
” ayah...sakit....”
teriakan Cia Bu Ki tidak dipedulikan oleh Cia tong lay, dia terus menambah tenaga untuk membuat Cia Bu Ki mengeraskan teriakannya.
tubuh Cia Bu Ki kini bermandikan keringat,sepuluh menit sudah berlalu,teriakan Cia Bu Ki perlahan melemah,kini tubuh Cia Bu Ki seperti mengeluarkan sinar redup,dan semakin lama sinar itu mulai terang dan mulai menyilaukan mata.
tubuh Cia Bu Ki perlahan melayang ke udara,hampir dua meter dengan tubuh bersinar.
ternyata Cia tong lay sedang membuka elemen elemen di tubuh Cia Bu Ki.
Cia tong lay mendekati Cia Bu Ki yang masih mengambang di udara,di dekapnya tubuh Cia Bu Ki.
sungguh Cia tong lay sangat kagum,di usianya yang masih muda dahulu, kekuatannya tidak sebesar putranya sekarang.
” Bu Ki,saat ini kekuatanmu sangat mengerikan mungkin beberapa tahun lagi kekutanmu akan melebihi ayah.”
Cia tong lay pun membawa putranya yang masih tidak sadarkan diri melesat meninggalkan tempat itu.
**
” guru sekarang aku merasakan kekuatanku jauh lebih besar.”
” kekuatanmu belum sempurna Jaka,kamu masih butuh 10 lagi darah perawan.”
” darah perawan guru?”
” ya..darah perawanlah yang akan menyempurnakan kekuatanmu.”
” baik guru,sangat muda untuk mencari perawan di desa.”
Jaka pun mencari desa terdekat,dengan kekuatannya sekarang tidak akan ada yang bisa menghentikannya.
**
desa larangan adalah desa yang sangat ramai,desa ini dinamakan desa larangan karena desa ini sangat dekat dengan hutan larangan.
Dea larangan memiliki kepala desa yang bernama Ki Sumitro.
dahulu Ki Sumitro bukanlah penduduk desa larangan,dia hanyalah seorang pengembara dari desa karang sari,desa yang sangat jauh dari desa larangan.
Sumitro memiliki ilmu silat yang lumayan,dan memiliki paras yang lumayan sehingga anak Ki Jarwo jatuh cinta yang bernama Suminah.
__ADS_1
ki Jarwo adalah kepala desa desa larangan,dia sangat pelit dan sangat tamak sehingga dia memiliki kekayaan yang sangat melimpah di desa larangan.
walau awalnya Ki Jarwo tidak setuju putrinya menikah dengan Sumitro tetapi karena Suminah mengancam akan bunuh diri bila tidak di restui oleh ayahnya menikah dengan Sumitro
akhirnya Ki Jarwo merestui menikah dengan pria pengembara yang miskin seperti Sumitro.
walau hatinya merasa tidak senang,dia pun merencanakan sesuatu akan membunuh Sumitro bila putrinya telah memiliki anak.
beberapa tahun kemudian, Suminah di karunia seorang putri yang sangat cantik,kebahagian Sumitro dengan Suminah lengkap sudah dengan kehadiran putrinya yang di beri nama Kumala Sari.
tetapi tidak dengan Ki Jarwo, dadanya berdebar kencang,rasa sakit hatinya pada menantu yang tidak di inginkan dahulu berkobar.
lalu dia pun menculik Sumitro dan di bawa ke sebuah hutan larangan.
Sumitro yang memiliki ilmu silat yang lumayan,sengaja membiarkan dirinya di culik,karena dirinya ingin mengetahui siapa yang ingin menculiknya.
setelah dirinya yang dalam keadaan matanya tertutup di hadapkan oleh mertuanya di hutan larangan,sumitro sangat terkejut.
ternyata yang menculiknya adalah mertuanya sendiri.
” ayah mertua,apa yang kamu lakukan lepaskan diriku?”
” apa ayah sadar apa yang ayah ucapkan?”
” jangan panggil ayah padaku dengan mulut busuk Mitro, selama ini aku dia saat kau panggil dengan sebutan itu,tetapi hatiku tidak terima dan tersiksa,sekarang setelah putriku memiliki anak aku tidak akan khawatir lagi,bila dia kehilangan dirimu dia tidak akan mencoba bunuh diri lagi.”
” jadi kamu ingin membunuhku?”
Sumitro tidak lagi menyebut ayah pada Ki Jarwo yang telah menganggapnya musuh besarnya.
” benar Mitro, bersiaplah untuk menemui malaikat maut,bunuh dia dan campakkan mayatnya ke jurang.”
Ki Jarwo pun memerintahkan anak buahnya untuk membunuh Sumitro.
tetapi alangkah kagetnya anak buah Ki Jarwo,ikatan di tubuh Sumitro terlepas.
” kepung dia,jangan biarkan dirinya lolos.”
” kalian mau membunuhku?silahkan kalau kalian mampu.”
Sumitro mengamuk,semua anak buah Ki Jarwo tewas di bantai oleh Sumitro.
__ADS_1
Ki Jarwo tak menyangka Sumitro memiliki ilmu silat yang tinggi, hingga anak buahnya harus tewas di tangan mantunya itu.
” apa yang ini kau lakukan Mitro?jangan dekati aku.”
” ha ha ha..mengapa kamu takut Jarwo?bukankah kamu ingin membunuhku?”
Sumitro yang sudah tidak menghargai Jarwo memasang senyum sinis.
” maafkan aku Mitro,jangan bunuh aku.”
” ha ha ha,sudah kepalang basah Jarwo,aku akan membunuhmu dan mengambil semua kekayaanmu,serta menjabat kepala desa di desa larangan.”
” tidak Mitro,ampuni aku.”
suara jeritan kembali terdengar ketika sebuah golok menembus jantung Ki Jarwo,darah berhamburan dan Ki Jarwo pun tewas.
Sumitro bagaikan iblis tertawa terbahak bahak di tengah gelimpangan mayat Ki Jarwo dan anak buahnya.
Sumitro pun kembali dari hutan larangan setelah membuang mayat mayat mereka,dan mengarang cerita kalau Ki Jarwo tewas di makan harimau dan dia pun melukai dirinya sendiri dengan luka seperti bekas cakaran harimau.
sebulan kemudian Sumitro di angkat menjadi kepala desa dan mengusai semua harta Ki Jarwo.
**
18 tahun kemudian..
putri Sumitro telah tumbuh menjadi gadis yang cantik,serta memiliki watak yang angkuh.
dengan kekayaan yang ayahnya serta jabatan yang sebagai Putri kepala desa dia juga suka menghina atau merendahkan gadis desa yang lain.
hingga Jaka yang sedang mencari sepuluh gadis perawan telah sampai di desa larangan.
Jaka tertegun saat bertemu dengan Kumala Sari yang sedang menunggang kuda dan hampir saja menabraknya.
untung saja Kumala Sari mengentikan kudanya yang meringkuk sangat keras.
” dasar pengemis hina,apa kau sudah bosan hidup?”
Kumala Sari membentak Jaka,yang saat ini penampilannya layak di katakan pengemis karena pakainya yang lusuh serta kumis dan janggut tidak pernah di rawat.
Jaka hanya diam saja,dia terpesona melihat gadis secantik Kumala Sari,sudah sangat lama dia tidak melihat gadis secantik Kumala Sari.
__ADS_1