PENDEKAR PULAU ES 3

PENDEKAR PULAU ES 3
BERTEMU KI SUTA YANG SEDANG SEKARAT


__ADS_3

" Bu Ki lihatlah,sepertinya ada seseorang di sana?apa yang dia lakukan?''


" sebaiknya kita ke sana tuan? sepertinya dia butuh pertolongan.”


jaka dan Cia Bu Ki yang sedang dalam perjalanan mencari siapakah yang berhasil mempelajari ajian pancasona tidak sengaja melihat seseorang yang sepertinya sedang terluka.


” tuan sepertinya dia sedang keadaan tidak sadarkan diri,apa yang terjadi dengannya?”


”mari kita periksa Bu Ki?”


merekapun mendekati orang tersebut,tetapi baru saja Cia Bu Ki dan Jaka akan mendekati, Cia Bu Ki berteriak pada Jaka agar segera mundur.


” tuan... sebaiknya kita jangan terlalu dekat,orang itu sedang keracunan.”


Cia Bu Ki menarik tangan Jaka agar berhenti.


” dari mana kamu mengetahui kalau orang itu sedang keracunan Bu Ki?”


” sebaiknya tuan pakailah ini."


Cia Bu Ki memberi sesuatu pada Jaka,agar di pakai pada wajahnya untuk menutupi hidung dan mulutnya.


” apa ini Bu Ki?untuk apa?”


" ini adalah masker tuan,agar kita tidak langsung menghirup racun yang sangat ganas itu.”


” baiklah Bu Ki,”


Jaka pun menerima masker itu dan memakainya agar dirinya tidak langsung menghirup hawa beracun yang keluar dari orang itu.


mereka pun mulai mendekati orang itu, Cia Bu Ki mengambil sebuah ranting dan mulai memeriksa orang itu.


sungguh Cia Bu Ki sangat terkejut karena orang itu terkena racun raja iblis yang sangat mematikan.


" racun raja iblis.”


Cia Bu Ki berteriak perlahan membuat Jaka melihat Bu Ki penuh pertanyaan.


" tuan...hati hati,orang ini terkena racun raja iblis.”


" racun raja iblis?”


” benar tuan,racun ini berbahaya sekali dan tidak berasa dan penyebarannya sangat cepat.”


” apakah dia bisa tertolong Bu Ki?”


” saya rasa bila ada penawarnya mudah mudahan bisa tertolong tetapi dia akan kehilangan setengah kekuatannya.”


” kekuatan,bagaimana kalau dia orang biasa?apakah dia seorang pendekar Jaka?”


” benar tuan,bila orang biasa mungkin dia sudah membusuk saat terkena racun raja iblis,lihatlah tengkorak di balik pohon itu, sepertinya orang itu berusaha menolong kakek ini.”


” sungguh racun yang sangat mengerikan,apakah kamu punya penawarnya Bu Ki?”

__ADS_1


” saya tidak ada penawarnya tuan,yang saya herankan bagaimana racun raja iblis ini ada di pulau jawa.”


” apakah kamu tau asal dari racun ini Bu Ki?”


” benar tuan,guru pernah menceritakan jenis racun yang sangat berbahaya termasuk racun raja iblis ini,karena racun raja iblis ini di ciptakan oleh ahli racun di negri we.”


” negri we?bagaimana bisa racun ini sampai kemari?Jaka sangat terkejut mendengar penjelasan dari Cia Bu ki.”


” sekarang kita tidak usah membahas darimana racun itu berasal tuan,sebaiknya tuan Carikan saya beberapa tanaman obat dan air untuk membuat racun itu tidak bekerja agar kita dapat mendapat jawaban siapa yang sebenarnya yang membuat dia keracunan.”


” baiklah Bu ki.”


Jaka pun pergi meninggalkan Cia Bu Ki yang masih mempelajari racun raja iblis bekerja.


setengah jam kemudian Jaka membawa beberapa tumbuhan obat dan di berikan pada Cia Bu Ki.


segera Cia Bu Ki membuat obat penawar agar racun itu tidak bekerja untuk sementara.


tampak kening Cia Bu Ki berkeringat,dengan tenaga dalamnya dia membuat agar ramuannya dapat panas.


sungguh kemampuan Cia Bu Ki dalam meracik obat sangat luar biasa.


Jaka yang semakin kagum dengan kepintaran Jaka hanya bisa menggelengkan kepalanya.


sungguh anak ini benar benar anak ajaib pikir Jaka.


setelah di rasa selesai,Jaka pun menaburkan ramuan obat yang sudah cair akibat di campur air ketubuh kakek yang tergeletak dan tidak sadarkan diri.


tampak sekujur tubuh kakek itu mengeluarkan asap yang sangat amis,membuat Cia Bu Ki memperingatkan Jaka untuk segera pergi meninggalkan tempat itu.


Jaka hanya menuruti perintah Cia Bu Ki dan mengikuti langkah Cia Bu Ki.


setelah rasa cukup aman mereka berhenti tanpa berbicara sepatah katapun.


setengah jam kemudian Cia Bu Ki mengajak Jaka untuk kembali ke tempat kakek itu.


tampak dari jauh kakek itu bergerak gerak, sepertinya obat yang di taburkan Cia Bu Ki bekerja sangat mulus.


" uhuk uhuk..."


terdengar kakek itu terbaru batuk,mungkin menahan rasa sesak yang ada di dadanya.


” kisanak bagaimana keadaanmu?apakah tubuhmu masih panas?”


kakek itu menoleh kearah suara,tampak Cia Bu Ki dan Jaka tidak berani mendekat.


” apakah kamu yang menolong saya?”


" benar kisanak,kami menemukan kisanak sedang tidak sadarkan diri?”


” kenapa kalian tolong saya?biarkan saya mati.”


” kenapa kisanak berkata demikian?”

__ADS_1


” saya yakin kamu bukan orang sembarangan,karena racun ini sangat berbahaya bagaimana mungkin kalian baik baik saja dan dapat mengobatiku walau hanya sementara.”


” bagaimana kisanak tau,kalau obat itu hanya sementara?”


” karena racun ini tidak ada obatnya,sudahlah sebaiknya kalian pergi sebelum kalian berdua terkena racun yang akan menyebar apa bila saya akan meledak.”


mendengar penjelasan kakek itu,Jaka menoleh pada Cia Bu Ki,untuk meminta penjelasan padanya.


" tenang kisanak,untuk sementara kisanak aman dalam beberapa jam, sebaiknya kisanak tetap tenang dan jangan banyak bergerak agar racun yang ada di dalam tubuh kisanak tidak bekerja dengan cepat.”


” siapa sebenarnya dirimu anak muda,kenapa kamu tau tentang racun ini? sepertinya kamu bukan dari negri ini?”


” saya hanya seorang pengembara kisanak,saya heran kisanak kenapa kisanak terkena racun raja neraka siapa yang melakukanya?setau saya racun ini berasal dari negri we?"


” ceritanya panjang,dengan waktu saya yang sedikit saya tidak dapat menjelaskan secara rinci,saya terkena racun oleh Dewi racun yang secara licik menebarkan racun itu lewat udara.”


” Dewi racun?”


Jaka hampir kaget mendengar nama Dewi racun,sudah sangat lama Dewi racun tidak terdengar di dunia persilatan.


” apakh kamu mengenal Dewi racun?”


” apakah kamu mengenal dewi racun?”


” bukankah dia sudah puluhan tahun menghilang dari dunia persilatan?”


” Hem...sudahlah dia juga sudah tewas di tangan saya, sebaiknya kalian pergi sebelum tubuhku meledak.”


Ki suta kembali memperingatkan Jaka dan Bu Ki.


” baiklah Kisanak,maafkan kami tidak dapat menolong kisanak.”


Cia Bu Ki segera mengajak Jaka untuk segera meninggalkan kakek itu,tetapi Jaka sepertinya berat untuk meninggalkan kakek itu.


tetapi saat mereka akan pergi,Ki suta segera menghentikan mereka.


” tunggu...”


” ada apa Kisanak?”


” sepertinya kalian orang baik baik,saya hanya menitipkan sesuatu pada kalian berdua?”


” menitipkan sesuatu?apa itu kisanak,kami bersedia apabila kami dapat membantu kisanak.”


” baiklah....”


Ki suta pun memejam kedua matanya menahan rasa sakit mulutnya membacakan mantra,tak lama kemudia pedang naga muncul dari dalam tubuhnya dan berputar-putar mengelilingi Ki suta.


” pedang naga...”


Jaka hampir saja melompat kaget,dia mengenal pedang naga dari bentuknya,dahulu guru Jaka pernah bercerita kalau pedang naga memiliki kemiripan dengan pedang langit.


” apakah kamu mengenal pedenga ini?”

__ADS_1


” benar kisanak saya sangat mengenal pedang itu?apakah kisanak adalah ki suta?”


kisuta hanya menganggukkan kepalanya,membuat Jaka langsung berlutut memberi hormat,Jaka hampir tidak percaya saat ini dia bertemu dengan Ki suta atau pendekar pedang naga kakak seperguruan gurunya.


__ADS_2