PENDEKAR PULAU ES 3

PENDEKAR PULAU ES 3
PENDEKAR SERULING HITAMPUN MEMGAKUI KEHEBATAN CIA BU KI.


__ADS_3

para Pendekar yang menyaksikan pertarungan Cia Bu Ki dan Ki suro seakan tidak percaya dengan apa yang di lihatnya.


hanya sekali gebrak saja Ki suro sudah mendapatkan tapak lima jari di pipinya,bahkan Ki suro sendiri bagaikan mimpi,bagaimana mungkin dirinya Dengan mudah mendapatkan cap lima jari di pipinya.


Ki suro yang masih penasaran kembali menyerang Cia Bu Ki,tapi suara teriakan Ki Ageng Tirtayasa menghentikannya.


" Ki suro?apa yang akan kau lakukan?apakah sifatmu sudah berubah?"


Ki suro pun tersadar,lalu di menjura hormat pada Cia Bu Ki,bahwa dia telah di kalahkan dengan mudah oleh pemuda itu dan meminta maaf pada Ki Ageng Tirtayasa.


" maaf Ki Ageng,saya khilaf."


Ki Ageng Tirtayasa pun tersenyum dan mengangguk,dan suara tepuk tangan dari para pendekar yang seakan tidak percaya bergemuruh di tempat itu.


" apakah ada yang lain ingin menguji pemuda ini?"


kembali keadaan hening,pertanyaan Ki Ageng Tirtayasa,membuat mereka bingung,banyak Pendekar yang masih penasaran tetapi mereka malu untuk maju takut mereka akan mengalami kejadian seperti Ki suro.


" saya Ki,saya ingin menguji pemuda itu."


Ki Ageng Tirtayasa menoleh pada seorang pria yang umurnya di perkirakan sebaya dengan Jaka.


dia adalah Yuda,kakak seperguruan dari Danur,Yuda di kenal sebagai pendekar seruling hitam.


kemampuanya juga di atas Danur atau pendekar seruling perak.

__ADS_1


Yuda mewakili gurunya untuk menghadiri pertemuan pendekar di pondok teratai.


sebagai murid tertua dari Pendekar seruling bambu,Yuda di percaya untuk melakukan langkah langkah dalam pertemuan antara golongan putih bila di perlukan.


" baiklah...majulah lawan pemuda itu,bila dalam sepuluh jurus kamu tidak dapat mengalahkan pemuda itu,kamu di nyatakan kalah."


" baik Ki Ageng."


Yuda menyetujui syarat dari Ki Ageng.


" anak muda,siapa namamu,tidak sopan sepertinya kalau saya sebagai yang tua tidak mengenal dirimu."


" saya Cia Bu Ki tuan,dan tuan boleh panggil saya Bu Ki."


" silakan tuan,saya sudah siap."


Yuda pun langsung menggunakan seruling hitamnya,dia tau kemampuan pemuda ini sangat luar biasa,dia pun langsung menggunakan jurus jurus andalannya.


seruling hitam milik Yuda berbunyi aneh saat seruling itu di mainkan oleh Yuda,para pendekar yang hadir harus menggunakan tenaga dalam untuk melindungi telinga mereka.


Cia Bu Ki yang di serang oleh Yuda juga merasakan betapa telinganya juga merasa sakit, Cia Bu Ki juga melindungi telinganya dengan tenaga dalam,serangan Yuda begitu gencar Cia Bu Ki harus menghindar karena seruling yang ada di tangan Yuda terus berusaha menyerang daerah daerah fatal di tubuh cia Bu Ki.


cia Bu Ki yang menggunakan sembilan langkah ajaib,membuat Yuda selalu kehilangan target sasaranya.


sungguh jurus sembilan langkah ajaib sungguh menakjubkan,Yuda hampir saja dia kehilangan keseimbangan tubuhnya saat serulinganya yang hampir saja mengenai tubuh Cia Bu Ki dan tiba tiba Cia Bu Ki menghilang dari pandanganya.

__ADS_1


hingga saat Yuda telah menggunakan jurus ke sepuluh,Yuda merasakan hawa dingin mendekatinya sehingga blamm...


tubuh Yuda terlempar dan jatuh terduduk.


serulingnya terlepas dari tanganya,dadanya begitu sesak dan tubuhnya merasa sangat dingin,hingga gigi Yuda berbunyi akibat menahan rasa dingin yang ada di tubuhnya.


cia Bu Ki yang hanya menggunakan beberapa persen tenaga dalamnya,dan tidak ingin melukai Yuda, tetapi walau Cia Bu Ki hanya menggunakan tenaganya sekian persen,dampak bagi Yuda sangatlah luar biasa.


Yuda merasa menggigil,bahkan terkena penyakit malarya,tubuh Yuda pucat.


dia bahkan tidak dapat bangkit akibat menahan rasa dingin yang ada di tubuhnya.


" tuan maaf.."


cia Bu Ki yang melihat Yuda kedinginan,langsung melesat dan memberikan hawa hangat ke tubuh Yuda melalui telapak tanganya yang di tempelkan ke pungung Yuda.


hawa hangat yang keluar dari telapak tangan Cia Bu Ki,membuat tubuh Yuda kembali hangat,dan rasa dingin itu perlahan menghilang sehingga wajah Yuda kembali normal.


Yuda pun membuka matanya,dia tersenyum pada Cia Bu Ki,dan mengatakan pada Cia Bu Ki bahwa dia telah kalah.


kembali tepuk tangan dari para pendekar yang ada membuat suasana kembali riuh.


bukan Yuda saja yang merasakan hawa. dingin,bahkan para pendekar yang hadir juga ikut merasakan hawa dingin yang keluar dari tangan Cia Bu Ki saat Cia Bu Ki menggunakan jurus inti esnya.


kini para pendekar telah membuka matanya,ternyata pemuda yang di anggapnya lemah itu, memiliki ilmu yang sangat luar biasa dan telah di buktikan pada Ki suro dan Yuda pendekar seruling hitam.

__ADS_1


__ADS_2