
di tempat butik Tante maya
nampak Adrian berjalan menuju tempat di mana tadi Diana mengganti gaun pengantin yang di coba nya. dan setelah di tempat itu, Adrian tidak menemukan Diana, yang ada di situ hanya dua orang pegawai tante maya yang sedang merapikan gaun pengantin yang tadi Diana pakai. Adrian pun mendekati kedua pegawai butik Tante maya yang sedang sibuk dengan pekerjaan nya itu
" permisi mbak,, apakah kamu tahu nona yang mencoba gaun pengantin ini?"
kedua pegawai butik itu menoleh ke arah Adrian.
" nona Diana maksud anda?"
" ah iya betul,Diana.. kemana gadis itu apakah mbak berdua ini melihat nya?"
dengan penuh harap Adrian bertanya kepada kedua pegawai butik Tante maya, karena dia tahu Diana tadi dia tinggal kan untuk mengganti pakaian di ruangan ini.
kedua pegawai itu saling pandang lalu menatap Adrian dengan tatapan ragu.
" tadi sih saya melihat nona Diana duduk di sofa yang ada di ruangan tunggu ini sambil membaca majalah,, tapi pas saya kembali,nona Diana sudah tidak ada di ruangan ini" jelas salah satu pegawai butik Tante maya ke pada Adrian.
" benarkah,?"
" iya tuan"
" baik lah kalau begitu,, terimakasih untuk informasinya" lalu Adrian berjalan menuju kantor Tante maya. berharap Diana berada di sana. tapi setelah Adrian berada di dalam kantor Tante maya.
" Diana tidak ada di sini tante?"
" tidak ada Adrian,kok kamu bisa gak tahu sih di mana Diana,,coba kamu telp ke ponselnya"
"apa dia sudah pulang mungkin?" lagi ucap Tante maya berusaha menebak.
" tidak mungkin tante, Diana tidak mungkin pulang begitu saja"
" ya sudah kalau begitu kamu telpon ke ponselnya" saran tante maya.
" benar juga, aku melupakan cara itu" lalu Adrian mengambil ponselnya dari dalam saku celana nya.lalu dia menelpon ke nomor ponsel Diana. tapi ternyata hanya operator seluler yang menjawab panggilan dari ponsel Diana.
" bagaimana ?" tanya tante maya dengan raut wajahnya yang terlihat tidak tenang.
" ponselnya keadaan mati tante" Reno mengusap kasar wajahnya
"Reno!!"
tiba-tiba saja Jessica masuk begitu saja ke ruangan kantor tante maya dengan wajah terlihat gusar. dan tentu saja membuat Adrian dan Tante maya saling pandang, dengan pandangan heran melihat Jessica yang datang dengan wajah gusar.
" tante kemana Reno?"
" Reno? bukan kah dia bersama mu tadi di teras?"
__ADS_1
" iya,tapi aku masuk ke dalam meninggalkan dia di teras, aku tidak tahan, karena cuaca di luar sana panas" Jessica menatap Tante maya dan Adrian bergantian.
" tante, apakah Aku bisa liat cctv?" pinta Adrian pada Tante maya.
" bisa"
" terimakasih " lalu dengan cepat Adrian mengikuti langkah Tante maya untuk pergi ke ruangan control scurity.
" pak arya,, tolong perlihatkan ke saya rekaman cctv pada jam 2 siang tadi di semua ruangan ini dan Area luar butik ini" pinta tante maya pada pak Arya seorang scurity yang bekerja di butik milik Tante maya.
" baik bu" lalu pak Arya pun mulai memperlihatkan bagian rekaman cctv pada jam 2 siang tadi. Adrian dan Tante maya dengan seksama melihat rekaman cctv itu.
dan setelah beberapa menit kemudian.
BRAKK...
terdengar gebrakan tangan Adrian ke meja karena emosi nya setelah melihat rekaman cctv
" sial! berani sekali kamu Reno!!" wajah Adrian memerah karena menahan marah.
sedangkan Jessica hanya terdiam terpaku melihat rekaman cctv itu. dia sungguh kecewa melihat kelakuan Reno yang telah membawa paksa mantan kekasih nya itu.
' ini tidak bisa di biarkan...tante tidak percaya kalau Diana pernah menjalin hubungan dengan Reno, Adik mu Adrian?" Tante maya tidak percaya kalau saja dia tidak melihat rekaman cctv itu.
" aku minta pada tante, tolong rahasia kan dulu kejadian ini dari orang tua kami"
" tidak, biar aku saja yang membereskan Adik ku Reno"
" tapi tante takut terjadi sesuatu pada Diana, dan kita tidak tahu kemana Diana di bawa Reno" tante maya terlihat khawatir dengan keadaan ponakan nya itu.
"tenang tante, aku akan membereskan nya
percaya pada ku.. aku hanya tidak mau para orang tua kami khawatir"
" tentu saja mereka khawatir, kalau anak gadis nya di bawa kabur orang !" tante maya dengan nada nya yang panik tidak terima dengan keputusan Adrian yang tidak mau memberi tahu kejadian ini pada kedua orang tua Diana, maupun orang tua Adrian.
" beri aku dua hari tante.. Adrian berusaha meyakinkan tante maya.
kemudian Adrian menatap ke arah Jessica
" dan kamu Jessica,, aku minta pada mu juga untuk merahasiakan kejadian ini, tolong beri kesempatan aku dua hari ini untuk mencari Diana dan Reno!". Jessica hanya tersenyum sinis merespon ucapan Adrian.
" rupanya adik mu itu masih mencintai calon istri mu kakak ipar!" cibir Jessica menatap sinis Adrian
Adrian hanya menyunggingkan senyum nya merespon ucapan Jessica yang terdengar sarkas.
lalu Adrian pun keluar dari ruangan control scurity dengan langkah lebar nya pria itu berjalan keluar butik Tante maya, menuju parkiran mobil nya lalu pria itu pun dengan cepat masuk ke dalam mobil nya, dan dia melaju kan mobil nya meninggalkan butik Tante maya.
__ADS_1
"sial!!... sial!!!... Adrian terus mengumpat kasar dengan tangan nya memukul berulang ke stir kemudi nya.
" tunggu aku sweaty,, aku akan menemukan mu" lirih Adrian, saat ini pikiran nya sangat kacau dan marah pada adik lelaki nya itu.
lalu Adrian terlihat mengubungi seseorang dari ponselnya.
di villa tempat Reno bersama dengan Diana.
Diana menggeliat dari tidurnya, perlahan matanya terbuka dan ketika matanya sudah terbuka sempurna gadis itu langsung bangun dari tidurnya.
" di mana aku? kamar?" Diana memperhatikan sekeliling ruangan tempat dia berada gadis itu mencoba mengumpulkan isi pikirannya, mengingat kejadian yang terjadi.
dan ketika Diana masih sibuk dengan pikirannya
bruk!
pintu kamar itu terbuka dan nampak Reno masuk ke dalam kamar itu.
" Reno?! kamu?!" mata Diana membola melihat kedatangan Reno pria itu tersenyum tipis.kemudian pria itu mendekati Diana yang masih ada di atas ranjang,.duduk menatap tajam ke arah Reno.lalu dengan cepat Diana turun dari ranjang, dan berlari ke arah pintu keluar kamar itu.
tapi dengan sigap Reno melangkah cepat menahan gadis itu dengan meraih kedua bahu Diana, dan di cengkramnya oleh tangan kekar Reno.
" lepasin tangan mu dari tubuh ku Reno!!" pekik Diana marah menatap nanar pria itu.
" mau kemana kamu sayang" ucap Reno lirih terdengar di pendengaran Diana.
lalu Reno memeluk erat tubuh gadis itu dari belakang.tidak memperdulikan Diana yang terlihat marah.
" aku mau pulang Reno... tolong lepaskan aku !"
gadis itu terus bergerak,meronta berusaha melepaskan diri dari dekapan Reno.
" tidak Sayang.. tempat mu di sini bersama ku,, kamu ingat tempat ini sayang?" Reno masih memeluk erat tubuh Diana dari belakang dengan wajah nya di letakkan di bahu gadis itu.
" aku tidak peduli!"
Reno pun terkekeh mendengar ucapan Diana yang ketus.
"'kamu sekarang sedang berada di villa tempat kita dulu sayang" ucap Reno pelan terdengar di telinga Diana.
" apa!?" mata Diana membola mendengar ucapan Reno.
" ngapain kamu bawa aku kesini ha?!"
" karena tempat ini adalah tempat syurga kita sayang.. tempat kenangan manis kita berdua!"
lalu Reno melepaskan pelukannya dari Diana dan dia membalikkan tubuh Diana agar menghadap ke arah dirinya.
__ADS_1
*** T B C ***