
” Dimanakah tabib Lin berada,saya yakin ini ulah para lembah neraka,apakah aku harus meratakan hutan ini?tapi tidak bagaimana nasib para hewan liar di tempat ini?”
Cia tong lay yang sangat bimbang dengan keputusannya hanya berteriak memanggil nama tabib Lin.
**
” tabib Lin,sudah lama saya mendengar nama anda?seorang tabib tingkat dewa yang telah sangat berjasa bagi kerajaan negri ini.”
” lepaskan aku,apa yang ingin kalian mau dariku?”
” seharusnya saya yang bertanya,mau apa kalian kemari,bukan sebaliknya kamu tabib Lin?”
tabib Lin hanya menggaruk kepalanya,benar apa yang di katakan manusia seram yang ada di hadapannya.
” kami hanya tersesat.”
tabib Lin sengaja berbohong,yang ingin melihat reaksi dari orang berwajayseram itu.
” apa kalian hanya tersesat?tidak mungkin seorang tabib Lin Dan Pendekar pulau es tersesat di lembah neraka.”
” baiklah tuan,saya dan Pendekar pulau es hanya ingin mencari penawar dari racun api,karena jendral sein Bu saat ini terkena racun api.”
tabib Lin kembali berbohong,walau dia tau bohong itu adalah perbuatan yang tidak baik.
” ha ha ha....seorang tabib seperti anda,datang ke lembah neraka hanya ingin mencari penawar racun api?tidak mungkin,pasti kalian ingin mencari sesuatu di sini.”
tabib Lin bengong,orang ini sangat susah di bohongi,bagaimana dia harus jujur bahwa kedatangan mereka hanya ingin memastikan kalau yang telah memfitnah putra Pendekar pulau es adalah orang dari lembah neraka.
” lepaskan tabib lin.”
suara bentakan dari seseorang yang nadanya sangat berwibawa membuat mereka sangat terkejut.
karena kedatangannya sungguh tidak terduga.
__ADS_1
” tuan Cia..”
” Pendekar pulau es.."
tabib Lin Dan orang berwajah seram itu sama sama berteriak dengan kedatangan Cia tong lay.
” lepaskan tabib Lin,atau kalian akan mencari masalah dengan saya.”
” ha ha ha...seorang pendekar pulau es yang namanya sangat di agungkan di dunia persilatan,menyusup kemari seperti pecundang.”
orang ini meludah ke lantai karena sepertinya tidak suka dengan kedatangan Cia tong lay.
” jaga bicaramu.”
” kenapa?apakah kamu tidak suka?satu langkah saja kamu beranjak dari tempat itu,tabib Lin akan tinggal nama.”
tabib Lin yang masih dalam tawanan mereka,langsung di kalung kan pedang yang sangat tajam sampai bulu bulu yang ada di tubuh tabib Lin ikut berdiri karena merasakan tajamnya pedang di lehernya.
” sedikit saja tubuh tabib Lin terluka,saya tidak segan segan menghancurkan tempat ini.”
ancaman Cia tong lay seakan tidak di hiraukan mereka,membuat mau tidak mau Cia tong lay hanya berdiri memikirkan bagaimana menyelamatkan tabib Lin dari tangan mereka.
” kenapa diam Pendekar pulau es?apakah kamu takut?atau kamu benar hanya seorang pecundang.”
tubuh Cia tong lay sampai gemetar mendengar dua kali orang itu mengatakannya seorang pecundang.
kedua tangannya tergenggam erat,dari ubun ubunnya keluar asap tipis,membuat tabib Lin khawatir Cia tong lay akan benar-benar meratakan tempat ini.
” tuan Cia,tahan emosimu,orang ini hanya ingin membuat dirimu marah.”
” tabib Lin,lebih baik aku mati dari pada di katakan sebagai pecundang.”
” tenang tuan Cia,dunia persilatan masih membutuhkan dirimu.”
__ADS_1
” ha ha ha...drama yang sangat menyedihkan, Pendekar pulau es mengapa masih diam,hancurkan tempat ini,biar kita sama-sama terkubur di tempat ini.”
” jangan tuan Cia...”
” diam kamu tabib bodoh...”
Cia tong lay yang mengumpulkan kekuatanya,bersiap untuk menghancurkan tempat ini,ucapan orang dari lembah neraka itu telah membakar emosinya,yang membuat dia lupa berpikir dengan akal sehat.
” ingat tuan Cia,andai kita terkubur di tempat ini,siapa yang akan menyelamatkan tuan muda Bu ki.”
ucapan terakhir dari tabib Lin membuat Cia tong lay tersentak, tujuannya kemari hanya untuk menyelamatkan putranya dari fitnah yang membuat putranya kini di cari para pendekar di dunia persilatan.
tubuh Cia tong lay berhenti bergetar,kedua tangannya juga sudah tidak berwarna putih dan merah dan kembali normal.
melihat Cia tong lay kembali normal,orang berwajah seram itu murka.
tangannya di ayunkan ke wajah tabib Lin yang masih berkalung pedang,tanpa bisa di hindarkan lagi wajah tabib Lin dihantam tinju orang itu membuat tubuh tabib Lin terlempar ke belakang dengan hidung bengkok dan mengeluarkan darah segar.
” tabib Lin...”
teriak Cia tong lay dengan perasaan yang sangat khawatir.
” tetap di situ Pendekar pulau es,atau kamu akan menyesal.”
” ” kau telah menyakiti tabib Lin,aku tidak akan memaafkan dirimu.”
” apa yang akan kamu perbuat Pendekar pulau es?apakah kamu lupa dahulu kamu hampir mati di tangan ku.”
ucapan orang itu membuat Cia tong lay kaget, bagaimana mungkin dia adalah Pendekar pemusnah atau song kian,orang yang telah hancur berkeping-keping karena jurus mata dewa salju di tangan gurunya.
” kau....”
” benar Pendekar pulau es,akulah song kian atau lebih di kenal Pendekar pemusnah,yang dahulu menyiksa dirimu dengan kedua tanganku ini.”
__ADS_1
Cia tong lay mundur beberapa langkah,hampir dia tidak percaya kalau orang yang wajahnya lebih seram dari setan adalah song kian atau Pendekar pemusnah.