PENDEKAR PULAU ES 3

PENDEKAR PULAU ES 3
MEMBUJUK DEWI DARA UNTUK BERGABUNG.


__ADS_3

" ada apa Ki Sono?sudah lama kita tidak ketemu."


" maaf Dewi,saya di perintahkan oleh kang mas bajo untuk meminta bantuanmu."


" bantuan?sungguh aneh..?"


" saat ini golongan kita terancam bahaya Dewi."


" apa...apakah aki masih waras,siapa yang berani dengan golongan kita yang saat ini berada di puncaknya."


Dewi dara terkejut dengan ucapan Ki Sono.


" apakah Dewi tidak mengetahui kalau saat ini nyi loro telah tewas?"


" tewas..?bisa juga wanita angkuh itu tewas?"


walau dalam hatinya senang,tetapi Dewi dara sangat terkejut,wanita yang memiliki ilmu tinggi dan sudah malang melintang di dunia persilatan telah tewas.


" mbak yu loro memang angkuh Dewi,tetapi dia juga bagaian dari golongan kita."


" tetapi sejak dulu saya tidak suka denganya,sukurlah dirinya sudah duluan ke akhirat."


" maaf Dewi apakah kamu menerima tawaran dari kang mas bojo?"


" Ki Sono...apakah aku tadi mengatakan tidak?walau bagaimanapun juga aku harus turut andil mempertahankan kejayaaan kita dalam memegang kekuasaan di dunia persilatan."

__ADS_1


" baiklah Dewi,saya turut senang."


" tunggu dulu Ki Sono,apakah ya g membuat golongan putih sudah berani mengganggu golongan kita?saya jadi penasaran siapa yang telah membunuh NYI loro yang angkuh itu?"


" Hem...kamu selalu terlambat dalam mendapatkan berita Dewi,tapi baiklah saya akan beritahukan bahwa NYI loro tewas di tangan pendekar pedang langit."


" ha ha ha ...hanya seorang pendekar pedang langit,kalian segitu khawatir hingga jauh jauh menemuiku?"


" bukan masalah itu Dewi,saat ini pendekar langit memiliki teman dari pulau es,yang memiliki ilmu sangat tinggi mungkin jauh di atas Pendekar pedang langit."


" apa..pendekar pulau es?saya tidak pernah mendengar pendekar itu Ki Sono?"


" Dewi..pengetahuanmu terlalu minim,pendekar pulau es bukanlah dari tanah Jawa ini,tetapi dia berasal dari pulau es dan sangat dekat dengan negri tirai bambu."


" Hem...ini sangat menarik Ki Sono,coba jelaskan secara detail."


" Hem...hanya keturunannya toh,apakah yang membuat kang mas bajo terlalu khawatir?"


" kamu tidak tau Dewi,pemuda itu telah berhasil menemukan dan mendapatkan mustika kipas lima naga."


" mustika kipas lima naga?saya baru dengar Ki Sono,mustika apakah itu?"


" Hem...apakah Dewi tidak mendengar mustika kipas lima naga yang saat ini menggemparkan dunia persilatan?"


" tidak Ki,apa keistimewaan dari kipas lima naga itu Ki Sono?"

__ADS_1


" susah menjelaskannya Dewi,tetapi kipas lima naga itulah yang akan membuat golongan hitam akan bertekuk lutut pada golongan putih."


" tidak Ki,selama ini golongan kita berada di puncak,saya tidak akan membiarkan itu semua walau saya akan berhadapan dengan pemuda dari pulau es itu."


" kamu tidak akan mampu Dewi."


" Ki Sono,jangan pernah meragukan kemampuanku."


wajah Dewi dara tampak tidak senang,kepada Ki Sono.


" apakah kamu masih mengenal durasa Dewi?"


" murid kang mas bajo?ada apa dengan dirinya?"


" durasa tewas hanya sekali pukulan jarak jauh oleh pemuda itu,bukankah kamu tau durasa juga memiliki ilmu hanya setingkat di bawahku."


Ki Sono enggan mengatakan kalau dirinya juga mengalami pukulan jarak jauh dari pemuda itu,dan harus lari menyelamatkan dirinya bersama pendekar kembar dari neraka.


" apa..hanya sekali pukul?tidak mungkin Ki Sono,andai durasa bertarung denganku saya tidak mungkin dapat membunuhnya hanya sekali pukul,dan itu di lakukan dari jarak jauh."


" itulah kenyataanya Dewi,pemuda itu bukanlah pendekar sembarangan,dia akan membuat golongan kita kocar kacir andai kita tidak segera bertindak."


" Hem...baiklah Ki Sono, saya akan ikut bergabung kapan kang mas bajo akan melakukan pertemuan?"


" mungkin bulan depan Dewi,saat bulan purnama."

__ADS_1


" katakan pada kang mas bajo,saya akan datang."


Ki Sono tersenyum,tugasnya untuk membujuk Dewi dara akhirnya berhasil,dan hanya tinggal selangkah lagi mustika kipas lima naga akan di rebut dari tangan pemuda itu,senyum liciknya mengembang dari bibirnya.


__ADS_2