Night King: The Asura

Night King: The Asura
Ch-269. Kunjungan Xiao Lang


__ADS_3

Esoknya.


Semua orang kini tengah berkumpul di halaman istana kerajaan Dunia Bawah, karena hari ini adalah hari dimana Xie Long akan melanjutkan perjalanannya, dan mengenai kemana tujuannya, tidak ada yang mengetahuinya.


"Long'er, ingatlah untuk segera kembali setelah tujuanmu tercapai" ucap Luo Ning seraya memeluk erat tubuh putra bungsunya itu.


Xie Long mengangguk, "Tentu saja, ibu. Aku pasti akan kembali setelah tujuanku tercapai."


Dalam perjalanannya kali ini, Xie Long sudah bertekad untuk tidak kembali sebelum tujuannya tercapai, yaitu menyelesaikan semua ujian untuk mendapatkan warisan yang ditinggalkan oleh mendiang kakeknya.


Awalnya, kepergiannya kali ini hanya untuk menyelesaikan ujian pertama, namun setelah ia memikirkannya lagi, ia memutuskan untuk menuntaskan semuanya, agar tidak ada lagi ujian lain yang harus ia pikirkan.


Selain itu, jika dirinya kembali setelah menyelesaikan ujian dari kakeknya dan berhasil mendapatkan warisan itu, kedua orang tuanya pasti akan merasa bangga padanya, apalagi jika dirinya berhasil mendapatkan pencapaian tinggi.


"Baiklah, kalau begitu aku pergi sekarang" ucap Xie Long setelah berpamitan dengan semua orang.


"Kakak, saat kakak kembali nanti, aku ingin bertarung dengan kakak."


"Tentu saja adikku, dan pastikan kau sudah bertambah kuat, kalau tidak, kakak akan menghukum mu!"


Jia Zhen mengangguk pelan, "Aku berjanji!" ujarnya.


Setelah itu, Xie Long naik ke punggung Xiao Xue yang telah mengubah wujudnya menjadi Phoenix hitam, kemudian Xiao Xue membawa tuannya itu melesat terbang meninggalkan istana, lalu menghilang di kejauhan.


Tidak lama berselang, sebuah portal dimensi terbuka di halaman istana, Lin Feng dan yang lainnya terpaksa menghentikan langkah mereka, ketika merasakan aura yang sangat akrab berasal dari dalam portal tersebut.


"Selamat datang, saudaraku" sapa Lin Feng pada Xiao Lang yang baru saja keluar dari portal dimensi.


Xiao Lang tersenyum, kemudian menyambut uluran tangan saudaranya itu, "Maaf karena baru bisa berkunjung sekarang" ucapnya.


"Tidak masalah" sahut Lin Feng, "Mari masuk, akan lebih nyaman jika kita mengobrol di dalam."


Xiao Lang mengangguk, kemudian mengikuti Lin Feng memasuki istana, namun langkahnya terhenti ketika berpapasan dengan Xie Ling yang berada disisi Luo Ning.


Xiao Lang mengerutkan dahi ketika merasakan aura kekuatan yang terpancar dari tubuh Xie Ling, karena sebagai seorang Dewa yang memiliki darah naga di tubuhnya, ia tentu dapat merasakan hal yang sama di tubuh Xie Ling.

__ADS_1


"Paman" sapa Xie Ling.


"Ling'er, apa kau mau menjadi murid paman?"


Pertanyaan Xiao Lang membuat Xie Ling tersentak, ia tidak menyangka jika saudara ayahnya itu malah ingin menjadikannya sebagai murid, padahal ia baru saja datang setelah sekian lama tidak berkunjung ke sana.


"Paman bisa merasakan aura kekuatan darah naga yang sangat kuat di tubuhmu, dan jika kau mau, paman bisa membantumu mengeluarkan potensi maksimal dari kekuatan darah naga dalam dirimu itu."


Xie Ling tidak langsung menjawab, melainkan menoleh pada ayahnya, tatapan matanya seolah mengatakan jika dirinya membutuhkan saran dari ayahnya itu, namun Lin Feng hanya menanggapinya dengan anggukan.


"Bagaimana?" tanya Xiao Lang.


Xie Ling masih belum menjawab, ia masih ragu apakah harus menerima tawaran Xiao Lang atau tidak. Jika ia menerimanya, maka ia harus meninggalkan keluarganya, padahal ia tidak ingin kemana-mana.


Tapi jika dia menolak tawaran Xiao Lang, maka sama saja dengan dirinya menolak kesempatan emas yang tidak mungkin datang dua kali, karena bagaimanapun juga, tidak ada yang betul-betul memahami kekuatan naga selain Xiao Lang.


"Baiklah, aku mau menjadi murid paman" jawab Xie Ling setelah diam cukup lama.


Xiao Lang tersenyum, "Syukurlah, paman senang mendengarnya."


Xie Ling mengangguk pelan, karena saat dirinya setuju untuk menjadi murid Xiao Lang, ia juga telah siap meninggalkan ayah, ibu dan juga keluarganya. Lagipula, kepergiannya itu juga demi kebaikannya sendiri.


"Baguslah, kalau begitu kau akan ikut bersama paman saat kembali ke dimensi ketujuh nanti."


***


Xiao Lang mengungkapkan penyesalannya karena tidak bisa membantu Lin Feng, padahal mereka sudah menjadi saudara, namun dirinya malah tidak ada saat saudaranya itu sedang menghadapi masalah besar.


"Sudahlah, semuanya sudah berlalu dan tidak seharusnya kita mengungkit hal itu lagi" ucap Lin Feng.


"Meski begitu, aku benar-benar menyesal karena terlambat mengetahui masalah ini" sahut Xiao Lang.


"Kau tidak salah, karena akulah yang tidak mau menceritakan masalah ini padamu."


Xiao Lang menghela napas panjang, "Lalu, bagaimana situasinya sekarang?"

__ADS_1


Lin Feng diam sejenak, kemudian menjelaskan jika saat ini, seluruh alam semesta tengah terancam dan ancaman ini tidak sama seperti sebelumnya, karena sosok yang akan mereka hadapi kali ini jauh lebih berbahaya.


Xiao Lang mengangguk paham, ia tentunya mengerti betapa berbahayanya musuh mereka kali ini, walaupun ia belum bertemu dengannya secara langsung, namun kondisi saudaranya itu sudah menjawab semuanya.


Sebelum mereka menjalin hubungan persaudaraan, Xiao Lang pernah berhadapan dengan Lin Feng dan ia tentu saja mengetahui seberapa besar kekuatan saudaranya itu.


Namun, melihat kondisi Lin Feng yang sekarang hanya memiliki satu tangan, Xiao Lang sudah dapat menebak jika lawan mereka adalah sosok yang sangat luar biasa kuat, karena kalau tidak, keadaan Lin Feng tidak akan seperti itu.


"Kau tenang saja, aku siap mengerahkan seluruh pasukan untuk membantumu, karena musuh mu adalah musuhku juga."


"Terima kasih! Dan sebaiknya kau lebih berhati-hati, karena dia bisa datang kapan saja" sahut Lin Feng.


Xiao Lang mengangguk, "Bagaimana dengan murid-mu itu? Apa dia sudah siap menjadi penguasa?"


"Sun Xiang masih menjalani pelatihan di Negeri Lima Benua dan rencananya, aku akan meminta Dewi Nuwa melatihnya."


"Kenapa tidak kau saja?"


"Aku ingin sekali melakukannya, namun kau tahu sendiri jika aku masih memiliki tugas lain, belum lagi ditambah dengan masalah saat ini."


"Kau benar, bagaimanapun juga sembilan dimensi masih membutuhkan penguasa."


"Delapan."


"Maksudmu?"


"Aku memiliki satu orang murid lagi dan saat ini dia sedang berada di dimensi kesembilan."


Setelah obrolan panjang itu selesai, Lin Feng kemudian mengajak Xiao Lang untuk mengunjungi Dewi Nuwa, karena ada beberapa hal yang harus mereka bicarakan dengannya, khususnya masalah yang mereka hadapi saat ini.


Disisi lain.


Xie Long dan Xiao Xue kini telah berada di Daratan Suci, ia sengaja memilih daratan suci sebagai tempat tujuan pertamanya, karena masih ada beberapa tempat yang ingin ia kunjungi.


Selain itu, Xie Long juga belum memikirkan tempat tujuan yang lain, sehingga Daratan Suci menjadi satu-satunya pilihan untuknya sekarang, setidaknya sampai dia menemukan tempat tujuan yang selanjutnya.

__ADS_1


Kalaupun ia belum menemukan tempat tujuan tersebut, maka dirinya harus bisa mencapai ranah Supreme Emperor dengan segala sumberdaya yang ada di daratan Suci ini.


__ADS_2