terkejut dengan kemunculan pria berambut gondrong di kuncir kuda itu.
Brandon langsung menendang sebuah tiang besi yang ada di tengah ruangan itu yang biasa di gunakan untuk menari striptis.sekali tendang tiang besi itu langsung patah, dan langsung di gunakan untuk menggebrak meja panjang yang ada di ruangan itu, hingga patah menjadi dua, bagaikan Arya kamandanu yang sedang memegang pedang naga Puspa, Brandon menghardik kedua wanita ular itu yang sedang mengukung sang putra mahkota.hingga menjerit ketakutan.
sedangkan Harlan dan lelaki perlente bertubuh tambun yang ada di ruangan itu mencoba menghalau keberingasan Arya kamandanu yang sedang memegang pedang naga Puspa.tapi mereka berdua bukan lawan yang sebanding untuk seorang Aryakamandanu.yang kesaktian setara dengan patih gajah Mada.sehingga dengan mudah melumpuhkan kedua makhluk rawa berjakun itu.
melihat lawan nya sudah tidak berdaya, tanpa menunggu lama lagi, Brandon langsung mendekati Adrian yang duduk terkulai, mulutnya meracau tak karuan, sedang kan penampilan nya? jangan di tanya, kali ini dunia terbalik, bukan wanita yang yang akan di perkosa, tapi lelaki tampan itu yang akan di perdaya oleh kedua wanita ular itu.terlihat dengan penampilan Adrian yang kancing kemeja nya yang sudah terbuka semua dan... kalau saja Brandon tidak cepat masuk ke dalam entah apa yang terjadi, karena resleting celana Adrian sudah dalam keadaan terbuka, dan langsung sang Aryakamandanu mendekati tubuh sang putra mahkota dan memapah nya berdiri tubuh tinggi tegap itu.dengan susah payah.
"JAHANAM kalian semua!!! jangan ada yang berani maju lagi!! kalau kalian tidak mau tubuh kalian habis aku cincang!!!"
Ancam Arya kamandanu sambil mengacungkan pedang naga Puspa nya berjalan mundur, keluar dari ruangan itu dengan merangkul tubuh sang putra mahkota yang terkulai lemas.
"sialan kau Brandon!!!"
Jessica berteriak, memaki, tidak terima, karena rencana nya di gagalkan oleh satria Pedang naga Puspa itu.
Brandon berhasil Keluar dari tempat karaoke laknat itu.berjalan sambil memapah tubuh Adrian ke parkiran mobil. kemudian setelah itu dia langsung menuntun Adrian ke dalam mobil. yang dalam keadaan tak sadar karena pengaruh obat Perangsang yang di berikan oleh kedua wanita ular tadi.
Lalu Brandon dengan cepat masuk ke dalam mobil, duduk di kursi kemudi. kemudian menyalakan mesin mobil dan langsung melaju jalan meninggalkan tempat laknat tersebut.
"Brandon, jangan bawa aku pulang kerumah... bawa aku ke apartemen mu saja... Adrian bicara dengan nafasnya yang tersengal sengal dia meminta Brandon untuk tidak membawa nya pulang ke rumah, karena dia tidak mau Diana melihat keadaan nya yang sekarang ini, Adrian tidak mau Diana tahu kejadian yang terjadi pada dirinya karena Jessica.
"tapi boss, apa sebaiknya keadaan mu yang sekarang ini memang butuh pelampiasan? kamu butuh boss, dan lebih baik kau bersama istri mu, itu lebih baik" ucap Brandon tanpa tedeng aling, begitu saja Brandon kalau bicara apa adanya, dan sekenanya.
sedangkan Adrian tampak kacau, bibir nya terus mendesis.
"tidak, kalau aku sekarang menemui istri ku dalam keadaan seperti ini,sama saja aku akan menyiksanya, karena aku pasti kan aku tidak akan bisa berhenti.. Hahaha.... susah payah Adrian bicara dengan nafasnya yang tersengal karena menahan hasrat nya,
__ADS_1
"sinting! sempat sempat nya kau tertawa boss, baik lah kalau begitu jangan salah kan aku! akan ada kejutan nanti setiba di apartemen ku" ucap Brandon dengan seringai nya melirik sekilas boss nya yang sedang sekarat di gulung nafsu setan.
"Hahaha.. tidak masalah Brandon,, aku tunggu kejutan mu itu" Tantang Adrian yang terus bicara ngaco.badannya terasa panas, hingga bergetar hebat.karena sekuat tenaga Adrian mengendalikan diri nya dari pengaruh obat Perangsang agar tetap sadar.
flashback off.
tiba-tiba ponsel Adrian yang berada di dalam saku celana nya bergetar,di lihat nya nama yang tampil di layar ponselnya.
kemudian dia memposisikan mobil nya di jalur lambat, karena dia akan menjawab panggilan telepon dari Brandon.
_Adrian______
"ya hallo, bagaimana? sudah kamu dapatkan?"
tanya Adrian pada Brandon di sambungan telepon nya.dengan suara setengah berbisik, karena takut istri nya yang sedang tertidur itu bangun dan mendengar percakapan nya dengan Brandon di telpon.
__Brandon____
__Adrian____
"bagus kalau begitu, besok kita ketemu di pabrik.
lalu Adrian memutuskan panggilan telepon nya dengan Brandon.
Adrian.
tak lama mobil BMW sport bewarna hitam itu memasuki halaman rumah besar dan mewah berlantai dua.
Adrian memarkirkan mobilnya di halaman parkir rumah nya.di lihat nya istrinya masih terlelap di kursi mobil.
Adrian tersenyum, memandangi wajah cantik istrinya itu dengan tatapan penuh cinta.
"seperti nya ini lah kebiasaan kamu yang tidak bisa di ubah sayang, kalau sudah tidur, seperti tubuh tak bernyawa, tidak akan terusik oleh apapun itu kamu akan tetap lelap tidur mu" ucap Adrian lembut berbicara sendiri.kemudian dia turun dari mobil nya dan berjalan ke arah satu sisi pintu mobil nya.dan membuka pintu mobil itu.
__ADS_1
lalu Adrian perlahan membungkuk kan badannya kedua tangannya meraih tubuh istrinya dari kursi mobil
dan langsung di gendong nya tubuh ringkih sang pemilik separuh jiwa nya itu.lalu Adrian melangkah masuk ke dalam rumah besar itu.di sambut oleh seorang ART nya.
"bi, tolong keluar kan semua barang belanjaan yang ada di mobil ku, minta bantuan yang lain ya" pinta Adrian pada Art nya.
"Baik tuan"
Adrian berjalan dengan menggendong tubuh istrinya yang masih terlelap tidur. menaiki anak tangga perlahan menuju kamar nya.
setelah sudah berada di dalam kamar
Adrian merebahkan perlahan dengan hati hati tubuh istrinya itu di atas ranjang king size nya.di kecup nya kening istrinya itu dengan lembut.
Diana hanya menggeliat saja tak kala tubuh nya mendarat dengan nyaman di kasur empuk itu.
lama Adrian duduk di tepi ranjang di sisi istrinya itu.di pandangi nya wajah cantik Diana tak bosan nya.
"ya ampun sayang, tidur mu benar benar nyenyak" gumam Adrian lalu dia pun berdiri, kemudian membuka pakaian nya hingga tubuh nya polos,tak ada benang sehelai pun yang menempel di tubuh atletisnya itu. lalu berjalan ke arah kamar mandi.
beberapa menit kemudian,Diana terbangun dari tidurnya, perlahan dia membuka matanya, di lihatnya keadaan sekeliling nya.
"rupanya aku sudah di rumah, terlalu nyenyak tidur" ucap Diana setelah menyadari kalau dirinya sudah di rumah, bahkan ada di dalam kamar nya.
"
"
to be continued.
hai mom's terima kasih sudah mampir ke cerita saya ini 😊 jangan lupa untuk like nya n comen nya.
kalau bisa vote nya juga ya 🥰😊
__ADS_1