PENDEKAR PULAU ES 3

PENDEKAR PULAU ES 3
PUSAKA JARING PEMIKAT SUKMA BAG II


__ADS_3

” Hem...selamat datang pendekar naga putih.”


suara yang sangat berwibawa terdengar dari dalam pandepokan.


” apakah begini menyambut seorang tokoh golongan hitam?apakah pandepokan sekecil ini,terlalu sungkan menyambut saya?”


tampak wajah Ki bajo yang cemberut karena dewi siluman kampret sepertinya terlalu merendahkan Ki bajo selaku ketua aliran hitam.


” maafkan saya Ki bajo, kehadiranmu tidak tepat,sehingga saya terlalu kaku untuk menyambut ketua aliran hitam.”


sekelebat bayangan putih kemudian hadir,di hadapan Ki bajo yang masih di atas punggung naga putih.


” kalau saja ada hal yang tidak penting,tidak Sudi kiranya saya jauh jauh ke gunung Lawu ini untuk bertemu denganmu Dewi.”


Ki bajo pun turun dari punggung naga putih,lalu naga putih pun menghilang setalah berubah menjadi kumpulan asap masuk kedalam tubuh Ki bajo.


murid murid Dewi siluman kampret sangat terkejut,karena naga putih itu raib di dalam tubuh Ki bajo yang di kenal sebagai pendekar naga putih atau ketua aliran hitam.


” jangan tersinggung dahulu Ki bajo, sebaiknya kita berbicara di dalam.”


Dewi siluman kampret segera mempersilahkan Ki bajo untuk masuk kedalam pandepokan.


walau Ki bajo sudah di peringatkan oleh NYI kasih agar tidak bentrok dengan Dewi siluman kampret,karena itu cukup berbahaya,karena Dewi siluman kampret saat ini memiliki pusaka jaring pemikat Sukma.


tetapi Ki bajo,sebagai ketua aliran hitam tetap menjaga wibawanya agar Dewi siluman kampret tidak seenaknya memperlakukan dirinya sebagai ketua aliran hitam.

__ADS_1


” silahkan duduk Ki,lama kita tidak bertemu kini wajahmu tampak sangat muda.?”


walau Dewi siluman kampret terkejut dengan penampilan baru Ki bajo,tetapi dia tau pendekar sekelas Ki bajo memiliki banyak hal hal unik untuk merubah penampilannya untuk menjadi jauh lebih muda dari umur sebenarnya.


” itu hal yang tidak penting di bahas dewi,saat ini seperti yang kau tau aliran kita sedang terancam berbahaya.”


” ha ha ha..apakah kamu takut ki dengan pemuda ingusan itu?”


” jangan tertawa dahulu Dewi,apakah kamu tidak tau beberapa tokoh aliran kita telah tewas berhadapan dengan pemuda itu.”


” ya saya mendengarnya,bagi saya mereka pantas mati,setelah beberapa tahun silam mereka telah berani merendahkan kemampuan saya.”


” apakah kamu masih dendam pada mereka Dewi,apakah kamu tidak merasa marah bila kamu tau kalau saat ini Ki Sono juga telah tewas.”


Dewi siluman kampret sangat terkejut mendengar Ki Sono juga telah tewas.


bukan rahasia lagi,Ki Sono dan Dewi siluman kampret dahulu adalah pasangan kekasih,tetapi karena mereka beda prinsip mereka memutuskan untuk berpisah dan menjalani kehidupan mereka masing-masing.


walau puluhan tahun berpisah,di hati mereka masih ada rasa cinta dan sampai setua ini mereka juga tidak pernah menikah atau menjalin hubungan dengan lelaki lain.


” begitulah Dewi,pemuda itu telah merenggut nyawa Ki Sono,nyawa harus di balas dengan nyawa.”


Ki bajo mengepalkan tangannya, sungguh dia belum bisa mengatur emosinya walau di pandepokan Dewi siluman kampret.


dendamnya begitu besar pada Cia Bu Ki,bagaimana pun caranya Cia Bu Ki harus mati di tangannya.

__ADS_1


” Ki apa yang kamu inginkan dengan saya? seperti yang kamu tau ilmu saya tidak ada apa apanya di bandingkan dengan para tokoh golongan kita yang tewas di bunuh oleh pemuda itu.”


Ki bajo tersadar dengan kemarahannya.


” Dewi..saya dengar kamu memiliki pusaka jaring pemikat Sukma,saya harap kamu dapat meminjamkannya pada saya.”


” untuk apa jaring pemikat Sukma buat Ki bajo?”


” saya akan menangkap Sukma pemuda itu dewi.”


” ha ha ha ... apa kamu tidak tau Ki,kalau jaring pemikat Sukma hanya bisa di gunakan untuk lawan jenis?”


” apa..”


wajah Ki bajo memerah, bagaimana dia bisa lupa kalau jaring pemikat Sukma hanya dapat di gunakan oleh lawan jenis,inilah rasa amarah yang membuatnya tidak sadar kalau jaring itu tidak berguna bila dia yang menggunakan untuk Cia Bu Ki.


” kenapa Ki,mengapa kamu terkejut?”


” saya lupa Dewi,baiklah kamu harus ikut saya untuk menangkap pemuda itu dan kita rebut kipas lima naga darinya.”


” Hem....tidak ku sangka Ki,ilmu yang di anggap rendah saat ini sangat di butuhkan.”


Dewi siluman kampret tersenyum,karena saat ini dirinya merasa di atas angin.


tidak bagi Ki bajo, dirinya menahan rasa marah demi untuk mendapatkan pancingan yang lebih besar yaitu kipas lima naga.

__ADS_1


__ADS_2