PENDEKAR PULAU ES 3

PENDEKAR PULAU ES 3
DANUR DI HADANG OLEH PENDEKAR BAYARAN.


__ADS_3

Danur yang saat ini membawa Winda ke kaki bukit Merapi,karena di sana cocok baginya untuk memulai hidup baru dengan Winda, serta akan melatih Bayu dalam ilmu Kanuragan.


di dalam perjalanan,menuju kaki bukit Merapi mereka harus di hadapkan masalah dengan bayaran juragan bayan yang tidak senang dengan istrinya telah di bawa kabur oleh orang lain.


walau juragan bayan tidak mengenal Danur,tetapi dengan istrinya sangat mengenal Danur di pastikan itu dalah mantan kekasih dari istrinya.


saat di dalam perjalanan kereta kuda yang mereka bawa harus di berhentikan oleh beberapa pendekar bayaran,dan itupun pengawal dari Adipati Suwondo dan beberapa pengawal kerajaan yang di tugaskan untuk menjaga seorang pejabat sekelas Adipati.


" berhenti kalian,lepaskan istri juragan bayan."


tampak seorang pendekar yang usianya hanya terpaut beberapa tahun dari Danur.


mungkin dialah pemimpin dalam rombongan itu.


Danur yang belum pernah sekalipun bertemu dengan orang-orang itu,memandang tajam.


dia berusaha mengenali siapa yang telah menghentikan kerta kuda yang di tumpanginya.


" siapa kalian?saya tidak ada urusan dengan kalian."


Danur akhirnya mengenali seseorang yang mungkin pemimpin gerombolan yang menghentikan nya.


dari senjatanya berbentuk rantai dengan ujungnya seperti bola yang berduri besi kalau dirinya di kenal sebagai pendekar rantai api.


" kamu tidak dapat pergi kemana mana lagi,segera menyerah atau kami akan menyeretmu ke Adipati Suwondo untuk mempertanggung jawabkan perbuatanmu karena telah melarikan istri dari juragan bayan."


" ini bukan urusan kalian,pergilah sebelum kalian menyesal."

__ADS_1


" apa..kamu mengancam kami,apa kamu merasa ilmumu terlalu tinggi."


" baiklah kalau itu mau kalian,jangan salahkan aku harus membuat kalian terluka."


Danur yang tau kalau pendekar rantai api memiliki ilmu yang cukup tinggi langsung menggunakan senjata andalannya yaitu seruling perak yang dapat mengeluarkan berbagai jenis suara.


Danur pun melompat ke udara dan langsung menerjang para anak buah Adipati Suwondo yang berusaha menghalangi jalan mereka.


pendekar rantai api yang sangat terkejut melihat gerakan dari Danur yang sangat cepat ,segera menghindar dan melepaskan rantai yang ada di pinggangnya dan menyerang balik Danur.


bagaikan kepala ular,bola berduri itu langsung melesat ke arah Danur.


Danur yang di serang dalam berada di udara harus kembali melompat di udara dan tubuhnya meliuk untuk mengindari bola berduri yang tersambung di ujung rantai.


melihat Danur dapat menghindari serangannya kembali Santo atau pendekar rantai api, menyerang dengan gencar kali ini,rantainya yang di aliri tenaga dalam,mengeluarkan api sehingga bola yang berada di ujung rantai juga berapi.


Danur pun menggunakan seruling peraknya,untuk menangkis serangan dari ujung bola berduri itu.


setiap gerakan dari Danur membuat seruling itu mengeluarkan suara suara aneh yang membuat telinga mereka yang ada di tempat itu menjadi sangat sakit.


bahkan Bayu dan winda yang posisinya sedikit jauh dari pertempuran harus menutup telinga mereka,karena suara itu sangat memekakan telinga mereka.


Santo pun harus kehilangan konsentrasinya akibat suara seruling itu hingga seranganya tidak terarah dan mengenai tempat kosong.


" serang dia."


Santo pun memerintahkan mereka yang hanya menonton serta terkesima dengan kedua pendekar yang menyajikan jurus jurus indah serta mematikan.

__ADS_1


kin danur harus mengahadapi pendekar bayaran dan beberapa prajurit yang membawa tombak.


tubuh Danur meliuk liuk bagaikan orang yang sedang menari untuk menghindari serangan dari para pendekar bayaran itu.


hingga akhirnya Danur berhasil memukul beberapa pendekar serta prajurit Adipati sehingga mereka harus jatuh tersungkur ketanah.


mereka mengalami sakit yang luar biasa sehingga mereka tidak mampu untuk bangkit lagi menghadapi Danur.


Santo juga terkejut,ternyata yang melarikan istri juragan bayan adalah pendekar seruling perak yang terkenal di dunia persilatan.


" Hem...sayang,pendekar seperti kamu yang memiliki nama di dunia persilatan harus melakukan tindakan yang sangat memalukan melarikan istri orang."


" itu bukan urusanmu,ayo serang aku apakah hanya mulut besarmu saja yang bisa kau andalkan?"


Danur yang merasa tersinggung karna telah melakukan perbuatan yang tercela yang di tudingkan oleh pendekar bayaran seperti Santo atau pendekar rantai api.


" kau..."


Santo tidak dapat berkata apa apa lagi,sehingga kini dia harus menggunakan seluruh kekuatanya untuk dapat mengalahkan Danur.


rantai itu kembali mengeluarkan api yang sangat besar,sehingga kini tampak bukan rantai yang digunakan oleh Santo,melainkan api yang memanjang dan langsung mengejar Danur.


serangan bertambah sengit tetapi ilmu Santo masih jauh di bawah Danur, membuat beberapa totokan dari Danur berhasil bersarang di tubuh Santo sehingga tubuhnya harus terlempar sangat jauh sampai belasan tombak dan mengeluarkan darah segar dari mulutnya.


kini Santo sudah tidak berdaya,tubuhnya seakan remuk,dirinya hanya memandang Danur dengan perasaan sangat marah tetapi tidak mampu untuk melawan lagi.


" kalian beruntung, hari ini aku tidak ingin membunuh,sekali lagi aku peringatkan pada kalian,jangan sekali lagi ikut campur dengan ursan orang lain"

__ADS_1


danurpun kembali ke kereta kudanya dan meningalkan mereka yang sudah tidak berdaya menuju kaki gunung Merapi.


__ADS_2