
" pedang kejam?maksud dari pedang kejam bagaimana tuan?tolong jelaskan agar saya tidak salah dalam menggunakan pedang naga ini?"
" ketahuilah Bu Ki,pedang langit dan pedang naga di ciptakan oleh kakek guru kami,dan di wariskan oleh guruku dan paman guru Ki suta,sebelum pedang langit ciptakan pedang naga terdahulu di ciptakan,tetapi pedang naga terlalu kejam dan akhirnya Kakek guru menciptakan pedang langit agar pedang naga dapat ternetralisir oleh pedang langit."
" jadi setelah pedang langit di ciptakan apakah kekejaman pedang naga dapat ternetralisir tuan?"
" tidak juga Bu Ki,tetapi pedang naga hanya sedikit lunak apabila berhadapan dengan pedang langit,dan hawa membunuhnya seperti lenyap tetapi saat mereka berpisah pedang naga akan menjadi senjata yang sangat mengerikan dan haus akan darah."
" mengapa kakek guru tuan tidak menyatukan pedang naga dan pedang langit?dengan demikian pedang naga ini akan menjadi jinak oleh kekuatan yang sangat kejam?"
" Bu Ki...air dan minyak tidak dapat bersatu,demikian juga pedang naga dan pedang langit,ketahuilah Bu Ki dahulu pedang naga dan pedang langit sempat di satukan oleh kakek guru dan terciptalah suatu jurus pedang yang sangat mengerikan, jurus itu di sebut jurus pedang penghancur,tapi sayang kakek guru menjadi pendekar yang sangat kejam dan sangat ganas, akhirya jurus itu di musnahkan dan tidak di salin agar tidak di pelajari oleh orang lain,setelah kakek guru sadar akhirya dia pun mendidik dua murid agar pedang naga dan pedang langit mendapat pemilik baru yang memiliki jiwa yang bersih."
" cerita yang sangat menarik tuan,apakah pedang naga dan pedang langit memiliki jurus yang sama tuan?"
" tidak Bu Ki,jurus pedang naga sama sekali tidak sama dengan jurus pedang langit,tetapi andai kamu ingin mempelajari jurus pedang naga,saya akan membantu."
" apakah tuan mengetahui jurus pedang naga?"
" tidak Bu Ki,jurus pedang naga dan pedang langit sama dengan karakter kedua pedang,saya tidak dapat mempelajari jurus pedang naga karena jurus pedang langit memiliki unsur yang lembut sedangkan pedang naga memiliki unsur yang sangat kejam."
" sungguh sangat unik tuan,kakek guru tuan dapat menciptakan dua unsur yang berbeda.”
" begitulah kakek guru saya Bu Ki,dia maha sakti bahkan sampai saat ini kabarnya dia masih hidup tetapi entah dimana keberadaanya sekarang."
" apa...kakek guru tuan masih hidup?"
" begitulah cerita guru saya,setelah mewariskan pedang pada kedua muridnya dia menghilang dan sampai sekarang tidak pernah muncul lagi di dunia persilatan."
cia Bu Ki hanya bisa menggelengkan kepalanya, matanya kembali terbuka sungguh di dunia ini memiliki Pendekar Pendekar yang sangat hebat,andai saja dia tidak sampai tersesat di pulau Jawa mungkin dia berpikir ayah dan gurunya lah Yang paling hebat di dunia ini.
kembali suasana hening,mereka masih berpikir bagaimana andai saja kakek guru Jaka kembali kedunia persilatan,mungkinkah kedamaian dunia akan tercipta?
" Bu Ki..."
panggilan Jaka membuat lamunan Bu Ki pudar.
" ada apa tuan?"
" waktu kita tinggal satu hari lagi,sampai saat ini kita tidak dapat menemukan orang yang memiliki ajian pancasona?apa yang harus kita lakukan Bu Ki?"
" kita pasarah saja dengan takdir tuan,andai saja dewa mempertemukan sekarang mungkin kita dapat menemukannya tetapi mungkin kita akan di pertemukan di saat manusia itu telah sempurna memiliki ajian pancasonanya."
__ADS_1
" kamu benar Bu Ki, sebaiknya kita harus ke suatu tempat dimana kamu harus belajar cara menggunakan pedang naga agar di tangan kamu pedang naga menjadi senjata yang sangat mematikan."
" baiklah tuan,saya akan mengikuti apa rencana tuan."
" tetapi bu Ki apakah kamu sadar kalau saat ini kita selalu di intai?"
" sudah sangat lama saya mengetahuinya tuan,tetapi memang sengaja saya biarkan saja."
" kenapa Bu Ki?"
" karena sepertinya dia tidak mengganggu kita,filing saya dia adalah salah satu pengikut ayah saya?"
" pengikut ayah kamu?mengapa dia tidak langsung menemui kamu Bu Ki?"
" entahlah...saat saya kejar dia selalu menjauh,seakan dia tidak ingin saya dekati."
" begitulah,baiklah biar saya saja yang mendekatinya,akan saya paksa dia mengaku."
" silahkan tuan?saya percaya kemampuan tuan."
Jaka pun mencari akal untuk menangkap siapa yang menguntit mereka,dengan kemampuannya Jaka akhirya berhasil menangkap penguntit itu.
awalnya penguntit itu melawan,tetapi dengan mudah penguntit itu di lumpuhkan dan tidak berdaya melepaskan diri dari Jaka.
" maaf tuan...saya hanya suruhan dari atasan saya."
" atasan kamu?siapa atasan kamu?"
makluk gaib itu tidak dapat berbohong di hadapan Jaka,diapun menceritakan mengapa dia selalu mengikuti mereka.
" Hem....jadi kamu bekerja untuk pendekar pulau es ayah Bu Ki?"
" benar tuan,saya di perintahkan seperti itu tetapi saya ngeri bila terlalu dekat dengan tuan muda."
" kenapa demikian?apa yang kau takutkan dengan Bu Ki?"
" saya selalu saja terpntal,dan beberapa kali tuan muda coba mendekati saya kejadian itu selalu saja berulang diri saya terpental jauh walau saya sudah diam saja."
" Hem....aneh,apa yang terjadi sebenarnya?baiklah kamu tunggu sebentar di sini saya akan bertanya pada Bu Ki,andai kamu bohong kamu akan menerima akibatnya dari saya."
" baik tuan."
__ADS_1
Jaka pun kembali,dia menemui Bu Ki dan bertanya tentang apa yang terjadi sebelumnya.
" tuan sudah kembali,dimana penguntit itu?apakah dia berhasil kabur sama seperti saya bila ingin menangkapnya?"
" dia tidak dapat mendekatimu Bu Ki,karena ada energi yang sangat kuat membuatnya dia terpental bila jarak kalian hanya beberapa meter saja."
" energi kuat?apakah itu energi dari kipas lima naga?"
" sepertinya begitu Bu Ki,kamu benar Bu Ki dia adalah pengikut ayah kamu."
" baguslah..."
" bagus Bu Ki?apa maksudnya?"
" dengan begitu saya akan titipkan daun dewa ini pada ayah saya melalui dirinya?"
" cemerlang ide kamu Bu Ki?kenapa tidak kepikiran dari dulu?dengan demikian kamu akan menjadi lega."
" tuan...bisakah tuan menolong saya?"
" katakanlah Bu Ki,saya bersedia apa saja yang kamu pinta."
" berikanlah daun dewa ini pada makluk gaib itu,karena seperti yang tuan katakan dirinya tidak dapat mendekati saya,hanya tuanlah yang dapat memberikan daun dewa ini."
" baiklah Bu Ki,saya akan memberikannya."
jakapun menerima daun dewa itu lalubkembali mendekati makluk gaib itu dan menitipkan agar di berikan pada pendekar pulau es.
makluk gaib itu sangat senang ternyata usaha untuk mengikuti anak majikannya akhinya berhasil dan dengan membawa daun dewa akan membuat pendekar pulau es akan sembuh kembali.
**
setelah urusan dengan daun dewa yang dititipkan oleh pengikut pendekar pulau es,Jaka dan Cia Bu Ki melanjutkan perjalanannya.
kali ini sepanjang jalan Jaka menjelaskan jurus pedang naga pada Bu Ki,tapi sayang Jaka tidak mengerti gerakan gerakan jurus pedang naga.
tetapi bu Ki tidak terlalu khawatir,walau tidak dapat mendapatkan jurus pedang naga,tetapi dia masih mengingat jurus jurus yang di ajarkan oleh kakeknya sin liong.
mungkinkah gerakan jurus jurus mereka sama? akhirya Cia Bu Ki memainkan jurus pedang naga langit yang di ajarkan pada kakeknya.
melihat jurus itu Jaka menjadi terheran-heran?bagaimana mungkin jurus pedang yang di mainkan Bu Ki begitu sempurna.
__ADS_1
bahkan kekuatannya sangat dahsyat dengan kecepatan yang sulit di ikuti oleh Jaka.