PENDEKAR PULAU ES 3

PENDEKAR PULAU ES 3
PERISTIWA DI PERGURUAN ANGSA PUTIH


__ADS_3

di sebuah restoran kecil yang ada di kota batu,tampak lima orang Pendekar sedang tergesa gesa keluar dari restoran itu.


wajah mereka seperti sangat tegang menahan kemarahan yang membuat mereka hampir saja lupa membayar makanan yang telah di santapannya.


Cia Bu Ki yang melihat kejadian itu pun penasaran,dan segera menghabiskan makanannya dan mengikuti kelima Pendekar itu.


hari mulai gelap, seperti nya mereka mulai panik dan pergi ke ujung kota.


mereka adalah murid dari perguruan angsa putih,sebuah perguruan kecil di pinggiran kota batu.


kota batu kota kecil di negri Han,bisa di bilang kota batu tidak terlalu terkenal di negri ini,karena sangat jauh dari ibu kota kerajaan.


walaupun begitu kota batu memiliki para pendekar yang bisa di katakan lumayan tangguh,karena perguruan angsa putih yang ada di kita batu,menjamin kota ini aman dari para perampok atau penyamun yang sering berkeliaran di negri Han.


apa lagi kota batu memiliki tembok tinggi yang dapat menahan serangan dari luar serta di jaga prajurit yang semuanya mantan dari murid perguruan angsa putih.


hari ini perguruan angsa putih sedang mengalami musibah,putri guru mereka tewas karena gantung diri,karena di perkosa oleh orang yang tidak di kenal.


sungguh tamparan keras bagi perguruan angsa putih apa lagi ketua perguruan angsa putih yang di kenal sebagai keturunan dari Pendekar angsa putih Cuan ma.

__ADS_1


cuan ma adalah pendiri dari perguruan angsa putih yang saat ini sudah pensiun dari dunia persilatan dan di gantikan oleh putranya Cuan su,yang berjaya membawa perguruan angsa putih di segani di daerah barat.


tetapi putri Cuan su harus bunuh diri dengan menggantung lehernya di dalam kamar,karena malu kalau dirinya sudah tidak suci lagi.


sungguh membuat Cuan su marah besar dan mencari siapa pelaku yang berani mengganggu keluarga nya.


akhirnya mereka menemukan bukti,kalau pemerkosa putrinya adalah orang dari pulau es,dengan meninggalkan jejak bunga tulip yang terbuat dari es,hanya penghuni pulau es lah yang mampu membuat bunga tulip dari tenaga inti es mereka yang sangat di takuti di dunia persilatan.


hari ini Cuan su memanggil para muridnya dan mengumpulkannya untuk membuat perhitungan dengan pulau es,walau mereka tau itu hanya mengantarkan nyawa saja,tetapi ini hanya untuk mempertahankan harga diri mereka.


Cia Bu Ki yang mengikuti kelima murid dari perguruan angsa putih sampai ke depan perguruan mereka,beruntung hari sudah gelap sehingga dengan kemampuan Cia Bu Ki mereka tidak menyadari kalau saat ini sedang di ikuti oleh Cia Bu Ki.


Cia Bu Ki mencari cara bagaimana dapat masuk dan tidak di ketahui oleh perguruan angsa putih.


dengan mengandalkan ilmu meringankan tubuh yang sudah mencapai sempurna, Cia Bu Ki terbang bagaikan burung ke atas atap perguruan.


Cia Bu Ki melihat sekeliling perguruan dari atas atap,dia pun melihat para murid mulai berkumpul di sebuah lapangan latihan dan tampak lelaki paruh baya dengan memakai pakaian serba putih dengan wajah tegang memandang para anggota perguruan angsa putih.


**

__ADS_1


” dengar para muridku,hari ini saya akan mengambil keputusan untuk mempertahankan harga diri perguruan angsa putih di dunia persilatan,apakah kalian bersedia mempertahankan harga diri perguruan kita?”


” kami bersedia guru.”


” baiklah,mulai detik ini kita nyatakan perang dengan pulau es,karena sudah berani mencoreng nama baik perguruan kita,apakah kalian siap mati?”


” kami siap guru,walau nyawa kami harus berpisah dari tubuh kami.”


para murid serentak menjawab pertanyaan guru mereka,sungguh semangat yang luar biasa di tunjukan para murid dari perguruan angsa putih.


Cia Bu Ki yang mendengar dari atas terkejut mendengar nama pulau es di sebut,ini sungguh membuat jantungnya hampir berhenti darahnya mendidih karena saat ini perguruan angsa putih ingin berperang dengan penghuni pulau es.


hampir saja dia turun dan langsung berhadapan dengan orang orang perguruan angsa putih, tetapi ketika Cuan su memerintahkan beberapa muridnya untuk membawa jenasah putrinya, Cia Bu Ki mengurungkan niatnya.


merekapun keluar dari dalam ruangan,dan membawa jenasah putri Cuan su yang lehernya masih terikat tali.


” lihatlah...inilah bukti kekejaman putra dari Pendekar pulau es,yang telah membakar kemarahan kita,hari ini aku bersumpah akan mengadu nyawa dengan putra Pendekar pulau es itu.”


Cia Bu Ki yang mendengar sumpah Cuan su,sampai gemetar.

__ADS_1


sungguh dia juga sangat marah karena orang itu ingin menantang dirinya,andai Cia Bu Ki tidak penasaran apa yang telah terjadi mungkin saat ini,Cuan si sudah di hajar habis habisan di hadapan para murid perguruan angsa putih.


__ADS_2