PENDEKAR PULAU ES 3

PENDEKAR PULAU ES 3
HUKUMAN BAGI RATU ULAR


__ADS_3

” Bu Ki apa yang kamu lihat?mengapa kamu begitu serius?”


” lihatlah enci Li,apakah Tintin menggunakan gerakan seperti seekor burung?”


sin Yuan Li pun menatap Tintin yang sedang mempermainkan siluman ular dengan gerakan yang tidak lajim di lakukan oleh seekor burung.


” ini tidak mungkin Bu Ki,itu adalah gerakan silat,tidak mungkin Tintin menggunakan ilmu silat darimana dia mempelajari ilmu silat itu.”


” entahlah enci Li,sejak pertemuan kami di pulau Jawa,Tintin sudah memiliki keistimewaan yang sangat unik,dia mengerti bahasa manusia,dimana ayah dengan sangat aneh menaklukan Tintin seolah Tintin sedang menguji ayah.”


” Hem...sungguh burung yang luar biasa,darimana dia memiliki jurus seperti itu,walau gerakannya murni gerakan seekor burung,tetapi itu juga gerakan sebuah jurus tingkat tinggi dan butuh waktu untuk mempelajari gerakan yang di penuhi tenaga seperti Tintin lakukan.”


” andai kakek liong masih hidup,pasti kakek liong mengetahui asal usul Tintin,dan siapa pemilik sebelumnya.”


” benar Bu Ki,tetapi saat ini kita harus menyelamatkan bayi itu,dia akan tewas bila terkena serangan siluman ular atau Tintin yang salah arah ”


” tunggu enci Li,saya akan menyelamatkan bayi itu dulu.”


Cia Bu Ki pun berkelebat mendekati bayi yang masih tertidur,dia tidak menyadari bahaya sedang mengancamnya.


saat Cia Bu Ki telah berhasil mengambil bayi itu, matanya melihat Tintin yang sedang menyuruh dia untuk segera menjauh,karena sepertinya Tintin akan melakukan sesuatu yang akan membuat tempat itu akan hancur.


Cia Bu Ki hanya bisa mengangguk,dan mengajak sin Yuan Li untuk segera menjauh dari pertarungan siluman ular dengan Tintin.


setelah yakin Cia Bu Ki dan Sin Yuan Li sudah menjauh,Tintin dengan kekuatan penuh segera mengenakan sayapnya,dan angin yang maha dahsyat muncul menghancurkan segala yang ada di tempat itu.


batu dan pepohonan seakan seperti kerupuk yang dengan mudah hancur,siluman ular pun kebagian mengalami kedahsyatan dari kepakan sayap Tintin.

__ADS_1


siluman ular seakan tidak percaya dirinya hancur di tangan seekor burung.


tubuh siluman ular hancur bagaikan debu,hanya jeritan menyayat hatilah yang terdengar sebelum kehancuran dari siluman ular itu.


setelah yakin siluman ular sudah hancur,Tintin pun menghentikan kepakan sayapnya,inilah jurus kepakan sayap penghancur,yang di ciptakan oleh pemilik Tintin ratusan tahun silam.


**


Cia Bu Ki dan sin Yuan Li yang sudah berada di zona aman juga merasakan kekuatan yang maha dahsyat itu, mereka tidak menyangka,bahwa Tintin memiliki energi yang maha dahsyat.


andai saja mereka masih berada di tempat itu,mereka tidak yakin mereka akan selamat,andai mereka selamat mungkin mereka akan mengalami luka dalam yang lumayan serius.


krak...krak..


suara melengking Tintin seakan dirinya telah berhasil menghancurkan lawannya, Cia Bu Ki seolah mengerti dan dirinya mengajak sin Yuan Li yang masih menggendong bayi malang itu untuk mendekati Tintin yang masih merayakan kemenangannya.


via Bu Ki pun melesat kearah Utara dimana siluman ular kecil berusaha lari ketika melihat ratunya telah hancur menjadi debu.


” siluman kecil mau kemana kamu lari,kamu harus jelaskan apa yang terjadi di sini.”


cia Bu Ki berhasil menangkap siluman ular kecil itu.


” ampun Pendekar jangan bunuh saya."


siluman kecil itu menggigil ketakutan tubuhnya gemetar.


” kamu harus jelaskan padaku apa yang telah terjadi di tempat ini.”

__ADS_1


” begini pendekar.”


siluman kecil itu pun menceritakan kejadian di tempat itu dimana para penduduk desa sicaulu, harus rela mengorbankan ternak mereka selam puluhan tahun untuk setiap tahunnya.


tetapi beberapa tahun ini,ratu mereka seperti sedang mengalami sesuatu,dia menaikan upah pengorbanan dari hewan ternak menjadi nyawa manusia yang masih bayi,tidak perduli itu pria tau wanita yang penting tumbal itu adalah bayi yang masih berusia 0-3 bulan.


awalnya para penduduk menentang peraturan dari ratu mereka,tetapi apa yang terjadi,raut mereka murka dan membunuh para penduduk sebagai pelajaran agar kemauannya segera di turuti.


kalau tidak semua manusia di desa itu akan mati tanpa tersisa.


Cia Bu Ki pun akhirnya mengerti,dia pun kembali pada sin Yuan Li dan Tintin sambil menenteng,siluman ular yang tidak berdaya.


” Bu Ki apa yang akan kamu lakukan dengan siluman itu?"


” aku akan memaksa dirinya,untuk mengembalikan bayi ini dan meminta maaf pada penduduk di bawah di desa itu,dan mencabut semua peraturan yang berlaku.”


” bagaimana kalau siluman itu mengikari itu semua Bu Ki?”


” ha ha ha... bersiaplah,Tintin akan kembali menghancurkan bukit ini dan kerajaan ular di bukit ini akan hancur selamnya.”


ancaman Bu Ki membuat siluman kecil itu mengeluarkan keringat dingin,dia tidak membayangkan bagaiman kalau benar gintin kembali dan menghancurkan kerajaan mereka yang ada di dalam gua itu.


siluman ular kecil hanya bisa mengangguk setuju keputusan cia Bu Ki,dia hanya memandang Cia Bu Ki dan sin Yuan Li yang terbang dengan burung yang telah membunuh ratu mereka dengan mudah bagaikan membunuh seekor lalat saja.


siluman kecil itu pun pergi ke desa,sambil membawa bayi yang telah di tumbal kan dan mengakhiri perjanjian,selama puluhan tahun, kini penduduk desa sicaulu bebas dan tidak akan memberi tumbal lagi ke bukit sicaulu.


kabar itu membuat penduduk desa sicaulu bahagia,mereka merayakan kebebasan mereka,dan siluman kecil itu berjanji bahwa para siluman ular yang lain tidak akan mengganggu manusia lagi selain manusia itu terlebih dahulu mengusik kerajaan mereka di gua ulat yang ada di bukit sicaulu.

__ADS_1


__ADS_2