PENDEKAR PULAU ES 3

PENDEKAR PULAU ES 3
KEGANASAN JAKA BAGAIKAN SINGA LAPAR.


__ADS_3

tak lama berselang seorang gadis yang sangat cantik keluar dengan seorang lelaki tua,tampak pakaian lelaki tua itu sangat mewah.


Jaka berpikir lelaki itu adalah seorang saudagar kaya atau seorang pejabat kerajaan atau sebagainya.


mereka tampak mesra sekali,Jaka hanya memandangi kedua insan yang terpaut jauh umur itu dengan sesekali meneguk arak yang ada di cangkirnya.


setelah kepergian lelaki tua itu,gadis yang bernama Tias Ningrum,di panggil oleh mucikari.


” Ningrum kemarilah.”


” ada apa gan?”


” sekarang bersihkan tubuhmu,karena seseorang sedang menunggu layanan mu.”


” baiklah tunggu satu jam lagi,saya akan membersihkan tubuh ini dari jamahan bandot tua itu.”


Tias Ningrum pun pergi ke kamar mandi,dia tidak sadar kalau Jaka memandanginya sampai menelan ludah bersiap menerkam gadis itu.


setelah menunggu lama,Tias Ningrum kembali dan tampak wajah ayunya begitu menggoda serta harum bunga dari tubuhnya membuat siapa saja lelaki yang dekat dengan Tias Ningrum akan terpesona melihat wajah Tias Ningrum yang cantik jelita.


” gan dimanakah orang yang ingin dengan jasa saya?”


” kamu cantik sekali Ningrum,saya yakin kamu pasti dapat memuaskan pria yang sedang duduk di sudut itu.”


mucikari atau germo itu menunjuk Jaka yang masih tenang menikmati arak terbaik yang di suguhkan.


” baiklah gan saya akan kesana.”


Tias Ningrum pun berjalan mendekati meja dimana Jaka pura pura tidak melihat dan asik menikmati arak di hadapannya.


para gadis yang melihat kecantikan Tias Ningrum sangat iri,karena Tias Ningrum sangat di manja oleh mucikari pemilik rumah bordil itu.


” tuan.. bolehkah saya duduk di sini.”


” silahkan nyai.”

__ADS_1


” sepertinya tuan orang jauh,karena tuan bukanlah penduduk sini atau desa sebelah?”


” benar nyai,pengetahuan nyai begitu luas.”


Tias Ningrum tertawa kecil yang menampakan gigi putihnya terawat sangat rapi.


mereka bercerita cukup panjang hingga akhirnya Jaka yang kebetulan minum arak terlalu banyak membuatnya mabuk dan pembicaraan sudah mulai ngelantur.


Tias Ningrum pun segera membawa Jaka kesebuah kamar yang cukup megah.


walau baru pertama kali Tias Ningrum bertemu dengan Jaka,dia sangat kagum Dengan ketampanan wajah Jaka.


sayang Jaka hanya memiliki sebuah lengan sehingga ketampanan tidak sempurna.


tetapi Tias Ningrum sangat senang mendapatkan tamu setampan Jaka,tidak seperti biasa dia hanya mendapat tamu orang orang yang memiliki uang tetapi sudah tua dan tidak pernah mendapatkan kepuasan dari hubungan terlarang itu.


di kamar Tias Ningrum Jaka yang sedang mabuk bagaikan singa yang haus akan belaian seorang wanita menerkam Tias Ningrum yang pasrah dengan permainan Binal Jaka.


sungguh malam itu Jaka harus bertempur hingga beberapa kali.


**


Cia Bu Ki yang bosan menunggu akhirnya memutuskan pergi dan mencari penginapan,dia berpesan pada seorang pelayan andai temanya yang bernama Jaka mencari dirinya,dia harus ke penginapan yang ada di desa itu.


di dalam kamar penginapan,Jaka yang sendiri bersemedi untuk mendapatkan energinya yang sudah banyak terkuras di dalam perjalanan.


Cia Bu Ki tidak terlalu mengkhawatirkan Jaka yang telah memegang kitab tapak iblis yang sangat berbahaya itu.


baginya Jaka adalah seorang teman sekaligus kakak yang sangat baik yang telah membimbing nya menjadi seorang pendekar yang sulit di kalahkan di tanah Jawa ini.


Cia Bu Ki menarik nafasnya dalam dalam untuk mengumpulkan hawa murni dan membentuk sebuah energi tenaga dalam.


semalaman Cia Bu Ki bersemedi dan membuat tubuhnya penuh keringat bahkan sampai bajunya harus basah akibat keringat yang keluar dari tubuhnya begitu banyak.


Cia Bu Ki membuka matanya ketika ayam jantan mulai berbunyi.

__ADS_1


diapun menghentikan semedinya dan membaringkan tubuhnya di kasur empuk untuk meluruskan urat urat yang telah menegang.


Cia Bu Ki akhirya tertidur,di dalam mimpinya dia tidak pernah membayangkan bagaimana bisa mimpi itu datang yang membuat dirinya harus bertarung mati matian dengan sahabatnya Jaka yang selama ini sudah di anggap kakaknya.


dimana Cia Bu Ki harus menggunakan seluruh kemampuannya menghadapi Jaka yang memiliki kekuatan yang sungguh sangat mengerikan.


bahkan Jaka tidak buntung lagi, ke-dua tangannya lengkap,dan yang mengerikan jurus yang di gunakan Jaka tidak di kenal oleh Cia Bu Ki.


bahkan jurus itu sanggup menahan kedahsyatan kipas lima naga yang selama ini belum ada satupun senjata mustika yang sanggup mengalahkan kipas lima naga yang di milikinya.


” tuan jurus apa yang kau gunakan?mengapa kau begini kejam sehingga kau tega membunuh orang yang tidak bersalah?”


” ha ha ha..bukan urusan Bu Ki,sekarang aku bisa membunuhmu dengan mudah,sudah lama aku ingin membunuhmu dan mendapatkan kipas lima naga yang saat ini kau miliki?”


” tuan sadarlah...kalau kau ingin kipas lima naga akan aku serahkan dengan ikhlas tetapi mengapa kau jadi begini?”


” ingat Bu Ki,sebelum kamu datang akulah pendekar no 1 dan sangat di segani oleh golongan hitam dan putih,tetapi sejak kau datang aku seperti tidak ada bagi mereka,dan kau selalu di agung agungkan oleh mereka.”


” tuan aku tidak ingin melawan mu,sadarlah tuan.”


” kamu harus melawanku Bu Ki,akan ku tunjukan ilmu dahsyat yang seumur hidupmu akan menyesal.”


Jaka lalu membuat gerakan yang sangat aneh, tubuhnya berpusing tiga kali dan telapak tangannya berubah berwarna hitam legam.


” bersiaplah mati kau Bu Ki.....”


”tuan jangan....”


Cia Bu Ki tersentak,saat pintu kamar di ketuk oleh seseorang.dia terbangun, tubuhnya berkeringat nafasnya naik turun ternyata mimpi itu membuatnya lemas.


kembali pintu di ketuk dengan sangat malas Bu Ki beranjak mendekati pintu kamarnya.


ingin rasanya update setiap hari,dan dapat crazi up setiap saptu malam.


tetapi waktu saya tidak mengijinkan jadwal yang begitu sibuk membuat saya hanya bisa meminta maaf pada pembaca setia PPE.🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2