Night King: The Asura

Night King: The Asura
Ch-122. Ujian masuk sekte (1)


__ADS_3

Setelahnya, Lin Feng membawa mereka semua memasuki gerbang sekte, namun mereka semua malah dibuat kaget, karena setelah melewati gerbang sekte, mereka justru berada di suatu tempat yang tidak mereka ketahui dan tempat itu bukanlah sekte Phoenix Emas.


"Selamat datang, inilah tempat ujian kalian yang sesungguhnya" ucap Lin Feng, kemudian ia menjelaskan dimana mereka berada sekarang.


Selain itu, Lin Feng juga menjelaskan beberapa tahapan ujian yang harus mereka lewati, pada tahapan pertama, tingkat kultivasi mereka akan diuji dengan menggunakan kristal khusus, jika kultivasi mereka berada di bawah Pengumpulan spirit, maka mereka akan gugur.


Tahapan kedua, mereka semua harus berburu hewan spiritual dalam jangka waktu yang telah ditentukan, siapapun yang berhasil mendapatkan inti kristal jiwa di atas dua puluh butir, maka akan dianggap lolos, jika kurang dari itu maka akan gagal.


Akan tetapi, jika mereka berhasil mendapatkan satu saja inti kristal jiwa tingkat tinggi, maka akan langsung dianggap lolos tanpa harus mencari sisanya, namun inti kristal jiwa itu haruslah berasal dari hewan spiritual tingkat Surga.


Tahapan yang ketiga dan yang terakhir, para murid yang berhasil lolos tahapan kedua akan bertarung satu lawan satu, namun pertarungan ini hanya untuk menentukan posisi mereka di sekte, yang artinya, baik kalah ataupun menang mereka akan tetap diterima menjadi murid sekte Phoenix Emas.


"Aku rasa kalian sudah mengerti dengan penjelasan ku tadi, jadi kita mulai saja ujian tahap pertama!" ucap Lin Feng mengakhiri penjelasannya, kemudian ia mengeluarkan sebuah kristal yang sangat besar dari cincin penyimpanannya.


"Siapa yang ingin maju sebagai yang pertama?"


"Biar aku saja!" ujar salah seorang pemuda, kemudian melangkah maju mendekati kristal tersebut.


"Tempelkan tanganmu di kristal itu dan alirkan sedikit energi mu ke dalamnya" ucap Lin Feng.


"Baik, tetua!"


Pemuda itu kemudian menempelkan tangannya pada kristal, lalu ia mengalirkan energi spiritualnya kedalam kristal tersebut. Tidak lama berselang, dari dalam kristal itu terpancar cahaya yang cukup terang, lalu muncul tulisan yang menjelaskan ranah kultivasi pemuda itu beserta tingkatannya.


"Master Spiritual bintang tiga, kau lolos!" ujar Lin Feng.


"Siapa selanjutnya?!"


Para kultivator muda lainnya maju satu persatu untuk menguji tingkatan kultivasi mereka, dari dua ratus calon siswa yang mau mendaftar, sudah lebih dari lima puluh kultivator muda yang maju, dan hanya kurang dari dua puluh yang berhasil lolos ujian tahap pertama ini.


Waktu terus bergulir, para kultivator muda yang ingin masuk ke sekte Phoenix Emas sudah melewati ujian tahap pertama, dan saat ini, hanya si kembar saja yang belum maju untuk menguji tingkatan kultivasi mereka berdua.

__ADS_1


"Selanjutnya!" ujar Lin Feng.


"Hah" Lin Xie Long menghela napas panjang, ia terlihat sangat gugup dan takut jika dirinya gagal melewati ujian tahap pertama ini.


"Ayah, aku tidak akan membuat ayah kecewa" gumamnya, kemudian melangkah maju.


"Bocah, sebaiknya kau mundur saja!"


"Itu benar! Daripada kau membuat dirimu malu, sebaiknya kau urungkan niatmu itu sekarang juga!"


Ucapan merendahkan dan tidak enak didengar oleh telinga mulai dilontarkan oleh para pemuda yang gagal ujian tahap pertama, namun Lin Xie Long tidak menghiraukan perkataan mereka, ia tetap melangkah maju mendekati kristal yang ada didekat ayahnya itu.


"Kakak, jangan dengarkan perkataan mereka!" ujar Xie Ling menyemangati kakaknya.


Xie Long menghentikan langkahnya dan menoleh ke belakang, "Tenang saja, aku pasti akan berhasil!" ucapnya, lalu melanjutkan langkah kakinya lagi.


"Hah" Xie Long kembali menghela napas panjang untuk memenangkan dirinya, setelah ia benar-benar tenang, barulah ia meletakkan telapak tangan kanannya pada batu kristal didepannya itu, lalu setelah itu, ia mengalirkan sedikit energi spiritualnya kedalam kristal tersebut.


Tidak lama berselang, batu kristal itu memancarkan cahaya yang sangat terang, bahkan jauh lebih terang daripada cahaya yang terpancar sebelumnya, disaat yang bersamaan, muncul tulisan yang menunjukkan ranah kultivasi Xie Long beserta tingkatannya.


"A-apa mataku sudah rabun?"


"Seseorang, tolong jelaskan kalau yang aku lihat ini tidak nyata!"


Para kultivator muda lainnya, baik yang berhasil lolos ataupun gagal melewati tahapan pertama ini, benar-benar dikejutkan ketika melihat tulisan yang muncul pada batu kristal tersebut, bahkan beberapa dari mereka ada yang menganggap bahwa batu kristal itu telah rusak.


Bagaimana tidak, tulisan yang muncul di batu kristal itu menjelaskan bahwa, fondasi kultivasi Lin Xie Long saat ini berada di ranah Master Spiritual bintang sembilan, yang artinya, dia adalah kultivator muda terbaik diantara mereka semua, apalagi mengingat usianya yang masih dua belas tahun.


"Nak, siapa namamu dan berapa usiamu saat ini?" tanya Liu Changhai.


"Hormat tetua, namaku Xi... maksudku Zilong, usiaku dua belas tahun" jawab Xie Long yang hampir saja menyebutkan nama aslinya.

__ADS_1


"Apa? Dua belas tahun?!"


"I-ini tidak mungkin, kristal itu pasti sudah rusak!"


"Iya, itu benar! Bagaimana mungkin anak berusia dua belas tahun sudah memiliki kultivasi setinggi itu!"


"Diam!" ujar Lin Feng melepaskan sedikit aura kekuatannya dan berhasil mengintimidasi para kultivator muda tersebut, dan tentunya, mereka langsung bergidik saat aura kekuatan itu menerpa tubuh mereka.


"Jangan hanya karena kalian gagal maka kalian bisa seenaknya menuduh orang lain, apalagi sampai mengatakan hal-hal yang tidak masuk akal seperti ini!"


"Kultivasi anak ini memang berada di ranah Master Spiritual bintang sembilan, jika kalian tidak percaya, silahkan mengujinya sendiri, tapi aku tidak akan tanggung jawab jika terjadi hal yang buruk pada kalian!"


"Maafkan kami, tetua" ucap para kultivator muda yang gagal melewati ujian.


"Nak, kau boleh bergabung dengan barisan yang di sana, dan selamat karena telah berhasil lolos" ucap tetua Liu Changhai.


"Terima kasih, tetua" sahut Xie Long kemudian bergabung dengan barisan kultivator yang berhasil.


"Long'er, selamat karena telah lolos" ucap Lin Feng bicara melalui telepati.


"Terima kasih, ayah."


Akhirnya, tibalah giliran Xie Ling yang maju untuk menguji tingkatan kultivasinya, dan lagi-lagi, hal yang sama kembali mengejutkan semua kultivator muda itu, karena fondasi kultivasi Xie Ling juga sama dengan kakaknya.


"Kau yang di sana, apa kau juga mau ikut ujian ini?" tanya Lin Feng, padahal ia sudah tahu kalau pria itu adalah Huise.


Huise menggelengkan kepalanya, "Kehadiranku di sini hanya untuk menemani kedua keponakanku" ucapnya.


Ujian tahap pertama akhirnya selesai, dari dua ratus kultivator muda yang mendaftar, hanya ada seratus sepuluh yang berhasil masuk ke tahapan kedua, sedangkan sembilan puluh kultivator muda yang gagal, mereka langsung dibawa kembali ke gerbang sekte Phoenix Emas oleh tetua Liu Changhai.


"Selamat karena kalian sudah lolos ujian tahap pertama, tapi jangan senang dulu, karena ujian yang sesungguhnya baru akan dimulai sekarang" ucap Lin Feng.

__ADS_1


"Seperti yang sudah aku jelaskan tadi, pada ujian tahap kedua ini, kalian harus mengumpulkan dua puluh inti kristal jiwa, dan waktunya akan berakhir sebelum matahari terbenam."


"Saat matahari sudah hampir terbenam, kalian semua harus kembali ke sini, dan kalian tidak perlu khawatir, karena aku akan selalu mengawasi kalian selama ujian ini berlangsung."


__ADS_2