Night King: The Asura

Night King: The Asura
Ch-121. Zilong dan Ziling


__ADS_3

Lima tahun kemudian.


"Ayah, apa kami akan diantar ke sekte?" tanya Lin Xie Long.


Lin Feng, atau lebih tepatnya bayangan Lin Feng menganggukkan kepala, "Benar, sudah saatnya bagi kalian untuk menimba ilmu di salah satu sekte di Benua Biru ini."


"Ayah, apa kami boleh memilih sekte Phoenix Emas saja?"


"Boleh saja, tapi kenapa kalian memilih sekte itu?"


"Kami ingin bersama kakek guru dan kak Sun Xiang."


Lin Feng tersenyum mendengar jawaban putranya itu, "Baiklah, tapi ada syaratnya."


"Syarat?"


"Iya, jika kalian ingin masuk ke sekte Phoenix Emas, maka kalian harus menyembunyikan identitas kalian sebagai anak ayah dan ibu, kalian juga tidak boleh memanggil Sun Xiang dan Lin Chen sebagai kakak."


"Satu lagi, kalian dilarang untuk menggunakan marga Lin selama menjadi murid sekte, apa kalian bersedia?"


Xie Long dan Xie Ling saling berpandangan, kemudian menganggukkan kepala secara bersamaan, "Kami bersedia, ayah!"


Walaupun sebenarnya sedikit keberatan dengan syarat itu, namun keduanya tetap memilih untuk setuju, karena mereka yakin jika ada maksud tertentu yang membuat Lin Feng melarang mereka menyebutkan identitasnya.


"Bagus, kalau begitu besok ayah akan mengantar kalian ke sana, dan satu lagi, kalian berdua harus menggunakan penutup wajah" sahut Lin Feng.


"Baik, ayah!" ujar keduanya serempak, kemudian pergi meninggalkan tempat tersebut.


Setelah keduanya pergi, sikap Luo Ning langsung berubah total, "Lakukan tugasmu dengan baik, dan pastikan kedua anakku baik-baik saja!" ucapnya.


"Baik, Nona" jawab bayangan Lin Feng, kemudian menghilang dari pandangan.


***


Sekte Phoenix Emas.


"Lin Feng, kebetulan sekali kau datang, kami sedang membicarakan sesuatu dan butuh pendapatmu" ucap Jin Feng Huang.


"Benarkah? Apa ada masalah yang terjadi di sekte?" tanya Lin Feng.


"Duduklah, aku akan menjelaskannya padamu" jawab Jin Feng Huang.


Setelah Lin Feng duduk di kursinya, Jin Feng Huang kemudian menjelaskan jika mereka akan mengadakan acara penerimaan murid baru, jadi ia dan yang lainnya ingin Lin Feng lah yang bertugas untuk menjadi pemimpin acara itu nanti.


"Tidak masalah, memangnya kapan acara ini akan diadakan?" tanya Lin Feng.

__ADS_1


"Besok!"


"Kebetulan sekali, aku juga berencana untuk memasukkan kedua anakku ke sekte, jadi mereka bisa mengikuti ujian itu besok" sahut Lin Feng.


"Apa kau serius?" tanya Jin Feng Huang, ia nampak sedikit tidak percaya dengan perkataan Lin Feng.


"Apa aku terlihat sedang bercanda?"


"Hahahaha, ini sungguh berita yang sangat baik, jika kedua anakmu memang ingin masuk ke sekte ini, mereka akan langsung diterima."


Lin Feng menggelengkan kepalanya, lalu ia menjelaskan rencana yang telah ia susun untuk kedua anaknya itu, dan intinya, Lin Feng ingin mereka semua menganggap kedua anaknya sebagai murid biasa seperti murid-murid yang lain.


Selain itu, Lin Feng juga menjelaskan jika dirinya tidak ingin ada yang mengenali kedua anaknya itu, jadi dia sudah menyiapkan nama lain untuk kedua anaknya itu. Lin Xie Long akan menjadi Zilong dan Lin Xie Ling akan menjadi Ziling.


"Zilong dan Ziling, nama mereka sangat bagus, tapi kenapa kau melakukan semua ini?"


"Aku hanya ingin mereka berjuang dengan kekuatannya sendiri, dan aku tidak ingin mereka menjadi orang manja" jawab Lin Feng.


"Baiklah, kami akan menuruti keinginanmu ini" sahut Jin Feng Huang.


"Terima kasih."


"Guru, apa Sun Xiang dan Xiao Liang ada di sini?"


"Mereka sedang menjalankan misi, mungkin beberapa hari lagi akan kembali" jawab tetua Liu Changhai.


"Terima kasih, guru."


"Lin Feng, apa kau masih ada urusan lain?"


"Untuk saat ini tidak, memangnya kenapa?"


"Baguslah, kalau begitu aku ingin kau memberikan sedikit petunjuk pada murid sekte, lagipula, sudah lama kau tidak mengajari mereka."


"Baiklah, aku permisi" sahut Lin Feng, kemudian meninggalkan aula pertemuan.


Setelah meninggalkan aula pertemuan sekte, Lin Feng kemudian pergi menuju tempat pelatihan para murid sekte, kedatangannya di sana langsung disambut dengan rasa senang dan hormat dari para murid yang sedang berlatih.


"Hormat, tetua Lin" ucap mereka semua serempak.


Lin Feng mengangguk pelan, kemudian meminta para murid untuk berkumpul, "Hari ini, aku akan memberikan beberapa pelatihan pada kalian semua, aku juga akan membimbing para murid yang ingin menerobos ranah sampai berhasil" ucapnya.


"Baik, tetua!"


***

__ADS_1


Esoknya.


Acara penerimaan murid baru sekte Phoenix Emas akhirnya dimulai, diluar gerbang sekte, sudah banyak sekali kultivator muda yang mengantri untuk mengikuti ujian masuk sekte.


"Aku dengar ujian kali ini akan sangat sulit, karena pengujinya adalah tetua terhebat sekte Phoenix Emas" ucap salah seorang pemuda.


"Sesulit apapun ujiannya bukanlah masalah bagiku, karena aku yakin bisa melewati semua tahapan ujiannya dengan mudah!" sahut murid lainnya.


"Nada bicaramu sungguh sombong, dan sepertinya kau belum mengetahui siapa itu tetua Lin."


"Aku memang tidak mengetahui siapa dia dan tidak peduli siapa dia itu, karena tujuan utamaku masuk ke sekte ini adalah untuk menjadi yang terkuat!"


Saat semua orang tengah sibuk mengobrol, dari kejauhan datang seorang pria bersama dua anak yang mengenakan penutup wajah, meski semua orang tidak bisa melihat wajah kedua anak itu, tapi mereka yakin jika usianya masih belum menginjak lima belas tahun.


"Bocah, apa kalian juga ingin mengikuti ujian ini?"


"Siapa yang kau panggil bocah?!" ujar pria yang datang bersama kedua anak itu, dia adalah Huise yang sedang menyamar.


Pemuda yang sebelumnya bertanya memandangi Huise dari atas sampai bawah, ia mencoba untuk memeriksa tingkatan kekuatan Huise, namun usahanya malah tidak membuahkan hasil apapun.


"Tidak ada gunanya melihat tingkat kultivasi ku" ujar Huise.


"Ke-kenapa kau bisa tahu?"


"Sangat mudah bagiku untuk mengetahui apa yang kau lakukan, bocah!" jawab Huise.


"Aku sarankan agar kau tidak mengganggu kami, kalau tidak, kau akan mendapatkan ganjarannya!"


"Ma-maaf!" ujar pemuda tersebut, kemudian meninggalkan mereka bertiga.


Tidak lama kemudian, Lin Feng dan tetua Liu Changhai keluar dari gerbang sekte. Pada saat yang bersamaan, si kembar yang melihat kemunculan ayah mereka, bermaksud untuk menghampirinya, namun tindakan mereka segera dihentikan oleh Huise.


"Tuan Muda, Nona, ingatlah pesan yang disampaikan oleh ayah kalian sebelumnya."


"Maafkan kami, paman" sahut keduanya serempak.


Sementara itu.


"Selamat datang semuanya, aku adalah Lin Feng, tetua termuda di sekte Phoenix Emas, lalu yang di sampingku ini adalah tetua Liu Changhai, dia juga tetua sekte Phoenix Emas sekaligus guruku sendiri" ucap Lin Feng.


"Hormat pada tetua!" sahut mereka semua serempak.


"Baiklah, aku tidak ingin berbasa-basi lagi, ada beberapa tahapan ujian yang harus kalian lewati sebelum masuk ke sekte Phoenix Emas."


"Pertama adalah menguji tingkatan kultivasi kalian, jika tingkat kultivasi kalian berada di bawah ranah Pengumpulan spirit, aku sarankan kalian untuk angkat kaki sekarang juga!" lanjutnya.

__ADS_1


Lin Feng memandangi para calon murid baru di hadapannya itu, namun tidak seorangpun dari mereka yang bergeming dari tempatnya, padahal, Lin Feng bisa merasakan dan melihat dengan jelas tingkatan kultivasi mereka semua.


"Baiklah, karena tidak ada yang bergerak, maka aku anggap kultivasi kalian lebih dari itu, tapi kalian semua masih harus membuktikannya!" ucap Lin Feng.


__ADS_2