
Setelah mengalami kekalahan melawan Xie Long, Xu Guan kemudian membawa para bawahannya kembali ke keluarga Xu untuk melaporkan hal tersebut kepada ayahnya, dan tentu saja, ia mengarang cerita agar ayahnya percaya jika Xie Long lah yang bersalah.
Sebagai seorang ayah sekaligus kepala keluarga Xu, Xu Heijin tentunya tidak bisa menerima hal tersebut, karena selain Xie Long sudah berani mengganggu putranya, ia juga menganggap bahwa perbuatan Xie Long sebagai sebuah penghinaan untuk keluarga Xu.
"Cihh! Tidak akan aku maafkan, siapapun dia, aku pasti akan memberikan pelajaran setimpal karena sudah berani mengusik keluarga Xu!"
"Xu Yan, kumpulan semua bawahan mu dan cari bocah bernama Xie Long itu!" perintah Xu Heijin.
"Baik, Patriark!" ujar Xu Yan, kemudian pergi meninggalkan aula tersebut.
Disisi lain.
Xie Long yang masih tidak mengetahui jika dirinya tengah menjadi incaran keluarga Xu, tetap terlihat tenang dan santai seolah tidak pernah terjadi apapun padanya, ia bahkan masih begitu santainya menyusuri jalanan kota Shuijing.
"Kota ini sangat tenang dan juga indah, hampir mirip dengan kota Zuanshi" gumam Xie Long.
Setelah puas berkeliling, Xie Long kemudian memutuskan untuk kembali ke penginapan untuk beristirahat, namun perjalanannya harus terhenti lagi karena dihadang oleh sekelompok kultivator yang tingkatannya berada satu ranah diatasnya.
"Bocah! Apa kau yang bernama Xie Long?" tanya salah seorang dari mereka yang tidak lain adalah Xu Yan.
Xie Long mengerutkan alisnya, meski tidak mengetahui siapa orang-orang yang menghadangnya itu, namun ia sudah bisa menebak jika mereka akan membawa masalah untuk dirinya, meski begitu, Xie Long tidak berencana untuk menghindar sedikitpun.
"Benar, aku Xie Long!"
"Bagus! Sekarang pilihlah, mau ikut bersama kami secara baik-baik atau dengan cara dipaksa?"
"Aku bisa saja ikut dengan kalian dengan cara baik-baik, tapi aku lebih tertarik untuk minat cara kalian memaksaku" jawab Xie Long.
"Hahahaha! Jangan sampai menyesali pilihanmu, bocah!" ujar Xu Yan.
Setelah Xu Yan menyelesaikan ucapannya, salah seorang bawahannya kemudian melesat maju dan langsung menyerang Xie Long, namun setiap serangan yang ia lancarkan masih dapat dihindari oleh Xie Long.
"Lumayan juga kau, bocah!" ujar pria tersebut.
__ADS_1
Karena serangan yang ia lancarkan tidak kunjung mendarat di tubuh Xie Long, pria itu kemudian mengerahkan setengah kekuatannya untuk menyerang, namun serangannya masih saja belum bisa mengenai Xie Long sedikitpun.
Pria itu melompat mundur cukup jauh dari Xie Long, kemudian ia menghilang dari pandangan dan sesaat kemudian, ia telah muncul tepat di belakang Xie Long seraya melancarkan serangannya.
Xie Long yang menyadari keberadaan musuhnya langsung menunduk untuk menghindari serangan tersebut, bersamaan dengan itu, Xie Long juga memutar tubuhnya seraya melayangkan tendangan.
Serangan tidak terduga yang dilakukan oleh Xie Long berhasil mendarat di tubuh pria tersebut, sehingga membuatnya terlempar cukup tinggi ke udara, lalu setelahnya, Xie Long melompat mengikut tubuh pria tersebut dan bersiap melancarkan serangan selanjutnya.
Akan tetapi, sebelum serangannya mengenai sasaran, pria itu telah lebih dulu menghilang dari pandangan Xie Long dan muncul lagi di belakangnya, kemudian pria itu mengayunkan kakinya untuk menghantam punggung Xie Long.
Pada saat yang bersamaan, Xie Long memutar tubuhnya seraya melayangkan tendangan dengan kaki kanannya, sehingga serangan yang dilancarkan oleh pria tersebut berhasil ia tahan dengan kakinya itu.
Akan tetapi, perbedaan kekuatan pisik dan juga tingkatan kultivasi membuat Xie Long terlempar ke tanah, beruntung ia berhasil menyeimbangkan tubuhnya sehingga dapat mendarat dengan mulus di tanah.
"Berhentilah bermain-main!" ujar Xu Yan yang mulai tidak sabar.
Pria yang masih berada di udara itu mengangguk, kemudian ia menciptakan sebuah bola energi dengan ukuran yang cukup besar di telapak tangannya, lalu setelah itu, pria tersebut melempar bola energi tersebut kearah Xie Long.
Wushh! Dhuaarrr!
"Apa kalian tidak malu menghadapi seorang anak berusia tiga belas tahun?"
"Suara ini..." Xu Yan menghentikan ucapannya setelah mengenali suara seseorang yang berasal dari arah Xie Long berada.
"Komandan Ye, apa yang Anda lakukan?" tanya Xu Yan.
"Justru akulah yang seharusnya bertanya, apa yang kalian lakukan di sini?"
"Komandan Ye, bocah itu sudah menyinggung Tuan Muda kami, jadi Anda jangan ikut campur dalam masalah ini!" jawab Xu Yan.
"Aku harus ikut campur, karena yang kalian serang adalah..." komandan Ye menghentikan ucapannya karena Xie Long melarangnya.
"Memangnya siapa bocah sialan itu?" tanya Xu Yan.
__ADS_1
"Kalian tidak perlu tahu siapa dia, tapi aku akan bertindak tegas jika kalian masih ingin melanjutkan pertarungan ini!"
Xu Yan terlihat kesal mendengar perkataan komandan Ye, meski begitu, ia tetap tidak bisa melakukan apapun, karena kekuatan komandan Ye berada jauh di atas mereka, dan walaupun jumlah mereka banyak, mereka tidak akan menang melawannya.
"Baiklah, maaf karena sudah membuat keributan" sahut Xu Yan, kemudian pergi meninggalkan tempat tersebut.
"Tuan Muda, apa Anda baik-baik saja?" tanya komandan Ye setelah Xu Yan dan bawahannya pergi.
Xie Long mengangguk, "Terima kasih paman, aku baik-baik saja."
"Tuan Muda, bagaimana kalau Anda tinggal di istana saja? Ini semua demi keamanan Anda."
"Maaf paman, tapi aku lebih suka tinggal di penginapan itu, lagipula, aku akan baik-baik saja di sana."
"Tapi..."
"Paman, percayalah padaku" ucap Xie Long memotong perkataan komandan Ye.
"Baiklah, aku tidak akan memaksa jika Tuan Muda tidak ingin tinggal di istana."
"Terima kasih, paman" sahut Xie Long, kemudian melanjutkan perjalanannya kembali ke penginapan.
Setibanya di penginapan, Xie Long langsung mengeluarkan beberapa sumberdaya dari cincin penyimpanannya, masalah yang datang hari ini membuatnya sadar jika ia harus segera meningkatkan kekuatannya lagi, karena musuh yang kuat sudah menantinya di depan sana.
"Bocah, kau tidak mau balas dendam? Maksudku, apa kau akan membiarkan masalah ini begitu saja?"
"Diam lah, aku butuh berkonsentrasi penuh untuk menyerap energi dari sumberdaya ini" jawab Xie Long.
"Kau ini bodoh atau bagaimana? Musuh bisa saja menyerang mu saat kau melakukan penyerapan. Dan sebelum mereka menyerang, ada baiknya kau lah yang menyerang mereka terlebih dahulu."
"Kau tenang saja, aku pasti akan membantumu melenyapkan mereka semua."
Xie Long lebih memilih untuk tidak menyahuti perkataan sosok di dalam dirinya itu, karena yang harus ia lakukan sekarang adalah meningkatkan kekuatannya dengan menyerap energi dari sumberdaya didepannya itu.
__ADS_1
"Cihh, kau pasti akan menyesal saat ucapan ku benar-benar terjadi, dan jika itu benar, aku tidak akan mau membantumu menghadapi mereka!"
Meski sudah mengetahui jika Xie Long tidak akan mudah termakan dengan ucapannya, namun perwujudan kekuatan Asura masih saja berusaha untuk membujuk Xie Long agar mau menggunakan kekuatan Asura, karena hanya itu satu-satunya cara agar dia bisa bebas dari belenggu Lin Feng.