
Mala merasa tidak nyaman dengan baju yang dia pakai. Dia terus saja berdiam didalam kamar. Hal itu membuat Dicko merasa kasihan pada Mala. Dicko akhirnya menghubungi Agam dan memintanya membelikan pakaian wanita.
Agam sangat bingung mau membeli pakaian wanita model apa dan apa ukurannya. Karena tidak bisa memilih, Agam menghubungi Dicko dan meminta Dicko untuk memilih sendiri.
Dengan sedikit rasa kesal pada Agam, Dicko pergi menemui Agam ke Mall untuk membeli pakaian yang Dicko mau.
"Bos, beli pakaian untuk nyonya bos. Kenapa nggak diajak sih bos, biar bisa pilih sendiri."
"Ini darurat. Agam, dimana tempat pakaian dalam wanita?" tanya Dicko pelan karena takut di dengar orang lain.
"Bos mau beli pakaian dalam wanita? Harusnya nyonya bos perlu diajak kalau beli itu bos," jawab Agam sambil tertawa.
"Aku ini tidak sedang bercanda ya. Jadi kamu jangan memancing emosi aku."
"Ampun bos. Jangan marah. Pengantin baru kenapa emosinya jadi labil," ucap Agam tersenyum.
"Tuh ada pelayan, kamu tanyain sama dia," perintah Dicko.
Agam berjalan pelan mendekati seorang pelayan toko yang sedang sibuk menata pakaian sehabis di coba pembeli.
"Sore mbk, mau nanya. Tempat pakaian dalam wanita sebelah mana ya?! Tapi tunggu, jangan menuduh aku mesum ya. Itu bos aku yang pingin memberi kejutan untuk istrinya."
Pelayan itu tersenyum mendengar keterangan Agam. Lalu dia menunjukan tempat pakaian dalam wanita yang penuh dengan berbagai bentuk dan model.
"Silahkan dipilih-pilih dulu ya, kalau ada yang ingin ditanyakan boleh panggil saya di sebelah sana," ucap sang pelayan.
Setelah pelayan pergi, Agam segera meminta Dicko untuk segera memilih. Pilihan begitu banyak sampai Dicko bingung memilih.
"Bos, cepatlah. Banyak orang yang lihatin kita. Tuh kan mereka pada ketawa," kata Agam malu.
"Iya-iya sabar."
Dicko akhirnya memilih pakaian dalam serupa berwarna merah. Entah Mala nantinya suka atau tidak yang penting Dicko sudah berusaha.
Setelah itu Dicko segera menuju kebagian pakaian. Sepasang baju tidur menjadi pilihan Dicko. Agam hanya tersenyum melihat sikap bosnya yang kekanak-kanakan itu.
Setelah selesai memilih, Dicko bergegas menuju kasir untuk membayarnya. Meski merasa malu, Dicko tetap berusaha bersikap dingin melihat beberapa orang menertawakannya.
Setelah mengantar Agam pulang, Dicko bergegas kembali kerumahnya untuk memberikan kejutan pada Mala. Dicko tidak bisa membayangkan bagaimana reaksi Mala setelah melihat apa yang dia lakukan untuknya.
__ADS_1
Sampai di rumah, Dicko segera membawa barang-barang yang sudah dibelinya untuk segera diberikannya pada Mala. Dicko sudah tidak sabar melihat senyum Mala ketika melihat apa yang dibelikannya untuknya.
Namun, Dicko terkejut ketika melihat Mala sudah memakai pakaian miliknya sendiri. Dicko pun segera menyembunyikan barang-barang yang baru dibelinya dari Mala.
"Sayang, darimana kamu mendapatkan pakaianmu ini?" tanya Dicko.
"Mas, tadi aku minta Mei untuk mengambilkan pakaianku di tempat kost. Maaf, aku tidak nyaman memakai bajumu," kata Mala sambil tersenyum
"Begitu, ya udahlah. Aku masuk dulu," ucap Dicko sambil bergegas masuk.
"Tunggu, mas bawa apa?" tanya Mala saat melihat Dicko membawa sesuatu ditangannya.
"O ini. Bukan apa-apa, tidak penting. Apa Gala sudah bangun?"
"Sudah, dia sedang main di kamarnya."
"Ajak dia sholat magrib berjamaah, aku tunggu dikamar."
"Iya..."
Mala tersenyum senang dengan sikap Dicko yang mengajak Gala dan dirinya beribadah. Keren sekali.
Mala mulai merasakan kembali kebahagiaan yang telah lama hilang. Tanpa disadarinya airmatanya menetes di pipinya yang chubby. Dicko melihat Mala penuh keharuan dan berjanji dalam hati untuk mengembalikan semua yang pernah hilang dari hidup Mala.
"Mas, Gala. Aku keluar dulu membantu bibik menyiapkan makan malam. Lain kali aku akan masak sendiri untuk kalian," kata Mala sambil berdiri.
"Emang ibu bisa masak, Gala?" tanya Dicko pada Gala untuk menggoda Mala.
"Gala tidak tahu. Ibu tidak pernah masak," jawab Gala jujur.
"Kalian meragukan kemampuanku? Kalian tidak tahu bakat tersembunyi dari Mala si nelayan," ucap Mala sombong.
"Ada yang sombong tuh, Gala. Pingin segera tahu buktinya. Percaya nggak ya?!" goda Dicko.
Mala kesal tapi senang diledek dua laki-laki yang sangat dicintainya itu. Dia lalu melangkah pergi dengan wajah kesal yang sengaja dipasangnya untuk menunjukan dia pasti bisa membuktikan ucapannya.
Mala membantu bibik menyiapkan makan malam pertama keluarga kecil mereka setelah menikah. Tidak berapa lama, suami dan anaknya datang sambil bercanda. Gala dengan riangnya duduk di pundak ayahnya sambil tertawa-tawa.
"Gala, ayo turun. Kita makan dulu, nanti bisa main lagi," kata Mala sambil melihat Gala yang enggan turun dari pundak ayahnya.
__ADS_1
"Gala, pesawatnya isi bahan bakar dulu. Biar terbangnya bisa lebih cepat. Okey...?!"
Setelah mendengar perkataan ayahnya, Gala baru bersedia turun dari pundak ayahnya. Mala mengambilkan nasi untuk suami dan juga anaknya, Gala.
"Mau sayur apa, mas?!"
"Ehm, sayur cinta aja deh. Lauknya kasih sayang," gurau Dicko.
"Aku juga, sama kayak ayah. Aku mau seperti ayah," tambah Gala.
Mala hanya bisa tersenyum sambil menggelengkan kepalanya melihat tingkah keduanya. Kesal tapi juga senang melihat keduanya kompak.
'Terimakasih ya Allah, karena telah memberi kesempatan kedua untukku merasakan kebahagiaan memiliki keluarga kecilku."
########
Bersambung
Sambil menunggu up selanjutnya , otor rekomendasikan satu novel karya dari teman saya bernama Uma_ Bhie berjudul Istri tangguh rasa pelakor a
#istri tangguh rasa pelakor
#hanya di noveltoon.
Kimberly ligh Hugo, adalah seorang wanita tangguh dan memiliki karir yang sangat cemerlang di dunia modeling.
Memiliki sejuta jam terbang pekerjaan.
Membuat Kimberly tidak menyadari
Perselingkuhan suaminya malvin Abraham.
Sehingga di malam dimana Kimberley melihat sendiri perselingkuh suami dan sahabatnya di dalam kamarnya.
Hati istri mana yang tidak sakit, saat menyaksikan sendiri suami yang kita cintai melakukan hubungan intim di ranjang mu.
Dan dimalam itu juga,semua karir Kimberly ligh Hugo hancur, karena harus membekam di penjara, akibat jebakan Charlotte.
__ADS_1
Rekomendasi Novel yang sangat bagus untukmu, Istri Tangguh Rasa Pelakor, di sini dapat lihat: