Namaku Diana

Namaku Diana
good mood?


__ADS_3

perhatian!!


sebaiknya untuk bab ini hindari membaca siang hari, bagi yang sedang menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan ini!!


maafkan author, tetap menulis sesuai alur cerita.dan kebetulan up di bulan Ramadhan.makanya author up nya malam,biar nggak batal puasanya.


please forgive me... 😔.🙏


___________________


"sebaiknya kamu cepat dapatkan rekaman cctv itu, aku tidak mau tahu.. ja**Lang ini sedang ingin bermain dengan ku!"


Adrian bicara dengan Brandon dengan emosi nya yang sudah membuncah.wajahnya memerah.pria tinggi tegap itu mengusap kasar wajahnya.lalu tak lama Adrian memutuskan panggilan telepon nya dengan Brandon.Adrian menghela nafasnya berat,dia berusaha Menetralkan dirinya kembali, sebelum mendekati istrinya, Adrian tidak mau Diana melihat ekspresi wajah nya yang bisa Diana bertanya macam-macam.


setelah merasa sudah bisa mengendalikan emosi nya.Adrian berjalan menuju arah mobil nya, lalu masuk ke dalam nya.


"maaf sayang, lamanya ya?" ucap Adrian pelan.


"tenang saja mas, aku masih kuat kok menunggu di sini" cibir Diana.


Adrian hanya tersenyum tipis merespon ucapan Diana.


"iya sayang.. maaf ya? urusan nya memang tidak bisa lama-lama di tunda, harus cepat cepat di beres kan"


ucap Adrian dengan wajah nya yang sedikit tegang.


"apakah serumit itu urusan nya mas?"


tanya Diana, heran melihat ada gurat amarah di wajah suaminya itu.


"seperti nya begitu" ucap Adrian berusaha meyakinkan Diana dengan menampilkan senyum nya.


"ya sudah,kita pulang, dan seperti nya kamu butuh istirahat mas"


"iya memang mas butuh istirahat, tapi sepertinya sekarang ini aku butuh sesuatu untuk membakar semangat dulu yang bisa mengembalikan good mood mas lagi"


Adrian yang sudah duduk di kursi kemudi, memposisikan dirinya mengahadap ke arah Diana,di pandangi nya wajah cantik istrinya itu sejenak.

__ADS_1


"good mood? apa maksud mu mas?"


Diana menangkap gelagat aneh dari suaminya itu.


"maksud ku ini sayang" ucap Adrian dengan suara nya yang sudah memberat.tanpa bicara lagi, Adrian menarik tengkuk leher istrinya itu dan langsung menyambar bibir ranum milik istrinya, melahap dengan rakus, menyesap nya kuat, sehingga membuat Diana merintih karena terasa sedikit sakit, akibat sesapan Adrian yang sedikit kasar,Diana yang awalnya terkejut dengan Adrian yang tiba-tiba mencumbu nya dengan Liar nya, seperti sedang menyalurkan semua emosi dalam diri nya.


tapi perlahan Diana bisa mengimbangi permainan suaminya itu.Adrian terus bermain di bibir Diana,puas dengan dengan bibir istrinya yang sudah terlihat bengkak, cumbuan Adrian turun ke leher jenjang nan mulus milik istrinya itu,dia membuat gigitan kecil di leher putih istrinya hingga membuat bercak merah di leher putih istrinya.


sedangkan kedua tangan Adrian terus bermain di seluruh bagian sensitif milik istrinya.dan ketika Adrian akan membuka kancing baju istrinya.


"mas... ja_jangan..hh.. ucap Diana di sela rintihan kenikmatan nya menolak


"kenapa sayang, kamu menolak ku?" ucap Adrian berbisik tangan nya terus bergerak, meremas kedua buah kembar milik istrinya dari balik baju nya.


"kita lagi di dalam mobil, di area parkiran"


"kenapa emangnya?" sahut Adrian tanpa dosa.sejenak dia melepaskan cumbuan nya.


"jangan.. nanti ada yang lihat kita,bisa gawat darurat tau" keluh Diana tak habis pikir dengan suaminya yang tiba-tiba tak terkendali begini dan tak tahu tempat, nafas kedua nya memburu saling menatap dalam.


Adrian hanya terkekeh, lalu kedua tangan besar nya mencengkram erat pinggang istrinya, dan mengangkat nya untuk duduk di pangkuan nya.


"ssstt.. diam sayang.. kalau kamu teriak kamu akan benar benar memanggil orang kesini" ucap Adrian dengan senyum Devils nya telunjuk besar nya di letakkan di tengah bibir merah istrinya.Diana langsung diam tak berani bersuara lagi, seperti nya Diana harus menuruti keinginan gila suaminya itu, dengan cepat Adrian membuka ikat pinggang nya dan... begitu saja celana jeans yang dia pakai sudah melorot ke bawah, sedang kan Diana yang hanya memakai longdress sebatas lutut, memudahkan Adrian untuk sekedar melucuti separuh baju istrinya hingga sekarang Diana dalam setengah nude.Adrian bagai kesetanan, dan seperti nya sudah tidak bisa mengendalikan emosi dan hasrat nya


dia terus menjamah tubuh istrinya dengan Liar, hingga akhirnya dia masuk dalam penyatuan ke dalam lembah nikmat milik istrinya.


membuat Diana tak kuasa menahan jeritan kenikmatannya yang dia rasakan saat ini.


"mas....hhh...


"iya sayang.."


suara nafas kasar kedua nya bersahutan mengiringi suara deru mesin mobil yang menyala, dingin nya AC mobil sudah tidak berefek lagi pada tubuh manusia yang tengah bergerak liar di dalam mobil itu. dengan keringat membanjiri tubuh mereka.Adrian terus bergerak, menghujam lembah nikmat milik istrinya itu dengan Liar nya, wajah tampan nya di benamkan di kedua benda bulat kembar milik istrinya, yang sesekali di sesap nya hingga benda bulat itu memerah,Diana terus meliuk-liuk di atas pangkuan suaminya itu, sudah beberapa kali Diana mendapatkan pelepasan nya.


Adrian tersenyum puas melihat istrinya mengerang nikmat karena ulah nya.


"mas..., sudah ya.aku sudah lemas"

__ADS_1


ucap Diana dengan nafasnya yang putus putus.


"tapi aku belum sayang..


"mas....


"iya sayang..., aku segera.... ucapan Adrian tertahan karena merasakan dirinya akan segera mendapatkan pelepasan nya, dan...dia menambah kecepatan pacuan nya,dan...


"Arrghh..... erangan panjang terdengar dari mulut Adrian kedua tangan kokoh nya mencengkram kuat pinggang istrinya itu.nafas nya seakan seperti mau habis, matanya terpejam merasakan pelepasan nya yang amat sangat nikmat di rasakan oleh Adrian.dipeluknya erat tubuh istrinya itu.tubuh kedua nya banjir dengan keringat dan sangat licin.


lama Adrian memeluk tubuh istrinya, kemudian dia mengurai pelukan nya tanpa melepaskan penyatuan nya, satu tangan besarnya menjulur ke arah bangku belakang mobil nya, mengambil sebuah handuk besar seperti selimut.lalu dia mengelap keringat di tubuh istrinya yang hampir nude itu, dengan lembut menatap wajah istrinya dengan penuh cinta.


"terimakasih sayang, kamu sudah memberikan good mood mas yang terbaik" puji Adrian. sedangkan Diana hanya mencebik merespon ucapan suaminya, bukan nya Diana tidak senang dengan pujian suaminya itu, tapi masalah nya Adrian tidak tahu tempat dan kondisi,Diana sendiri tidak tahu apa yang membuat suami nya seperti terbakar hasrat yang menggila.


Adrian terkekeh melihat reaksi Diana yang seperti sedang merajuk.


"maafkan aku sayang... aku tidak tidak bisa mengendalikan hasrat ku tadi" ucap Adrian lembut tangan nya sibuk merapikan kembali penampilan istrinya yang berantakan karena ulah nya.Dengan susah payah Diana mencoba bangun dari atas pangkuan suaminya, sekaligus dari penyatuan suaminya yang belum terlepas.


sadar kalau dirinya masih menyatu dengan milik istrinya Adrian terkekeh kembali melihat istrinya sedang berusaha melepaskan diri nya dari penyatuan nya.


akhirnya Adrian mengangkat tubuh istrinya itu dan terdengar lah sisa suara berat karena rasa yang masih tersisa.Adrian sendiri merutuki dirinya, karena emosi nya takut, kebahagiaan nya bersama Diana merasa sedang terancam akibat kecerobohan nya.dan rasa takut kehilangan itu lah, Adrian terbawa emosi, hingga timbul hasrat selalu ingin memiliki istri nya itu.


dan tanpa sadar dia bermain liar pada istri nya.


"maafkan aku sayang.. aku sudah bermain kasar tadi" ucap Adrian pelan


"apakah masalah di pekerjaan mu sangat berat mas? sampai seperti itu tadi kamu sangat liar,tapi tenang saja.. kamu tidak perlu meminta maaf pada ku, karena aku menyukai nya"


tanpa di duga Diana malah menyukai gaya nanjak Adrian yang sangat liar tadi, membuat pria tampan itu tercenung dengan ucapan istrinya yang tak dia sangka malah menyukai nya.walaupun istrinya itu bicara dengan wajah merona karena malu.


"benarkah? kalau begitu aku akan pertahankan seperti itu"ucap Adrian tanpa dosa.


"tidak ada lain kali, cukup saat ini saja!!"


"


"

__ADS_1


to be continued.


🙏***


__ADS_2