
Dengan kekuatannya saat ini, tentu sangat mudah bagi Xie Long untuk mengatasi para murid sekte, walaupun kultivasi-nya masih rendah, namun kemampuan mata ungu membuatnya lebih unggul dari yang lain.
Walaupun baru berdiri, namun jumlah murid sekte Beast Agung sudah sangat banyak, bahkan mencapai ribuan. Dan, diantara mereka juga banyak jenius dengan basis kultivasi yang tinggi dan melebihi Xie Long.
Akan tetapi, mereka tetap saja buka tandingan Xie Long, karena pergerakan mereka seolah dibatasi oleh sesuatu, bahkan tubuh mereka selalu terbelenggu oleh sesuatu tidak terlihat saat hendak menyerang Xie Long.
Pada akhirnya, mereka yang berniat menyerang dan membunuh Xie Long, malah terbunuh oleh target mereka sendiri, dan tidak seorangpun dari mereka yang mati dengan keadaan tubuh yang masih utuh.
"Sial! Kekuatan macam apa yang dimiliki bocah ini!?"
"Berhentilah mengoceh dan cari cara untuk membunuhnya, kalau tidak..."
Slash!
Sebelum pemuda itu sempat menyelesaikan kalimatnya, suara tebasan tiba-tiba terdengar dan menghentikan ucapannya, tidak lama berselang, kepala pemuda itu lepas dari tempatnya dan menggelinding di tanah.
"Ti-tidak! Ini tidak mungkin!"
"Hei, tidak bisakah kau bicara dengan suara yang lebih pelan?"
Slash!
"Cihh, kupingku sampai sakit karena teriakan mu!" ujar Xie Long setelah membelah tubuh pemuda itu.
"Xiao Xue, apa kau masih bisa menangani para orang tua sialan itu?"
"Tentu saja tuan, aku hanya sedang menikmati permainan yang mereka siapkan untukku!"
"Baiklah, kalau begitu aku tidak akan membantumu" sahut Xie Long, kemudian melanjutkan aksinya.
Beberapa jam kemudian, sekte Beast Agung yang semula ramai karena banyaknya jumlah murid, sekarang telah berubah menjadi sangat sepi karena lautan mayat yang bertumpuk
Diantara ribuan mayat itu, seorang pemuda tengah duduk santai seraya menatap langit yang mulai gelap, senyuman terukir di wajahnya ketika melihat kilatan cahaya yang menghiasi langit nan gelap itu.
"Membunuh memang menyenangkan bagi mereka yang menikmatinya" gumam Xie Long
Dhuaaar!
Ledakan dahsyat terjadi dibalik awan gelap, tidak lama berselang, di depan Xie Long jatuh seorang pria tua yang telah berubah menjadi mayat, kemudian diikuti oleh beberapa pria tua lainnya yang juga telah menjadi mayat.
"Tuan" sapa Xiao Xue setelah menyelesaikan pertarungannya.
"Istirahatlah, pertarungan sebenarnya akan dimulai sebentar lagi."
"Baik, tuan" jawab Xiao Xue dengan patuh, kemudian duduk disebelah tuannya.
Meski sudah berhasil menghancurkan sekte Beast Agung dan membunuh semua orang yang ada di sana, namun Xie Long belum mau angkat kaki dari tempat tersebut, karena masih ada satu orang yang belum menunjukkan batang hidungnya.
Orang itu tidak lain adalah pemimpin sekte. Sejak pertarungan dimulai, pemimpin sekte belum menampakkan dirinya, padahal ia sudah mengamati mereka sejak lama, tapi entah apa yang membuatnya tidak menyerang Xie Long dan Xiao Xue.
"Tuan, apa dia masih ada di sana?"
Xie Long mengangguk, "Entah apa yang ia tunggu, tapi yang jelas dia masih berdiri diam di sana."
"Tuan ingin aku memeriksanya?"
__ADS_1
"Tidak perlu, sebaiknya gunakan waktu kita ini untuk beristirahat" jawab Xie Long.
Setelah setengah jam berlalu, seisi pulau tiba-tiba saja bergetar, dari kejauhan nampak ratusan Beast tengah berlari menuju ke arah sekte, dan pada saat yang bersamaan, pemimpin sekte juga mulai bergerak kearah mereka.
"Jadi ini alasan kenapa dia tidak bergerak" gumam Xie Long seraya berdiri dari tempat duduknya.
"Seharusnya kalian membunuhku saat ada kesempatan!" ujar pemimpin sekte yang kini berdiri di depan ratusan Beast yang berbaris rapi.
"Kau mau menggunakan mereka untuk melawan kami?"
"Hahaha! Kau salah, karena aku akan menggunakan mereka untuk mencabik-cabik tubuh kalian!"
"Benarkah?"
Dengan santainya Xie Long melangkah maju mendekati pria tersebut, kemudian ia mengarahkan pandangannya pada satuan Beast yang berkumpul di sana.
Pupil matanya yang berwarna ungu memancarkan cahaya dan setelah itu, hampir setengah dari jumlah Beast tersebut tiba-tiba saja menundukkan kepalanya.
"Ternyata belum bisa mengendalikan semuanya" gumam Xie Long.
Ketika memandangi para Beast itu, Xie Long menggunakan kemampuan khusus yang ia dapatkan setelah menyerap energi dari kristal hitam, pada saat yang bersamaan, ia juga menggunakan kemampuan mata ungu.
Benar saja, meski tidak berhasil menundukkan semuanya, tapi menurutnya, berhasil menundukkan hampir setengah dari jumlah mereka sudah sangat luar biasa, dan setidaknya ia bisa mengurangi jumlah musuh.
"Apa yang kau lakukan sialan?!"
"Aku hanya menunjukkan siapa yang lebih pantas untuk mereka hormati" jawab Xie Long.
"Cihh! Bunuh mereka berdua!" ujar pemimpin sekte.
"Bukankah sudah saatnya giliran kita?"
"Cihh! Aku past akan menghancurkan mulutmu yang sombong itu!"
"Amukan Dewa Naga!" ujar pemimpin sekte seraya melancarkan serangannya.
Energi yang sangat besar berbentuk seekor naga melesat kearah Xie Long, namun sebelum sempat mengenai dirinya, Xie Long telah berhasil menahan serangan itu dengan kekuatan mata ungu.
Akan tetapi, kekuatan mata ungu hanya mampu menahan serangan itu dan tidak bisa melenyapkannya, karena kekuatan pemimpin sekte masih jauh lebih besar dari kekuatannya, sehingga masih sulit baginya untuk melenyapkan serangan tersebut.
"Ternyata kekuatan mata ungu sudah mencapai batasnya" gumam Xie Long, kemudian melompat ke udara untuk menghindari serangan tersebut.
Dhuaaar!
Ledakan terjadi ketika energi berbentuk naga itu menghantam para Beast, dan karena kekuatan yang digunakan sangatlah besar, serangan itu berhasil merenggut nyawa puluhan Beast dalam sekejap.
Sementara itu, Xie Long yang masih melayang di udara kemudian melancarkan serangan dengan teknik pedangnya, namun energi yang tercipta dari jurusnya itu berhasil ditahan oleh pemimpin sekte.
Tubuh pemimpin sekte di kelilingi oleh energi berwarna hijau yang membentuk tempurung kura-kura, ketahanan yang dimiliki oleh perisainya itu sangatlah tinggi sehingga tidak dapat ditembus oleh serangan Xie Long.
"Kekuatan dan ketahanannya sangat tinggi, itu artinya dia juga memiliki kecepatan yang tidak bisa diremehkan" gumam Xie Long mengamati perisai yang melindungi pemimpin sekte.
Benar saja, pemimpin sekte Beast Agung tidak hanya memiliki kekuatan dan ketahanan yang tinggi, tapi juga memiliki kecepatan yang luar biasa. Ia yang sebelumnya berada di tanah, sekarang telah muncul di belakang Xie Long.
Pada saat yang bersamaan, pemimpin sekte langsung melancarkan serangannya, namun masih berhasil dihindari oleh Xie Long dan tidak lupa, ia juga melancarkan serangan dengan kaki kanannya.
__ADS_1
Boom!
Ledakan terjadi di udara ketika tendangan Xie Long menghantam perisai pemimpin sekte, meski sudah menggunakan kekuatan yang besar, namun tendangan itu tidak membuat pemimpin sekte beranjak sedikitpun.
"Hahahaha! Kau tidak akan pernah bisa menembus pertahanan ku!" ujar pemimpin sekte.
"Cengkeraman Dewa Naga!"
Sebuah cakar naga yang sangat besar tercipta di udara dan langsung mencengkeram tubuh Xie Long, namun sayangnya, cakar yang sangat besar itu nyatanya tidak benar-benar menyentuh tubuh Xie Long sedikitpun.
Xie Long mengangkat sudut bibirnya, kemudian pupil matanya yang berwarna ungu nampak memancarkan cahaya yang cukup terang, dan seketika itu juga, tubuh pemimpin sekte langsung dilahap oleh api hitam.
"Hahahaha!"
Meskipun tubuhnya tengah dilahap oleh api yang sangat besar, namun pemimpin sekte Beast Agung tersebut malah tertawa lantang, karena api itu tidak memberikan dampak apapun pada dirinya.
"Sudah aku katakan, kau tidak akan pernah bisa menembus pertahanan ku!"
"Kau benar, ketahanan tubuhmu memang luar biasa, tapi apakah bagian dalamnya juga sama?"
"Apa maksudmu..."
Perkataan pemimpin sekte terhenti ketika ia merasakan sakit yang begitu menyiksa, setiap organ tubuhnya terasa seperti di tusuk-tusuk oleh ratusan hingga ribuan jarum yang sangat tajam.
"A-apa yang kau lakukan pada tubuhku?"
"Bukan apa-apa, hanya memberikan sedikit racun saja" jawab Xie Long.
Dengan kemampuan mata ungu, Xie Long tentu dapat mengamati kekuatan musuhnya dengan mudah, begitupun dengan kekuatan pemimpin sekte Beast Agung tersebut.
Karena musuhnya memiliki ketahanan yang luar biasa, Xie Long tentu mengerti jika serangan dari luar tidak akan memberikan dampak apapun, sehingga satu-satunya cara adalah dengan menyerangnya dari dalam.
Serangan pertama dan kedua yang ia lancarkan hanya untuk menguji pertahanan musuhnya, pada saat yang bersamaan, ia juga mengamati dimana letak kelemahan pertahanan musuhnya tersebut.
Ketika sudah menemukannya, Xie Long melancarkan serangan ketiga dengan kekuatan api langit, dan pada saat yang sama, ia juga menambahkan racun hati kedalam serangannya itu.
Lalu, kesalahan terbesar pemimpin sekte adalah, ia malah sombong dengan pertahanannya yang tidak terkalahkan, bahkan ia tertawa dengan lantang untuk memamerkan kesombongannya itu.
Pada saat yang bersamaan, Xie Long memanfaatkan tawa pemimpin sekte untuk memasukkan racun kedalam tubuhnya, dan karena racun itu tidak terdeteksi, sehingga pemimpin sekte tidak mengetahui jika nyawanya telah terancam.
"Si-sial, ke-kenapa aku bisa kalah darimu? Pa-padahal..."
"Karena kau terlalu bodoh!" ujar Xie Long.
"Ingat baik-baik, kekuatan tidak selalu harus dilawan dengan kekuatan dan terkadang, kecerdasan seseorang-lah yang akan menuntunnya menuju kemenangan!"
"A-aku..."
Boom!
Tubuh pemimpin sekte meledak dan berubah menjadi kabut darah. Ia mati dalam penyesalan karena dikalahkan oleh anak muda yang lebih lemah darinya, dan menyesali diri sendiri karena terlalu bodoh.
"Tuan!"
Xiao Xue bergegas menghampiri Xie Long yang kehilangan keseimbangan dan hampir jatuh ke tanah, kemudian membantu tuannya itu untuk duduk agar bisa beristirahat.
__ADS_1
"Aku hanya kelelahan, pertarungan tadi terlalu banyak menguras energi ku" ucap Xie Long.