PENDEKAR PULAU ES 3

PENDEKAR PULAU ES 3
KORBAN PERTAMA.


__ADS_3

kuda Kumala Sari meronta tinta, sepertinya kuda Kumala Sari sangat ketakutan,sehingga Kumala Sari sibuk untuk menenangkan kudanya.


” minggir kau gembel,atau kudaku ini akan membuat tubuhmu hancur.”


jaka tersentak ketika Kumala Sari kembali membentaknya.


” Hem...sayang kecantikanmu tidak secantik dirimu.”


” Jaka apa yang kamu lakukan?ini kesempatanmu tangkap gadis itu sebelum dia membuat para penduduk di desa itu keluar dan menjadi curiga.”


” maaf guru,saya lupa.”


tanpa basa basi lagi,Jaka langsung menangkap Kumala Sari yang masih duduk di atas kuda,tanpa di sadari apa yang telah terjadi padanya.


Jaka menotok jalan darah Kumala Sari yang membuat gadis itu pingsan dan tak sadarkan diri.


Jaka pun membawanya ke suatu tempat dimana orang orang tidak akan mengetahui kemana Kumala Sari hilang.


dengan cepat Jaka membawa Kumala Sari ke hutan larangan,tubuh Kumala Sari bagaikan sebuah kertas saja yang berada di punggung Jaka.


setelah merasa aman Jaka pun menghentikan langkahnya.


” Hem... sepertinya ini sangat cocok buat aku menikmati tubuh gadis ini.”


Jaka tertawa senang sekali,sudah sangat lama dia tidak menggauli seorang gadis secantik Kumala Sari.


dengan sekali kibasan tangan saja,rumput dan daun daun kering yang ada di tempat itu berterbangan minggir,sehingga membuat tempat itu kini menjadi sangat bersih.

__ADS_1


Jaka pun meletakan tubuh Kumala Sari yang masih dalam pengaruh totokan Jaka.


Jaka sambil menelan ludah sendiri ketika melihat bagian tubuh Kumala Sari yang tersingkap karena pakaiannya terbuka.


” apa yang kamu lakukan Jaka?apakah kamu ingin memperkosa gadis itu di hadapanku?”


” maaf guru?saya lupa kalau guru masih di dalam tubuhku?”


” dasar murid kurang ajar,tunggu dulu aku akan pergi setelah itu puaskan hasrat birahimu.”


” terima kasih guru.”


tubuh Jaka bergetar untuk beberapa detik,setelah itu kembali normal,tampak bayangan hitam keluar dari ubun ubun kepala Jaka,dan lenyap menjauh dari Jaka.


tapak iblis tersenyum jengkel pada Jaka yang tampak sangat senang sekali,andai dia juga memiliki tubuh seperti Jaka,tidak akan membiarkan Jaka menikmati gadis secantik itu sendirian.


satu jam kemudian tapak iblis yang masih menjadi sebuah asap hitam kembali ketempat Jaka,yang masih tidur di samping gadis yang sudah menjadi mayat akibat Jaka telah menghisap seluruh tenaga dan keperawanan gadis itu.


” Jaka bangunlah,kenakan pakaianmu dan buanglah mayat itu ke jurang.”


” baik guru.”


walau Jaka yang masih menikmati sisa-sisa kenikmatan gadis itu,dia tetap mematuhi perintah gurunya.


setelah selesai Jaka kembali ke desa larangan untuk mencari korban selanjutnya.


**

__ADS_1


desa larangan geger setelah di temukan kuda Kumala Sari,tetapi Kumala Sari tidak berada di temukan nya kuda itu.


” sebaiknya kita lapor saja pada kaki Sumitro,untuk mencari neng kemana Kumala sari apakah dia telah pulang?”


” tidak biasanya neng Kumala Sari seperti ini, biasanya dia tidak pernah meninggalkan kudanya sendiri.”


” sebaiknya kita cepat kerumah Ki Sumitro karena hari sudah sangat sore.”


” baiklah mari kita kerumah Ki Sumitro,mudah mudahan neng Kumala Sari sudah pulang.”


merekapun pergi ke rumah Ki sumitro yang sedang duduk santai di teras rumahnya sambil menikmati wedang hangat.


” ada apa kalian kemari?mana anakku mengapa kalian membawa kuda Kumala Sari?”


” maaf Ki,kami menemukan kuda neng Kumala Sari di perbatasan desa,dan kami sudah mencari neng Kumala Sari sampai ke dekat hutan larangan.”


” apakah kalian menemukan jejak Kumala Sari?”


” tidak Ki,maksud kemari kemari apakah neng Kumala Sari sengaja meninggalkan kudanya di perbatasan desa dan Kemabli kerumah.”


” justru saya yang heran kalian membawa kuda anaku,dan sampai saat ini anaku belum pulang dari kebun.”


” jadi..”


” sudah jangan berprasangka buruk pada anaku, sebaiknya kamu ikut saya dan kamu cepat kumpulkan warga untuk mencari anak gadisku.”


Ki sumitro pun segera mengambil goloknya,dan pergi dengan salah seorang warga yang melaporkan tentang Kumala Sari yang meniggalkan kuda nya sendiri,semetara seorang lagi pergi mengumpulkan warga untuk membantu mencari kemana Kumala sari pergi.

__ADS_1


__ADS_2