
Cia tong lay harus berjuang keluar dari asap hitam itu,dimana song kian sangat senang melihat jurus asap iblis sanggup merepotkan pendekar sekelas Cia tong lay.
tetapi ini baru permulaan, Cia tong lay adalah Pendekar yang sangat cerdas,sekuat apapun lawannya,dia akan sanggup keluar dari tekanan.
dengan pengalaman yang telah membuatnya menjadi seorang pendekar yang sangat di segani di dunia persilatan.
Cia tong lay mencari cara,bagaimana harus bertindak dan keluar dari kepulan asap yang menggulung tubuhnya.
dengan hembusan nafas panjang, Cia tong lay mulai mencoba ilmu yang di dapatkan dari gurunya.
dengan sedikit konsentrasi Cia tong lay mulai menciptakan angin topan kecil ,dan membuat asap itu mulai sedikit lepas dan akhirnya tubuh Cia tong lay keluar dari asap hitam itu.
sekarang berbalik arah,angin itu membuat asap hitam terbawa arus angin sehingga asap itu harus berjuang untuk lepas dari angin yang di ciptakan oleh Cia tong lay.
tidak di situ saja dengan tenaga inti es dia pun mencoba membekukan asap itu menjadi es.
sungguh di luar dugaan,asap hitam pun membeku menjadi es,tanpa dapat bergerak sedikitpun.
Cia tong lay menarik nafasnya, ternyata ini jauh lebih mudah dari yang di perkirakan.
ternyata lawannya tidak setangguh pikirannya.
baru saja Cia tong lay menarik nafas lega.
__ADS_1
es yang membekukan asap hitam itu sedikit demi sedikit mulai retak,dan hancur sebelum Cia tong lay menyadarinya.
” ha ha ha...ini permainan anak kecil Pendekar pulau es.”
song kian yang kembali berubah menjadi manusia tersenyum mengejek pada Cia tong lay yang masih terkejut.
” Hem....ini akan menjadi lebih menarik manusia iblis,baiklah sepertinya tempat ini terlalu sempit,mari kita lanjutkan pertarungan ini di luar.”
Cia tong lay melesat keluar dari dalam goa,dan di ikuti oleh song kian.
**
Cia tong lay melihat tabib Lin Qio yang duduk di sebuah pohon sambil mengobati luka di hidung nya tanpa mengetahui Cia tong lay yang di ikuti oleh song kian melesat di udara menjahui goa yang ada di balik air terjun itu.
di dekat sekte lembah neraka yang telah kosong, mungkin song kian sengaja mengosongkan sekte lembah neraka,agar dunia persilatan tau kalau sekte lembah neraka telah musnah.
” Hem....apakah kamu ingin menghancurkan sekte lembah neraka yang telah kosong Pendekar pulau es?”
” sepertinya pikiran ku tidak sejauh itu Pendekar pemusnah,tetapi kalau itu terjadi,mungkin itu sudah takdirnya kalau sekte yang telah kosong harus di hancurkan.”
Cia tong lay tersenyum kecil pada ucapan terakhir nya.
” permainan ini belum selesai Pendekar pulau es,semoga kamu dapat meluruskan tulang tulangku yang sudah lama tidak bergerak karena terlalu lama menunggumu di dalam goa yang terlalu sempit itu.”
__ADS_1
” menungguku?apakah itu tidak salah?mengapa kamu yakin aku akan datang ke tempat ini?”
” kamu adalah pendekar yang cerdas Pendekar pulau es,dan pasti akan kemari karena kekacauan yang terjadi di dunia persilatan.”
” jadi semua ini sudah kalian rencanakan?jadi kamulah dalang semua ini?”
tangan Cia tong lay terkepal, sepertinya manusia inilah yang telah membuat nama putranya menjadi ternoda di dunia persilatan.
” ha ha ha apakah kamu marah Pendekar pulau es?inilah karma buat keluarga pulau es? seperti sumpah kakekku pada Pendekar pedang naga langit,dia akan menderita beserta keturunannya,terbukti Pendekar naga langit mati dengan penyakitnya.”
” itu sudah takdir Pendekar pemusnah,semua manusia akan mati pada akhirnya.”
” mati seorang pendekar lebih berharga di dalam Pertarungan,dari pada mati melawan penyakitnya,ha ha ha.”
” cukup Pendekar pemusnah,arwah guruku sudah tenang di sana,jangan kau ungkit ungkit lagu masa lalunya.”
” ha ha ha....apakah kamu tau arwah gurumu tenang di sana?mungkin saat ini dia sedang merana.”
” cukup Pendekar pemusnah.”
Cia tong lay langsung menyerang song kian yang terus mengungkit masa lalu gurunya,dan membuat Cia tong lay tidak tahan lagi dan langsung menyerang song kian.
kembali pertarungan dahsyat terjadi,pukulan inti api dan inti es bersatu membuat hawa dingin dan panas menyelimuti tempat itu.
__ADS_1
song kian tidak akan terpengaruh oleh hawa panas yang keluar dari tubuh Cia tong lay,tetapi hawa dingin membuat tubuhnya sedikit kaku.
tetapi itu tidak mengurangi kecepatan nya untuk menghindari serangan dari Cia tong lay yang sepertinya sedikit terburu buru karena emosi yang sedang memuncak.