Namaku Diana

Namaku Diana
bab_9 alergi


__ADS_3

setelah perdebatan yang tak kunjung selesai itu akhirnya Diana mengakhiri nya dengan ngeloyor keluar dari ruangan kelas itu, meninggalkan Adrian. tentu saja Adrian mengikuti Diana dari belakang dengan menjaga jarak, karena Adrian tidak mau Diana di serang gosip karena berjalan dengan seorang dosen tamu , pasti Diana risih kalau itu terjadi menimpa Diana.dan ketika sampai di ujung pertigaan lorong koridor kampus Diana hendak belok ke arah kantin..


" Diana" panggil Adrian sambil tangannya menarik tangan DIana.


mata Diana pun membulat menatap ke arah Adrian.


Diana melihat tangan nya yang di tahan oleh tangan Adrian " Adrian! lepasin tangan ku ih! ntar ada yang lihat" ucap diana panik pandangan nya melirik ke kanan dan ke kiri takut ada orang yang melihat tingkah mereka berdua.


" kamu mau kemana Ana ?" tanya Adrian dengan tatapan matanya yang lembut


" mau ke kantin lah, lepasin ih..aku udah laperr nih" ucap Diana dengan wajah merengut.


" kan tadi aku udah bilang kita akan makan siang bareng,ayo!" ucap Adrian sambil menarik tangan Diana .


" lepasin dulu tangan ku ini Adrian.. ntar ada yang lihat" sungut Diana


Adrian pun menghentikan langkahnya dan menatap Diana " oke aku lepasin tapi jangan lari" ucap Adrian tegas.


" iya enggak lah, ngapain aku lari lah wong mau di traktir makan gratis ngapain nolak,kan lumayan hemat pengeluaran bulanan ku" ucap diana tanpa malu.Adrian pun tersenyum mendengar perkataan DIana kemudian dia mengacak rambut diana pelan, Diana mencebik , merapikan kembali rambutnya yang berantakan karena ulah Adrian.


kemudian Diana dan Adrian pun tiba di parkiran mobil Adrian berada, lalu mereka masuk ke dalam mobil bersamaan.


***


tak lama Adrian memberhentikan mobilnya di halaman parkir di sebuah resto lesehan yang tak jauh dari kampus Diana.Adrian sengaja memilih tempat makan yang tak jauh dari kampus Diana agar bisa kembali dengan cepat ke kampus, karena Diana masih ada makul jam 4 sore nanti dan sekarang sudah jam 1 : 30 tidak banyak waktu bila mencari tempat makan di tempat yang jauh. mereka pun masuk ke resto itu, mencari tempat duduk ,mata Adrian mengedar ke seluruh ruangan resto Dan akhirnya ada tempat duduk yang terlihat nyaman di sudut dekat jendela. Adrian menarik pelan tangan Diana yang masih celingukan ikut mencari tempat duduk, kemudian dia pun mengikuti langkah Adrian menuju tempat duduk yang ada di sudut ruangan resto.


" kamu pesen apa Na?" tanya Adrian menatap Diana yang terlihat sedang fokus mengotak Atik ponselnya sambil senyam senyum tak jelas dengan jemari tangan nya dengan lincah mengetik membalas chat di grup ceriwis nya.melihat Diana tak menjawab Adrian menghela nafas nya.


" Diana..... ucap Adrian panjang penuh penekanan manatap tajam ke arah Diana


akhirnya Adrian mengulurkan tangannya ke arah tangan Diana yang sedang memegang ponsel nya dan menutup layar ponsel Diana dengan telapak tangan besar Adrian.sontak saja Diana sedikit terkejut Dan mengalihkan pandangan nya ke Adrian dengan tatapan heran.

__ADS_1


"ada apa?" tanya diana tanpa dosa


" kamu kesini mau makan apa mau main hp? dan kamu kesini sendiri apa berdua?" ucap Adrian tegas telapak tangan nya masih di atas layar ponselnya Diana.


Diana pun diam sesaat mencoba mencerna perkataan Adrian.kemudian Diana melepaskan tangan Adrian dari ponselnya dan meletakkan ponselnya di atas meja.


" iya maaf, aku tadi sedang membalas chat teman teman ku di grup" ucap Diana lirih dirinya jadi tidak enak hati dengan Adrian.


Adrian pun tersenyum tipis.


" ya sudah, tadi aku tanya kamu mau pesan makan apa coba nih kamu liat daftar menu nya" lanjut Adrian sambil menyodorkan buku menu ke Diana,tapi diana menahan nya Dan menyodorkan balik buku menu itu ke Adrian.


" terserah kamu ajah, aku sih apa ajah doyan yang penting aman bisa di makan" ucap diana tanpa sungkan di sertai senyum malu maluin nya.


Adrian akhirnya mengikuti mau nya diana


" oke kalau begitu, awas ya kamu harus makan makanan yang aku pilih!" ucap Adrian jelas


setelah menunggu sekitar Kurang lebih 35 menit makanan yang mereka pesan pun Dateng satu persatu.adrian memesan gurame asam manis, karedok, udang tepung goreng mentega,tahu goreng, serta lalapan, sambal dan dua gelas jus jeruk dingin .melihat hidangan makanan yang ada di hadapannya itu mata DIana berbinar,penuh selera, karena makanan yang Adrian pesan semua Diana suka sekali, kecuali karedok.Diana tidak bisa makan karedok dengan bumbu kacang nya. karena dia alergi dengan kacang. Adrian mengulum senyum melihat DIana memandangi makanan yang dia pesan dengan tatapan penuh minat.


" sudah jangan di liatin doang..ayo di makan ucap Adrian menyuruh Diana makan.kemudian mereka pun menyantap makanan dalam diam


" kenapa kamu tidak makan karedok nya Na? enak loh, cobain deh" tawar Adrian ke Diana karena melihat gadis itu tidak menyetuh makanan yang satu itu.


" tidak , aku tidak bisa memakannya karena alergi kacang tanah yang menjadi paduan bumbu di karedok" jawab Diana sambil menahan tangan Adrian yang sedang menyodorkan makanan itu ke arah Diana.


' oh begitu, maaf ya aku tidak tahu kamu alergi dengan kacang ucap Adrian kembali meletakkan piring yang berisi karedok.


" tidak apa-apa , kan kamu memang tidak tau" ucap diana santai.


kemudian mereka pun selesai makan.

__ADS_1


Adrian kembali ke kampus Diana untuk mengantarkan Diana karena masih ada makul jam 4 sore . 30 menit kemudian Diana sampai di depan kampus nya di antar Adrian


" terimakasih ya traktiran makan nya " ucap diana tersenyum, sambil menatap Adrian sekilas lalu dia membuka seatbelt nya dan hendak keluar membuka pintu mobil, tapi tiba-tiba saja tangan kanan nya di cekal oleh Adrian, DIana pun menoleh kaget menatap Adrian penuh tanda tanya.


" kenapa ini?" tanya Diana sambil tangan yang satu nya menunjuk ke arah tangan DIana yang di cekal oleh Adrian.


Adrian tidak menjawab pertanyaan Diana malah dia mendekatkan wajahnya ke wajah Diana, melihat itu Diana panik hendak mundur badan nya keluar dari mobil,tapi dengan sigap tangan Adrian yang satunya menahan punggung Diana yang hampir terjengkang ke belakang , dan menariknya hingga membentur dada bidang Adrian refleks kedua tangan Diana menahan, membatasi antara tubuh Diana dan tubuh Adrian yang nyaris tak ada jarak. karena memang pintu mobil nya tadi sudah sedikit terbuka.


" Adrian! kenapa sih kamu ini" ucap Diana keras.


" mau cuci mulut, sehabis makan tadi gak ada cuci mulut nya " ucap Adrian dengan senyuman yang penuh intrik.


" a..apa maksud kamu? awas ya kamu jangan aneh aneh.. Ad.... mmfpp.. belum selesai Diana bicara dengan cepat Adrian sudah membekap mulut gadis itu dengan benda kenyal dan basah miliknya. Adrian mencium bibir Diana lembut, dengan ******* singkat tapi cukup membuat dirinya membeku karena terkejut sekaligus merasakan seperti ada kupu-kupu berterbangan di perut nya.


Adrian pun tersenyum puas,apa lagi melihat reaksi Diana terlihat lucu menurut nya.


dan setelah kesadaran DIana sudah berkumpul kembali " ADRIAN... pekik Diana dia memukul mukul dada Adrian dengan tas gendong nya, Adrian pun tergelak sambil menahan pukulan Diana.


" ya maaf.. maaf.. Diana, tidak akan aku ulangi,


tapi untuk saat ini saja, gak janji yang berikutnya jawab Adrian masih tertawa.


" iih.. wajah DIana memerah kemudian dia pun dengan tergesa keluar dari mobil Adrian.


melihat tingkah gadis itu membuat Adrian gemes dia pun menyunggingkan senyumnya.


aku suka kamu Diana.. gumam Adrian


"


" T B C.

__ADS_1


__ADS_2