
Wushh!
Pada saat yang bersamaan, sebuah tombak emas yang diselimuti aura biru berbentuk seekor naga, melesat dengan kecepatan tinggi menuju ke arah pedang raksasa yang tercipta dari teknik pedang hampa milik Lin Feng.
DHUAARRR!!
Ledakan yang sangat dahsyat terjadi ketika tombak itu menghantam ujung pedang tersebut, dan dampak yang muncul akibat benturan itu bahkan jauh lebih dahsyat dari ledakan itu sendiri, selain itu, gelombang kejut yang tercipta juga berhasil membuat seluruh pasukan terpental hingga jatuh ke tanah.
"Ini akan semakin menarik" gumam Lin Feng sembari mengarahkan pandangannya pada pria yang baru saja muncul di sana.
"Siapa kau? Kenapa malah menyerang pasukan ku?" tanya Xiao Lang.
"Menyerang katamu? Sebaiknya kau tanyakan pada bawahan mu yang tidak berguna itu siapa yang menyerang siapa?" jawab Lin Feng.
Xiao Lang mengalihkan pandangannya pada Shen Long, "Apa yang dia katakan itu benar?"
"Yang mulia, dia adalah teman Dewa Huo, jika dia bukan temannya, tidak mungkin aku mau menyerang orang sembarangan" jawab Shen Long.
"Teman Dewa Huo?"
"Cihh, mulutmu terlalu busuk, cacing tanah! Memangnya kau bisa membuktikan ucapan mu itu?"
"Siapa yang kau panggil cacing tanah, sialan?!" Shen Long benar-benar kesal, ia bermaksud untuk langsung menyerang Lin Feng, namun Xiao Lang menghentikannya.
"Shen Long, dia bukan lawan mu."
"Yang mulia, aku akui pria sialan ini memang kuat, tapi..."
"Jika aku tidak menghentikan serangannya, kalian semua pasti sudah mati sekarang!" ujar Xiao Lang.
"Apa?!"
Shen Long dan yang lainnya benar-benar kaget mendengar perkataan Xiao Lang, dan tentunya, sangat sulit bagi mereka untuk bisa percaya pada perkataan Xiao Lang, tapi tidak mungkin juga Xiao Lang mau membohongi mereka semua.
Sebelumnya, mereka memang sempat merasakan tekanan intimidasi yang sangat besar dari pedang raksasa itu, bahkan mereka sampai merasakan kengerian yang luar biasa, namun tidak ada seorangpun yang percaya jika serangan itu mampu membunuh mereka semua sekaligus.
"Saudaraku..."
__ADS_1
"Aku bukan saudaramu!" ujar Lin Feng.
"Hah" Xiao Lang menghela napas panjang, "Baiklah, sepertinya ada kesalahpahaman antara dirimu dan pasukan ku, jadi sebaiknya kita lupakan saja masalah ini" ucap Xiao Lang.
Lin Feng tersenyum mendengar ucapan Xiao Lang, "Tentu, mudah bagiku untuk melupakan masalah ini, tapi sebelum itu, kau harus bertarung denganku terlebih dahulu."
"Lancang sekali kau!" Dari kejauhan terdengar suara seseorang menyahuti perkataan Lin Feng, dia adalah Shen Guang Ming dan juga yang lainnya.
"Yang mulia, biar kami saja yang menghadapi pemuda sombong dan tidak tahu diri ini!" ucap Dao Fang.
"Tapi..."
"Keponakanku, biar paman dan yang lainnya saja yang memberi pelajaran pada bocah sombong itu" sahut Shen Guang Ming.
"Hahaha, tidak masalah siapapun yang ingin menghadapi ku, atau begini saja, bagaimana kalau kalian semua maju sekaligus" ucap Lin Feng.
"Kami kabulkan keinginanmu!" ujar Zhou Jin.
Kemudian, Shen Guang Ming terbang mendekati Lin Feng bersama yang lainnya, dan mereka semua adalah orang-orang hebat atau para Dewa yang ada di dimensi ketujuh ini, yaitu Shen Guang Ming sendiri, lalu para jendral pasukan Dewa Bintang, dan kelima raja Beast Suci. Itu artinya, Lin Feng akan berhadapan dengan sembilan dewa sekaligus.
"Hanya kalian saja?"
Lin Feng menggelengkan kepalanya, "Maksudku, kalian saja tidak cukup untuk menghadapi ku!"
Setelah menyelesaikan ucapannya, Lin Feng menghilang dari pandangan mereka semua, sesaat kemudian, Lin Feng telah muncul lagi dihadapan Dao Fang sembari melayangkan pukulan kearahnya, dan pukulan itu berhasil mendarat tepat di wajah Dao Fang hingga membuatnya terlempar.
Pada saat yang bersamaan, Lin Feng juga melayangkan tendangan dengan kaki kirinya, serangan itu juga berhasil mendarat dengan tepat ditubuh Xuan Wu hingga membuatnya terlempar sama seperti Dao Fang. Lalu setelah itu, Lin Feng berputar sembari melayangkan tendangan kearah Qing Long, namun serangannya berhasil ditahan oleh Shen Long.
"Jangan lengah, kecepatannya mungkin setara dengan yang mulia" ucap Shen Long.
"Setara? Apa kau yakin?"
Lin Feng kemudian menghilang lagi dari hadapan mereka semua, dan sesaat setelahnya, jendral Zhou Jin ikut terlempar tanpa diketahui penyebabnya, lalu di susul oleh para raja Beast Suci yang lainnya. Hingga pada akhirnya, yang tersisa di sana hanyalah Shen Long dan juga Shen Guang Ming.
"Aku sudah menyingkirkan para pengganggu, sekarang, perlihatkan kekuatan kalian padaku" ucap Lin Feng yang telah muncul lagi didepan mereka berdua.
Disisi lain.
__ADS_1
Xiao Lang yang sejak tadi mengamati pertarungan itu nampak semakin khawatir, walaupun ia sendiri tidak bisa melihat tingkatan kekuatan Lin Feng, namun ia sangat yakin kalau semua bawahannya bukanlah tandingan Lin Feng, bahkan jika menyerang bersama pasukan sekalipun, mereka tetap tidak akan bisa menandingi Lin Feng.
Selain mengamati cara bertarung Lin Feng, Xiao Lang juga mengamati setiap pola serangan yang Lin Feng lakukan, bahkan ia bisa melihat dengan jelas bagaimana pergerakan Lin Feng saat menghajar bawahannya.
Tidak hanya itu saja, Xiao Lang juga menyadari bahwa kecepatan Lin Feng memang tidak bisa diremehkan, apalagi dianggap sebagai hal yang sepele, karena pada kenyataannya, tidak seorangpun bawahannya yang mampu membaca atau melihat pergerakan Lin Feng. Meski begitu, Xiao Lang masih yakin bahwa dirinya masih jauh lebih cepat dari Lin Feng.
"Kecepatan, ketepatan, dan kekuatan, pemuda ini benar-benar jenius yang langka" gumam Xiao Lang sembari terus mengamati pertarungan Lin Feng melawan Shen Long dan pamannya, Guang Ming.
Setelah mengamati untuk waktu yang lama, Xiao Lang kembali menyadari sesuatu yang janggal dalam pertarungan tersebut. Baik Shen Long ataupun pamannya, keduanya mengerahkan kekuatan penuh mereka dalam menyerang ataupun menahan serangan Lin Feng, tapi Lin Feng sendiri justru terlihat santai, seolah dia tidak menggunakan semua kekuatannya untuk menyerang mereka.
"Siapa sebenarnya pemuda ini, kenapa aku sama sekali tidak bisa melihat tingkatan kekuatannya?"
Sejak dirinya menjadi seorang kultivator, Xiao Lang belum pernah gagal dalam mengamati ataupun melihat tingkatan kekuatan seseorang, kalaupun ia tidak bisa merasakannya dengan aura kekuatan, maka dia akan menggunakan teknik mata bintang dan cara itu selalu berhasil ia lakukan.
Tapi kali ini, ia tidak hanya tidak bisa mengetahui kekuatan Lin Feng dengan aura kekuatannya saja, tapi juga tidak bisa mengetahui kekuatannya setelah menggunakan teknik mata bintang. Padahal, tidak ada seorang kultivator atau Dewa pun yang bisa menyembunyikan kekuatannya dari teknik tersebut.
"Ini tidak baik! Aku harus menghentikan mereka sekarang juga!" ucapnya, kemudian melesat menuju ke arah pertarungan.
Dhuaarrr!
Ledakan dahsyat kembali terjadi ketika serangan mereka bertiga menghantam sebuah perisai energi yang diciptakan oleh Xiao Lang, dan tidak hanya berhasil menahan serangan mereka saja, perisai energi yang ia ciptakan bahkan berhasil melenyapkan dampak yang tercipta dari serangan tersebut.
"Yang mulia..."
"Cukup! Kalian bukan lawannya!" ujar Xiao Lang.
"Lang'er, apa maksudmu?" Shen Guang Ming nampak tidak senang karena pertarungan diganggu oleh keponakannya itu.
"Paman, cobalah untuk mengerti, pemuda ini bukan tandingan kalian, tidak peduli sekuat apapun kalian sekarang, dia bisa saja mengalahkan kalian berdua dengan mudah" jawab Xiao Lang.
"Paman, sejak pertarungan kalian dimulai, pemuda ini tidak menggunakan semua kekuatannya, dan aku yakin, dia hanya sedang bermain-main dengan kalian" jelas Xiao Lang.
Shen Guang Ming dan Shen Long tentunya kaget mendengar ucapan Xiao Lang, namun mereka tidak mengatakan apapun lagi, karena sejak pertarungan dimulai, keduanya memang merasakan kejanggalan, bahkan keduanya sudah sempat menduga akan hal itu, dan benar saja, dugaan mereka ternyata tidaklah salah.
"Hahaha, pak tua, aku tidak menyangka jika kau mengetahui semuanya" ucap Lin Feng.
"Kau tidak bisa menyembunyikan apapun dariku" sahut Xiao Lang.
__ADS_1
"Begitu juga denganmu, Dewa Bintang!"