
setelah Cia Bu Ki Menganti pakaian dari pemberian nona Sima, Cia Bu Ki berjalan mengitari kolam air jernih dan memperhatikan sepertinya di pernah ke tempat tetapi dia lupa kapan berada di tempat ini.
” tuan....anda telah selesai mengganti pakaian?"
nona Sima yang seperti angin muncul di belakang Cia Bu Ki,yang hampir saja melompat karena terlalu konsentrasi dengan pemandangan yang terlalu indah.
” nona,sejak kapan kamu berada di belakangku?"
” tidak usah anda pikirkan,saat ini saya akan membawa anda kesuatu tempat.”
Cia Bu Ki mengikuti Sima yang berjalan di depannya,sungguh Cia Bu Ki heran Sima hanya berjalan seperti orang kebanyakan,tetapi semakin dia mempercepat langkahnya agar dapat berdampingan dengan Sima,tetapi tidak dapat terwujud,karena jarak mereka tidak bisa berubah Cia Bu Ki tetap di belakang Sima.
” kita sudah sampai tuan.”
” tempat apa ini?”
” inilah tempat tuan berlatih,semakin tuan cepat berhasil semakin cepat tuan bertemu dengan ratu kami."
” saya tidak mengerti maksud nona,bukankah kalian telah menarik saya dari dunia saya hingga kemari?mengapa saya harus berlatih,agar dapat bertemu dengan ratumu?”
” jangan terlalu banyak bertanya tuan,karena itu akan membuat tuan tidak konsentrasi dalam berlatih,di hadapan tuan ada sebuah kitab,dan kitab itu akan menuntun tuan dalam berlatih ”
” kitab apa ini?"
__ADS_1
Cia Bu Ki mendekati kitab itu,tetapi saat dia menoleh ke belakang,nona Sima sudah tidak berada di tempatnya.
hanya tarikan nafas saja nona Sima telah lenyap,siapa sebenarnya nona Sima itu?bahkan para bidadari saja sangat segan pada nona Sima,hanya itu yang ada di pikiran Bu Ki.
kitab yang sangat tebal, Cia Bu Ki membuka satu persatu halaman demi halaman.
sungguh ajaib,hanya dengan membuka isi kitab itu.
seperti ada yang menuntunnya, tubuhnya bergerak sendiri tanpa dia menggerakkan tubuhnya.
gerakan gerakan aneh yang belum pernah di lakukan, mencakar menerjang dan melayang dengan sendirinya.
sungguh sangat aneh,tetapi setelah beberapa gerakan dari isi kitab itu Cia Bu Ki serasa nyaman mengikuti aliran gerakan yang sepertinya sudah dia sangat kenal.
inilah jurus rajawali sakti,yang di ciptakan oleh Mahesa,jurus langka yang saat ini belum ada tandingannya.
tetapi sedikitpun Cia Bu Ki tidak pernah merasakan kelelahan dan kehausan..bahkan perutnya serasa batu saja makan,sungguh ajaib.
hingga berbulan bulan Cia Bu Ki berada di alam bidadari, sedikitpun Cia Bu Ki belum pernah merasakan yang namanya makan dan minum.
setahun sudah Cia Bu Ki berada di alam bidadari,dan Cia Bu Ki sudah menguasai isi seluruh kitab, ciptaan dari Mahesa, Pendekar rajawali sakti.
kini kembali muncul nona Sima,yang wajahnya sedikit pun tidak berubah,dan pakaiannya tetap itu saja,tetapi kini pakaian Cia Bu Ki sudah sangat lusuh dan tampak koyak di sana sini,karena tubuhnya yang sudah sangat kekar karena hampir setahun dia melakukan latihan jurus rajawali tanpa sedikitpun istirahat.
__ADS_1
sungguh alam bidadari berbeda dengan alam manusia, walaupun banyak pertanyaan di dalam hati Cia Bu Ki,dia enggan bertanya pada nona Sima,karena percuma jawabannya hanya ratu yang dapat menjawab ini semua.
” tuan gantilah pakaian anda,karena tuan tidak layak untuk bertemu ratu dengan pakaian itu ”
bagikan kerbau di cucuk hidungnya,cia Bu Ki menurut ketika di beri pakaian baru,dan menggantinya.
setelah selesai Sima muncul kembali dan membawa Cia Bu Ki ke istana bidadari dimana ratu bidadari sedang menunggu mereka.
Cia Bu Ki kembali terkesan saat melihat bangunan istana yang begitu indah, beberapa kolam ikan, menghiasi halaman istana,yang menambah keindahan serta taman bunga yang terawat membuat siapapun yang berada di tempat itu enggan meninggalkan tempat itu dan ingin berlama-lama memandangai keindahan halaman istana.
ketika Cia Bu Ki memasuki istana,kembali dirinya takjub,tiang tiang istana yang begitu besar dan terukir sangat rapi tanpa cacat sedikitpun,sungguh sangat luar biasa bagaimana istana seindah ini di bangun dengan begitu sempurna.
di dalam ruangan istana tergantung batu batu kristal yang tergantung dengan di bentuk sangat indah dan memancarkan cahaya begitu terang.
” masuklah...”
” bukannya kita sudah masuk?”
” bukan itu,masuklah ke dalam saya hanya bisa antar tuan sampai di sini saja.”
” kenapa kamu tidak ikut masuk?”
” maaf tuan,tugas saya hanya sampai di sini,silahkan tuan masuk."
__ADS_1
Sima pun pergi meninggalkan Cia Bu Ki,yang bingung karena harus masuk kemana.
Cia Bu Ki terus berjalan kedalam istana, hatinya tidak hentinya berdecak kagum hingga tanpa sadar telah Sampai di singgasana ratu yang sedang memperhatikan dirinya.